fbpx
Connect with us

Olahraga

Peringkat FIFA: Indonesia di Bawah Filipina, Myanmar dan Thailand

Published

on

fifa - pssi

Lampung.co – Dalam daftar peringkat FIFA terbaru, posisi Indonesia masih jauh di bawah Filipina dan Myanmar. Indonesia tertahan di posisi 162, di bawah Filipina yang berada di peringkat 113, Myanmar di 135, dan Thailand yang berada di posisi 122.

Jerman dan Brasil masih kokoh di posisi dua besar. Sementara Belgia naik dua strip ke peringkat tiga disusul Portugal dan Argentina. Sedangkan peringkat Italia melorot drastis.

Demikian data yang dikeluarkan FIFA, Kamis (12/4/2018) malam waktu Indonesia bagian Barat.

Italia memang dalam proses membangun ulang tim seiring kegagalan mereka lolos ke Piala Dunia. Gli Azzurri disingkirkan Swedia di babak playoff November 2017, seperti dilansir detikcom.

Momen memilukan itu membuat Federasi Sepakbola Italia (FIGC) melakukan banyak perubahan. Mulai dari Luigi Di Biagio yang kini menjadi pelatih sementara hingga banyak muka-muka baru dan muda yang dipanggil belakangan.

Sayangnya pada laga persahabatan bulan lalu, Italia kalah 0-2 dari Argentina dan imbang 1-1 melawan Inggris. Ini menggambarkan bahwa Italia masih mencari sentuhan dan susunan pemain terbaiknya.

Hal ini membuat Italia merosot lagi dalam hal peringkat FIFA dari urutan ke-14 ke urutan ke-20. Ini adalah posisi terburuk Italia di peringkat FIFA sepanjang sejarah setelah sebelumnya di urutan ke-17 tahun 2015 dan 2017. (*/rus)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Prestasi Olahraga Lampung Terus Menurun, Ini Kata Alzier Soal Calon Ketum KONI

Published

on

KONI Lampung

Lampung.co – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2019 di Hotel Nusantara Syariah, Bandar Lampung, Jumat (12/7/2019).

Rapat yang dihelat sekali dalam setahun ini dihadiri seluruh unsur anggota KONI Provinsi yakni Cabang Olahraga (Cabor) dan KONI Kabupaten/Kota.

Dalam sambutan pembukaan Wakil Ketua II Alzier Dianis Thabranie menyinggung beberapa hal terkait pandangannya terhadap KONI Lampung kedepan. Salah satunya masalah kantor.

Menurutnya, KONI Provinsi Lampung harus memiliki kantor sendiri yang lebih baik dan bisa mengakomodir seluruh Cabor yang tergabung dalam anggota KONI.

“KONI harus memiliki kantor yang representatif supaya bagus agar dekat juga dengan Cabor,” kata dia.

Dengan begitu, kata dia, komunikasi dan koordinasi antara KONI dengan Cabor sebagai anggotanya akan lebih baik demi kemajuan olahraga di Provinsi Lampung.

Berkaitan dengan itu juga, Alzier mengatakan, dalam memilih Ketua Umum pengganti Ridho Ficardo yang habis masa jabatan pada bulan Agustus mendatang harus yang bertanggung jawab.

“Jangan asal milih jadi ketua umum, cari yang bertanggung jawab dan betul bisa melindungi Cabor. Jangan milih kepiting batu,” ujarnya.

Kepiting batu itu, Alzier kemudian berkelakar, matanya merah, jika dipegang menjepit, dimakan beracun.

Selain itu, pengurus KONI yang menjabat sejak Januari 2019 ini menyinggung soal uang pembinaan atlet dan biaya operasional masing-masing Cabor.

Alzier berujar, untuk meningkatkan prestasi olahraga Provinsi Lampung membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit. Menurut dia idealnya 200 juta per Cabor.

“200 juta pertahun untuk pembinaan, atau setidaknya 150 juta,” ucapnya.

Diketahui, prestasi bidang olahraga Provinsi Lampung dilihat dari hasil perolehan medali PON selalu menurun sejak PON XVII di Kalimantan Timur.

PON Kaltim, Provinsi Lampung berada di peringkat 8 (delapan), kemudian PON XVIII Riau turun ke urutan 10 dan terakhir PON XIX di Jawa Barat terlempar ke posisi 15 dari 34 Provinsi.

KONI mendapatkan alokasi anggaran Rp 55 miliar lebih pada tahun 2016 saat PON Jawa Barat dilangsungkan bukannya meningkatkan prestasi, justrus nyungsep jauh dari target 8 (delapan) besar.

Namun, bagi Ketua Umum KONI Ridho Ficardo hal itu terkesan bukan masalah yang berarti karena masih unggul dibanding Provinsi Sumatera Selatan yang menggelontorkan anggaran lebih besar. (doy)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Badak Lampung FC Tahan Imbang Persipura, Daryono Buktikan Kemampuan

Published

on

Daryono

Lampung.co – Menjalani laga ke-8 Liga 1 2019, Badak Lampung FC tandang ke kandang Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (10/7/2019).

Dalam pertandingan ini, Badak Perkasa menahan imbang Boaz Solossa dkk dengan skor seri 1-1. Jan Saragih bersama anak asuhnya harus puas dengan membawa pulang satu poin.

Yang menarik dari laga ini yakni ketika kiper Badak Lampung, 12 menit pertandingan berjalan Daryono mampu menggagalkan sepakan penalti yang di ekseskusi kapten Persipura, Boaz Solossa.

Pada menit 37, lagi-lagi mantan pemain cadangan Persija Jakarta ini unjuk kehebatan. Peluang emas Boaz dari open play masih bisa diamankan oleh Daryono.

Peluang ketiga kembali didapat Boaz lima menit jelang jeda. Diawali pergerakan Tinus Pae dari sisi kanan, Boaz nyaris bikin gol jika tak digagalkan oleh bek Badak Lampung.

Keasyikan mendominasi serangan, Persipura justru lengah dan harus tertinggal 0-1 di akhir babak pertama. Francisco Torres membuka gol pada pertandingan ini.

Aksi individu brilian Torres pada menit 45 sukses mengelabui tiga bek Persipura serta kiper Dede Sulaiman. Pemain turun minum, tim tamu unggul sementara.

Memasuki babak kedua, Titus Bonai mendapat dua peluang beruntun pada menit 50 dan 51. Sayang, percobaan sang striker masih gagal berbuah gol.

Terus mengurung pertahanan Badak Lampung, gol bagi Persipura akhirnya datang pada menit 59 via Gunansar Mandowen yang bermula dari tendangan pojok.

Tendangan keras pemain pengganti Mutiara Hitam dari luar kotak penalti kali ini tak mampu dibendung penjaga gawan Daryono.

Pada menit 69 Gunansar hampir mencetak gol keduanya dan membawa tim tuan rumah unggul. Sayang, sepakannya masih melenceng tipis dari gawang Badak Lampung.

Peluang emas kembali didapat Persipura pada menit 80 setelah mendapat tendangan bebas tepat di luar kotak penalti Badak Lampung.

Sayang, eksekusi Ian Kabes masih melambung di atas gawang lawan. Skor 1-1 sendiri akhirnya bertahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil ini membuat Persipura Jayapura tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan 4 poin dari 7 pertandingan. Sementara itu, Badak Lampung peringkat kesembilan dengan 8 poin dari 8 laga.

Susunan Pemain
Persipura Jayapura (4-3-3): 27-Dede Sulaiman; 44-Anis Tjoe (82-Valentino Telaubun 67′), 4-Ricardo Salampessy, 3-Artur Ribeiro, 21-Tinus Pae; 11-Immanuel Wanggai (33-Gunansar Mandowen 24′), 13-Ian Kabes, 10-Ibrahim Conteh; 8-Oh In-kyun (46-Todd Rivaldo Ferre 53′), 86-Boaz Solossa, 25-Titus Bonai.

Badak Lampung (4-3-3): 53-Daryono; 21-Dalmiansyah Matutu (44-Jujun Saepulloh 56′), 5-Kunihiro Yamashita, 15-Zainal Haq, 13-Kurniawan Karman; 45-Akbar Tanjung, 10-Marquinhos, 77-Jefri Kurniawan (29-Talaohu Musafri 82′); 94-Fernandinho, 23-Johan Yoga (17-Billy Keraf 66′), 9-Francisco Torres. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Syahrul Mustofa Bunuh Diri, Badak Lampung FC Ditahan Imbang Barito Putera

Published

on

Badak Lampung FC

Lampung.co – Laga kandang ketiga, Badak Lampung FC belum juga mampu menorehkan poin penuh dihadapan pendukungnya di Stadion Sumpah Pemuda Way Halim.

Setelah dua kali kalah tanpa perlawanan secara beruntun dikandang sendiri saat menjamu PSIS Semarang dan Bali United, hari ini, Jumat (5/7/2019) ditahan imbang Barito Putera.

Hasil imbang 3-3 ini masih memperpanjang penantian masyarakat Lampung akan keperkasaan tim berjuluk Badak Perkasa itu dengan meraih poin penuh dikandang.

Dua dari tiga gol milik  Barito Putera tercipta berkat kesalahan pemain Badak Lampung sendiri. Bahkan satu diantaranya ulah gol bunuh diri sekuat Badak Perkasa, Syahrul Mustofa.

Dalam laga pekan ke-7 Liga 1 2019 tersebut, Laskar Antasari membuka gol terlebih dahulu pada menit ke-11 dengan memanfaatkan kesalahan barisan belakang Badak Lampung FC.

Tuan rumah baru mampu membalas pada menit ke-34 lewat Francisco Torres. Tiga menit berselang, Fernandinho membawa tuan Badak Lampung berbalik memimpin. Skor menjadi 2-1.

Tepat sebelum jeda, tim tamu mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Samsul berhasil mencetak gol keduanya di laga ini usai memanfaatkan umpan silang dari Rizky Pora.

Pada babak kedua, tepatnya di menit ke-51, Barito Putera mendapat gol gratis dari pemain Badak Lampung FC, Syahrul Mustofa membobol gawang timnya sendiri.

Beruntung pada menit ke-68 Badak Lampung mendapat hadiah penalti yang dieksekusi oleh Torres sehingga berhasil mengubah skor menjadi 3-3.

Hingga pertandingan usai, tak ada lagi gol tercipta pada laga ini. Hasil ini membuat Badak Lampung FC berada di urutan ke-10 klasmen sementara dengan tujuh poin.

Sementara tambahan satu poin yang dibawa pulang Barito Putera dimanfaatkan Evan Dimas CS untuk keluar dari zona degradasi. Mereka kini berada di urutan ke-16 dengan tiga angka.

Susunan Pemain:
Perseru Badak Lampung FC: Daryono; Kunihiro Yamasitha, Syahrul Mustofa; Zainal Haq, Kurniawan Karman; Marquinhos, Fernandinho, Akbar Tanjung, Abduh Lestaluhu, Talaohu Abdul Musafri, Fransisco Torres

Barito Putera: Adhitya Harlan; Donny Monim, Dandi Maulana, Lucas Rodrigues, Andri Ibo, Rony Beroperay; Evan Dimas, Paulo Sitanggang,Prisca Womsiwor Rizky Rizaldi Pora; Samsul Arif. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca