Menu

VRI Lampung-Warga Bangun Jembatan Gantung Darurat di Pesawaran

  Dibaca : 221 kali
VRI Lampung-Warga Bangun Jembatan Gantung Darurat di Pesawaran
(Foto: Istimewa)

Lampung.co – Akibat naiknya permukaan air yang mengalir deras, sebuah jembatan darurat yang terbuat dari bambu hasil swadaya masyarakat di Dusun Candi Wulan, Desa Karanganyar, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung hanyut tak berbekas tersapu air sungai.

Kejadian tersebut terekam video dan sempat viral di media sosial. Padahal, jembatan itu dalam keseharian digunakan para siswa desa setempat untuk menuju ke sekolah, serta anak-anak yang hendak mengaji, sebagai sarana untuk melintas menyeberangi sungai.

Informasi adanya kebutuhan mendesak dari masyarakat itu langsung ditindaklanjuti oleh para relawan Vertical Rescue Indonesia (VRI) Lampung untuk meninjau lokasi.

Bagi para relawan, pendidikan anak-anak bangsa harus menjadi prioritas dan merupakan hal yang mendesak.

“Membantu adik-adik kita agar tidak terhambat ke sekolah adalah suatu tugas terhormat buat kami,” ujar Koordinator VRI, Muhammad Kariskun, seperti dilansir liputan6.com, Senin (16/4/2018).

Bersama masyarakat, VRI Lampung lalu membangun jembatan gantung darurat sederhana. Hingga akhirnya pada Sabtu (14/4/2018), jembatan gantung darurat sederhana Desa Karanganyar itu telah resmi diserahkan oleh para relawan VRI Lampung kepada warga desa yang diwakili oleh Kepala Desa Wasiman.

Warga Kabupaten Pesawaran, Lampung, dapat menggunakan jembatan gantung darurat yang telah selesai dikerjakan relawan VRI Lampung bersama masyarakat di Desa Karanganyar, Kecamatan Gedongtataan.

Menurut Wasiman, jembatan gantung tersebut adalah penghubung dua dusun dan digunakan oleh siswa dari berbagai desa sekitar untuk menuju ke SMPN 26 dan SDN 3 yang berada tidak jauh dari lokasi jembatan.

“Selain kebutuhan untuk sekolah, setiap sore banyak anak mengaji yang melintas dan menyeberangi sungai,” ucap Wasiman.

Jembatan baru itu menggantikan jembatan darurat terbuat dari bambu hasil swadaya masyarakat Desa Karanganyar sebulan yang lalu, Minggu (11/3/2018), hanyut tak berbekas. Jembatan hanyut akibat terjangan aliran air sungai yang naik tinggi dan mengalir deras di Dusun Candi Wulan. (*/rus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional