Menu

Pantai Sari Ringgung Lampung, Destinasi Pasir Timbul Dan Masjid Apung

  Dibaca : 893 kali
Pantai Sari Ringgung Lampung, Destinasi Pasir Timbul Dan Masjid Apung
Masjid Apung Pantai Sari Ringgung (Foto: portalwisata.co.id)

Lampung.co – Kabupaten Pesawaran Lampung memang memiliki banyak suguhan pantai-pantai yang indah. Salah satunya adalah Pantai Sari Ringgung dengan destinasi pasir timbul dan masjid apung. Pantai yang jaraknya tidak begitu jauh dari Kota Kota Bandar Lampung ini menjadi salah satu tujuan banyak wisatawan.

Pantai Sari Ringgung atau juga lebih sering disebut Ringgung beralamat di Jl. Way Ratai KM. 14, Desa Sidodadi, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Dari Bandar Lampung jaraknya sekitar 23, 8 km dengan waktu tempuh normal sekitar 1 jam perjalanan. Dari jalan lintas jarak pantai ini sekitar 1 km.

Lokasinya yang relatif dekat dengan Kota Badar Lampung menjadikan pantai ini salah satu tempat wisata tujuan masyarakat Bandar Lampung. Meskipun begitu, tak sedikit juga pengunjung dari kabupaten lain, bahkan juga luar wilayah Lampung.

Lalu sebenarnya apa saja yang disajikan di Pantai Sari Ringgung? Pengelola sudah mempercantik pantai sedemikian rupa dengan beberapa bangunan seperti pondokan dan fasilitas lain. Jalan masuk menuju pantai ini pun sudah di perbaiki.

Jejeran pondok-pondok menghadap laut telah dibangun di Pantai Sari Ringgung. Objek puncak ringgung, masjid apung, beach caffe, sewa kano, snorkling, jet ski dan arena olahraga adalah fasilitas pantai yang bisa anda nikmati.

Selain itu juga ada fenomena pasir timbul yang menjadi daya tarik istimewa di pantai ini. Namun untuk menuju ke objek pasir timbul ini pengunjung harus menyeberangi laut terlebih dahulu. Hal ini karena pasir timbul berada di tenga-tengah lautan. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 15 sampai 20 menit.

Untuk sampai pasir timbul Panti Sari Ringgung, pengunjung bisa menyewa perahu yang telah disedikan. Biaya sewa perahu ini ada di kisaran Rp 15.000 sampai Rp 20.000 per orang. Untuk per kapalnya bisa mengangkut 6 sampai 8 orang.

Sampainya dipasir timbul, pasir putih dan birunya laut sudah menunggu. Namun perlu diperhatikan bahwa ada waktu-waktu tertentu untuk dapat menikmati pasir timbul ini. Jika air pasang tiba maka pasir timbul ini tidak nampak. Artinya bahwa ada waktu terbaik untuk berkunjung ke pasir timbul Pantai Sari Ringgung.

Objek lain yang juga menjadi salah satu daya tarik di Pantai Sari Ringgung adalah adanya masjid apung. Masjid Al Aminah ini dibagun di tengah-tengah laut. Keunikan inilah yang seringkali mengundang pengunjung untuk mendatanginya.

Sensasi beribadah di masjid yang berada ditengah laut ini jarang dijumpai di lokasi lain. Masjid ini dibangun menggunakan sitem keramba, sehingga dapat bergerak mengikuti ombak laut.

Masjid ini adalah masjid aktif yang digunakan masyarakat sekitar untuk beribadah. Jauh sebelum Pantai Sari Ringgung terkenal sebenarnya masjid ini sudah ada dan telah banyak diketahui. Foto-foto masjid sudah banyak beredar di Interner dan sosial media.

Tak sedkit juga pengunjung yang berkunjung ke Pantai Sari ringgung menjadikan masjid ini sebagai objek berfoto dan juga selfie. Dari beberapa sudut pengambilan, masjid ini memang nampak fotogenik dan unik.

Untuk masuk ke Pantai Sari Ringgung dikenai biaya masuk dasar sebesar Rp.5.000 per orang, Rp 5,000 untuk sepeda motor, Rp.10.000 untuk kendaraan roda 4, Rp.200.000 untuk bus ukuran sedang dan Rp. 250.000 untuk bus besar. Untuk menyewa pondokan atau gazebo dikenai harga sewa 50.000. namun jika hari-hari libur, harga tiket masuk bisa lebih tinggi yakni sebesar Rp 25.000.

Karena letaknya yang tidak jauh dari kota Bandar Lampung, saat tanggal merah hari besar, pantai ini cukup ramai dikunjungi. Oleh sebab itu jika anda menyukai suasana sepi bisa berkunjung di hari-hari biasa.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional