fbpx
Connect with us

Lampung

Pusat Perkantoran Polda Lampung Segera Dibangun

Published

on

Ridho Ficardo

Lampung.co – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mendorong pembangunan Pusat perkantoran Kepolisian Daerah (Polda) Lampung dimulai bertahap tahun 2018 ini. Hal ini diperkuat dengan isyarat bahwa tahapan pembangunan dianggarkan juga dalam Anggaran Pemerintahan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan dan mendapat dukungan penuh dari Kapolri Tito Karnavian.

“Rencananya di APBNP dapat segera dilaksanakan tahapan awalnya, sehingga bersamaan dengan jalan tol, maka Polda juga sudah mulai membangun di sana,” ujar Ridho, dalam acara penyerahan hibah tanah dari Pemerintah Provinsi Lampung kepada Polda Lampung, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling, Bandar Lampung, Senin (29/1/2018).

Ridho mengatakan, pihaknya mendukung penuh upaya Polda Lampung untuk mewujudkan Pusat perkantoran Polda itu. Apalagi, pembangunannya telah mendapat dukungan penuh dari Kapolri Tito Karnavian, sehingga pengembangan secara teknis dapat segera dilaksanakan. “Lebih dari itu, Pemprov Lampung juga memberikan dukungan penuh terkait pembangunan tersebut. Pemprov Lampung juga terus berkoordinasi dengan Kementerian, Bappenas, Kementerian PU untuk mendukung hal tersebut. Sehingga dalam waktu yang bersamaan dapat segera dilaksanakan pembangunannya,” tegas Ridho.

Penyerahan tanah hibah tersebut, berdasarkan keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/66/B.07/HK/2018 tentang hibah barang milik pemerintah Provinsi Lampung berupa tanah yang terletak di kawasan pusat pemerintahan kota baru kecamatan Jati Agung kabupaten Lampung selatan Provinsi Lampung kepada Kepolisian Negara Republik indonesia daerah Lampung. Tanah tersebut diterima Kapolda Lampung Irjen Pol suntana seluas 23,7 hektar. “Tujuan utama penghibahan tanah ini tentunya untuk memperkuat kapasitas dan kapabilitas institusi organisasi kepolisian daerah Lampung,” tambah politisi Demokrat tersebut.

Ridho juga menjelaskan hal ini sejalan dengan pengusulan Peprov Lampung beberapa tahun yang lalu, bahwa sesuai dengan situasi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan wilayah Provinsi Lampung maka sudah sangat layak apabila Polda Lampung diubah menjadi tipe A. “Peningkatan kapasitas ini termasuk pemberian lahan, tentunya harus dilaksanakan dengan momentum yang tepat dan harus segera kita laksanakan pembangunannya. Maka Pemerintah Provinsi Lampung tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada seluruh jajaran forkopimda, bukan hanya polda Lampung,” jelas Ridho.

Ketua Koni Lampung ini juga berharap lahan seluas 23,7 hektare tersebut cukup untuk jangka panjang ke depannya. “Dan terkait pengembangan seperti SPN dan lainnya, merupakan hal yang tak asing bagi Pemprov Lampung untuk memberikan dukungan secara khusus,” jelas Ridho.

Ridho mengajak seluruh komponen bangsa di Lampung aktif mengisi kemerdekaan, terutama menjaga kedaulatan dengan memajukan daerah serta mensejahterakan masyarakat kita. “Kekompakan kita adalah modal utama kita. Dan masing-masing sektor sudah memiliki perannya sendiri dalam mewujudkannya,” terangnya.

Sementara, Kapolda Lampung Irjen Pol Drs.Suntana, mewakili Kapolri mengucapkan terimakasih dan rasa bangga kepada Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang telah menghibahkan tanah. “Kemarin saya sudah melaporkan kepada kapolri terkait hibah tanah yang diberikan Gubernur Lampung. Dan beliau sangat setuju serta menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian Gubernur ridho,” kata Suntana.

Suntana menjelaskan tahun ini proses pembangunan secara bertahap akan dilaksanakan. Ia menjelaskan bahwa lokasi Polda Lampung di kawasan pusat Kota Baru berada pada lokasi strategis yakni dekat pintu masuk keluar tol trans Sumatera.

Dalam kesempatan tersebut, terdapat juga penyerahan bantuan dari Bank BRI kepada Polda Lampung berupa 30 unit kendaraan motor patroli KLX 150 New senilai Rp1,020 miliar. (Rls)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini, 17 Juli 2019 (Warning Nihil)

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 17 Juli 2019 pukul 07.00 WIB hingga 18 Juli 2019 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Tenggara – Selatan dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (05 – 28 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 3 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 22,0 0C – 32,00C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 18,0 0C – 30,0 0C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 53% – 95%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 60% – 97%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan cerah berawan – berawan

Siang dan Sore hari diprakirakan berawan.

Malam hari diprakirakan diprakirakan cerah berawan.

Dini hari diprakirakan cerah berawan.

WARNING:
NIHIL

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Setelah Nunik, Kini Ketua Dewan Syuro PKB Lampung Diperiksa KPK

Published

on

Febri Diansyah

Lampung.co – Setelah Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim (Nunik) diperiksa beberapa waktu lalu, kali ini KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Dewan Syuro PKB Lampung, Hafidhuddin Hanief.

Sama dengan Nunik, Pemeriksaan terhadap Politikus partai besutan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Hafidhuddin yang juga menjabat Mustasyar atau Dewan Penasehat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Anggota DPRD Lampung Tengah Zainudin.

“Dia akan diperiksa sebagai saksi untun tersangka ZN (Zainudin),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (16/7/2019).

Diketahui, Zainudin ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga legislator Lampung Tengah lainnya. Mereka yakni Bunyana, Raden Zugiri dan Achmad Junaidi.

Penetapan keempat tersangka ini merupakan pengembangan kasus dugaan suap terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah tahun 2018 yang lebih dulu menjerat Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Dalam kasus ini Mustafa telah divonis 3 tahun pidana penjara dan denda sebesar Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Sementara Zainudin dan tiga rekannya disangkakan melanggar Pasal 12 a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prestasi Olahraga Lampung Terus Menurun, Ini Kata Alzier Soal Calon Ketum KONI

Published

on

KONI Lampung

Lampung.co – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2019 di Hotel Nusantara Syariah, Bandar Lampung, Jumat (12/7/2019).

Rapat yang dihelat sekali dalam setahun ini dihadiri seluruh unsur anggota KONI Provinsi yakni Cabang Olahraga (Cabor) dan KONI Kabupaten/Kota.

Dalam sambutan pembukaan Wakil Ketua II Alzier Dianis Thabranie menyinggung beberapa hal terkait pandangannya terhadap KONI Lampung kedepan. Salah satunya masalah kantor.

Menurutnya, KONI Provinsi Lampung harus memiliki kantor sendiri yang lebih baik dan bisa mengakomodir seluruh Cabor yang tergabung dalam anggota KONI.

“KONI harus memiliki kantor yang representatif supaya bagus agar dekat juga dengan Cabor,” kata dia.

Dengan begitu, kata dia, komunikasi dan koordinasi antara KONI dengan Cabor sebagai anggotanya akan lebih baik demi kemajuan olahraga di Provinsi Lampung.

Berkaitan dengan itu juga, Alzier mengatakan, dalam memilih Ketua Umum pengganti Ridho Ficardo yang habis masa jabatan pada bulan Agustus mendatang harus yang bertanggung jawab.

“Jangan asal milih jadi ketua umum, cari yang bertanggung jawab dan betul bisa melindungi Cabor. Jangan milih kepiting batu,” ujarnya.

Kepiting batu itu, Alzier kemudian berkelakar, matanya merah, jika dipegang menjepit, dimakan beracun.

Selain itu, pengurus KONI yang menjabat sejak Januari 2019 ini menyinggung soal uang pembinaan atlet dan biaya operasional masing-masing Cabor.

Alzier berujar, untuk meningkatkan prestasi olahraga Provinsi Lampung membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit. Menurut dia idealnya 200 juta per Cabor.

“200 juta pertahun untuk pembinaan, atau setidaknya 150 juta,” ucapnya.

Diketahui, prestasi bidang olahraga Provinsi Lampung dilihat dari hasil perolehan medali PON selalu menurun sejak PON XVII di Kalimantan Timur.

PON Kaltim, Provinsi Lampung berada di peringkat 8 (delapan), kemudian PON XVIII Riau turun ke urutan 10 dan terakhir PON XIX di Jawa Barat terlempar ke posisi 15 dari 34 Provinsi.

KONI mendapatkan alokasi anggaran Rp 55 miliar lebih pada tahun 2016 saat PON Jawa Barat dilangsungkan bukannya meningkatkan prestasi, justrus nyungsep jauh dari target 8 (delapan) besar.

Namun, bagi Ketua Umum KONI Ridho Ficardo hal itu terkesan bukan masalah yang berarti karena masih unggul dibanding Provinsi Sumatera Selatan yang menggelontorkan anggaran lebih besar. (doy)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca