Connect with us

Blog

Pesona Danau Tirta Gangga, Sunset Eksotik di Lampung Tengah

Published

on

Danau Tirta Gangga

Lampung.co – Selain panorama yang indah dengan sajian Sunset Eksotik sore hari, Danau Tirta Gangga Lampung Tengah juga menyimpan sebuah nilai budaya yang menarik untuk ditelisik. Patung Bima dan juga keberadaan pura yang ikonik ditengah danau menjadi objek yang indah sekaligus penuh makna.

Danau dengan luas sekitar 200 hektar ini juga memiliki sunset yang indah ketika sore hari. Oleh sebab itulah sering menjadi incaran para pengunjung untuk menyaksikannya.

Beberapa sudut danau juga nampak instagramabel sehingga cocok untuk pemburu swafoto, khusunya kaula muda. Panorama yang disajikan tak laha dengan spot wisata di Lampung Tenga lain seperti Danau Bekri dan juga Curup Tujuh.

1. Alamat dan Rute Perjalanan Menuju Danau Tirta Gangga
Danau Tirta Gangga berada di Desa Swastika Buanna (SB 13) Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah. Jaraknya sekitar 60 kilometer dari Kota Gunung Sugih. Jika dari Kota Bandar Lampung ke danau Tirta Gangga jaraknya sekitar 100 km dengan waktu tempuh kurang lebih tiga jam perjalanan.

Pengunjung bisa melalui Jalan Lintas Tengah Sumatera untuk mencapai lokasi ini dengan Rute Bandar Lampung – Gunung Sigih – Kota Gajah – Seputih Banyak – Danau Tirta Gangga. Untuk kendaraan umum, bisa menggunakan bus tujuan Bandar Jaya. Sebelum sampai di Bandar Jaya pberhenti di Gunung Sugih.

Anda bisa berhenti di Tugu Kupiah Emas dan melanjutkan perjalanan meunju Kota Gajah. Setelah sampai di Kota Gajah anda bisa mencari kendaraan angkutan menuju Seputih Banyak. Anda juga bisa menggunakan travel dari Kota Bandar Lampung yang langsung bisa menghantarkan ke danau ini.

2. Peletakan Patung Bima di Danau Tirta Gangga
Danau Tirta Gangga mempunyai sebuah Patung Bima yang sedang bertarung dengan Naga Nemburnawa (lakon Dewa Ruci dalam pewayangan). Patung tersebut berdiri gagah di tengah danau dan menjadi daya tarik paling memikat di Danau ini.

Tokoh Bima adalah seorang tokoh protagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia merupakan putra Kunti, dan dikenal sebagai tokoh Pandawa yang kuat, bersifat selalu kasar dan menakutkan bagi musuh, walaupun sebenarnya berhati lembut.

Di antara Pandawa, dia berada di urutan kedua dari lima bersaudara. Konon, dalam patung yang dibangun di danau ini dikisahkan sang Bima diperintahkan oleh Guru Dorna untuk mencari Tirta Prawita Adi.

Diakhir kisah, setelah mengalahkan sang naga, Bima malah bertemu dengan Dewa Ruci dan mengetahui bahwa Tirta Prawita Adi sebenarnya tidak ada dan perintah Dorna tersebut hanya merupakan siasat licik untuk menyingkirkan Bima.

3. Harga Tiket Masuk Danau Tirta Gangga
Untuk menikmati keindahan danau ini, pengunjung tidak dikenai biaya alias gratis.

4. Keistimewaan Danau Tirta Gangga
Danau ini memiliki panormana yang menakjubkan. Air danau yang nampak hijau berpadu dengan rerumputan dan pepohona hijau yang mengelilingi danau. Yang paling menarik adalah adanya daratan atau pulau di tengah danau.

Daratan itu merupakan sebuah pura yang seolah seperti terapung di atas air. Selain pura, Patung Bima juga bisa anda jadikan sebagai objek foto yang bisa menambah kesan khas pada foto anda.

Namun perlu diingat bahwa pengunjung tak bisa sembarangan memasuki area pura sebab merupakan tempat ibadah. Tapi jangan cemas, pengunjung bisa menikmati pemandangan disekitar sembari berfoto atau berselfie ria. Danau ini sangat fotogenik dengan andanya patung serta pura di tengah danau.

Yang tidak boleh dilewatkan adalah sunset sore di danau ini. Langit jingga diatas danau akan nampak sangat eksotis. Sunset ini bisa dinikmati sore hari sekitar pukul lima sore. Anda bisa berfoto dengan background sunset sehingga membentuk siluet yang indah.

Danau ini juga cocok untuk digunakan sebagai lokasi piknik bersama keluarga. Anda bisa membawa bekal makanan dari rumah untuk kemudian disantap bersama di depan pemandangan yang sangat menawan.

Demikianlah informasi terkait Danau Tirta Gangga Seputih Banyak Lampung Tengah ini. Semoga bisa menjadi referensi untuk liburan anda.

Foto: Travelingholic.com

16,749 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Wawan Setiawa merupakan salah satu penulis untuk media online Lampung.co yang mengulas destinasi wisata yang ada di seluruh provinsi Lampung.

Blog

Air Terjun Ciupang Padang Cermin Pesawaran: Unik, Indah dan Istimewa

Published

on

Air Terjun Ciupang

Lampung.co – Berwisata ke Air Terjun Ciupang Padang Cermin Pesawaran Lampung akan memberikan pengalaman tersendiri bagi anda. Air terjun ini memiliki keunikan, yakni bebatuan di tebingnya memiliki tangga alami yang bisa didaki oleh pengunjung.

Menaiki air terjun dan menikmati guyuran air yang membasahi tubuh akan anda rasakan ketika berkunjung wisata alam ini. Lokasinya berada tak jauh dari perkampungan warga, sehingga cukup mudah untuk menemukan Air Terjun Ciupang atau juga dikenal dengan Curup Ciupang.

1. Alamat dan Rute Perjalanan Menuju Air Terjun Ciupang
Air terjun ini terletak di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran Jaraknya sekitar 60 km dengan waktu tempuh normal sekitar 2 jam perjalanan. Bisa dilihat melalui fasilitas google maps.

Untuk mencapai Air Terjun Ciupang dari Bandar Lampung, anda harus melalui Jalan Way Ratai. Rutenya searah dengan ke Pantai Sari Ringgung, Pantai Klara dan juga Pantai Mutun.

Jika susah sampai di pertigaan Padang Cermin, terdapat jalan kearah Kecamatan Kedondong dan juga arah ke Kelumbayan atau Teluk Kiluan. Ambil yang arah kiri menuju Kelumbayan, lalu perjalanan dilanjutkan menuju Desa Sumberjaya, sampai bertemu SMPN 01 Atap.

Jika Susah sampai di SMPN 01 Atap ini, anda kemudian menuju Desa Purwajaya. Jika anda kesulitan, anda bisa bertanya kepada warga sekitar untuk menuju Desa Purwajaya. Setelah sampai di Desa Purwajaya, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 10-15 menit.

Untuk trasnportasi umum dari Bandar Lampung, anda bisa mencari kendaraan pick up atau juga L 300 tujuan Padang Cermin dari daerah Teluk Betung.

2. Keistimewaan Air Terjun Ciupang
Gemuruh air yang jatuh dari ketinggian akan menyambut ketika sampai di lokasi ini. Air terjun ini memiliki air yang jernih dan panorama yang indah di sekitarnya.

Jika air terjun pada umumnya, air langsung jatuh ke bawah, di air terjun ini berbeda. Air terjun yang jatuh melalui batu-batuan yang ada ditebing. Sehingga ketika sampai di bawah sudah pecah menjadi butiran air yang kecil-kecil.

Itulah yang membuat pengunjung bisa nyaman ketika berada di bawah air terjunnya. Air tersebut jatuh perlahan sehingga tidak deras saat jatuh ke tubuh.

Yang spesial juga, pengunjung bisa menaiki air terjun tersebut. Namun tidak bisa sampai ke puncaknya. Di air terjun ini terdapat batu yang memiliki tapakan sehingga bisa dipijak untuk kemudian bisa naik ke atas.

Batu ini sebenarnya agak licin, jadi ketika anda ingin mendakinya harus dengan ekstra hati-hati. Ada lumut yang menempel di batu sehingga batu menjadi licin. Namun ketika anda berhasil dan dapat berdiri maka akan merasakan sensasi yang sangat menyenangkan.

Dari atas sinilah spot terbaik untuk anda berfoto. Anda seolah sedang menaiki air terjun deras yang tinggi. Spot ini yang menjadi incaran pengunjung selama ini.

Jika tidak berani memanjat, anda bisa mandi di bagian bawah air terjun. Di bagian bawah juga akan terasa sangat menyenangkan. Atau, anda bisa memanjat batu besar yang ada di depan air terjun. Kemudian anda bisa menikmati air terjun dan pemandangan cantik disekitarnya.

Dilokasi ini, anda juga bisa menyantap perbekalan dan kopi hangat untuk menambah suasana nyaman. Belum anda warung atau penjual makanan di sekitar air terjun ini, sehingga anda bisa membawa perbekalan dari rumah.

Keistimewaan yang disajikan oleh air terjun ini patut anda jadikan alasan untuk berkunjung. Demikianlah informasi terkait Air Terjun Ciupang Padang Cermin Pesawaran Lampung. Semoga bisa menjadi referensi untuk liburan anda.

Foto: Instagram @ervinaayuuu

5,787 kali dilihat, 397 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Cara Mengobati Batuk Berdahak pada Anak dengan Ramuan Tradisional

Published

on

Cara Mengobati Batuk Berdahak

Lampung.co – Anak-anak memang rentan terhadap penyakit, apalagi di musim hujan. Salah satu penyakit yang mengintai mereka adalah batuk berdahak. Ada cara mengobati batuk berdahak yang mudah yang bisa Anda terapkan selain mengunjungi dokter. Yup! Dengan menggunakan cara lama alias cara tradisional. Cara ini masih sangat dipercaya, lho.

Meski terkesan kuno, nyatanya obat tradisional ini ampuh mengobati batuk berdahak. Bahkan, pada beberapa kasus, batuk berdahak bisa lebih cepat disembuhkan dengan menggunakan ramuan tradisional. Lalu, bagaimana sebenarnya cara mengobatinya menggunakan ramuan tradisional? Nah, berikut jenis ramuan yang bisa Anda berikan.

1. Air Perasan Jeruk Nipis + Madu
Ramuan pertama yang bisa Anda berikan pada buah hati Anda adalah air perasan jeruk nipis dan madu. Sepertinya ramuan pertama ini sudah tidak asing ya. Cara membuatnya sangat sederhana. Anda hanya perlu membuat air perasan jeruk nipis dari 1 buah jeruk dan campurkan dengan empat sendok makan madu murni. Setelah itu, tambahkan sedikit air.

Aduk sampai merata dan kukus setelah dicampur. Untuk dosisnya, bagi anak yang berusia 7 hingga 11 bulan, Anda bisa memberikannya empat kali satu sendok teh per harinya. Sedangkan untuk anak usia 1 hingga 2 tahun, Anda bisa memberiknya 4 kali satu sendok makan per hari.

Untuk umur 3 hingga 5 tahun, Anda juga bisa memberinya ramuan yang mujarab ini. Dosisnya adalah 5 kali 1 setengah sendok makan per harinya. Beri mereka secara teratur selama mereka mengalami batuk berdahak. Kurang dari seminggu, penyakit itu akan kabur dari mereka. Ingat untuk memperhatikan dosis ini agar pengobatan lebih maksimal.

2. Belimbing Wuluh + Gula Batu + Bawang Merah
Tidak kalah ampuh, ramuan tradisional selanjutnya yang bisa Anda buat sebagai cara mengobati batuk berdahak pada anak adalah dengan mencampurkan 1 genggam buah belimbing wuluh yang masih segar. Setelah itu, satu sendok makan gula batu. Tambahkan pula 1 siung bawang merah serta seperempat buah pala. Perhatikan dosisnya baik-baik ya.

Setelah itu, campurkan semua bahan tersebut dan berikan air secukupnya. Kemudian, kukus selama lebih kurang 1 jam lalu saring airnya. Setelah itu, tinggal didinginkan. Dalam memberikannya pada anak, ada dosis yang harus Anda patuhi. Untuk anak usia 7 hingga 11 bulan, berikan mereka 4 kali satu sendok teh saja setiap harinya. Jangan kurang atau lebih.

Sedangkan anak usia 1 hingga 2 tahun, Anda bisa memberi mereka 4 kali 1 sendok makan setiap hari. Sedangkan untuk anak yang 3 hingga 5 tahun, dosisnya adalah 1 setengah kali 5 sendok makan per harinya. Berikan secara teratur dengan dosis yang sesuai dengan umur sang buah hati Anda selama mereka mengalami batuk berdahak, ya!

3. Jahe + Kencur
Berikutnya ada resep ramuan tradisional yang bisa Anda gunakan juga sebagai cara mengobati batuk berdahak yang manjur yakni jahe dan kencur. Cara membuatnya, siapkan sepertiga rimpang jahe dan kencur yang masih segar dan bersihkan sampai benar-benar besih. Setelah itu iris kecil-kecil keduanya.

Untuk hasil yang lebih baik, Anda bisa menambahkan perasan jeruk nipis dan satu sendok makan madu alami. Campur semua bahan dan rebus dengan tambahan segelas air putih. Rebus hingga airnya menjadi setengahnya. Jika sudah, angkat dan dinginkan. Bila sudah sehangat kuku, Anda bisa memberikannya pada buah hati Anda.

Untuk resep obat yang satu ini, Anda tak bisa menggunakannya pada balita karena terlalu hangat. Resep obat ini hanya dapat diberikan pada anak usia 6 tahun ke atas. Satu kali pembuatan obat dengan bahan-bahan sebanyak ini bisa diberikan untuk satu kali saja alias sekali minum.

Itulah beberapa ramuan obat tradisional yang bisa Anda gunakan sebagai cara mengobati batuk berdahak pada anak yang ampuh. Anda tak perlu khawatir dengan kandungan obat di dalamnya seperti bila Anda membeli obat di apotek. Sebab, kandungannya sudah jelas. Bahan-bahan yang Anda gunakan juga bahan yang terbaik, kan?

9,565 kali dilihat, 363 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Air Terjun Mbah Gimo Air Hitam, Tirai Raksasa Tersembunyi di Lampung Barat

Published

on

Air Terjun Mbah Gimo

Lampung.co – Wilayah Kabupaten Lampung Barat yang didominasi oleh perbukitan dan pegunungan membuat banyak potensi wisata alam yang menarik. Salah satunya adalah wisata Air Terjun Mbah Gimo yang akan kita bahas kali ini.

Berada diantara perbukitan dan perkebunan kopi, Air Terjun yang berlokasi di Air Hitam Lampung Barat patut anda jadikan sebagai daftar kunjungan. Keindahan air terjun yang nampak seperti tirai dengan debit air yang besar berpadu dengan panorama alam disekitarnya akan membius mata.

Air Terjun Mbah Gimo merupakan salah satu diantara banyaknya air terjun yang ada di Lampung Barat. Keindahan air terjun ini juga tak kalah dengan salah satu air terjun indah lainnya di Lampung Barat yakni Air Terjun Sepapah Kiri dan Sepapah Kanan.

1. Alamat dan Rute Perjalanan Menuju Air Terjun Mbah Gimo
Air terjun ini beralamat di Talang Mbah Gimo, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat. Lokasi air terjun ini berada diantara kebun kopi milik masyarakat. Jika dari Bandar Lampung, jaraknya sekitar 195 km dengan waktu tempuh hampir lima jam perjalanan.

Pengunjung bisa melalui Jalan Lintas Tengah dengan rute Bandar Lampung – Bandar Jaya – Kotabumi – Bukit Kemuning – Fajar Bulan – Simpang Mutar Alam – Air Hitam – Air Terjun Mbah Gimo yang masuk wilayah Pekon/Desa Sumber Alam. Lihat di google maps.

Jika sudah sampai di Simpang Mutar Alam, ada pertigaan yang mengarah ke Liwa dan arah ke Air Hitam. Ambil arah ke Kecamatan Air Hitam tersebut. Jika dari Bandar Lampung ke arah kiri. Ikuti jalan terus, kurang lebih 30 menit.

Kemudian setelah sampai di Air Hitam, lanjutkan ke arah Tangkit Temiangan. Sebelum sampai di Tangkit Temiangan anda akan melewati beberapa talang (pedukuhan yang mengelompok dan hanya beberapa rumah saja).

Salah satu talang yang akan dilewati adalah Talang Mbah Gimo. Jika sudah sampai di talang tersebut, anda bisa menitipkan kendaraan di rumah warga, kemudian berjalan kaki menuju air terjun indah tersebut.

Perjalanan anda akan disuguhi hamparan kebun kopi yang hijau. Bukit-bukit yang ditumbuhi kopi ini nampak sangat indah dan sangat sayang jika tidak diabadikan.

Untuk kendaraan umum menuju lokasi ini, pengunjung bisa menggunakan bus tujuan Kota Liwa Lampung Barat dari Terminal Rajabasa. Tarifnya sekitar Rp. 40.000 jika berhenti di Simpang Mutar Alam.

2. Keindahan dan Keistimewaan Air Terjun Mbah Gimo
Air terjun ini belum dikelola sehingga memang kondisinya masih alami. Belum ada biaya atau tiket masuk dan fasilitas-fasilitas lainya. Namun inilah yang menjadi daya tarik tersendiri. Kealamian air terjun ini masih sangat kental terasa, apalagi adanya beberapa pohon besar disekitar air terjun.

Air Terjun Mbah Gimo atau juga dikenal dengan nama lain yakni Curup Air Hitam apau curug Mbah Gimo ini tingginya sekitar 10 meter dengan lebar sekitar 20 meter. Bentuk air terjun ini sangatlah cantik, bentuknya panjang dan melebar sehingga nampak seperti tirai raksasa.

Pengunjung bisa mandi di bawah air terjun ini, ada kubangan air yang tidak terlalu dalam. Selain itu juga ada beberapa batu-batu besar yang bisa dijadikan pijakan untuk kemudian berfoto dengan background air terjun.

Sore hari biasanya disekitar air terjun ini akan berkabut, hal ini juga akan menambah istimewa. Kabut tebal ini membawa pengunjung seolah sedang berada di lokasi yang sangat tinggi. Air terjun dengan keunikan bentuk dan panorama alam yang sejuk bisa menjadi alasan kenapa anda tidak rugi untuk menjadikannya sebagai daftar kunjungan.

Demikianlah informasi terkait Air Terjun Mbah Gimo, Air Hitam, Lampung Barat. Semoga bisa menjadi referensi Liburan anda. Kami juga menyarankan anda untuk membaca artikel tentang wisata di Lampung Barat seperti Arung Jeram Way Besai, Wisata Cekdam Indah, dan lainnya.

Foto: Istimewa

21,993 kali dilihat, 364 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca