fbpx
Connect with us

Nasional

Emas 80 Gram Jadi Mahar di Pernikahan Anak Jokowi

Published

on

Emas 80 gram

Lampung.co – “Nikah adalah ibadah,” begitulah sekiranya yang disampaikan KH. Said Aqil saat menyampaikan khotbah nikah di acara Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution di Gedung Graha Saba Buana, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (08/11/2017).

KH. Said juga menasihati agar pernikahan putri Presiden RI Joko Widodo langgeng. Tak hanya itu saja. Ada hal yang sakral dalam pernikahan yang begitu tampak jelas disaksikan di setiap televisi. Yakni, mengenai mahar pernikahan yang diberikan Bobby kepada Kahiyang.

Bobby memberikan mahar seperangkat alat shalat dan emas seberat 80 gram. Dilansir dari laman Detikcom, Ibunda Bobby, Ade Hanifah Siregar mengatakan, pemberian mahar tersebut memiliki makna. Dijelaskannya, makna pemberian 80 gram emas tersebut adalah cinta yang tak putus.

Ade mengambil filosofi dari angka 8 yang tak ada garis akhirnya. “Angka 8 itu nggak putus, terus bersambung nggak putus. Kami berharap mereka (Kahiyang-Bobby) ini cintanya tidak pernah putus,” katanya. (Net)

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Pemindahan Ibu Kota Indonesia Bikin Pejabat Lupa Rakyat yang Melarat

Published

on

Ibu Kota Negara Baru

Lampung.co – Seorang peneliti asal negeri kincir angin Belanda, David Henley, memandang negatif rencana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Pulau Kalimantan oleh Presiden Joko Widodo.

Pemindahan ibu kota ke wilayah itu dianggap hanya akan menyebabkan para pejabat publik tidak mengetahui realitas dari kondisi perekonomian rakyat Indonesia yang sesungguhnya.

Dia mencontohkan hal itu dari kondisi yang terjadi di Nigeria. Pada 1976, Nigeria memindahkan ibu kotanya dari Lagos ke Abuja, kemudian diresmikan sebagai ibu kota pada 1991.

Namun, kata dia, setelah dipindahkan tersebut, Abuja menjadi satu-satunya kota di Nigeria yang penuh kemewahan karena memang telah didesain secara terencana.

“Saya sudah melihat itu terjadi di Nigeria, saya pernah bermalam beberapa kali di Abuja dan ini bukan Nigeria,” kata dia dalam sebuah diskusi di Jakarta, Minggu (25/8/2019).

Dia menambahkan, banyak politisi yang tinggal di lingkungan yang sangat artifisial, istimewa, dan terpencil itu, dan mungkin tidak baik untuk pengambilan keputusannya.

Menurut Henley, potensi itu akan terjadi di Indonesia jika pemerintah memindahkan ibu kotanya di tengah-tengah belantara pulau Kalimantan dengan anggaran mencapai Rp466 triliun.

“Padahal, Jakarta menyimpan segudang masalah ekonomi sosial yang mencerminkan keseluruhan kondisi Indonesia,” ujarnya dikutip dari vivanews.com.

Henley menyebut hal itu hanya buang-buang uang saja dan para pejabat maupun politisi akan terisolasi di kota baru yang megah, yang dibangun dengan indah di mana pun itu.

“Mereka akan lebih cenderung kehilangan kontak dengan realitas populasi masyarakat secara umum,” tutur Profesor Studi Kontemporer Indonesia dari Universitas Leiden itu.

Dia berpendapat, akan lebih baik jika anggaran pemindahan ibu kota tersebut digelontorkan fokus untuk memperbaiki segala persoalan ekonomi sosial di Jakarta saat ini.

“Dengan begitu, Banjir, kemacetan, ketimpangan yang sangat besar antara penduduk miskin dan kaya bisa teratasi sambil memperbaiki kondisi daerah-daerah lainnya,” ucapnya. (*)

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Dampak Hukum Kebiri Kimia Bagi Pelaku Kejahatan Seksual: Bisa Tumbuh Payudara

Published

on

Kejahatan Asusila

Lampung.co – Kejahatan seksual terhadap anak-anak di Indonesia masih terhitung tinggi, termasuk di Lampung. Kejahatan yang menjadikan anak sebagai objek ini tentunya termasuk kejahatan yang keji.

Salah satu kasus yang baru-baru ini menghebohkan masyarakat adalah kasus kejahatan seksual oleh MA terhadap 9 anak di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Setelah menjalani proses, pelaku kejahatan seksual terhadap sembilan bocah di Mojokerto tersebut akan menjalani eksekusi hukuman kebiri kimia.

Eksekusi hukuman ini akan dilakukan oleh eksekutor dari kejaksaan. Hukuman ini merupakan eksekusi kebiri kimia pertama di Indonesia setelah banding MA di Pengadilan Tinggi Surabaya gagal.

Kabar ini diperkuat setelah acara Patroli Indosiar pada Minggu (25/8/2019) menayangkan bahwa predator usia 20 tahun asal Desa Mengelo itu tak lama lagi akan menjalani hukuman kebiri kimia.

Majelis hakim menguatkan putusan Pengadilan Negeri Mojokerto dengan pidana 12 tahun penjara, denda Rp 100 juta, dan pidana tambahan yakni hukuman kebiri kimia.

Kejaksaan bakal berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit untuk menjalankan eksekusi kebiri kimia tersebut. Karena belum ada satupun rumah sakit di Mojokerto yang pernah melakukannya.

Sebenarnya seperti apa kebiri kimia dan dampaknya? Berikut fakta-fakta kebiri kimia dan dampak dari eksekusi tersebut yang dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (25/8/2019).

1. Hukuman Kebiri Sudah Disahkan DPR RI
Meski masih menimbulkan pro dan kontra, hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak ternyata sudah disahkan oleh DPR RI pada tahun 2016.

Mayoritas suara di DPR dalam sidang paripurna setuju agar RUU terkait Perppu No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang.

Poin penting dalam rapat paripurna tersebut adalah penambahan hukuman pada pelaku kekerasan seksual dengan sanksi adanya kimia. Disahkannya hukuman yang bakal dilakukan pertama kali di Mojokerto tersebut juga ditanggapi oleh MUI.

“Undang-undang sekarang ada catatan yakni kebiri kimia. Sifatnya sementara tidak permanen. Kalau tidak permanen sebagai suatu sanksi kejahatan merusak, menurut pandangan saya dibolehkan,” ungkap Ketua Umum MUI Jabar Rachmat Safe’i saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (13/10), dikutip dari Merdeka.com.

MUI melihat bahwa kebiri kimia dalam UU tidak menghilangkan hak asasi seseorang dan kehormatannya secara permanen. Artinya kebiri kimia hanya dilakukan sementara sebagai konsekuensi kejahatan yang sudah pelaku lakukan.

2. Kebiri Untuk Memperlemah Hormon Testosteron
Hukuman kebiri bisa diartikan menjadi dua tindakan yang berbeda yaitu berupa pemotongan atau dengan suntikan zak kimia yang sering disebut dengan istilah kebiri kimia. Kebiri kimia ini merupakan tindakan memasukkan bahan kimia antiandrogen, baik melalui pil atau suntikan ke dalam tubuh.

Jika dikaitkan oleh pelaku kejahatan seksual, hukuman kebiri kimia untuk memperlemah hormon testosteron. Bahan kimia yang dimasukkan dalam tubuh akan menimbulkan efek samping obat untuk memengaruhi pada sistem tubuh.

Menurut Wakil Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr Eka Viora, Sp KJ(K) fungsi hormon sekunder laki-lakinya akan hilang setelah disuntikkan kebiri kimia tersebut.

“Di antaranya akan berpengaruh pada fungsi hormon sekunder laki-lakinya akan jadi hilang. Dia akan jadi seperti perempuan. Kalau waria senang biasanya karena akan muncul sifat-sifat perempuannya, misalnya payudara bisa membesar, tapi tulang mudah keropos. Itu kan membunuh juga kan namanya,” ungkapnya saat ditemui di Jakarta.

3. Akan Memicu Munculnya Sifat Perempuan
Dokter Boyke Dian Nugraha menilai, kebiri kimiawi sangat berbahaya bagi laki laki. Senada yang diutarakan oleh dr Eka Viora, Sp KJ(K), dokter spesialis kandungan yaitu Boyke Dian Nugraha menilai bahwa hukuman kebiri kimiawi bisa mengubah laki-laki menjadi seperti perempuan.

“Karena hormon testosteronnya hilang, payudaranya akan tumbuh, otot-otot menjadi lemah. Kemudian mudah menjadi diabetes, menjadi gemuk, dan menjadi seperti robot. Tidak ada nafsu seperti mayat hidup,” kata dokter Boyke kepada Liputan6 SCTV.

Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FACCS, mengungkapkan hal yang sama saat menanggapi munculnya perppu hukuman kebiri. Ia mengatakandampak dari kebiri ini bisa terjadi ginekomastia. Itu berarti bagian payudara orang yang disuntikkan bisa tumbuh.

“Dampak buruk terhadap organ lainnya bisa terjadi. Tulang keropos, kurang darah, ototnya berkurang, lemaknya bertambah, dan terjadi ginekomastia. Lalu yang lebih berat lagi gangguan pembuluh darah dan jantung, selain tentunya gangguan kognitif,” kata Wimpie menjelaskan.

4. Tubuh Membengkak
Menurut dokter spesialis andrologi, dr. Heru H. Oentoeng selain beragam efek samping dari kebiri kimia, ia menambahkan jika kebiri kimia bisa berdampak gairah seks dan kemampuan ereksi akan menurun.

Ia juga menyebutkan jika kebiri kimia bisa membuat orang yang disuntikkan mengalami pembengkakkan tubuh, meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

“Tapi secara fisik jangka panjang, suntikan ini akan menyebabkan penumpukan cairan di tubuhnya. Jadi dia seolah gemuk, tapi tubuhnya penuh cairan, tubuhnya bengkak, osteoporosis, serta ototnya melemah,” kata dokter yang berpraktik di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta.

“Saya bukan tidak setuju, kami (dokter) justru mendukung perppu kebiri. Hanya saja, masyarakat perlu tahu, hukuman itu dibuat agar pelaku jera. Sedangkan suntik kebiri ini perlu repeat (diulang). Jangan sampai kebiri ini jadi tidak efektif karena menjalaninya tidak semudah dibayangkan,” tambahnya. (*)

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Keripik Lampung Hadir Dalam Festival Kuliner Nusantara di Monas

Published

on

Festival Kuliner Etnik Nusantara

Lampung.co – Produk kuliner asal bumi ruwa jurai, Keripik Lampung hadir dalam pergelaran budaya dan festival kuliner etnik Nusantara di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Acara yang diselenggarakan Forum Pembauran Kebangsaan DKI Jakarta itu juga menyediakan kuliner dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari masakan dodol betawi, hingga papeda dari Papua.

Saat menghadiri acara tersebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menekankan bahwa Jakarta merupakan simpul Indonesia, negara yang dihuni beragam suku, etnis dan agama.

“Jakarta merupakan tempat di mana seluruh komponen itu ada di sini. Kita merasakan betul betapa Jakarta jadi simpul,” kata Anies Sabtu (24/8/2019) dikutip dari inews.id.

Dia menjelaskan, semakin hari simpul keberagaman di Jakarta terus mengikat dan menguat. Hal ini merupakan bentuk dari kedewasaan warga Jakarta dalam kehidupan ber-bhineka tunggal ika.

“Keberagaman ini tidak kita pilih. Lahir Betawi, putra Papua, Minang, Bugis, itu di luar kontrol kita, tapi kalau dewasa menjadi Indonesia adalah pilihan kita bersama,” katanya.

Disela mencicipi ragam kuliner tersebut, Anies berharap terciptanya macam budaya dan kuliner dari berbagai daerah ini mampu dipertahankan oleh generasi penerus.

“Semoga bukan saja merawat, tapi mengembangkan budaya kita agar selalu ada pembaruan karena budaya tak boleh statis harus terus berkembang,” kata dia. (*)

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca