fbpx
Connect with us

Berita

Lagi, Kasus Hubungan Sedarah di Lampung: Ayah Jamah Anak Kandung di Tubaba

Published

on

Kasus Asusila

Lampung.co – Kausus hubungan sedarah atau inses di Provinsi Lampung semakin memperihatinkan. Hingga saat ini kasus yang tak lazim tersebut sudah terungkap di tujuh Kota/Kabupaten.

Sempat heboh ayah bersama dua orang puteranya tega menggauli putrinya sendiri di Kabupaten Pringsewu. Sebelumnya juga terjadi di kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan.

Kemudian terungkap lagi seorang ayah menghamili anaknya di Tanggamus. Tak lama berselang, di Lampung Barat, seorang ayah mencabuli anaknya yang masih gadis belia.

Lalu belum lama ini warga Lampung Utara menjalin asmara dengan adik kandungnya hingga hamil delapan bulan. Bahkan kasus hubungan cinta terlarang warga Kotabumi ini masih hangat dibicarakan.

Hanya selang beberapa hari saja setelah kasusu hubungan sedarah atau Inses di Kotabumi terkuak, terungkap lagi kasus seorang pria di Tulang Bawang Barat menjamah darah dagingnya sendiri yang masih dibawah umur.

Nasib malang bagi DA (16), warga Tiyuh/Kampung Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang memiliki bapak yang ternyata justru merusak masa depannya. Sudah setahun lebih dirinya digauli ayah kandungnya.

Namun korban tiada berdaya karena setiap melakukan aksinya saat keadaan rumah sepi dan istrinya sedang tidur, pelaku ER (36) selalu mengancam akan membunuh korban menggunakan senjata tajam.

Kapolsek Lambu Kibang Iptu Abdul Malik mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH menjelaskan perilaku bejat tersebut terungkap hari Sabtu (13/7/2019), sekira pukul 05.30 WIB.

Saat korban yang masih berstatus pelajar itu sedang menyetrika pakaian di dalam rumah mereka. Peristiwa tersebut terungkap setelah istrinya YA (35), menangkap basah pelaku sedang intim dengan anak kandungnya.

Hungan layaknya suami istri itu dipergoki ibu kandung korban saat dirinya baru bangun dari tidur. Melihat kejadian tersebut, sontak saja istri pelaku itu langsung menghubungi keluarganya.

Tidak lama kemudian keluarga korban dan ibu kandung pelaku tiba di rumah pelaku, setelah mengetahui kejadian tersebut, ibu pelaku yang juga nenek korban bahkan sempat pingsan.

“Pelaku melarikan diri namun istri pelaku lalu melaporkan kejadian yang menimpa anak kandungnya ke Mapolsek Lambu Kibang,” ungkap Iptu Abdul Malik kepada wartawan, Minggu (14/7/2019).

Berbekal laporan tersebut, lanjutnya, petugas langsung mencari dimana keberadaan pelaku. Sekira pukul 00.30 WIB pelaku akhirnya pulang ke rumah orang tuanya yang berada tidak jauh dari rumah pelaku.

“Di rumah orang tuanya tersebut, pelaku kemudian ditangkap lalu dibawa ke Mapolsek,” ujar Kapolsek.

Dalam perkara ini, kata dia, petugas menyita barang bukti berupa sajam jenis pisau dapur dengan gagang kayu warna coklat berikut sarungnya yang terbuat dari kayu panjang 25 cm, baju tidur lengan panjang motif kembang-kembang.

Selain itu juga celana panjang jenis short garis-garis putih kombinasi coklat, pakaian dalam korban dan tikar plastik yang digunakan pelaku saat melakukan aksi bejatnya terhadap anak dibawah umur itu.

Pelaku saat ini masih diperiksa secara intensif di Mapolsek Lambu Kibang dan akan dijerat Pasal Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp. 6,6 Miliar. (*)

5,811 kali dilihat, 18 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Berita

Ratusan KK Terdampak Banjir di Gedong Tataan, Ini Kata Sekda Pesawaran

Published

on

Banjir di Gedong Tataan
Sekda Pesawaran terima bantuan dari ACT Lampung untuk korban Banjir di Gedong Tataan | Foto: Ist.

Lampung.co – Bencana Banjir Bandang yang menerjang pemukiman warga Dusun Karang Sari Desa Bagelen 2 Kecamatan Gedong Tataan tak luput dari perhatian relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung.

Kamis (23/1/2020) sejumlah relawan tiba di lokasi terdampak banjir bandang dengan menyalurkan bantuan yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Ir. Kesuma Dewangsa, M.M untuk disalurkan kepada warga terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa saat ditemui tim relawan ACT di lokasi Banjir mengatakan, air tiba-tiba datang mulai pukul 02.00 WIB dan menerjang pemukiman warga disekitar bantaran Sungai.

Setelah itu air mulai surut menjelang waktu shubuh. Dia menerangkan, ada empat desa yang terdampak namun yang paling parah di Desa Bagelen 2 Gedong Tataan. Untuk di Negeri Katon banyak area persawahan yang terdampak.

Lanjut Kesuma, banjir yang menerjang Gedong Tataan merupakan banjir langganan setiap tahun. Dimana kali ini terdapat dua rumah yang hanyut diterjang banjir. Menurutnya solusi relokasi merupakan langkah terbaik melihat letak rumah berada diarea 50 meter dari sungai.

Untuk langkah selanjutnya, pihaknya telah menyiapkan program jangka pendek, menengah dan panjang. Warga diminta siap siaga untuk banjir susulan karena menurut prediksi puncak curah hujan akan terjadi pada sekitar 1-20 Februari 2020.

“Pemerintah Daerah Pesawaran mengucapkan terimakasih kepada relawan ACT yang begitu tanggap partisipasinya dalam membantu kami, salam untuk seluruh pengurus ditingkat pusat dan daerah,” kata dia.

Perwakilan Relawan ACT Lampung, Ireniza Pradevi menyebut, berdasarkan hasil assesment, banjir bandang dimulai Pukul 02.00 WIB. Untuk pemukiman yang terdampak parah di sepanjang sungai.

Kejadian banjir merupakan kejadian yang ketiga kali, bahkan ada satu rumah yang rubuh untuk kedua kalinya. Saat ini kondisi air sudah surut, jumlah kk terdampak sekitar 200 kk dan yang terdampak parah sekitar 30 kk.

Dia menambahkan, relawan yang turun membantu warga terdampak berasal dari lintas komunitas yakni Komunitas Langkah Relawan, Philanthrophy Movers ACT dan tim program.

“Saat ini kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi berupa makanan, sembako, perlengkapan kebersihan, pakaian baru, perlengkapan tidur dan perlengkapan sekolah,” ujar Ireniza. (her)

9,685 kali dilihat, 1,815 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 24 Januari 2020 pukul 07.00 WIB hingga 25 Januari 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Barat – Utara dengan kecepatan antara 03 – 20 knots (06 – 38 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 3 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 24,0 °C – 32,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 18,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 60% – 98%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 68% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan hujan di wilayah Lambar, Tanggamus, Pesibar, Mesuji, Lamteng, Tuba, Lamtim, Way Kanan, dan Tubabar.

Malam hari diprakirakan berpotensi hujan di Pesibar, Tanggamus, Pesawaran, Pringsewu, Balam, Lamsel, Metro, Lamtim, Lamteng, Tuba, Mesuji, Tubabar, Lampura, dan Way Kanan.

Dini hari diprakirakan berpotensi hujan di Lamteng, Lamtim, Metro, Lamsel, Tanggamus, dan Pesibar.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Tanggamus, Pesibar, Lambar, Tuba, Mesuji pada sore hari.

Serta Lamteng, Lamtim, Pringsewu, Pesawaran, Metro, Lamsel, Balam, Tanggamus, dan Pesibar pada malam hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

942,666 kali dilihat, 1,944 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Himpunan Mahasiswa Fisika Unila Galang Dana untuk Korban Banjir

Published

on

ACT Lampung
Himpunan Mahasiswa Fisika FMIPA Unila salurkan bantuan untuk korban banjir melalui ACT Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Himpunan Mahasiswa Fisika FMIPA Unila telah menyalurkan bantuan peduli banjir dan longsor di Jabodetabek dan Tanggamus melalui ACT Lampung pada Minggu (19/1/2020).

Ketua HIMAFI FMIPA UNILA Abdul Aziz mengatakan Melihat jumlah kerusakan rumah akibat longsor di Jabodetabek yang begitu banyak sehingga diperlukan bantuan berupa logistik, hunian dan lainya.

Untuk dikecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor sedikitnya 766 unit rumah rusak. Untuk pengungsi di Kabupaten Bogor per (12/1/2020) terus bertambah menjadi 21.742 jiwa.

Untuk itu pihaknya menginisiasi penggalangan dana sejak sepekan yang lalu di dua titik yakni lingkungan Gedung FMIPA dan Lampu Merah Way Halim.

Penggalangan dana terbilang sangat lancar. Hal ini dilihat dari antusiasme civitas akademika dan masyarakat hingga terkumpul dana sebesar Rp. 5.035.000.

“Dana tersebut disalurkan untuk dua wilayah yang terdampak banjir dan longsor,” kata dia kepada wartawan, Minggu (19/1/2020) sore.

Tujuanya supaya dapat meringankan beban penderitaan masyarakat terdampak. Selain itu sebagai media latihan peduli kemanusiaan pengurus HIMAFI.

“Teman-teman sangat semangat membantu sesama, untuk itu kami adakan penggalangan dana dan sudah terkumpul sejumlah dana,” ucapnya. (*)

30,248 kali dilihat, 1,819 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca