fbpx
Connect with us

Lampung

Mendag Lapor ke Menko Ekonomi: Harga Beras di Lampung Turun

Published

on

Harga Beras di Lampung

Lampung.co – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita melaporkan ke Menteri Koordinator (Menko) Bidang Ekonomi, Darmin Nasution, jika harga beras di Lampung turun.

Laporan itu disampaikan Mendag Enggar saat rapat koordinasi membahas harga beras di Kantor Kementerian Koordinator Ekonomi, Gedung Kemenko, Rabu (25/4/2018) selama dua jam, 16.00-18.00 WIB.

Dalam rapat tersebut, Mendag Enggar melaporkan perihal pengendalian harga beras medium dari beberapa wilayah di Indonesia kepada Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Darmin Nasution.

“Yang pertama Yogyakarta, tapi tanggal 6 April, jadi masih belum (turun) karena waktu itu saya bilang tanggal 13 April kalau nggak salah. Tapi ketika saya kunjungan ke sana (Yogyakarta) harganya masih di atas (di atas HET). Sekarang Lampung. Tapi berita terakhir juga (harga beras medium di Lampung) sudah turun. Riau, juga Kepri (Kepulauan Riau) juga terakhir sudah sesuai dengan HET. Ada beberapa daerah yang di bawah HET,” ujar Mendag.

Ia mengatakan, pihaknya lewat Perum Bulog siap melakukan operasi pasar bila harga beras tak kunjung mengalami penurunan jelang ramadan.

“Sekali lagi seluruh pedagang di pasar rakyat harus menjual dan kalau nggak ada, kami yang siapkan Bulog,” kata Mendag Enggar, seperti dilansir detikcom.

Selain melaporkan mengenai beras, dia juga melaporkan mengenai harga daging beku yang sudah Rp 80.000.

“Nah, yang kedua kemudian masalah daging. Saging beku sekarang untuk bagian paha depan dan karkas sudah mencapai Rl 80.000, hampir semua rata. Sekali lagi, dari yang kita tinjau 50 persen dari provinsi. Gula aman, semua aman, jadi itulah yang dilaporkan di lapangan,” kata Mendag Enggar. (*/rus)

343 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 20 November 2019 pukul 07.00 WIB hingga 21 November 2019 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Timur Laut – Tenggara dengan kecepatan antara 3 – 15 knots (5 – 28 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 3 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 23,0 °C – 33,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 18,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 50% – 94%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 60% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan Berawan. Berpotensi terjadi hujan lokal di wilayah Lamteng, Lampura, Tuba, Tubabar, Way Kanan, Lamsel, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesibar, dan Lambar.

Malam hari diprakirakan berpotensi terjadi hujan lokal di wilayah Lambar, Pesibar, Tanggamus, Lamteng, Lampura, dan Way Kanan

Dini hari diprakirakan Berawan.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Lambar, Pesibar, Tanggamus Lamteng, dan Lampura pada sore dan malam hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

550,720 kali dilihat, 5,340 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Dugaan Jual Beli Jabatan KPU di Lampung: DPRD Hingga KPU RI Turun Tangan

Published

on

Evi Novida Ginting Manik

Lampung.co – Meskipun komisioner KPU provinsi Lampung Esti Nur Fatonah telah membantah menerima uang, kasus dugaan jual beli kursi calon komisioner KPU kabupaten/kota di Provinsi Lampung terus bergulir.

Untuk mengkaji laporan Budiono terhadap Esti ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Komisi I DPRD Lampung memanggil pelapor, komisioner KPU Lampung, dan pihak terkait untuk dengar pendapat, Rabu (13/11/2019).

Terkait dugaan Esti telah menerima uang Rp100 juta dari calon komisioner KPU Kabupaten Tulang Bawang berinisial VYP, dihadapan Komisi I pelapor membeberkan rekaman video dan audio termasuk catatan chat media sosial.

Menurut mantan tim seleksi komisioner KPU Lampung itu, perekrutan calon anggota KPU Kabupaten Tulang Bawang tersebut penuh dengan aroma uang sejak penentuan dari 20 besar menjadi 10 Bersar.

“Dalam chat, karena harus membayar uang lagi sebagai tambahan, padahal (yang bersangkutan) bilang sudah tidak punya uang lagi,” kata Budiono yang juga dosen Universitas Lampung dalam rapat dengan yang dipimpin Ketua Komisi I Yozi Rizal.

Dalam kesempatan itu, Komisi I menyatakan dukungan agar kasus tersebut dapat segera dituntaskan secara benar dan terbuka. Intinya, kata Yozi Rizal, jangan sampai yang benar disalahkan, dan yang salah dibenarkan.

“Kita akan kawal kasus ini. Kami support para pelapor dan saksi yang telah berani mengungkap kasus ini. Kita juga akan menyurati KPU RI dan Komisi II DPR RI untuk mengungkap masalah ini,” ungkap Yosi.

Dari dengar pendapat tersebut, ia menilai dalam kasus dugaan jual beli kursi anggota KPU tersebut diduga ada jaringan yang sulit untuk diungkap. “Jaringan ini menggurita dan tersebar di mana-mana,” imbuhnya.

Sementara itu, menindak lanjuti dugaan mafia jual beli jabatan anggota KPU Tulang Bawang, komisioner KPU RI Evi Novida Ginting Manik menyambangi kantor KPU Provinsi Lampung, Kamis (14/11/2019).

Atas kunjungan KPU RI itu, digelar pertemuan secara tertutup di ruang Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami. Dalam pertemuan itu turut hadir pelapor Budiono.

Lalu calon anggota KPU Pesawaran dengan inisial LP dan calon anggota Tulangbawang Barat dengan inisial VYP juga hadir sebagai saksi. Satu persatu saksi dimintai keterangannya. (*)

16,678 kali dilihat, 212 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Kesekian Kalinya Nunik Diperiksa KPK, Kali Ini Terkait Aliran Dana ke Mustafa

Published

on

Chusnunia Chalim

Lampung.co – Terkait kasus dugaan suap mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim alias Nunik, Rabu (13/11/2019).

Dalam pemeriksaan Nunik yang kesekian kalinya itu, KPK menelusuri adanya dugaan aliran duit untuk pencalonan Mustafa sebagai bakal calon Gubernur Lampung pada Pilkada 2018 silam.

Demikian disampaikan Kepala Biro (Kabiro) hubungan masyarakat (Humas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (13/11/2019).

“Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan pemberian uang untuk rencana pencalonan tersangka MUS (Mustafa) sebagai bakal calon gubernur Lampung tahun 2018,” kata dia.

Namun Febri tidak menjelaskan secara rinci sumber aliran duit ke Mustafa itu. Diduga duit dari pihak yang berada di Lampung Tengah. “Diduga sumber uang adalah dari pihak rekanan di Lampung Tengah,” ujarnya.

Diketahui, Chusnunia Chalim alias Nunik sudah beberapa kali dipanggil sebagai saksi untuk kasus suap mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa sejak masih menjabat Bupati Lampung Timur.

Pada tanggal 1 Maret 2019 lalu, Nunik diperiksa sebagai saksi dan digali keterangannya terkait kasus dugaan suap pengaaan barang dan jasa yang menyeret Mustafa.

Lalu pada 4 Juli 2019, sudah menjabat wakil Gebernur Lampung, politisi PKB itu kembali diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap yang melibatkan Zainudin saat menjabat anggota DPRD Lampung Tengah. (doy)

26,449 kali dilihat, 288 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca