fbpx
Connect with us

Lampung

KNKT Selidiki Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tarahan Lampung

Published

on

Korban Tewas Kecelakaan di Tarahan

Lampung.co – Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan enam mobil di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) KM 21-22, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis (22/3/2018) sekira pukul 15.30 WIB hingga menewaskan enam orang, diselidiki Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Keenam mobil tersebut yakni dump truk tronton Mitsubishi Fuso nopol B 9167 KYU dan BE 9637 BH dengan mobil Honda Jazz nopol B1266 SVB, pikap Mitsubishi L 200 nopol BE 9083 AC, pikap Suzuki Carry nopol G 1841 LE, serta truk Hino nopol BE 9860 CT.

Tim Investigasi KNKT mulai bekerja menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan tersebut, Sabtu (24/3/2018).

Tim tersebut terdiri dari tiga personel, Wildi Kusumasari, Ketua Tim Investigasi In Charge (IIC), Mohamad Leksono Lidi dan Freddy selaku Investigastor Lalu Lintas Angkutan Jalan.

Mereka mengumpulkan data faktual dan memberikan rekomendasi atas kecelakaan dalam satu atau dua pekan ke depan.

Dalam investigasi tersebut, Tim KNKT dibantu Tim Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah VI Bengkulu dan Lampung, Penguji dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung dan Penguji Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung.

“Saat ini masih dalam proses pengumpulan data faktual. Setelah data terkumpul dan dianalisa, selanjutnya akan diberikan kepada pihak terkait untuk rekomendasinya,” kata Tim Investigator KNKT, Mohamad Leksono Sidi, seperti dilansir dari Poskotanews pada Minggu (25/3/2018).

Mengenai penyebab kecelakaan, dia mengungkapkan jika pihaknya tidak mau berandai-andai.

“Kita lihat saja nanti hasil analisa dari data-data yang terkumpul. Mengenai proses rekomendasi yang sifatnya segera, dalam satu atau dua minggu ke depan setelah kembalinya kami dari lokasi,” ujar Leksono.

Terpisah, Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan membenarkan jika Tim KNKT melakukan investigasi penyebab terjadinya kecelakaan tersebut.

Mengenai kronologis dan penyebab terjadinya kecelakaan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi.

“Penyebabnya belum diketahui, apakah out of control atau karena rem blong. Belum dapat kami pastikan karena masih butuh penelusuran. Untuk saksi yang diperiksa, ada dua orang,” ungkapnya. (*/Rus)

 2,808 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya. Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung, Rabu 1 Juli 2021:

Pagi hari: diprakirakan cerah berawan – berawan. Berpotensi hujan di wilayah Lamsel dan Pesibar.
Siang – Sore hari: diprakirakan berpotensi hujan di Tanggamus, Pesibar, Lambar, Way Kanan, Lampura, Lamteng dan Mesuji.
Malam hari: diprakirakan berpotensi hujan di Way Kanan, Lampura, Tubabar, Tuba, dan Mesuji.
Dini hari: diprakirakan cerah berawan – berawan.

Suhu udara: 23,0 °C – 33,0 °C, untuk wilayah Barat Lampung berkisar antara 15,0 °C – 30,0 °C.
Kelembapan udara: 50 – 92 %, untuk wilayah Barat Lampung berkisar antara 58 – 97 %.
Angin: dari arah Timur – Tenggara dengan kecepatan 03 – 15 knots (5 – 28 Km/Jam).

Peringatan Dini: Waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang di Lambar, Pesibar, Lampura, dan Way Kanan pada sore dan malam hari.

Sumber: Prakirawan BMKG Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-790-1188 segera.

 2,692,385 kali dilihat,  218 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Oknum TA P3MD Mesuji Diduga Jadi Suplier Barang di Desa

TA P3MD wajib tunduk dan mematuhi Etika Profesi. Tentunya terdapat sanksi atau hukuman bagi yang melakukan pelanggaran.

 11,397 kali dilihat,  8 kali dilihat hari ini

Published

on

P3MD Kemendesa
Ilustrasi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi | Foto: Ist.

Lampung.co – Oknum Tenaga Ahli (TA) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Kabupaten Mesuji, Lampung diduga menjadi suplier dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa. Oknum TA P3MD itu disebut menyuplai seragam untuk pencegahan Covid-19.

Selain itu juga menyuplai seragam Suistanable Development Goals (SDGs) Desa yang tersebar di seluruh Desa di wilayah Kecamatan Simpang Pematang, Kecamatan Panca Jaya, Kecamatan Mesuji, Kecamatan Mesuji Timur dan Kecamatan Rawa Jitu Utara.

Hal itu diungkapkan oleh satu Kepala Desa yang mengeluhkan kualitas baju seragam karena tidak sesuai dengan anggaran. “Padahal dengan pagu yang ada itu, mestinya kualitas baju seragam sudah sangat bagus,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya ini kepada wartawan.

Terlepas dari kualitas barang yang tidak sesuai dengan anggaran, TA P3MD jelas dilarang menjadi suplier bahan dan alat, termasuk menunjuk salah satu suplier atau berfungsi sebagai perantara karena melanggar etika pendamping profesional.

Etika Pendamping Profesional itu sendir tertuang dalam Standar Operasional dan Prosedur (SOP) Pembinaan Dan Pengendalian Tenaga Pendamping Profesional Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dalam SOP tersebut terdapat 19 Etika Pendamping Profesional. Pada poin 8 jelas tertulis Pendamping Profesional tidak bertindak sebagai suplier bahan dan alat, menunjuk salah satu suplier atau berfungsi sebagai perantara.

TA P3MD yang merupakan bagian dari Pendamping Profesional Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi wajib tunduk dan mematuhi Etika Profesi tersebut. Tentunya terdapat sanksi atau hukuman bagi yang melakukan pelanggaran. (red)

 11,398 kali dilihat,  9 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

DPD RI Pantau Implementasi UU Cipta Kerja di Lampung Selatan

Published

on

Abdul Hakim
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI daerah perwakilan Lampung yang juga Wakil Ketua III Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Abdul Hakim melakukan kunjungan kerja di Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Kamis, 8 Juli 2021 lalu.

Abdul Hakim diterima Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Supryanto. Dia mengatakan, pihaknya ingin mengetahui dampak baik positif maupun negatif dari implementasi UU Cipta Kerja.

Menurutnya, ada tiga hal yang ingin diketahui DPD RI, khususnya Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) yakni penataan tata ruang, perizinan dan investasi, serta pertanahan. “Hal ini penting untuk diketahui agar pihaknya bisa mengetahui dampak dari regulasi tersebut,” kata dia.

Dari jawaban yang disampaikan jajaran Pemkab Lampung Selatan, soal tata ruang khususnya Perda Rencana Detail Tata Ruang, di Lampung Selatan, baru Kecamatan Natar yang selesai. Dan itu dibantu pemerintah pusat.

“Sedangkan masih ada 3 kecamatan yang sedang menyelesaikan Rencana Detail Tata Ruang yakni Kecamatan Sidomulyo, Jatiagung, dan Kalianda,” imbuhnya.

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lampung Selatan Supriyanto mengatakan, secara umum ada indikasi yang baik dari implementasi UU Cipta Kerja. Bahkan ada beberapa hal yang sudah berjalan sebelum UU Cipta Kerja diimplementasikan.

Dari sisi pertanahan, perkembangan pendaftaran tanah sistematius lengkap, di Lampung Selatan juga sangat bagus. “Kesadaran masyarakat tinggi dalam hal PTSL,” kata Supriyanto mewakili Bupati Lampung Selatan.

Dengan adanya tol, lanjutnya, perkembangan lahan industri dan wisata menjadi daya tarik tersendiri. Permintaan lahan juga cukup besar. “Banyak yang mengatakan bahwa Lampung Selatan ini (seperti) Jakarta Utara,” tambahnya.

Abdul Hakim merespons baik pertemuan untuk inventarisasi kali ini. Ia mencatat dengan baik semua materi masukan ini dan akan menjadi bahan penting bagi evaluasi implementasi UU Cipta Kerja. (*)

 10,821 kali dilihat,  8 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca