Connect with us

Blog

Cara Mengobati Flu dan Batuk dalam Semalam Sebelum Meriang

Published

on

Cara Mengobati Flu dan Batuk
Ilustrasi | Foto: Ist.

Lampung.co – Efek samping mering itu tidak menyenangkan sama sekali. Serius! Rata-rata penderita flu dan batuk serius mengalami sakit meriang. Sebelum terjadi, lakukan cara mengobati flu dan batuk sesegera mungkin. Ketika tubuh meriang, maka akan dibarengi dengan turunnya selera makan. Artikel ini akan membahas caranya. Bahkan bisa sembuh dalam semalam.

Kenali Gejalanya secara Mendalam

Pengobatan flu dan batuk yang sukses dalam semalam tidak bisa dilepaskan dari cara ini. Dengan kata lain, pengobatan yang dilakukan khusus untuk penderita flu dan batuk tahap awal. Kalau pada tahap yang lebih berat, target sembuh dalam semalam jadi sulit diraih. Sebagai catatan, penyakit flu dan batuk itu lebih rentan menyerang anak-anak.

Gejalanya sangat samar. Dimulai dari sakit kepala. Kemudian demam, fungsi indera penciuman dan pengecapan berkurang, dan tenggorokan mulai gatal. Kadang diiringi pula dengan gejala seperti mata berair, otot nyeri, badan lelah, dan akhirnya hilang nafsu makan. Kalau Anda menemukan gejala di atas, lakukan pengobatan sesegera mungkin.

Coba Sering-Sering Mengisap Permen Lozenges

Dalam ilmu medis, permen lozenges cukup berperan aktif dalam membentuk penyembuhan penyakit. Fokus utamanya pada kesehatan tenggorokan Anda. Bukan yang lain. Mengingat flu dan batuk selalu menyerang tenggorokan. Kadang-kadang, sebelum ada flu dan batuk, tenggorokan sudah terasa sakit lebih dulu.

Di dalam permen lozenges terdapat kandungan menthol. Kandungan ini mampu meredakan hidung tersumbat dan mengurangi reflek pada batuk. Para peneliti sebetulnya sudah menemukan permen ini sejak 50 tahun yang lalu dengan nama “Crown Jewel of Virology”. Selain menthol, ada juga kandungan interferon alpha yang bisa bikin sistem imun menguat.

Dalam studi lain yang dilakukan oleh Professor Manfred Beilharz selama 15 tahun, dia mengatakan permen lozenges adalah permen pertama yang mampu mencegah tersebarnya infeksi akibat virus. Bahkan dalam dosis kecil sekalipun. Cara mengobati flu dan batuk dengan permen lozenges sudah sering dilakukan oleh penduduk Australia Barat.

Sering Berendam di Air Hangat

Perlu digaris-bawahi. Ini sering berendam, ya. Bukan berendam dalam waktu lama. Lakukan kegiatan ini paling tidak 2 kali dalam sehari. Dengan berendam di air hangat, maka kulit akan lebih lembap. Kulit yang kering jadi musuh bebuyutan penderita flu dan batuk. Cara lainnya bisa dengan meminum air hangat sering-sering untuk mengobati sakit pada tenggorokan.

Menggunakan Humfider untuk Melembapkan Ruangan

Menurut ahli pelembap udara yang bermukim di Rush University Medical Center di Chicago, kelembapan udara yang bagus itu antara 30% – 40%. Terlalu lembap justru akan memudahkan jamur dan tungau debu untuk tumbuh subur. Sebelum menggunakan Humifider, cek juga kantong Anda. Soalnya cukup mahal.

Kalau tetap mau beli, pilih yang sederhana saja. Syaratnya mudah digunakan, mudah dibersihkan, dan bisa mati secara otomatis. Pembersihan Humifider secara rutin juga menjadi bagian dari cara mengobati flu dan batuk dalam waktu semalam. Khususnya lakukan pembersihan di area sudut yang sulit dijangkau.

Meneteskan Larutan Garam dan Rempah ke Hidung

Cara ini kalau di daerah Jawa bernama gurah. Setiap orang yang mempraktikkan cara ini bahkan bisa sembuh dalam waktu beberapa jam saja. Metode terapi ini sudah terawat dengan baik dari tahun ke tahun. Sudah banyak yang buka klinik pula. Rata-rata mematok harga sebesar 100 ribu Rupiah untuk sekali pengobatan dan disertakan obat lainnya.

Cara bikin gurah mudah kok. Siapkan saja 2 buah cabai rawit hijau, 5 buah jahe seukuran ibu jari kaki, ¼ kelapa, 2 sendok air matang, dan 2 sendok teh madu. Campurkan semuanya sampai merata. Kemudian minta seseorang untuk meneteskan larutan ke lubang hidung Anda. Dalam waktu beberapa jam, lendir yang ada di hidung pun keluar semua dan lega.

“Banyak jalan menuju Roma,” kata sebuah lagu yang dibawakan Bang Haji Rhoma Irama. Di antara banyak jalan, beberapa cara mengobati flu dan batuk di atas merupakan jalan termudah untuk mencapai penyembuhan flu dan batuk secara total. Sama sekali tidak menimbulkan efek samping karena memang tidak bersentuhan dengan bahan-bahan kimiawi.

 30,325 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Hairun Nisa merupakan salah satu penulis untuk media online Lampung.co yang menulis artikel topik kesehatan termasuk kecantikan serta yang relevan dengan keahliannya.

Blog

Danau Hijau Ulubelu Tanggamus, Wisata Unik yang Fotogenik di Lampung

Published

on

Danau Hijau Ulubelu
Danau Hijau Ulubelu | Foto: ascawisatakuliiner.blogspot.co.id

Lampung.co – Danau Hijau Ulubelu Tanggamus Lampung merupakan danau yang terbentuk oleh proses alam. Tidak diketahui secara pasti kapan danau ini mulai terbentuk, kini danau ini menjadi salah satu lokasi buruan para traveler.

Warna danau yang khas membuat danau ini sangat istimewa dan tidak ditemui di lokasi lain. Warna danau juga nampak sangat fotogenik jika digunakan objek foto, hal inilah yang menjadi daya tarik utama danau yang jauh dari keramaian ini.

Meskipun aksesnya cukup sulit dan jaraknya jauh dari kota namun panorama yang disajikan danau ini akan membayar segala kekurangan tersebut.

Alamat dan Rute Perjalanan Menuju Danau Hijau.

Danau ini terletak di Desa Muara Dua Ulubelu, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Sebagian juga ada yang menyebut danau ini berada di perbatasan antara Desa Mauara Dua dan Desa Pagar Alam.

Letaknya cukup jauh dari Ibu kota Tanggamus Kota Agung. Jika anda dari Kota Bandar Lampung, rute untuk menuju Danau Hijau Ulubelu ini yakni menuju arah Kota Agung Tanggamus via Jalan Lintas Barat Sumatera.

Sebelum sampai di Kota Agung, anda berhenti di Talang Padang. Kemudian ketika anda sampai di Talang Padang, lajutkan perjalanan ke arah Bendungan PLTA Batutegi (masuk ke arah Bendungan Batutegi). Ada petunjuk di jalan lintas yang mengarahkan ke PLTA tersebut.

Setelah masuk ke arah jalan tersebut, sebelum sampai ke Bendungan, ambil arah ke Ulubelu, di pertigaan ada plang jalan yang menunjukan ke arah Ulubelu. Selanjutnya ikuti jalan utama sekitar 1 jam perjalanan. Kemudian anda akan sampai di Danau Hijau.

Danau ini nampak dari jalanan karena lokasinya tak jauh dari jalan. Dari jalan ini, jika anda melanjutkan perjalanan maka akan bertemu salah satu spot wisata yang juga tak kalah apiknya yakni Air Terjun Lembah Pelangi.

Beginilah rute panjang untuk mencapai Danau Hijau: Bandar Lampung – Pringsewi – Talang Padang – Danau Hijau. Untuk membantu memudahkan perjalanan menuju lokasi, bisa menggunakan fasilitas google maps.

Keindahan dan Kesitimewaan Danau Hijau Ulubelu

Setelah melewati perjalanan panjang yang menawan dengan hamparan kebun kopi dan perbukitan, anda akan disambut dengan danau berwarna hijau di sisi kiri jalan. Danau yang memiliki pulau kecil di tengahnya itu adalah Danau Hijau.

Danau ini mulai terkenal pada tahun 2015, ketika itu ada salah salah satu perusahaan yang beroperasi di sekitarnya. Kemudian akses jalan terbuka sehingga danau ini nampak dan diketahui banyak orang. Dari sinilah orang mulai berdatangan dan danau ini terkenal di seantero Lampung.

Danau berair panas ini juga kerap disebut masyarakat dengan nama Danau Anugerah. Keindahan danau yang berada di perbukitan ini diaggap seperti anugerah. Keunikan warna danau ini menciptakan gambar yang menakjubkan.

Hal ini yang diburu para traveler untuk berfoto dan menikmati pemandangan danau. Pengunjung memang tidak bisa mandi di danau ini karena airnya panas. Namun menikmati pemandangan dan berfoto di danau ini akan menciptakan suasana yang tidak bisa diperoleh di lokasi lain.

Fasilitas yang ada di danau ini yakni beberapa pondokan yang dibuat warga serta rumah makan sederhana yang bisa digunakan pengunjung untuk menikmati keindahan danau sambil mencicipi berbagai makanan dan minuman yang dijajakan.

Danau indah ini dikelilingi kebun kopi milik masyarakat, udara sejuk pegunungan dan perkebunan terasa saat anda berkunjung ke lokasi ini. Keistimewaan danau bisa menjadi alasan mengapa anda harus berkunjung ke lokasi yang fotogenik ini.

Demikianlah informasi terkait Danau Hijau Ulubelu Tanggamus Lampung ini, semoga bisa menjadi referensi liburan anda. Disamping itu juga terdapat berbagai pilihan wisata air terjun di tanggamus sebagai tujuan refreshing bersama teman dan kerabat.

 71,132 kali dilihat,  207 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

6 Cara Mengobati Iritasi Mata yang Ampuh Tanpa Efek Samping

Published

on

Cara Mengobati Iritasi Mata
Ilustrasi | Foto: Ist.

Lampung.co – Iritasi mata gara-gara belekan tidak boleh disepelekan. Orang yang belekan lebih sering dikarenakan mata lelah sehingga mudah berair. Ada beberapa cara mengobati iritasi mata yang ampuh dan tanpa efek samping.

Tapi harus dilakukan secara rutin untuk mendapatkan hasil pengobatan yang maksimal. Inilah 6 cara mengobati yang paling efektif.

1. Kompres dengan Air Hangat

Mata belekan yang sudah bertransformasi jadi iritasi itu rasanya sakit. Semakin dikucek, maka semakin sakit. Untuk mengurangi rasa sakitnya itu, lakukan pengompresan secara rutin. Cara memang tidak 100% bisa menyembuhkan penyakit iritasi, tetapi cukup ampuh menemani pengobatan mata yang tengah dilakukan.

2. Kurangi Penggunaan Obat Tetes Mata

Penggunaan obat tetes mata hanya bagus ketika keadaannya masih sehat. Begitu belekan dan lebih-lebih iritasi, penggunaannya jadi kurang efektif. Kenapa? Dalam kandungan obat tetes mata biasanya terdapat antibiotik. Sedangkan iritasi karena belekan itu bukan disebabkan oleh bakteri dan mikroorganisme lain. Jadi kurang tepat rasanya.

Mata yang terkena bakteri baru tampak ketika dampak iritasi semakin menjadi-jadi. Ketika hal tersebut terjadi, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengarahan saat menggunakan obat tetes mata maupun obat antibiotik lainnya. Khususnya untuk penderita iritasi mata akibat konjungtivitas dan semacamnya.

3. Menggunakan Cendo Xitrol

Penyembuhan iritasi mata menggunakan Cendo Xitrol hanya boleh dilakukan ketika mata sudah parah. Katakanlah sudah mengalami pembengkakan dan semacamnya. Obat ini hanya bisa diperoleh kalau Anda pergi ke apotek. Tapi terlebih dahulu mending konsultasikan ke dokter biar dapat pengarahan khusus.

Cara mengobati iritasi mata dengan Cendo Xitrol sudah cukup banyak dilakukan. Di dalamnya terdapat kandungan Polymixin B Sulphate Dexamethasone Sodium Phosphate. Kandungan tersebut menjadi rambu-rambu khusus agar penggunaannya dalam jangka pendek saja. Soalnya kalau terlalu lama, nanti bukan sembuh, malah semakin parah.

Usahakan setiap pemakaiannya sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Setiap satu jam sekali, lakukan 1-2 tetes. Kalau Anda sibuk dengan pekerjaan, saran terbaiknya izin cuti dulu. Sampai peradangan pada mata berkurang. Sekali lagi, jangan gunakan lama-lama. Nanti bisa kena efek samping, seperti gatal-gatal, rasa panas, dan infeksi sekunder.

4. Hindari Kucek Mata Apa pun yang Terjadi

Iritasi mata gara-gara belekan bisa disebabkan oleh alergi, benda asing masuk mata, infeksi, kena make-up, kondisi lingkungan, dan lain-lain. Kadang-kadang karena terlalu sering bekerja juga bisa bikin mata belekan dan berair. Terutama pekerjaan di depan komputer Semakin dikucek, cara mengobati iritasi mata yang tengah dilakukan jadi percuma.

Ketika mata dikucek-kucek, bukannya mengurangi rasa gatal, justru semakin gatal. Lebih gawat lagi, kondisi mata Anda akan semakin bengkak. Bakteri yang semula tidak banyak, jadi berbondong-bondong memasuki jaringan kulit mata yang terkena infeksi. Mirip bedol desa yang bareng-bareng menyerbu perkotaan.

5. Keluarkan Benda Asing Sesegera Mungkin

Apabila penyebabnya karena benda asing masuk, segera keluarkan. Benda asing itu bisa berupa debu, serpihan kaca, dan lainnya. Jika bentuknya besar, bawa langsung ke klinik pengobatan atau dokter agar bisa keluar. Kalau Cuma debu atau benda-benda kecil yang mengotori mata, bersihkan saja pakai larutan daun sirih rebus agar keluar sendiri.

Sebagai catatan. Apabila benda asingnya seperti pecahan kaca yang cukup besar, maka sebaiknya langsung tutup mata. Panggil orang-orang terdekat untuk membawa Anda ke UGD agar diberikan perawatan lebih lanjut.

6. Hindari Makanan atau Hal-hal yang Bikin Alergi

Mata belekan juga bisa dikarenakan alergi. Entah pada makanan atau benda-benda di sekitar, seperti debu, air hujan, dan lainnya. Selagi dalam masa penyembuhan, hentikan saja konsumsi makanan yang bikin alergi. Tanda-tanda orang kena alergi memang fokus pada kulit. Tidak perlu waktu lama, kulit, termasuk kulit mata pun akan lebih gatal-gatal.

Mata belekan setelah tidur itu wajar. Tapi yang tidak wajar itu kalau belekannya bikin gatal, sakit, dan perih ketika disentuh. Lebih-lebih bikin mata iritasi dan merah-merah. Untuk itu, lakukan cara mengobati iritasi mata yang sudah disebutkan di atas. Lakukan secara intensif dan hati-hati. Jangan sampai kehilangan penglihatan Anda gara-gara salah obat.

 31,370 kali dilihat,  207 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Uniknya Suku Lampung; Saibatin dan Pepadun serta ‘sub-suku’ Didalamnya

Published

on

Suku Lampung
Siger Saibatin dan Pepadun | Foto: Ist.

Lampung.co – Provinsi Lampung memiliki keragaman akan budaya, mulai dari adat istiadat, bahasa dan lain-lain. Keragaman ini menjadi salah satu keunikan suku Lampung itu sendiri. Secara umum, suku di Lampung terbagi menjadi dua, yakni Lampung Saibatin dan Lampung Pepadun. Oleh karenanya, Provinsi Lampung memiliki semboyan ‘Sai Bumi Ruwa Jurai’ yang berarti Satu Bumi Dua Jiwa.

Itulah semboyan yang disandang oleh provinsi paling ujung selatan di Pulau Sumatera tersebut. Semboyan itu juga bermakna identitas asli leluhur masyarakat Lampung. Meskipun sama-sama menjadi masyarakat asli, namun kedua suku ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok, baik dalam bahasa maupun tata cara dan adat istiadat lainnya.

Suku Lampung Saibatin

Masyarakat Lampung Saibatin tinggal di sepanjang pesisir Lampung. Bahasa yang digunakan oleh masyarakat suku Saibatin adalah bahasa Lampung dengan dialek “A”. Pelafalan yang digunakan oleh masyarakat ini lebih jelas, hampir setara dengan pelafalan Bahasa Indonesia pada umumnya.

Untuk adat istiadat, masyarakat suku Saibatin cenderung lebih selektif. Hal ini tercermin dalam sistem kerajaan dan pemberian gelar adat pada masyarakat. Hanya masyarakat yang memiliki garis keturunan kerajaan atau bangsawan yang berhak untuk mendapatkan gelar adat dan menjadi Raja (baca: Khaja).

Hiasan yang digunakan oleh masyarakat suku Saibatin juga berbeda dengan yang dikenakan oleh masyarakat suku Pepadun. Mahkota perempuan (Siger) Lampung Saibatin memiliki tujuh lekuk dengan hiasan bunga pada bagian atas.

Ada juga Siger yang memiliki tali yang menjuntai menutupi wajah. Siger ini digunakan oleh masyarakat suku Saibatin-Melinting di Lampung Timur. Pada acara-acara adat dan pernikahan pun warna baju yang digunakan oleh masyarakat ini adalah warna merah.

Suku Lampung Pepadun

Berbeda dengan masyarakat suku Saibatin, masyarakat suku Lampung Pepadun tinggal di daerah tengah atau daratan. Dialek bahasa yang digunakan oleh masyarakat suku Pepadun adalah Bahasa Lampung dengan dialek ‘O’. Pelafalan yang diucapkan oleh masyarakat ini adalah pelafalan dengan irama atau intonasi yang mengayun dan menekan.

Tak jarang pengguna bahasa dialek ‘O’ ini diidentikkan sebagai masyarakat yang kurang ramah karena cara berbicaranya. Namun, ada beberapa daerah masyarakat Lampung Pepadun yang juga menggunakan bahasa dialek “A” dalam bahasa percakapan sehari-hari.

Untuk adat istiadat dalam masyarakat suku Pepadun tidak serumit masyarakat suku Saibatin. Masyarakat dengan suku ini dapat mendapaatkan gelar adat meskipun hanya berasal dari kalangan masyarakat biasa.

Untuk mendapatkan gelar adat tersebut harus dilakaksanakan upacara adat Cakak Pepadun. Hal yang sama juga dilaksanakan untuk masyarakat di luar suku Pepadun yang akan menikah dengan masyarakat adat Lampung Pepadun. Sebelum melangsungkan pernikahan antar suku ini terlebih dahulu dilaksanakan upacara Begawi atau meminta gelar adat.

Hiasan yang digunakan oleh masyarakat suku Pepadun juga berbeda. Siger yang digunakan oleh perempuan suku Pepadun berjumlah sembilan lekuk yang bermakna sembilan marga yang membentuk Abung Siwo Megou. Baju yang dikenakan oleh masyarakat ini pada upacara adat atau pernikahan juga didominasi dengan warna putih.

Keunikan Suku Lampung

Akan tetapi, berbeda dengan suku-suku di Indonesia pada umumnya. Dari dua suku di Lampung tersebut, masih terbagi lagi menjadi beberapa wilayah adat. Antar wilayah adat itu juga, sedikit banyak terdapat perbedaan.

Untuk wilayah adat Lampung Saibatin diantaranya Paksi Pak Sekala Brak (Lampung Barat), Bandar Enom Semaka (Tanggamus), Bandar Lima Way Lima (Pesawaran). Kemudian juga Melinting Tiyuh Pitu (Lampung Timur), Marga Lima Way Handak (Lampung Selatan), Enom Belas Marga Krui (Pesisir Barat). Hingga diluar Provinsi Lampung diantaranya Pitu Kepuhyangan Komering (Provinsi Sumatera Selatan), Telu Marga Ranau (Provinsi Sumatera Selatan) Cikoneng Pak Pekon (Provinsi Banten).

Sementara Lampung Pepadun terbagi menjadi Abung Siwo Mego, Mego Pak Tulangbawang, Pubian Telu Suku, Way Kanan Buway Lima dan Sungkay Bunga Mayang.

Apabila ditelusuri lebih jauh, sedikit banyaknya memiliki perbedaan yang terdapat dalam masing-masing dua suku tersebut. Dari segi bahasa misalnya. Meskipun sama-sama termasuk Lampung Saibatin, tapi ada beberapa perbedaan bahasa antara Masyarakat Marga Krui dengan Way Lima. Bahkan logatnya pun tidak persis sama.

Pun begitu dengan Abung, Tulangbawang, Pubian, Sungkay dan Way Kanan yang termasuk dalam Lampung Pepadun.

Atas keunikan suku Lampung tersebut, diyakini sebagai penyebab penggunaan bahasa Lampung tidak membudaya seperti di Jawa, terutama di daerah perkotaan provinsi Lampung. Bahkan daerah yang banyak masyarakat transmigran seperti kota Metro, justru didominasi oleh bahasa Jawa. Tidak sedikit suku Lampung asli yang menggunakan bahasa Jawa dalam pergaulan sehari-hari.

 176,878 kali dilihat,  207 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca