Menu

Siswi MTs Ini Akan Tampil Sebagai Pembicara Dalam Forum WHO di Kanada

  Dibaca : 411 kali
Siswi MTs Ini Akan Tampil Sebagai Pembicara Dalam Forum WHO di Kanada

Lampung.co – Namanya Monica, usia 15 tahun. Siswa MTs Yapi Pakem Sleman ini memperoleh kesempatan menjadi pembicara pada gelaran World Health Organization (WHO) 8th Millestone of Global Campaign for Violance Prevention.

Forum WHO ini akan diselenggarakan di Ottawa, Kanada, 19-20 Oktober 2017 mendatang.  Kepastian mengenai keberangkatan Monica ke Kanada disampaikan oleh Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY Nadhif. Dia menuturkan bahwa sudah bertemu dengan Monica di madrasah yang berada di dusun Labasan, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

“Benar Monica adalah siswa MTs Yapi dan tinggal di sebuah asrama,” ujar Nadhif di Yogyakarta, Jumat (13/10) sebagaimana yang dikutip dari kemenag.go.id.

Monica, kata Nadhif, mendapat kesempatan terbang ke Kanada setelah menjuarai lomba penulisan esai yang diadakan Yayasan Sayangi Tunas Cilik. Yayasan ini adalah bagian dari organisasi Save the Children di Indonesia.

Kisah keberhasilan Monica tersebut sempat menjadi viral dalam beberapa waktu terakhir. Ibu kandung Monica hidup di kawasan Kramat, Jakarta Pusat sebagai penjual kopi keliling. “Ibunda dari Monica adalah penjual kopi keliling di Jakarta,” sebut Nadhif.

Pada forum WHO di Kanada itu, Monica akan membacakan hasil tulisannya tentang perilaku kekerasan yang diterima anak-anak. Ketika berada di dalam maupun di luar asrama milik yayasan sosial.

“Ia akan ceritakan pengalamannya menghadapi kekerasan. Lebih kepada perspektif anak tentang kekerasan. Bagaimana ia menemukan itu di dalam dan di luar panti sebagai upaya penanganan kekerasan terhadap anak di dunia,” lanjut adhif.

“Monica juga akan menyampaikan kondisi keluarganya seperti yang ia tulis di dalam esai,” tukasnya.

Jumat (13/10) pagi,  Monica telah berangkat ke Jakarta sebelum pada waktunya nanti bakal terbang selama 25 jam menuju Kanada.

Pertemuan itu sendiri bakal dihadiri perwakilan dari berbagai negara yang tergabung di PBB, NGO, serta perwakilan anak dari berbagai belahan dunia.

Pada 2016 lalu, Save the Children mendapatkan undangan dari WHO. Lalu, Yayasan Sayangi Tunas Cilik, yayasan entiti Save the Children menggelar konsultasi anak di tiga kota yaitu Bandung, Kupang dan Jogja guna mengirimkan perwakilan untuk memenuhi undangan acara WHO tersebut. Monica pun menjadi peserta terpilih. (Erwin/kemenag.go.id)

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional