Connect with us

Lampung

Tahun Depan, Sekdaprov Lampung Minta E-Planning dan E-Budgeting Diaktifkan

Published

on

hamartoni ahadis sekdaprov lampung

Lampung.co – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Hamartoni Ahadis meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengaktifkan penerapan perencanaan dan penganggaran berbasis elektronik (e-Planning and e-Budgeting) yang saling terintegrasi dalam sistem perencanaan pembangunan daerah pada 2019.

“Penerapannya bisa mencontoh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujar Hamartoni Ahadis usai membuka acara Forum Gabungan (Forgab) Perangkat Daerah, di Gedung Pusiban, Senin (26/3/2018), dalam rilis yang diterima Lampung.co, Selasa (27/3/2018).

Dijelaskan, program e-Planning dan e-budgeting Pemerintah Provinsi Sumatera Utara merupakan hasil rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilai telah cukup baik dan layak untuk dijadikan sebagai contoh.

“Atas saran dari Deputi Pencegahan KPK kita sudah melakukan studi di Sumatera Utara. Tahun ini kita melakukan perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan di 2019 e-planning dan e-budgeting sudah bisa kita terapkan,” ujar Hamartoni.

Dia juga mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Lampung memanfaatkan teknologi informasi dalam menyusun perencanaan daerahyang terintegrasi dengan penganggaran.

“Kepada seluruh pemerintah kab/kota untuk segera memiliki sistem aplikasi e-planning dan e-budgeting dan menerapkannya dalam seluruh tahapan proses perencanaan dan pengganggaran, ungkapnya.

Sementara terkait dengan pelaksanaan Forgab dirinya mengatakan agar kegiatan ini hendaknya dapat dijadikan sebagai tolak ukur sekaligus koreksi internal atas apa yang telah dicapai dan apa yang belum diraih.

Data statistik menunjukkan bahwa beberapa indikator makro pembangunan Provinsi Lampung telah memperoleh hasil yang membanggakan.

Namun demikian, sejumlah permasalahan pembangunan harus menjadi perhatian lebih oleh pemerintah. Pemerintah daerah harus mampu hadir dan mengambil peran aktif untuk meminimalisir berbagai masalah pembangunan tersebut.

Untuk itu, dalam penyusunan perencanaan program tahun 2019, Hamartoni mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya memahami permasalahan dan sasaran (goal and target) dengan baik, dokumen rencana strategis (renstra) yang harus ditindaklajuti dengan dokumen perencanaan kerja, serta pentingnya peran Aparat Pengawas Interen Pemerintah (APIP) dalam proses perencanaan.

“APIP berperan dalam mereview dokumen APBD baik ditingkat provinsi maupun kabupaten. Ketika APBD sudah dibahas masing-masing pemerintah maka APIP hadir untuk mengkoreksi dokumen tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia penyelenggara Forgab Indra Permana menjelaskan, pelaksaanaan Forgab selama dua hari dan melibatkan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Bappeda di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Lampung.

Adapun tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah memastikan program yang dirancang perangkat daerah selaras dengan dokumen rensra perangkat daerah dan RPJMD Provinsi Lampung 2015-2019 sekaligus mengarahkan pencapaian sasaran prioritas untuk mendukung rencana kerja pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh Bappeda kabupaten/kota di Provinsi Lampung menyerahkan usulan program yang diawali oleh Kota Bandar Lampung diikuti 14 kabupaten/kota lainnya, yakni Metro, Lampung Selatan, Lampung Utara, Lampung Barat, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Way Kanan, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Pesisir Barat. (*/Rus)

 1,160 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

LBH Cium Aroma Human Trafficking Dalam Kasus Pencabulan Kepala P2TP2A Lamtim

Published

on

Kodri Ubaidillah
Kepala Divisi (Kadiv) Advokasi LBH Bandar Lampung Foto: Alfarizy Ajie Fadhilah/Lampung.co

Lampung.co – Hasil pemeriksaan lanjutan terhadap saksi korban atas kasus pencabulan Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lampung Timur, LBH Bandar Lampung menduga ada tindak pidana perdagangan manusia (human trafficking).

“Berdasarkan keterangan yang dijelaskan saksi korban, ini juga merujuk kepada tindak pidana perdagangan orang dan eksploitasi anak,” kata Kodri Ubaidillah, Kepala Divisi (Kadiv) Advokasi LBH Bandar Lampung, Selasa (7/7/2020).

Menurut keterangan saksi korban (NF), Kodri melanjutkan, selain dicabuli lebih dari 20 kali oleh DA, NF juga mengaku pernah menjadi korban perdagangan manusia yang dilakukan oleh terlapor (DA) kepada seorang berinisial B.

“Dari keterangan korban, dirinya diperdagangkan (oleh terlapor DA kepada B) sebanyak satu kali,” jelas Kodri di Mapolda Lampung.

Oleh karena itu, LBH Bandar Lampung minta Polda Lampung mengembangkan kasus ini dengan melibatkan berbagai pihak. “Kami berharap polda Lampung bisa melakukan pengembangan kasus ini dengan melibatkan ahli hukum pidana, baik dari kepolisian maupu akademisi,” ujarnya.

Disampin itu, LBH juga menyayangkan pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur yang lengah dalam melakukan pengawasan terhadap lembaga perlindungan anak. Pihaknya juga berharap Pemda Lampung Timur melakukan evaluasi kinerja P2TP2A.

“Kita juga sangat kecewa kepada pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur dalam melakukan pengawasan terhadap P2TP2A. Kami juga berharap Pemda Lampung Timur bisa mengevaluasi kinerja lembaga tersebut,” tandasnya. (aaf)

 3,106 kali dilihat,  140 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Malang Nasib NF: Keluar Mulut Harimau, Masuk Dua Mulut Buaya

Published

on

Kasus Asusila
Ilustrasi kasus Asusila | Foto: Ist.

Lampung.co – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bandar Lampung beri dampingan hukum untuk korban kekerasan seksual NF (14) oleh Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lampung Timur.

Kepala Divisi (Kadiv) Advokasi LBH Bandar Lampung, Kodri Ubaidillah menjelaskan, menurut penuturan saksi korban NF, perbuatan bejat terlapor berinisial DA itu dilakukannya sejak bulan Januari hingga pertengahan Februari dan yang terakhir pada 28 Juni lalu.

Kasus pencabulan ini, kata dia, bermula pasca kasus serupa yang dialami korban pada tahun 2019, yang mana pelaku DA berstatus sebagai pendamping dari P2TP2A Lampung Timur dalam kasus sebelumnya itu.

“Benar apa yang korban jelaskan tekait dengan kronologisnya. Korban menceritakan bahwa ia bisa terkena tindakan seksual bermula dari kasus serupa pada tahun 2019,” kata Kodri di Polda Lampung usai pemeriksaan lanjutan, Selasa (7/7/2020).

Dalam pemeriksaan lanjutan hari ini, dia menerangkan, saksi korban telah menjawab pertanyaan sebanyak 30 pertanyaan. Saksi korban (NF) juga telah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dari Biddokkes Polda Lampung dan sudah diambil keterangan.

“Tadi pagi juga sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban oleh dokter dari Polda Lampung, dan setelah itu kami juga mendesak Polda untuk segera menetapkan (DA) sebagai tersangka, karena sudah ada cukup bukti,” ujarnya.

Lebih jelas, Direktur LBH Bandar Lampung Chandra Muliawan mengungkapkan bahwa, sebelumnya NF pernah menjadi korban tindak kekerasan seksual pada tahun 2019 yang dilakukan oleh kerabat korban.

“Sebenarnya kan si dia (NF) ini pernah menjadi korban juga di tahun 2019 oleh keluarganya dan sudah ada putusan pengadilan nya dan dihukum selama 14 tahun,” ungkapya.

Lebih jauh Chandra menduga ada kasus perdagangan manusia (human trafficking) juga terkait kasus kasus ini. Jika benar terlapor melakukan hal tersebut, lanjutnya, ada indikasi terlapor DA akan terjerat pasal berlapis.

“Karena menurut penuturan korban, ia pernah dijajakan kepada rekannya yang lain, dan diberi uang sebesar Rp700 ribu. Ini kan berarti ada indikasi human trafiking,” ucapnya.

Dalam kasus ini, LBH Bandar Lampung akan terus melakukan tindakan pendampingan, baik secara hukum maupun terhadap pemulihan kondisi psikologis korban. “Kami ingin korban mendapat semua keadlian tersebut,” tegas Chandra. (aaf)

 4,436 kali dilihat,  134 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 07 Juli 2020 pukul 07.00 WIB hingga 08 Juli 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Barat Daya – Tenggara dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (06 – 28 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 4 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 23,0 °C – 32,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 17,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 55% – 96%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 65% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Berawan. berpotensi hujan di wilayah Mesuji, Tuba, Tubabar, Way Kanan, Lampura, Lambar, Tanggamus, Lamteng, Lamtim, Balam, Pringsewu, Pesawaran, Lamsel, Metro, Pesibar.

Siang dan Sore hari diprakirakan hujan di wilayah Way Kanan, Lampura, Balam, Lamtim, Mesuji, Tuba, Tubabar, Lamteng, Metro, Lamsel.

Malam hari diprakirakan Berawan.

Dini hari di prakirakan Berawan.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Lamtim, Lamsel, Mesuji, Tuba, Tubabar, Balam, Lamteng, Lampura, Way Kanan pada siang dan sore hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

 1,973,946 kali dilihat,  38 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca