Connect with us

Politik

Golkar Lampung Dukung Hasil Pleno DPP

Published

on

Hasil Pleno DPP Golkar

Lampung.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Lampung menggelar Rapat Pleno yang dilaksanakan diuala DPD Golkar setempat, Senin (27/11/2017) siang. Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekertaris DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Supriyadi Hamzah, Wakil Ketua Korbid Pemenangan Pemilu H.Tony Eka Candra, Wakil Ketua Korbid Kepartaian I Made Bagiasa, Wakil Ketua Korbid Hukum dan Ham H.Indra S Ismail, Wakil Ketua Bidang Penggalangan Opini dan Media Massa H.Ali Imron serta pengurus Pleno DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, dan Dihadiri pula oleh seluruh Ketua-ketua, Sekertaris, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar 15 Kabupaten/kota Se-Provinsi Lampung.

Dalam rapat pleno tersebut, DPD Partai Golkar Provinsi Lampung menyambut baik hasil Rapat Pleno DPP Partai Golkar yang digelar di kantor DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (21/11/2017) lalu. “Alhamdulillah rapat pleno DPP Partai Golkar menghasilkan lima point keputusan yang telah disepakati secara kelembagaan, dan sebagai Pengurus Golkar di daerah, kita menyambut baik keputusan tersebut,” ujar Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi saat memimpin rapat pleno diaula DPD Golkar Provinsi Lampung.

Bakal Calon Gubernur (Balongub) Lampung ini juga menyampaikan, selain menyambut baik hasil keputusan rapat pleno tersebut, Arinal juga meyakinkan kader Golkar untuk tidak khawatir dengan dinamika politik yang terjadi di Partai Golkar, dan menegaskan pihaknya akan patuh dan taat menjalankan hasil keputusan Rapat Pleno tersebut.

“Partai Golkar ini kuat dikarenakan Sistem dan aturan-aturan organisasi yang berjalan, sebab itu keputusan yang telah disepakati merupakan produk keputusan secara kelembagaan dan bukan perorangan, sehingga kita pengurus didaerah wajib hukumnya untuk patuh dan taat atas keputusan rapat pleno tersebut,” tandasnya.

Adapun point-point keputusan rapat pleno DPP yang digelar DPP Partai Golkar pada Tanggal 21 November 2017 di jakarta tersebut Yakni :

  1. Menyetujui Idrus Marham sebagai Plt ketum sampai dengan adanya keputusan praperadilan.
  2. ‎Apabila gugatan Setya Novanto diterima dalam proses praperadilan maka Plt dinyatakan berakhir.
  3. ‎Apabila gugatan Setya Novanto ditolak di proses praperadilan, maka Plt bersama ketua harian melakukan rapat pleno meminta SN mengundurkan diri sebagai Ketum Partai Golkar dan apabila Setya Novanto tidak mengundurkan diri maka pleno memutuskan menyelenggarakan Munaslub.
  4. ‎Plt ketum dalam melaksanakan tugasnya khususnya hal yang bersifat strategis harus dibicarakan bersama ketua harian, korbid dan bendum.
  5. ‎Posisi Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI menunggu keputusan praperadilan.

 

Diketahui, dalam rapat pleno DPD Partai Golkar Provinsi Lampung tersebut, Selain mensosialisasikan hasil keputusan DPP Partai Golkar, juga dibacakan pernyataan Sikap Ketua-ketua DPD Golkar Kabupaten/kota Se-Provinsi Lampung yang dibacakan Langsung Oleh Ketua Paguyuban Ketua-ketua DPD Golkar Kabupaten/kota Se- Provinsi Lampung Azwar Hadi.S.Sos.

Berikut isi pernyataan sikap tersebut yang dibacakan langsung Oleh Arinal Djunaidi.

Pernyataan Sikap DPD Golkar Kab/kota Se-Provinsi Lampung.

Dengan dilatar belakangi Hakekat perjuangan Partai Golkar, dan nilai-nilai luhur partai Golkar, serta yang tertuang dalam panca bhakti karya siaga partai Golongan Karya, serta mencermati dinamika politik, dengan ini kami menyatakan sikap.

1. Mendukung dan mematuhi keputusan-keputusan DPP Partai Golkar dalam rangka menyelamatkan dan mengamanakan kepentingan-kepentingan Politik Partai Golkar dengan memegang teguh Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta seluruh peraturan-peraturan pelaksanaanya, siap mengikuti perkembangan dinamika serta kebijakan yang sewaktu-waktu akan diputuskan oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar.

2. Bahwa untuk mencapai sukses pilkada Gubernur dan wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Pileg dan Pilpres dibutuhkan soliditas dan kondusifitas nama baik partai Golkar, maka dengan ini kami tegaskan kembali bahwa DPD Partai Golkar Kabupaten/kota Se-Provinsi Lampung akan tetap dan teguh mendukung dan memperjuangkan dengan sungguh-sungguh Ir.H.Arinal Djunaidi ketua DPD Golkar Provinsi Lampung, untuk menjadi gubernur Lampung melalui pilkada 2018 yang akan datang.

3. Mengecam dan memperingatkan dengan keras pihak-pihak Lainya, baik sebagai pengurus maupun mantan pengurus atau anggota partai golkar yang mengganggu dan mencedrai perjuangan partai Golkar.

4. Meminta kepada DPP Golongan Karya untuk mewaspadai dan menindak dengan tegas gerakan-gerakan emosional dari oknum-oknum yang mengatasnamakan kader Golkar, yang bertujuan memporak-porandakan perjuangan partai Golkar khususnya dalam Pemilukada, pileg dan pilpres yang akan datang. (Rls)

 1,169 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-796-2288

Berita

Terkait Dukungan dari ASN, Ini Penjelasan Caden Firmansyah

Published

on

Lampung.co – Calon Walikota Bandar Lampung jalur independen Firmansyah angkat bicara terkait adanya dukungan aparatur sipil negara ( ASN) serta penyelenggara Pemilu yang namanya tercatat menjadi syarat dukungan padanya.

Rektor IIB Darmajaya ini mengaku tidak ada unsur kesengajaan mencantumkan nama ASN dalam data dukungannnya. Menurut dia, saat verifikasi internal, tidak ada dukungan dari ASN maupun penyelenggara Pemilu yang terdeteksi.

“Tidak ada unsur kesengajaan, kita faham bahwa ASN harus netral,” kata dia saat dikonfirmasi Lampung.co, Senin (6/7/2020).

Dia berdalih bahwa dukungan yang didapat ditenggarai karena tidak tercantumnya status sebagai ASN pada KTP. “Tapi yang sering terjadi adalah status sebagai ASN tidak tercantum di KTP, sehingga saat verifikasi internal tidak terdeteksi,” imbuhnya.

Meski demikian, dirinya tidak mempersoalkan masalah tersebut dan menerima bahwa dukungan dari para ASN dan penyelenggara Pemilu dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) karena memang regulasi yang ada demikian.

“Saya tidak menyalahkan, dan saya harus terima jika dukungan mereka (ASN) menjadi TMS karena memang aturannya begitu,” ujarnya.

Bahkan, kata dia melanjutkan, hal itu menjadi bahan evaluasi bagi dirinya dan tim dalam penyampaian syarat dukungaan perbaikan yang akan berlangsung 25-27 Juli 2020 mendatang.

“Ini jadi evaluasi untuk kami, pada saat ada dukungan masuk tentu harus dipastikan yang bersangkutan bukan ASN, TNI/Polri dan penyelenggara,” ucapnya.

Firman menambahkan, mengenai persyaratan dukungan perbaikan, dirinya mengaku telah menyiapkan 25.000 dukungan tambahan yang bebas dari unsur ASN, TNI/Polri maupun penyelenggara pemilu.

“Kita siapkan 25 ribu dukungan tambahan. Insya Allah, harus tidak ada dukungan dari ASN ataupun penyelenggara Pemilu, karena memang tidak diperkenankan,” tutupnya.

Diketahui, hasil pengawasan verifikasi faktual dukungan calon Walikota – wakil Walikota dari jalur independen, Bawaslu menemukan 28 dukungan dari ASN dan 54 unsur penyelenggara Pemilu untuk pasangan Firmansyah-Bustomi Rosadi. (aaf)

 23,502 kali dilihat,  124 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Bawaslu Bandar Lampung Investigasi Dukungan Calon Independen dari ASN

Published

on

Bawaslu Bandar Lampung
Panwascam Panjang klarifikasi dukungan ASN untuk calon independen | Foto: Ist.

Lampung.co – Bawaslu Kota Bandar Lampung melakukan investigasi terkait temuan dukungan calon independen pemilihan Walikota (Pilwakot) Bandar Lampung 2020 yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Investigasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pengawasan pelaksanaan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang menemukan puluhan dukungan dari ASN.

Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Candrawansah mengatakan, setidaknya ada 25 dukungan ASN yang mendukung pasangan Firmansyah-Bustomi Rosadi dan 20 dukungan ASN untuk pasangan Ike Edwin- Zam Zanariah.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk melakukan investigasi guna mengklarifikasi data tersebut.

Dia menyebutkan, proses investigasi dimulai sejak Jumat (3/7/2020) dan sudah dilakukan oleh beberapa Kecamatan. “Sudah ada 12 Kecamatan yang sudah melaporkan memanggil (ASN yang tercatat sebagai pendukung),” kata dia, Sabtu (4/7/2020).

Candra menjelaskan, tenggat waktu bagi Panwascam untuk menginvestigasi hal tersebut selama 7 hari, jika ditemukan adanya unsur dukungan maka akan ditambah 5 hari untuk proses klarifikasi.

“Namun, apabila tidak ditemukan unsur dukungan oleh ASN yang bersangkutan, maka investigasi selesai dengan waktu selama 7 hari,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, jika ditemukan unsur dukungan yang dilakukan oleh oknum ASN, maka pihaknya akan merekomendasikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui Bawaslu Provinsi Lampung untuk proses lebih lanjut.

Bahkan dia menegaskan, tak hanya terbatas pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) oknum ASN yang terindikasi mendukung calon independen, termasuk juga oknum ASN melakukan politik praktis akan dilakukan proses yang sama.

“Tidak hanya terkait hal tersebut (dukungan calon independen), terutama kalo sudah ada calon,” tandas Candra. (aaf)

 26,966 kali dilihat,  128 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Ribuan Dukungan Calon Independen TMS, Ini Kata KPU Bandar Lampung

Published

on

Fery Triatmojo
Komisioner KPU Kota Bandar Lampung Fery Triatmojo | Foto: Ist.

Lampung.co – Menanggapi banyaknya dukungan calon Walikota dan wakil Walikota yang tidak memenuhi syarat (TMS), KPU Kota Bandar Lampung menyebut masih ada kesempatan untuk melakukan perbaikan.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Bandar Lampung Fery Triatmojo mengatakan, dukungan TMS akan mengurangi jumlah dukungan yang telah dinyatakan memenuhi syarat (MS) pada saat verifikasi administrasi.

“Dukungan yang TMS akan mengurangi jumlah dukungan yang telah dinyatakan MS pada saat verifikasi administrasi,” kata dia kepada Lampung.co, Kamis (2/7/2020).

Namun, kata dia, dukungan TMS tersebut tidak serta merta menggugurkan pasangan calon untuk melenggang ke kontestasi Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bandar Lampung pada Pilkada 2020 mendatang.

“Dukungan TMS tidak membatalkan syarat pencalonan. Pasangan calon akan diberikan kesempatan untuk menyerahkan kembali dukungan perbaikan sebanyak dua kali kekurangan dukungannya,” jelasnya.

Fery melanjutkan, calon independen yang mendapat dukungan TMS akan mendapat kesempatan kedua untuk menyerahkan kembali dukungan perbaikan yang akan dilangsunkan pada 25-27 Juli mendatang.

Dia menambahkan, calon independen yang akan maju Pilwakot pada Pilkada 2020 di Bandar Lampung setidaknya mengantongi dukungan sebanyak 7,5% dari jumalah DPT yang tersebar pada 50% jumlah kecamatan.

“Syarat bagi calon independen, ialah setidaknya mendapat dukungan sebanyak 47.864 dari 11 Kecamatan, atau 7,5% dari jumlah DPT yang tersebar lebih dari 50% Kecamatan,” pungkas Fery.

Diketahui, hasil pengawasan verifikasi faktual, Bawaslu Kota Bandar Lampung menemukan ribuan dukungan bakal calon independen Pilwakot Bandar Lampung yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Bahkan ditemukan 28 dukungan ASN dan 54 penyelenggara pemilu untuk pasangan Firmansyah-Bustomi serta 48 ASN dan 69 penyelenggara pemilu yang mendukung pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah. (aaf)

 28,444 kali dilihat,  136 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca