fbpx
Connect with us

Berita

Rumah Zakat Lampung Ajak Umat Muslim Berkurban Untuk Desa Berdaya

Published

on

Superqurban Rumah Zakat Lampung

Lampung.co – Pada momentum Hari Raya Idul Adha 1440 H, Rumah Zakat Lampung mengajak masyarakat untuk berkurban melalui program Superqurban.

Ajakan untuk berkurban tersebut disampaikan Branch Manager Rumah Zakat Lampung, Sulaiman, kepada Lampung.co, Jumat (21/6/2019).

Dia menjelaskan, Superqurban merupakan optimalisasi daging Qurban yang diolah menjadi cadangan pangan bagi masyarakat Desa Berdaya di 34 Provinsi di Indonesia dan juga dunia.

“Momen Idul Adha dapat menjadi saat yang tepat bagi umat muslim untuk menyediakan sumber protein hewani, sehingga dapat dimanfaatkan lebih lama dan berkelanjutan,” kata dia.

Melalui Superqurban, Sulaiman melanjutkan, kita dapat berpartisipasi dalam program penyediaan Energi Berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia.

“Qurban Anda akan disalurkan kepada masyarakat Desa Berdaya yang ada di 34 provinsi di Indonesia, sebagai persediaan pangan sumber protein hewani bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Dengan gizi yang seimbang, kata dia, masyarakat desa akan memiliki energi untuk lebih produktif, maju, dan berdaya.

Dia menambahkan, energi berkelanjutan adalah sebuah upaya penyediaan energi untuk pemenuhan kebutuhan saat ini dengan memperhatikan kebutuhan di masa mendatang.

Sulaiman menerangkan, harga Superqurban Rumah Zakat untuk Kambing Rp.2.475.000,-/ekor. Sementara Sapi Rp.17.250.000,-/ekor dan 1/7 Sapi Rp.2.675.000,-/ekor. (doy)

 2,082 total views,  15 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Berita

Empat Pasien Positif Corona di Lampung Tak Dirawat, Ini Alasannya

Published

on

Reihana
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana | Foto: Ist.

Lampung.co – Hingga hari ini, Selasa (31/3/2020) Dinas Kesehatan Provinsi Lampung merilis kasus pasien terkonfirmasi positif Corona di Lampung periode 18-30 Maret 2020 sebanyak 8 orang.

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 923, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 10 orang yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung.

Dari delapan kasus terkonfirmasi positif corona, satu orang telah meninggal dunia dan tersisa tujuh kasus masih dalam perawatan. Namun, empat kasus Corona yang baru itu hanya diisolasi di rumah masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, dalam keterangan resminya lewat unggahan video di instagram Dinas Kesehatan Lampung menyebut empat orang tersebut potitif Corona tanpa gejala.

“Jadi empat orang (kasus posistif Corona) ini dari hasil tracing, empat orang ini adalah orang-orang yang antibodinya telah terbentuk,” kata dia dikutip Lampung.co, Selasa (31/3/2020) sore.

Jadi walaupun dia positif Covid-19, lanjutnya, tapi tidak ada keluhan apapun. “Oleh karena itu, orang-orang ini kita anjurkan isolasi atau karantina mandiri di rumah (masing-masing),” tandasnya.

Diketahui, wabah virus asal Wuhan, China itu telah menyebar dengan cepat di Indonesia. Hingga Selasa (31/3/2020) sore tercatat 1.528 kasus positif corona dan sejumlah 136 pasien meninggal dunia.

 654 total views,  654 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Data Terbaru Positif Corona di Lampung dan Seluruh Indonesia

Published

on

Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona | Foto: Ist.

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus update korban terdampak virus corona atau Covid-19, mengingat jumlah pasien positif terinfeksi virus asal Wuhan, China di Indonesia bertambah signifikan.

Dengan adanya halaman ini, diharapkan tingkat kewaspadaan dan kesadaran masyarakat akan bahaya wabah virus Corona akan semakin bertambah. Kesadaran yang tinggi dari masyarakat tentunya menjadi hal terpenting untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini.

Pemerintah Indonesia saat ini sudah melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona. Imbauan itu menjaga jarak fisik (physical distancing), kerja dari rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di rumah terus digaungkan.

Dikutip dari Liputan6.com, ada banyak hal yang mesti dilakukan setiap orang untuk mencegah penularan Covid-19, diantaranya; rajin mencuci tangan, hindari menyentuh bagian wajah, hindari berjabat tangan dan berpelukan.

Kemudian tidak berbagi barang pribadi, gunakan etika ketika bersin dan batuk, membersihkan perabotan di rumah, mencuci bahan makanan, jaga jarak sosial dan hindari berkumpul dalam jumlah banyak.

Berikut data terkait kasus virus corona atau Covid-19 hingga hari Selasa (31/3/2020) pukul 16.30 WIB dan akan terus diperbaharui sesuai perkembangan informasi resmi dari pemerintah.*

INDONESIA
Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 1.528 orang

Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 136 orang

Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona berjumlah 81 orang

Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 1.311 orang

PROVINSI LAMPUNG
Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 8 orang

Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 1 orang

Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona Nihil

Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 7 orang

*Sumber: PHEOC Kemkes RI

Demikian informasi update kasus terdampak virus corona terbaru di Indonesia dan Provinsi Lampung. Jangan lupa kenali juga gelaja terpapar Covid-19, diantaranya; pilek, sakit tenggorokan, batuk, demam dan kesulitan bernapas (kasus yang parah).

Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

 50,125 total views,  7,482 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Ini Rekomendasi Fraksi PKS ke Gubernur Lampung Terkait Penanganan Corona

Published

on

Johan Sulaiman
Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung Johan Sulaiman | Foto: Ist.

Lampung.co – Fraksi PKS DPRD Provinsi Lampung membuat delapan (8) Poin rekomendasi kepada Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi terkait penanganan wabah virus Corona atau Covid-19.

Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung Johan Sulaiman, mengatakan, tuntutan ditujukan agar ditindaklanjuti oleh gubernur Arinal, mengingat virus asal China ini semakin mewabah di Bumi Ruwa Jurai.

Poin pertama, kata dia, memperketat pengawasan penumpang yang masuk dan keluar melalui pelabuhan Bakaiheni dan Bandara Raden Inten II sesuai standar protokol kesehatan yang telah dibuat oleh Kemenkes.

“Hal ini dikarenakan banyak pendatang yang datang ke Lampung melalui dua pintu masuk tersebut,” jelas Anggota Komisi II ini kepada wartawan, Senin (30/3/2020) kemarin.

Kedua, lanjutnya, memastikan ketersediaan APD seperti masker, pakaian pelindung yang cukup di RS rujukan sesuai standar medis yang telah ditetapkan. “Ketiga, menyediakan fasilitas kebersihan untuk cuci tangan ditempat-tempat umum,” ujarnya.

Keempat, memastikan kestabilan harga bahan pokok di pasar dengan harga yang normal. Selain itu, menindak tegas para pelaku yang melakukan penimbunan sembako yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

“Kelima, bagi masyarakat yang tidak mampu, saya meminta adanya bantuan/subsidi tambahan dari pemprov di luar Bantuan Langsung Tunai (BLT),“ kata dia.

Keenam, transparansi Informasi Covid-19 dari Dinas terkait, terutama melakukan pendataan bagi masyarakat pendatang yang pulang dari Jabodetabek/wilayah terjangkit Covid-19.

“Selanjutnya, melakukan Pemetaan wilayah yang masuk kategori zona merah (red zone) Corona di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Dan poin terkahir, imbuhnya, memperketat aturan untuk tetap tinggal di rumah bagi masyarakat & membuat protokol physical distancing (menjaga jarak) di tempat- tempat umum.

Diketahui, wabah virus asal Wuhan, China itu telah menyebar dengan cepat di Indonesia. Hingga Senin (29/3/2020) sore tercatat 1.414 kasus positif corona dan sejumlah 122 pasien meninggal dunia.

Sementara untuk provinsi Lampung sendiri, sudah tercatat 8 orang terkonfirmasi positif terinveksi covid-19 dan satu kasus meninggal dunia. (*)

 2,907 total views,  2,907 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca