fbpx
Connect with us

Lampung

Pemprov Lampung Targetkan Jalan Mantap Jadi 80 Persen

Published

on

Upacara Mingguan Pemprov Lampung

Lampung.co – Tahun 2018 ini, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Lampung menargetkan kondisi jalan mantap 80 persen. Target tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 77,04 persen.

“Kondisi jalan yang ditingkatkan ini berada di sepanjang 1304,49 Km,” ujar Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis saat menjadi Pembina Upacara Mingguan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam keterangan pers yang diterima Lampung.co, Senin (2/4/2018).

Di samping meningkatkan kemantapan jalan, Dinas PUPR juga meningkatkan kapasitas dan pelebaran jalan di 6 (enam) jalan prioritas serta membangun akses jalan ke kawasan Itera Astronomical Observatorium di Tahura.

“Sementara untuk mendukung konekvitas dan akses pariwisata Pemprov Lampung tetap memprioritaskan ruas jalan Padang Cermin-Teluk Kiluan-Way Umbar dan Sp. Umbar-Putih Doh di Kabupaten Pesawaran dan Tanggamus. Hal tersebut dilakukan selain untuk mendukung konektivitas di wilayah tersebut juga untuk akses pariwisata Teluk Lampung dan Gigi Hiu serta akses utama menuju Kawasan Industri Marintim (KIM),” ujar Hamartoni.

Lebih lanjut Hamartoni mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan infrastruktur dan jembatan di Provinsi Lampung melalui Program Kegiatan Pembangunan dan Pemeliharaan Berkala Jalan dan Jembatan sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Juga mendukung sektor pariwisata serta membuka ases daerah terisolir.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pj. Sekdaprov berpesan agar seluruh stakeholder dan masyarakat sebagai pengguna jalan untuk memelihara dan menjaga kondisi jalan dan jembatan yang telah dibangun agar tetap baik dan bermanfaat. (Rls)

 1,668 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-796-2288

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya. Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung, Rabu 1 Juli 2021:

Pagi hari: diprakirakan cerah berawan – berawan. Berpotensi hujan di wilayah Lamsel dan Pesibar.
Siang – Sore hari: diprakirakan berpotensi hujan di Tanggamus, Pesibar, Lambar, Way Kanan, Lampura, Lamteng dan Mesuji.
Malam hari: diprakirakan berpotensi hujan di Way Kanan, Lampura, Tubabar, Tuba, dan Mesuji.
Dini hari: diprakirakan cerah berawan – berawan.

Suhu udara: 23,0 °C – 33,0 °C, untuk wilayah Barat Lampung berkisar antara 15,0 °C – 30,0 °C.
Kelembapan udara: 50 – 92 %, untuk wilayah Barat Lampung berkisar antara 58 – 97 %.
Angin: dari arah Timur – Tenggara dengan kecepatan 03 – 15 knots (5 – 28 Km/Jam).

Peringatan Dini: Waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang di Lambar, Pesibar, Lampura, dan Way Kanan pada sore dan malam hari.

Sumber: Prakirawan BMKG Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-790-1188 segera.

 2,692,402 kali dilihat,  235 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Oknum TA P3MD Mesuji Diduga Jadi Suplier Barang di Desa

TA P3MD wajib tunduk dan mematuhi Etika Profesi. Tentunya terdapat sanksi atau hukuman bagi yang melakukan pelanggaran.

 11,399 kali dilihat,  10 kali dilihat hari ini

Published

on

P3MD Kemendesa
Ilustrasi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi | Foto: Ist.

Lampung.co – Oknum Tenaga Ahli (TA) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Kabupaten Mesuji, Lampung diduga menjadi suplier dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa. Oknum TA P3MD itu disebut menyuplai seragam untuk pencegahan Covid-19.

Selain itu juga menyuplai seragam Suistanable Development Goals (SDGs) Desa yang tersebar di seluruh Desa di wilayah Kecamatan Simpang Pematang, Kecamatan Panca Jaya, Kecamatan Mesuji, Kecamatan Mesuji Timur dan Kecamatan Rawa Jitu Utara.

Hal itu diungkapkan oleh satu Kepala Desa yang mengeluhkan kualitas baju seragam karena tidak sesuai dengan anggaran. “Padahal dengan pagu yang ada itu, mestinya kualitas baju seragam sudah sangat bagus,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya ini kepada wartawan.

Terlepas dari kualitas barang yang tidak sesuai dengan anggaran, TA P3MD jelas dilarang menjadi suplier bahan dan alat, termasuk menunjuk salah satu suplier atau berfungsi sebagai perantara karena melanggar etika pendamping profesional.

Etika Pendamping Profesional itu sendir tertuang dalam Standar Operasional dan Prosedur (SOP) Pembinaan Dan Pengendalian Tenaga Pendamping Profesional Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dalam SOP tersebut terdapat 19 Etika Pendamping Profesional. Pada poin 8 jelas tertulis Pendamping Profesional tidak bertindak sebagai suplier bahan dan alat, menunjuk salah satu suplier atau berfungsi sebagai perantara.

TA P3MD yang merupakan bagian dari Pendamping Profesional Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi wajib tunduk dan mematuhi Etika Profesi tersebut. Tentunya terdapat sanksi atau hukuman bagi yang melakukan pelanggaran. (red)

 11,400 kali dilihat,  11 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

DPD RI Pantau Implementasi UU Cipta Kerja di Lampung Selatan

Published

on

Abdul Hakim
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI daerah perwakilan Lampung yang juga Wakil Ketua III Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Abdul Hakim melakukan kunjungan kerja di Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Kamis, 8 Juli 2021 lalu.

Abdul Hakim diterima Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Supryanto. Dia mengatakan, pihaknya ingin mengetahui dampak baik positif maupun negatif dari implementasi UU Cipta Kerja.

Menurutnya, ada tiga hal yang ingin diketahui DPD RI, khususnya Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) yakni penataan tata ruang, perizinan dan investasi, serta pertanahan. “Hal ini penting untuk diketahui agar pihaknya bisa mengetahui dampak dari regulasi tersebut,” kata dia.

Dari jawaban yang disampaikan jajaran Pemkab Lampung Selatan, soal tata ruang khususnya Perda Rencana Detail Tata Ruang, di Lampung Selatan, baru Kecamatan Natar yang selesai. Dan itu dibantu pemerintah pusat.

“Sedangkan masih ada 3 kecamatan yang sedang menyelesaikan Rencana Detail Tata Ruang yakni Kecamatan Sidomulyo, Jatiagung, dan Kalianda,” imbuhnya.

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lampung Selatan Supriyanto mengatakan, secara umum ada indikasi yang baik dari implementasi UU Cipta Kerja. Bahkan ada beberapa hal yang sudah berjalan sebelum UU Cipta Kerja diimplementasikan.

Dari sisi pertanahan, perkembangan pendaftaran tanah sistematius lengkap, di Lampung Selatan juga sangat bagus. “Kesadaran masyarakat tinggi dalam hal PTSL,” kata Supriyanto mewakili Bupati Lampung Selatan.

Dengan adanya tol, lanjutnya, perkembangan lahan industri dan wisata menjadi daya tarik tersendiri. Permintaan lahan juga cukup besar. “Banyak yang mengatakan bahwa Lampung Selatan ini (seperti) Jakarta Utara,” tambahnya.

Abdul Hakim merespons baik pertemuan untuk inventarisasi kali ini. Ia mencatat dengan baik semua materi masukan ini dan akan menjadi bahan penting bagi evaluasi implementasi UU Cipta Kerja. (*)

 10,823 kali dilihat,  10 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca