Connect with us

Olahraga

Cilegon United Tak Keberatan Diperiksa KPK

Published

on

Cilegon United Diperiksa KPK

Lampung.co – Tigor Shalom Boboy, sebagai Chief Operating Officer (COO) PT Liga Indonesia Baru,  mengatakan bahwa pihaknya dengan terang-terangan mempersilahkan pihak berwenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  melakukan pemeriksaan terhadap keuangan salah satu tim liga 2, Cilegon United.

Hal Ini dilakukan berkaitan dengan tuduhan adanya aliran dana korupsi yang dilakukan oleh Wali Kota Cilegon, Tubagus Imam Aryadi, Ke pihak Cilegon United.

Seperti pada laporan sebelumnya bahwa pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan bahwa pihak mereka menangkap tangan Imam Aryadi pada Jumat 22 September 2017 lalu.

Diduga kuat oleh KPK bahwa Cilegon United dimanfaatkan oleh  Wali Kota Cilegon sebagai sarana untuk memuluskan korupsi di dalam proses rekomendasi Amdal yang melibatkan Wali Kota Cilegon itu.

Dikutip dari laman berita liputan 6.com, “Kita serahkan ke pihak berwenang. Secara langsung hal itu tidak ada pengaruhnya ke kompetisi,” kata Tigor saat dihubungi awak media.

Untuk menepis dugaan buruk yang telah dituduhkan kepada Cilegon United, Tigor selaku COO dengan tidak mempermasalahkanya, mempersilahkan KPK melakukan pemeriksaan untuk membuktikan tuduhan itu benar atau tidaknya.

Tigor sendiri meyakini bahwa pihaknya tidak ada kaitan sama sekali dengan kasus yang menimpa Wali Kota Cilegon, Imam Aryadi itu. Baginya dan klub, itu adalah masalah politik dan bukan masalah pertandingan bola. Jadi bukan urusannya.

Tigor juga menambahkan bahwa PT Liga hanya memiliki wewenang dalam hal memastikan klub mereka memiliki dana yang terealisasi untuk menjalani satu musim pertandingan. Namun, PT Liga tidak membeberkan secara spesifik dari mana sumber dana untuk setiap kompetisi didapatkan oleh mereka.

“Masalahnya kan dari dulu seperti itu. Itu kecukupan dana yang kita pastikan,” kata Tigor menjelaskan.

Tidak ada dampak yang fatal bagi klub mereka, mereka akan tetap bertanding. Tigor memastikan bahwa Cilegon United tetap akan ikut serta dalam kompetisi Liga 2

“Enggak ada. Mereka masih tetap kuat. Kita juga tidak lantas menghubungi mereka setelah adanya hal ini,” kata Tigor mengakhiri. (Rezky/Liputan 6)

 1,628 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Peminat Olahraga Bela Diri Taekwondo di Lampung Terus Meningkat

Published

on

Tournamet Saburai Cup Taekwondo
Open Tournamet Saburai Cup ke-11 di gedung Indor tenis, Pahoman, Selasa (18/02/2020) | Foto: Ist.

Lampung.co – Tingkatkan kemampuan dan pembinaan atlet, pengurus provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Lampung menggelar Open Tournamet Saburai Cup ke-11 di gedung Indor tenis, Pahoman, Selasa (18/02/2020).

Ketua Pengprov TI Lampung, Amril Yusam mengatakan, kejuaraan Saburai Cup dengan jenjang kyurogi dan pomsae ini sebagai ajang silaturahmi dan peningkatan potensi para atlet dari masing-masing pengkab dan pengkot yang ada di Lampung.

“Ini saburai cup ke -11 dalam rangka pembinaaan atlet taekwondo lampung, kita harapkan event ini akan memunculkan bibit atlet untuk baru dimasa yang akan datang,” kata dia kepada wartawan disela-sela berlangsungnya acara, Selasa (18/02/2020) kemarin.

Menurutnya, tujuan utamanya adalah menjaring atlet Taekwondo berbakat dan berprestasi dari Pengurus Kabupaten/Kota, karena sifatnya terbuka maka kesempatan ini juga diikuti oleh ratusan peserta.

“Kita undang semua Pengkab dan Pengkot, agar mereka mengirimkan atletnya baik itu binaan unit maupun club didaerahnya, disitu kita juga akan melihat potensi an ada, agar para atlet ini nantinya bisa kita jaring untuk tingkatan yang lebih tinggi sebagai aset daerah lampung,” ujar Amril.

Atlet legenda Lampung yang juga pemegang sabuk DAN V Kukkiwon ini menjelaskan, peminat olahraga bela diri asal korea ini peminatnya meningkat di Lampung, untuk itu harus ditampung secara maksimal oleh wadah terkait demi prestasi atlet Taekwondo Lampung.

“Kalau tahun ke tahun animo pecinta olahraga Taekwondo khususnya di Lampung sangat luar biasa, artinya selalu ada peningkatan, walaupun masih ada tingkat SMP yang masih ulangan, tapi pesertanya masih ratusan, kalau didata sekitar kurang lebih sekitar 360 an orang yang turut berkompetisi,” jelasnya.

Melalui Saburai Cup ke-11, Amril berharap para atlet akan terus bergairah menjelang festival yang ke-9 sekitar bulan juni/juli dan puncaknya Begawi Taekwondo pada bulan November- Desember mendatang.

“Kita harapkan dengan event ini pengkab dan Pengkot memanfaatkan moment ini agar bibit-bibit berprestasi dapat kita jarin sedini ungkin untuk event selanjutnya seperti porprov dan tinbgkat nasional lainya,” tandasnya. (*)

 39,472 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

JAPFA Siap Kembangkan Prestasi Olahraga di Lampung

Published

on

Francky R Mamarimbing
Head of PGA PT Suri Tani Pemuka (STP) Katibung, Francky R. Mamarimbing | Foto: Ist.

Lampung.co – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) siap mengembangkan olahraga di Provinsi Lampung. Hal itu dibuktikan dengan dihelatnya Kejuaraan Catur Antar Pelajar Tingkat SD/MI di Kalianda, Lampung Selatan.

Namun tak hanya cabang olahraga (Cabor) Catur, banyak Cabor yang sudah dijajaki JAPFA untuk dikembangkan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) seperti Tenis Meja, Karate, dan lainnya.

Hal itu diungkapkan Head of PGA PT Suri Tani Pemuka (STP) Katibung (salah satu unit usaha JAPFA), Francky R. Mamarimbing usai acara pembukaan Catur Antar Pelajar Tingkat SD/MI, Kamis (6/2/2020).

Menurutnya, dukungan JAPFA berupa kegiatan untuk mengembangkan atlet olahraga di Provinsi Lampung seperti Kejuaraan Catur tersebut akan menjadi ajang tahunan.

Bahkan pihaknya siap menjadi “Bapak Asuh” cabang olahraga yang berprestasi, mengingat untuk pembinaan altet butuh dukungan akomodasi. “Supaya mereka ga patah (semangat),” kata dia.

Saat ditanya karateria Cabor yang bisa mendapatkan dukungan dari JAPFA, Francky mengaku pihaknya tak memiliki krateria khusus karena menurutnya hal itu cendrung diskriminasi.

“Kita jangan diskriminasi juga soal olahraga, semua Cabor bisa (dibantu). Tetapi pasti ada yang menonjol. Yang sudah menonjol, kita tonjolkan lagi dan yang ‘tidur’ kita ‘bangunkan’ lagi,” ujarnya.

Menurutnya, dalam mengembangkan olahraga memang dibutuhkan effort yang besar, bukan hanya lipsync. “Makanya ayo sama-sama,” imbuhnya. (doy)

 48,838 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Cari Bibit Unggul, JAPFA Gelar Kejuaraan Catur Antar Pelajar di Lampung

Published

on

Kejuaraan Catur Japfa
Acara Pembukaan Kejuaraan Catur Japfa di Lampung Selatan | Foto: Lampung.co

Lampung.co – Dalam rangka mencari bibit-bibit pecatur junior di Indonesia, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) menggelar Kejuaraan Catur Antar Pelajar Tingkat SD/MI di Kalianda, Lampung Selatan.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh unit usaha JAPFA, PT Suri Tani Pemuka (STP) ini dihelat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan selama dua hari, 6-7 Februari 2020.

Kejuaraan yang diikuti oleh 256 peseta ini juga bersamaan dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-74. HAB merupakan momentum terbentuk Kementerian Agama pada 3 Januari 1946.

Head of PGA STP Katibung, Francky R. Mamarimbing mengatakan, kejuaraan ini merupakan sebuah upaya untuk mengasah kompetensi pecatur muda yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Lampung.

Tidak hanya sekedar pertandingan, para pecatur muda Lampung akan melanjutkan hasil pembelajarannya dalam pembuatan strategi dan langkah catur di pertandingan besar antar pelajar ini.

“Dari setiap langkah yang akan mereka ambil, akan terlihat sedikit demi sedikit potensi pecatur muda yang di masa depan dapat saja menjadi atlet catur kebanggaan Indonesia,” kata Francky.

Head of Social Investment JAPFA R. Artsanti Alif menambahkan, guna mengasah kemampuan pecatur muda Lampung, JAPFA bekerjasama dengan PB Percasi telah melakukan pendampingan bagi pelajar selama 6 bulan.

Dalam masa pendampingan, kata dia melanjutkan, para siswa SD/MI Lampung, khususnya di kecamatan Katibung dilatih oleh Wasit Nasional (WN) Ully Waris yang juga merupakan Pelatih Catur Nasional.

“Pendampingan ini merupakan wujud komitmen JAPFA terhadap olahraga catur, mulai dari pecatur junior hingga senior, amatir maupun profesional,” ujar Artsanti.

Senada dengan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Percasi, Utut Adianto melalui utusan yang hadir dalam acara pembukaan. Dia berharap kejuaraan ini akan memunculkan bibit unggul pecatur muda Indonesia.

“Mudah-mudahan dengan adanya agenda ini akan melahirkan bibit unggul, pecatur yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah Nasional hingga Internasional,” harapnya. (doy)

 36,383 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca