fbpx
Connect with us

Lampung

Mendagri di Lampung, Minta Kepala Daerah-DPRD Hentikan Korupsi Anggaran

Published

on

Tjahjo Kumolo

Lampung.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta kepada seluruh kepala daerah dan anggota DPRD, khususnya di Lampung, untuk benar-benar menghentikan praktek korupsi dalam setiap tahapan pembahasan penyusunan anggaran.

“Perencanaan anggaran harus tepat waktu, APBD harus tepat guna, dan juga tepat sasaran,” ujarnya, saat Rapat Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Provinsi Lampung di lingkungan pemerintah daerah se-Lampung, di Balai Keratun Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (11/4/2018).

Agar aspek perencanaan dan penganggaran konsisten, kata Tjahjo, diperlukan sisitem e-planning dan e-budgeting.

“Dilakukannya e-planing dan e-budgeting untuk terciptanya sebuah kondisi yang ideal, termasuk dokumen perencanaannya yang bersih, tidak ada duplikasi program, adanya kejelasan mengenai struktur kinerjanya dengan baik, konsistensi antar dokumen, dan perencanaan yang berorientasi pada sasaran output yang jelas,” urai Menteri Tjahjo.

Dia menghimbau kepada seluruh kepala daerah khususnya di Provinsi Lampung tentang kehati-hatiannya terhadap tiga sektor yakni infrastruktur, kesehatan, pendidikan.

“Hati-hati dan cermati kepada SKPD dan DPRD provinsi maupun kabupaten/kota di Lampung terhadap ketiga hal tersebut,” kata Menteri Tjahjo.

Dia menyebutkan ada poin penting yang menjadi kewajiban bagi penyelenggara Pemerintah Daerah.

“Pemerintah daerah harus berkewajiban penyelenggara pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah, men-sinkron-kan pencapaian sasaran program daerah dalam APBD dengan program pemerintah, dan melaporkan realisasi pendanaan urusan pemerintah yang ditugaskan sebagai pelaksanaan dari tugas pembatuan,” imbau Menteri Tjahjo.

Terkait Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Provinsi Lampung, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Nurdin mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan capaian dalam peningkatan muturitas/kematangan SPIP pada posisi level tiga.

“Pemerintah Provinsi Lampung dan 7 Pemerintah Kabupaten/Kota menempati posisi SPIP level 3 yakni Bandar Lampung, Metro, Pesawaran, Lampung Selatan, Pringsewu, Tanggamus dan Way Kanan,” ujarnya.

Dijelaskan Nurdin, dimana karakteristik level maturitas SPIP level tiga yakni dikategorikan teridentifikasi.

“Ada praktik pengendalian intern yang terdokumentasi dengan baik,” katanya.

Pada APIP, lanjut Nurdin, dari total 16 APIP di wilayah Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung menempati posisi level 2+ bersamaan dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung. “Alhamdulilah berarti tidak dengan catatan,” ujarnya. (*/rus)

514 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 18 Februari 2020 pukul 07.00 WIB hingga 19 Februari 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan antara 03 – 18 knots (05 – 35 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 4 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 24,0 °C – 32,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 18,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 60% – 98%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 65% – 100%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan hujan ringan di wilayah Way Kanan, Lampura, Tubabar, Tuba, dan Lamtim.

Siang dan Sore hari diprakirakan hujan di wilayah Mesuji, Lambar, Pesibar, Tanggamus, Pesawara, Pringsewu, Balam, dan Lamsel.

Malam hari diprakirakan hujan di wilayah Lamsel, Lamtim, Balam, Metro, Lamteng, Lampura, Way Kanan, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, dan Pesibar.

Dini hari diprakirakan Berawan. Berpotensi hujan di wilayah Lamteng, Lamtim, Way Kanan, Lampura, Tuba, dan Tubabar.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan dapat disertai angin kencang di wilayah Tanggamus, Lambar, Balam, Pesawaran, Pringsewu, Lamsel, Lamtim, Lamteng, dan Metro pada sore atau malam hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

1,113,653 kali dilihat, 8,405 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Kilas Balik Kasus Jual Beli Jabatan Anggota KPU di Lampung hingga ‘Seret’ Dua Nama Baru

Published

on

Esti Nur Fathonah
Komisioner KPU provinsi Lampung Esti Nur Fathonah | Foto: Ist.

Lampung.co – Sejumlah 12 orang penyelenggara Pemilu termasuk anggota KPU Provinsi Lampung Esti Nur Fathonah diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Esti dan 11 penyelenggara lainnya mendapat putusan Pemberhentian Tetap dalam sidang kode etik pada Rabu (12/2/2020) pukul 13.30 WIB karena menggelar kode etik penyelenggara Pemilu (KEPP).

Majelis DKPP menilai, Komisioner KPU Lampung Esti Nur Fathonah terbukti melakukan pertemuan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dalam proses seleksi KPU kabupaten/kota.

“Menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tetap kepada Teradu Esti Nur Fathonah selaku Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Lampung terhitung sejak putusan dibacakan,” kata Ketua Majelis, Prof. Muhammad.

Selain berkomunikasi dengan calon Anggota KPU Pesawaran Lilis Pujiati, Esti juga terbukti bertemu dengan calon Anggota KPU Tanggamus Amhani dan calon Anggota KPU Mesuji Ali Yasir.

Amhani dan Ali Yasir melakukan pertemuan di kamar Esti di Swiss-Belhotel saat masih dalam proses Uji Kelayakan dan Kepatutan KPU Kabupaten dan Kota di Provinsi Lampung tahun 2019 lalu.

Alasan Esti memberikan akses kamar hotel miliknya kepada Amhani dan Ali Yasir yang terpilih dan saat ini menjabat sebagai komisioner KPU itu untuk menumpang sholat tidak dapat diterima.

“Karena kamar Teradu (Esti) merupakan ruang privat dan pada umumnya hotel telah menyediakan mushola bagi penghuni maupun pengunjung hotel,” ujar anggota Majelis, Prof. Teguh.

Terkait jabatan Ali Yasir yang kini duduk di kursi KPU Mesuji dan Amhani di KPU Tanggamus, Plt Ketua DKPP Prof. Muhammad mengatakan bahwa melakukan tindak lanjut.

“DKPP juga akan melakukan pengembangan untuk menindaklanjuti adanya indikasi dua calon anggota KPU yang terindikasi terlibat dalam kasus ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ali Yasir membantah bahwa dirinya terlibat dalam kasus jual beli kursi jabatan KPU dan dirinya mengaku siap jika dipanggil DKPP untuk dimintai keterangan.

“Saya enggak tahu kok nama saya disebut. Kalau memang nanti dipanggil untuk dimintai keterangan, saya akan klarifikasi dan jelaskan,” kata Ketua KPU Mesuji itu, Rabu (12/2/2020) dikutip dari Lampost.co.

Diketahui, seorang Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung terpilih Esti Nur Fathonah dilaporkan karena diduga melanggar kode etik penyelenggara pemilihan umum.

Esti yang ditetapkan sebagai anggota KPU Lampung terpilih pada 11 September 2019 itu diduga terlibat kasus suap dalam rekrutmen (seleksi) calon anggota KPU Kabupaten/Kota di Lampung.

Kasus ini diungkap oleh anggota Tim Seleksi KPU Lampung, Dr.Budiono yang mengaku mengetahui proses suap dan memiliki barang bukti saat konferensi pers di LBH Bandar Lampung, Jumat (8/11/2019).

Baca: Komisioner KPU Lampung Diduga Terlibat Suap Seleksi Calon Anggota KPU Tulang Bawang

Disebut terlibat dugaan kasus jual beli jabatan anggota KPU kabupaten Tulang Bawang, Esti Nur Fathonah akhirnya buka suara pada Senin (11/11/2019) dan membantah tuduhan tersebut.

Dia menyangkal telah menerima uang sebesar Rp100 juta dari calon anggota KPU Tulang Bawang agar lolos menjadi komisoner seperti yang dituduhkan Budiono.

Baca: Komisioner KPU Lampung Bantah Terima Uang 100 Juta, LBH Siap Dampingi Korban

Untuk mengkaji laporan Budiono, Komisi I DPRD Lampung memanggil pelapor, komisioner KPU Lampung, dan pihak terkait untuk dengar pendapat, Rabu (13/11/2019).

Setelah dilakukan rapat dengar pendapat itu, Komisi I menyatakan dukungan agar kasus tersebut dapat segera dituntaskan secara benar dan terbuka.

“Intinya, jangan sampai yang benar disalahkan, dan yang salah dibenarkan,” kata Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Yozi Rizal.

Tak sampai disitu, menindak lanjuti dugaan mafia jual beli jabatan anggota KPU tersebut, komisioner KPU RI Evi Novida Ginting Manik menyambangi kantor KPU Provinsi Lampung, Kamis (14/11/2019).

Dalam kunjungan KPU RI itu, digelar pertemuan secara tertutup di ruang Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami. Dalam pertemuan itu turut hadir pelapor Budiono.

Baca: Dugaan Jual Beli Jabatan KPU di Lampung: DPRD Hingga KPU RI Turun Tangan

Hampir satu bulan berlalu, kasus jual beli jabatan anggota KPU ini masih bergulir. Pada Senin 2 Desember 2019, Ketua KPU beserta jajarannya dipanggil DPRD dan Esti Nur Fathonah diperiksa Polda Lampung.

Baca: Kasus Jual Beli Jabatan: KPU Lampung Dipanggil DPRD, Esti Diperiksa Polda

Dan akhirnya pada Rabu (12/2/2020) lalu, jabatan anggota KPU Provinsi Lampung bagi Esti Nur Fathonah resmi dicopot oleh DKPP karena terbukti bersalah. Kasus Esti pun menyeret dua nama anggota KPU di Lampung. (*)

18,790 kali dilihat, 720 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Himpunan Mahasiswa Fisika Unila Galang Dana untuk Korban Banjir

Published

on

ACT Lampung
Himpunan Mahasiswa Fisika FMIPA Unila salurkan bantuan untuk korban banjir melalui ACT Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Himpunan Mahasiswa Fisika FMIPA Unila telah menyalurkan bantuan peduli banjir dan longsor di Jabodetabek dan Tanggamus melalui ACT Lampung pada Minggu (19/1/2020).

Ketua HIMAFI FMIPA UNILA Abdul Aziz mengatakan Melihat jumlah kerusakan rumah akibat longsor di Jabodetabek yang begitu banyak sehingga diperlukan bantuan berupa logistik, hunian dan lainya.

Untuk dikecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor sedikitnya 766 unit rumah rusak. Untuk pengungsi di Kabupaten Bogor per (12/1/2020) terus bertambah menjadi 21.742 jiwa.

Untuk itu pihaknya menginisiasi penggalangan dana sejak sepekan yang lalu di dua titik yakni lingkungan Gedung FMIPA dan Lampu Merah Way Halim.

Penggalangan dana terbilang sangat lancar. Hal ini dilihat dari antusiasme civitas akademika dan masyarakat hingga terkumpul dana sebesar Rp. 5.035.000.

“Dana tersebut disalurkan untuk dua wilayah yang terdampak banjir dan longsor,” kata dia kepada wartawan, Minggu (19/1/2020) sore.

Tujuanya supaya dapat meringankan beban penderitaan masyarakat terdampak. Selain itu sebagai media latihan peduli kemanusiaan pengurus HIMAFI.

“Teman-teman sangat semangat membantu sesama, untuk itu kami adakan penggalangan dana dan sudah terkumpul sejumlah dana,” ucapnya. (*)

46,101 kali dilihat, 225 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca