fbpx
Connect with us

Berita

Menteri Perhubungan Apresiasi Komersialisasi Lanud Gatot Subroto

Published

on

Budi Karya Sumadi

Lampung.co – Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengapresiasi komersialisasi pangkalan udara (Lanud) TNI AD Gatot Subroto Way Kanan.

Hal itu disampaikannya saat penanda tanganan MoU penggunaan bersama Lanud Gatot Subroto oleh Pemprov Lampung, Kemenhub, KASAD, dan Bupati Way Kanan.

Penanda tanganan nota kesepahaman ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (28/3/2019) malam.

Budi Karya Sumadi menjelaskan kerja sama ini adalah bagian yang sangat penting sebagai upaya percepatan konektivitas antar wilayah di Indonesia sebagai kebutuhan mendasar.

“Hal ini agar tercipta pemerataan pembangunan yang sama antar wilayah di Indonesia,” kata Budi Karya.

Pada kesempatan itu, dia menyinggung soal fasilitas pendukung penerbangan komersil di Bandara Gatot Subroto. Menurutnya yang menjadi aspek penting adalah faktor safety.

“(faktor safety) Ini harus dikedepankan karena suatu kewajiban kami memastikan masyarakat pengguna jasa penerbangan terlayani dengan baik dan aman,” ujarnya.

Hadir dalam penandatanganan MoU ini Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Paula Bangun Pramesti, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis.

Kemudian juga Kepala Bappeda Herlina Warganegara dan Kepala Biro Hukum Zulfikar. Selain itu, hadir pula unsur pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan. (*)

284 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Berita

Penilaian KPK: Pesisir Barat Terburuk Dalam Pengelolaan Pemerintahan

Published

on

Gedung KPK

Lampung.co – Berdasarkan penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kabupaten Pesisir Barat terburuk dari seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung dalam pengelolaan pemerintahan.

Hal itu diungkapkan Kepala Satgas Kordinasi dan Supervisi (Kasatgas Korsupgah) Wilayah III KPK Dian Fatria saat melakukan supervisi di kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Selasa (19/11/2019) kemarin.

Dian menjelaskan, penilaian terhadap seluruh daerah di Provinsi tersebut berdasarkan delapan indikator, diantaranya perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa.

Selain itu juga, lanjutnya, perizinan, penigkatan kapabilitas aktif, pengawasan internal atau Inspektorat, Manajemem Sumber Daya Manusia, pajak daerah, serta dana desa dan aset.

“Dari hasil penilaian, Kabupaten dengan nilai terburuk di Lampung adalah Pesisir Barat,” ungkapnya.

Setelah Kabupaten yang dinahkodai Bupati Agus Istiqlal itu mendapat predikat terburuk, lalu urutan kedua Lampung Utara, ketiga Lampung Timur, dan keempat adalah Kabupaten Lampung Selatan.

Pasca penindakan (OTT) beberapa waktu lalu, Dian menambahkan, pihaknya terus melakukan monitoring proses pencegahan yang dilakukan agar tidak ada kembali kejadian OTT.

“Terlebih kita menilai pengelolaan delapan indikator ini masih buruk, dan kedepan agar proses pencegahan dapat lebih baik lagi,” ujarnya. (*)

4,580 kali dilihat, 4,580 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Lain Kasus, Nunik Diperiksa KPK Terkait Korupsi Proyek di Kementerian PUPR

Published

on

Chusnunia Chalim atau Nunik

Lampung.co – Jika sebelumnya sudah beberapa kali panggil KPK sebagai saksi terkait suap di Kabupaten Lampung Tengah, kini Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim atau Nunik diperiksa dalam kasus lain.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung itu kali ini berurusan dengan penyidik KPK terkait kasus korupsi proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Ketua DPW PKB Lampung itu akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka, Komisaris PT Sharleen Jaya JECO Group, Hong Arta.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk HA,” kata dia kepada wartawan, Rabu (20/11/2019).

Dalam kasus yang sama, KPK juga telah memeriksa dua politisi PKB Lampung Hidir Ibrahim dan Chaidir Bujung, Selasa (19/11/2019) kemarin. Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mangkir.

Terkait kasus ini, selain Hong Arta KPK juga telah menetapkan 11 tersangka lain, termasuk di antaranya mantan anggota DPR RI asal Lampung Musa Zainudin yang sudah mendekam di penjara.

Sementara itu, Chusnunia Chalim atau Nunik sendiri, pada Rabu (13/11/2019) lalu baru saja menjalani pemeriksaan KPK yang kesekian kalinya terkait kasus mantan Bupati Lampung Tengah.

Dalam pemeriksaan tersebut, KPK menelusuri adanya dugaan aliran duit untuk pencalonan Mustafa sebagai bakal calon Gubernur Lampung pada Pilkada 2018 silam.

Pada tanggal 1 Maret 2019, saat masih menjabat Bupati Lampung Timur, dia diperiksa sebagai saksi dan digali keterangannya terkait kasus dugaan suap pengaaan barang dan jasa yang menyeret Mustafa.

Lalu pada 4 Juli 2019, setelah dilantik menjadi wakil Gebernur Lampung, Nunik kembali diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap yang melibatkan Zainudin saat menjabat anggota DPRD Lampung Tengah. (*)

11,805 kali dilihat, 11,805 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Bersama Grab Indonesia, ACT Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Maluku

Published

on

Korban Gempa Maluku

Lampung.co – Grab Indonesia bersama organisasi kemanusiaan nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) membantu ribuan penyintas gempa bumi di Maluku dengan memberikan kebutuhan pangan dan air bersih.

Bantuan dalam rangka proses pemulihan warga terdampak gempa itu secara resmi diserahkan oleh Grab Indonesia di Desa Liang dan Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

PIC Emerging Grab Ambon, Yuri Nicholast, mengatakan kolaborasi kemanusiaan ACT untuk pemulihan Maluku merupakan bentuk kepedulian karyawan, mitra, dan pelanggan Grab Indonesia.

“Kolaborasi ini hadir atas kedermawanan komunitas kami, yaitu karyawan, mitra, dan pelanggan Grab. Semoga upaya kami dapat membantu korban gempa dan bangkit bersama di masa pemulihan ini,” katanya.

Penggalangan dana, lanjutnya, dilakukan bersama program GrabRewards di aplikasi Grab Indonesia melalui penukaran poin selama dua pekan, donasi yang terkumpul sebesar Rp161 juta.

“Seluruh donasi yang terkumpul kami percayakan untuk disalurkan melalui ACT dan jaringannya yang sudah tersebar di berbagai daerah, salah satunya adalah Ambon,” ujar dia.

Yuri menambahkan, gempa susulan yang masih terjadi di Maluku menggerakkan komunitas Grab untuk fokus memberi bantuan bahan pokok bagi warga yang hingga kini masih mengungsi.

Tujuannya, kata dia, agar pengungsi yang jumlahnya sekitar 4.100 itu tetap mendapatkan pasokan bahan pangan, makanan siap santap melalui Dapur Umum ACT, dan air bersih selama sebulan.

“Kami sudah distribusikan paket pangan untuk pengungsi, juga menyuplai kebutuhan dapur umum untuk pengungsi selama sepekan. Lalu untuk bantuan air bersih juga akan disuplai selama sebulan,” terang Yuri.

Tim Kemitraan ACT, Karina Yusmaniar, mengapresiasi kepedulian Grab Indonesia. Mengingat, hingga saat ini pengungsi masih enggan kembali ke rumah mereka karena khawatir gempa susulan.

Selama di pengungsian, imbuhnya, mereka membutuhkan pangan dan air bersih. Alhamdulillah, kebaikan Grab Indonesia sangat membantu saudara-saudara kita di Maluku,” ucap Karina.

Pihaknya berharap kolaborasi yang terjalin antara Grab Indonesia dengan ACT akan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi para korban bencana gempa Maluku.

Kerjasama Grab Indonesia bersama ACT dalam menggalang bantuan korban bencana, merupakan ketiga kalinya yang berfokus pada mobilitas, kesehatan, dan penanganan trauma warga terdampak bencana.

Hingga kini, ACT terus mengajak masyarakat dermawan untuk membantu penyintas gempa Maluku di berbagai kalangan melalui tautan bit.ly/DonasiACTLampung untuk kebaikan yang berdampak besar bagi para penyintas. (*)

5,476 kali dilihat, 5,476 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca