fbpx
Connect with us

Kesehatan

Frans Agung Tanggapi Serius Kejadian KLB Gizi Buruk di Papua

Published

on

Frans Agung

Lampung.co – Legislator DPR RI asal Lampung Frans Agung MP Natamenggala kritisi kasus meninggalnya 24 anak suku Asmat Papua akibat Kejadian Luar Biasa (KLB) campak disertai gizi buruk harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Sebab, atas kejadian tersebut ancaman penyakit yang mengakibatkan kematian ini harus benar-benar mendapat cermatan dan penanganan yang di luar kebiasaan. Sebab ihwal gizi buruk ini telah mengancam kelangsungan hidup anak-anak di Papua sebagai akibat kurangnya asupan makanan bergizi.

Bahkan, menurutnya, h yang membuat Indonesia sedih adalah banyak di antara korban meninggal itu adalah anak-anak. Mengapa hal nahas ini bisa terjadi di tanah Papua yang kaya emas? Selain itu, kasus tersebut dilaporkan terjadi hanya dalam kurun waktu empat bulan terakhir.

Berdasarkan laporan yang dirilis kompas, Sabtu (13/1/2018) jumlah korban akibat kasus tersebut bisa jadi bertambah lantaran masih ada penderita campak yang dirawat di Rumah Sakit Agats, ibu kota Kabupaten Asmat. Maka dari itu, anggota Komisi IX DPR RI itu pun angkat bicara.

Ketua Bidang Kesehatan & Medis PPK Kosgoro ini juga mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah cepat penanganan kejadian luar biasa (KLB) gizi buruk di Asmat, Papua. Hal ini dilakukan agar, tidak lagi ada korban yang berjatuhan akibat kekurangan asupan gizi.

“Kejadian bencana kesehatan di Asmat ini jelas telah melukai hati bangsa Indonesia. Dan ini bukti kalau hak dasar warga Indonesia atas akses Kesehatan belum terpenuhi,” ujarnya, saat ditemui di Bandar Lampung, Sabtu, (13/1/2018).

Frans Agung menuturkan, dengan kejadian yang menimpa di Asmat Papua menandakan bahwa saat ini masih banyak warga Indonesia belum mendapatkan imunisasi. “Ini menandakan bahwa Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Indonesia tidak sampai 100 persen,” ucapnya.

Tentu ini, lanjut Frans Agung, pemerintah lamban dalam mengantisipasi adanya kasus seperti ini. “Pemerintah sudah seringkali diingatkan supaya pelayanan kesehatan harus dioptimalkan dan merata,” tuturnya.

Politisi muda ini melanjutkan, bahwa tidak logis dan rasional pemerintah mengaku sudah melakukan pemenuhan hak dasar warga akan akses kesehatan. Namun faktanya masih banyak warga belum terpenuhi hak dasar itu. “Jangan sampai kejadian di Asmat, Papua juga terjadi di daerah lain. Apalagi sekarang banyak warga terjangkit kasus Difteri. Ini harus segera dilakukan pencegahan dini,” ucapnya.

Untuk itu, Frans Agung mendesak pemerintah untuk meningkatkan kepedulian, sosialisasi, dan cepat tanggap mengantisipasi berbagai ancaman kesehatan di tengah masyarakat. (Rls)

 629 total views,  10 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial.

Berita

Data Terbaru Positif Corona di Lampung dan Seluruh Indonesia

Published

on

Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona | Foto: Ist.

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus update korban terdampak virus corona atau Covid-19, mengingat jumlah pasien positif terinfeksi virus asal Wuhan, China di Indonesia bertambah signifikan.

Dengan adanya halaman ini, diharapkan tingkat kewaspadaan dan kesadaran masyarakat akan bahaya wabah virus Corona akan semakin bertambah. Kesadaran yang tinggi dari masyarakat tentunya menjadi hal terpenting untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini.

Pemerintah Indonesia saat ini sudah melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona. Imbauan itu menjaga jarak fisik (physical distancing), kerja dari rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di rumah terus digaungkan.

Dikutip dari Liputan6.com, ada banyak hal yang mesti dilakukan setiap orang untuk mencegah penularan Covid-19, diantaranya; rajin mencuci tangan, hindari menyentuh bagian wajah, hindari berjabat tangan dan berpelukan.

Kemudian tidak berbagi barang pribadi, gunakan etika ketika bersin dan batuk, membersihkan perabotan di rumah, mencuci bahan makanan, jaga jarak sosial dan hindari berkumpul dalam jumlah banyak.

Berikut data terkini kasus virus corona atau Covid-19 Minggu 5 April 2020 dan akan terus diperbaharui sesuai perkembangan informasi resmi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.*

Indonesia

Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 2.273 orang
Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 198 orang
Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona berjumlah 164 orang
Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 1.911 orang

Lampung

Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 13 orang
Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 2 orang
Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona 2 orang
Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 9 orang

Orang dalam pemantauan (ODP) 1.530 orang
Proses pemantauan 1.179 orang
Selesai pemantauan 14 hari 351 orang

Pasien dalam pengawasan (PDP) 37 orang
Rumah sakit 15 orang
Isolasi 4 orang
Pulang sembuh negatif 18 orang

Catatan: Bila anda menemukan data di halaman ini belum update sesuai tanggal hari ini, coba buka melalui link ini https://www.lampung.co/zt16

Infografis

*Sumber: PHEOC Kemkes RI dan Dinkes Provinsi Lampung

Demikian informasi update kasus terdampak virus corona terbaru di Indonesia dan Provinsi Lampung. Jangan lupa kenali juga gelaja terpapar Covid-19, diantaranya; pilek, sakit tenggorokan, batuk, demam dan kesulitan bernapas (kasus yang parah).

Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

 116,457 total views,  10,534 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Bersama Puluhan Komunitas, ACT Lampung Bantu APD Tenaga Medis

Published

on

Bantuan APD Tenaga Medis
ACT Lampung bersama komunitas di Lampung salurkan bantuan APD untuk tenaga medis | Foto: Ist.

Lampung.co – Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis yang menangani pasien ditengah pandemi Virus Corona telah diterima oleh perwakilan RS Graha Husada, RSUD Abdul Moeloek dan RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metro pada Rabu (1/4/2020).

Bantuan tersebut berasal dari penggalangan dana yang diinisiasi puluhan komunitas diantaranya MKC Lampung, Gebyar Pelajar Lampung, Happy Camp Institute, Gajahlah Kebersihan, MPI Lampung, Rois FMIPA Unila, Forum Pelajar Lampung.

Lalu MDI Aisyah Humaira, Muda Berbagi Lampung, Elbravium Care, Infokyai, Youth Leap, Fossi FT Unila, Fppi Fkip Unila, JJE Lampung, LDK Albanna Polinela, Lampuung, Alkindi Poltekkes Tanjung Karang, Madani Itera, Akademi Filantropi.

Selanjutnya Kutub Lampung, Ikamm Pesbar, Birohmah Unila, Ukm Bapinda, Einstein Indonesia, Permupesa MGM, Ikam Lampura, Sahabat Dhuha, Ikam Lamtim, Ikamm Pringsewu, Forum Osis Lampung.

Serta Forum Komunikasi Siswa, Anak Lampung, Ikamm Pesawaran, Ruang Sosial, UKM Blitz, Ikasmknut, Taska QF, rimin_id, Genre Lampung, Perma Agt Unila dan Forkom Bidik Misi Unila.

Kepala Program ACT Lampung Regina Locita Pratiwi mengatakan APD yang didistribusikan meliputi Surgical Gown, Hairnet, Masker Bedah, Hand Scoon, Google Glass Kecil, Google Glass Besar, Alkohol 70%, Masker N95, Cover Shoes, Masker Bedah dan Sepatu Boots.

“Bantuan tersebut bertujuan untuk memudahkan tenaga medis dalam melaksanakan tugasnya menangani pasien tanpa khawatir tertular penyakit termasuk Virus Corona,” kata dia kepada wartawan, Kamis (2/4/2020).

Menurutnya, penyaluran berdasarkan permintaan dari tenaga medis di Rumah Sakit tersebut. Untuk saat ini, kata dia, permintaan dari tenaga medis cukup banyak, namun belum dilayani semua.

“Mudah-mudahan bantuan kami berikan dapat memberi dukungan bagi para garis depan dibidang Kesehatan tersebut. Semoga mereka selalu diberi perlindungan dan diberikan kesehatan dalam bekerja,” tutupnya. (*)

 21,337 total views,  2,062 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

DPRD Provinsi Lampung Gerak Cepat Sikapi Wabah Corona

Published

on

Gedung DPRD Provinsi Lampung
Gedung DPRD Provinsi Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung segera mengambil sikap dalam menghadapi bahaya penyebaran wabah virus corona atau Covid-19.

Anggota Komisi I DPRD Lampung, Mirzalie mengatakan, pihaknya akan segera membahas kebijakan yang harus diambil dalam penanganan Covid-19, termasuk apakah Lampung perlu lockdown atau tidak.

“Kami dan rekan-rekan akan bahas persoalan ini hari ini,” kata dia kepada wartawan, Senin (30/3/2020).

Sementara Anggota Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan, Nurul Ikhwan, menyesali penanganan virus asal Wuhan, China ini di Bumi Ruwa Jurai terkesan lamban dan tanpa arah yang jelas.

Menurutnya, penanggulangan wabah virus Corona di Lampung seperti perang tanpa panglima. Provinsi jalan sendiri, Begitu juga dengan Kabupaten/Kota.

“Ini siapa panglima perangnya, gak ada,” sesalnya. Oleh karena itu, lanjutnya, kekacauan dalam penanganan Covid-19 ini akan dibahas DPRD Lampung dalam lintas komisi.

“Penanganan virus perlu langkah yang cepat dan tepat seperti penyebaran virus itu sendiri. Hari ini akan dibahas dalam lintas komisi,” tegasnya.

Dalam rapat lintas komisi ini, kata Nurul, akan dibahas juga anggaran sebesar Rp 25 M yang diklaim Pemprov disiapkan untuk penangan virus Corona.

Sebelumnya, Mendagri telah memberikan surat edaran yang berisi bahwa kepala daerah wajib menjadi Ketua Gugus Tugas Covid-19 dan tidak boleh didelegasikan ke pihak lain.

Diketahui, wabah virus asal Wuhan, China itu telah menyebar dengan cepat di Indonesia. Hingga saat ini, Senin (29/3/2020) sore tercatat 1.414 kasus positif corona dan sejumlah 122 pasien meninggal dunia.

Sementara untuk provinsi Lampung sendiri, sudah tercatat 8 orang terkonfirmasi positif terinveksi covid-19 dan satu kasus meninggal dunia. (*)

 16,220 total views,  100 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca