fbpx
Connect with us

Lampung

Kasus Suap APBD Lamteng, KPK Serahkan Cagub Lampung untuk Disidang

Published

on

Mustafa

Lampung.co – Setelah tersangka Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah (Lamteng), Taufik Rahman, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memastikan berkas perkara penyidikan terhadap tersangka Mustafa, calon gubernur (Cagub) Lampung yang juga bupati Lampung Tengah nonaktif itu lengkap.

Keduanya menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap APBD Lampung Tengah (Lamteng).

“Hari ini dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke penuntut umum atau tahap 2,” kata penyidik KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, seperti dilansir kompas.com, Senin (16/4/2018).

Dengan lengkapnya berkas penyidikan ini, maka Mustafa akan segera menjalani sidang. Namun, Febri belum mengungkapkan di mana lokasi sidang Calon Gubernur Lampung itu akan digelar.

Mustafa ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman. Mereka diduga memberikan suap ke Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga dan anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto.

Suap tersebut untuk memuluskan langkah Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah meminjam dana sebesar Rp 300 miliar kepada salah satu Badan Usaha Milik Negara, PT Sarana Multi Infrastruktur.

Terhitung sejak 16 Februari 2018, dilakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap Mustafa di Rumah Tahanan KPK.

Sebelumnya, berkas perkara penyidikan Kepala Dinas Bina Marga (Kadis BM) Lampung Tengah nonaktif Taufik Rahman, dalam kasus dugaan suap APBD kabupaten setempat kepada DPRD, dilimpahkan KPK ke penuntutan.

Dengan demikian, kasus yang melibatkan Bupati Lampung Tengah sekaligus calon gubernur (Cagub) Lampung, Mustafa itu, Taufik akan segera menghadapi persidangan.

“Hari ini dilakukan penyerahan barang bukti dan tersangka ke penuntutan tahap II atas nama Taufik Rahman terkait dugaan korupsi persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, seperti dilansir detikcom, Kamis (12/4/2018).

Untuk melengkapi berkas perkara Taufik, KPK telah memeriksanya sebanyak delapan kali, sementara saksi yang diperiksa ada 34 orang.

Saksi tersebut terdiri atas berbagai unsur, antara lain Bupati Lampung Tengah Mustafa, Wakil Bupati Lampung Tengah, Ketua DPRD Lampung Tengah dan Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah.

Kemudian, Anggota DPRD Lampung Tengah, PNS di Dinas Bina Marga Lampung Tengah, Pegawai Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Sekda Lampung Tengah, Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKPSDM Lampung Tengah dan Swasta.

Kasus ini berawal dari rangkaian operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK berkaitan dengan pinjaman daerah APBD Lampung Tengah 2018.

Bermula dari kebutuhan Pemkab Lampung Tengah akan pinjaman daerah berupa surat pernyataan yang harus ditandatangani dengan DPRD Lampung Tengah.

Namun DPRD Lampung Tengah disebut meminta adanya fee yang diduga KPK sebesar Rp 1 miliar untuk mendapatkan persetujuan atau tanda tangan surat pernyataan tersebut. Permintaan itu disamarkan lewat kode ‘cis’ (uang, bahasa daerah).

Atas perkara tersebut, KPK pun menetapkan tiga orang tersangka, yaitu Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga, anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto, dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman.

Kemudian KPK juga menangkap Bupati Lampung Tengah Mustafa dan menetapkannya sebagai tersangka. Mustafa diduga memberikan arahan kepada Taufik untuk memberikan suap kepada Natalis dan Rusliyanto. (*/rus)

 864 total views,  5 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 31 Maret 2020 pukul 07.00 WIB hingga 1 April 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Barat – Utara dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (06 – 28 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 3 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 24,0 °C – 33,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 18,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 55% – 98%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 65% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan hujan di wilayah Tanggamus, Lambar, Pesibar, Lamteng, Lampura, Way Kanan, Pringsewu, Pesawaran, Balam, Lamsel, Lamtim, Mesuji, Tuba, Tubabar, Metro.

Malam hari diprakirakan hujan di wilayah Balam, Lamsel, Metro, Lamteng, Lampura, Pesawaran, Lamtim, Way Kanan.

Dini hari diprakirakan hujan di Tubabar, Lamteng, Lampura, Tuba, Way Kanan.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Lambar, Lampura, Lamteng, Lamtim pada siang hari.

Dan Lamsel, Balam, Lamtim, Metro, Lamteng, Lampura, Pesawaran pada sore hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

 1,380,309 total views,  1,452 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

DPRD Provinsi Lampung Gerak Cepat Sikapi Wabah Corona

Published

on

Gedung DPRD Provinsi Lampung
Gedung DPRD Provinsi Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung segera mengambil sikap dalam menghadapi bahaya penyebaran wabah virus corona atau Covid-19.

Anggota Komisi I DPRD Lampung, Mirzalie mengatakan, pihaknya akan segera membahas kebijakan yang harus diambil dalam penanganan Covid-19, termasuk apakah Lampung perlu lockdown atau tidak.

“Kami dan rekan-rekan akan bahas persoalan ini hari ini,” kata dia kepada wartawan, Senin (30/3/2020).

Sementara Anggota Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan, Nurul Ikhwan, menyesali penanganan virus asal Wuhan, China ini di Bumi Ruwa Jurai terkesan lamban dan tanpa arah yang jelas.

Menurutnya, penanggulangan wabah virus Corona di Lampung seperti perang tanpa panglima. Provinsi jalan sendiri, Begitu juga dengan Kabupaten/Kota.

“Ini siapa panglima perangnya, gak ada,” sesalnya. Oleh karena itu, lanjutnya, kekacauan dalam penanganan Covid-19 ini akan dibahas DPRD Lampung dalam lintas komisi.

“Penanganan virus perlu langkah yang cepat dan tepat seperti penyebaran virus itu sendiri. Hari ini akan dibahas dalam lintas komisi,” tegasnya.

Dalam rapat lintas komisi ini, kata Nurul, akan dibahas juga anggaran sebesar Rp 25 M yang diklaim Pemprov disiapkan untuk penangan virus Corona.

Sebelumnya, Mendagri telah memberikan surat edaran yang berisi bahwa kepala daerah wajib menjadi Ketua Gugus Tugas Covid-19 dan tidak boleh didelegasikan ke pihak lain.

Diketahui, wabah virus asal Wuhan, China itu telah menyebar dengan cepat di Indonesia. Hingga saat ini, Senin (29/3/2020) sore tercatat 1.414 kasus positif corona dan sejumlah 122 pasien meninggal dunia.

Sementara untuk provinsi Lampung sendiri, sudah tercatat 8 orang terkonfirmasi positif terinveksi covid-19 dan satu kasus meninggal dunia. (*)

 8,414 total views,  2,677 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Maulida Zauroh Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Bagikan Sabun Gratis

Published

on

Maulida Zauroh
Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Maulida Zauroh | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Maulida Zauroh mendukung dan mengajak serta melakukan penyemprotan disinfektan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Selain itu, anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) ini juga membagikan sabun cair gratis kepada masyarakat kecamatan Tumijajar serta Tulangbawang Udik agar terhindar dari wabah virus Covid-19.

Dirinya mengatakan, kegiatan penyemprotan yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian kepada Masyarakat Lampung khususnya di wilayah Dapil 6 (Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji).

“Semoga dengan penyemprotan dan pembagian sabun cair masyarakat dapat terhindar dari virus covid-19 ini dan bisa memustus mata rantai penyebaran virus tersebut,” kata dia, Minggu (29/3/2020) kemarin.

Menurut Maulida, pihaknya bersama tim dan para relawan DPW Partai PKB provinsi Lampung terus melakukan penyemprotan disinfektan dan membagi sabun cair secara gratis kepada masyarakat yang ada di Lampung.

“Saat ini masih di kawasan selatan Kabupaten Tulang Bawang Barat seperti kecamatan Tumijajar serta Tulangbawang Udik dan kedepan tetap melakukan penyemprotan hingga mencapai keseluruhan dapil 6 dan seputar Lampung,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Maulida menghimbau dan mempraktekan kepada masyarakat tentang apa yang harus di lakukan untuk mengatasi virus tersebut, mengingat sudah banyak yang positif terinfeksi virus corona itu.

“Jangan lupa mencuci tangan dengan sabun maksimal 30 menit sekali, tidak berkumpul, jaga jarak bila ketemu orang lain, tidak banyak melakukan aktivitas diluar rumah dan selalu mentaati apa yang sudah menjadi peraturan pemerintah,” tandasnya. (*)

 12,265 total views,  2,498 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca