Connect with us

Lampung

Ini Kata Menteri asal Lampung soal Belalai Gajah yang Terpotong

Published

on

Gajah Way Kambas

Lampung.co – Kondisi seekor gajah di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Provinsi Lampung, yang belalainya terpotong, mendapat perhatian dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.

Secara khusus, menteri asal Lampung itu menanggapi dan menjelaskan kondisi gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) bernama Erin yang terpotong belalainya, melalui laman facebook-nya, yang dipantau dari Bandar Lampung, Minggu (25/3/2018).

Akibat terpotongnya belalai Erin, kini gajah liar tersebut kesulitan makan dan bergantung pada pawangnya.

Erin, gajah betina berusia 4 tahun pertama kali ditemukan pada 23 Juni 2016 oleh Tim Elephant Respons Unit (ERU) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di perbatasan Rawa Arjo, RPTN Susukan Baru.

Gajah itu diduga kuat terjebak perangkap pemburu yang dipasang untuk menjerat rusa dan babi hutan, hingga belalainya putus.

Menteri Siti menulis, saat itu Erin langsung dirawat di Rumah Sakit Gajah Way Kambas.

“Sekarang kondisinya semakin membaik dengan bobot tubuh mencapai 470 kg atau hampir dua kali lipat dari saat ditemukan. Setiap hari dirawat khusus oleh tim doker dan medis RS Gajah,” ujarnya, seperti dilansir Republika.

“Kondisinya semakin sehat. Aktif, nafsu makan tinggi, aktivitas normal, dan tidak menunjukkan gejala stres,” tambah Menteri Siti.

Khusus terhadap foto luka gajah Erin pada bagian telinga yang diberitakan sebagai jamur, berdasarkan hasil observasi tim dipastikan merupakan tampilan akibat proses pengobatan menggunakan salep untuk mengobati bekas gigitan lebah.

Menurut Menteri Siti, perawatan terhadap gajah Erin itu sesuai prosedur kesehatan masih terus dilakukan.

Pada 23 Maret lalu juga telah dilaksanakan evaluasi kesehatan oleh tim dokter terdiri dari perwakilan Direktorat KKH (Febriany Iskandar, Joko Nugroho), Dr drh Ligaya Tumbelaka (FKH IPB, PKBSI, PDHI), drh Diah Esti Anggraini (PLG Way Kambas), Koordinator PLG (Elisabeth Dwi), dan perwakilan BKSDA Bengkulu (Mukhlas).

Erin juga diberi pakan, suplemen dan obat sesuai dengan kebutuhan tindak medik yang diperlukan. Juga telah diberikan vaksinasi rabies dan antitetanus.

“Sekarang selalu ada yang mendampingi Erin, ada pengasuh khusus namanya pak Suko. Kemana-mana selalu diangon atau digembala untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan, sampai nanti gajah Erin sehat kembali,” kata Menteri Siti.

Dia mengecam keras kejahatan terhadap satwa dilindungi ini.

“Saya sudah minta Dirjen Penegakan Hukum jangan kendor untuk memburu pelaku-pelaku kejahatan satwa seperti ini. Jangan sampai ada Erin Erin berikutnya. Saya juga mengapresiasi respons cepat Tim Elephant Respon Unit Taman Nasional Way Kambas yang berhasil menemukan dan mengevakuasi Erin,” kata Menteri Siti.

Dijelaskan, apa yang menimpa Erin akan selalu menjadi pengingat kita untuk terus menjaga habitat gajah Sumatera dan butuh peran serta semua pihak menjaga dan melindunginya.

Hingga saat ini populasi gajah sumatra pada habitatnya terus mengalami penyusutan, antara lain akibat gangguan pada habitat alaminya akibat perambahan hutan dan ancaman praktik perburuan liar.

Padahal keberadaan gajah liar, seperti halnya satwa langka lain pada hutan hujan tropis di Sumatra menjadi satwa kunci indikator upaya perlindungan dan pelestariannya berjalan baik atau tidak. (*/Rus)

 2,517 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 3 Juni 2020 pukul 07.00 WIB hingga 4 Juni 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan antara 05 – 15 knots (09 – 28 km/jam).

2. Jarak pandang berkisar antara 4 – 10 km.

3. Suhu udara secara umum berkisar antara 24.0°C – 33.0°C, kecuali Lampung bagian barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 16.0°C – 31.0°C.

4. Kelembaban udara secara umum berkisar antara 55% – 92%, kecuali Lampung bagian barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 65% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari berpotensi hujan di wilayah Lampung Timur, Lampung Selatan, Bandar Lampung, Pesawaran, dan Tanggamus.

Siang hingga Sore hari berpotensi hujan di wilayah Lampung Tengah, Lampung Utara, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Tanggamus.

Malam hari berpotensi hujan di wilayah Mesuji, Tulang Bawang, dan Lampung Timur.

Dini hari berpotensi hujan di wilayah Lampung Selatan, Lampung Timur, Bandar Lampung, Pesawaran, Metro, Lampung Tengah, dan Pringsewu.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang pagi hari di wilayah Lampung Timur dan Lampung Selatan.
Siang dan Sore hari
 di wilayah Lampung Tengah, Lampung Utara, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Lampung Barat, dan Pesisir Barat.
Malam hari di wilayah Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Timur. Dini hari di wilayah Lampung Selatan dan Lampung Timur.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

 1,851,124 kali dilihat,  1,953 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Pendaftaran Calon Anggota KPID Provinsi Lampung Telah Dibuka

Published

on

Lampung.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik membuka pendaftaran Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) periode 2020 – 2023.

Hal tersebut terungkap setelah digelar Rapat Persiapan Pendaftaran Calon Anggota KPID di kantor Dinas Kominfotik Provinsi Lampung pada Jumat (29/5/2020) lalu.

Penjaringan calon Anggota KPID Lampung akan dilakukan oleh Tim Seleksi yang diketuai Fahrizal Darminto yang ditetapkan oleh DPRD Lampung melalui SK dengan Nomor 12/K.PIMP/III.01/2020.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung A Chrisna Putra mengatakan, penyelenggaraan Pendaftaran Calon Anggota KPID Lampung itu dimulai hari ini tanggal 1 hingga 30 Juni 2020 mendatang.

“Apabila sampai dengan tanggal yang telah ditentukan jumlah pendaftar kurang dari tiga kali lipat jumlah anggota KPID maka pendaftaran dapat diperpanjang selama 15 hari,” kata dia, Senin (1/6/2020).

Persyaratan dan kelengkapan administrasi calon anggota KPID dapat diunduh di website Diskominfotik Provinsi Lampung https://diskominfotik.lampungprov.go.id/ mulai tanggal 1 Juni 2020 Pukul 08.00.

Dokumen pendaftaran dapat diserahkan langsung atau dikirim melalui jasa pengiriman ke Sekretariat Tim Seleksi KPID Provinsi Lampung Jl. Wolter Monginsidi No. 69 Teluk Betung Kota Bandar Lampung (Diskominfotik Provinsi Lampung).

“Berkas diserahkan mulai tanggal 2 Juni sampai dengan 30 Juni 2020 pada jam kerja (09.00 – 14.00 WIB),” ujar Chrisna.

Pendaftar yang memenuhi persyaratan administrasi pendaftaran dan lolos seleksi administrasi akan diumumkan pada tanggal 10 Juli 2020 di website Diskominfotik dan berhak mengikuti proses selanjutnya.

“Hal – hal yang berkaitan dengan pendaftaran calon Anggota KPID Provinsi Lampung dapat menghubungi timselkpid@lampungprov.go.id,” tandasnya. (*)

 5,815 kali dilihat,  378 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Gugus Tugas: 34 Kasus Corona di Lampung dari ‘Kluster’ Wilayah Terjangkit

Published

on

Reihana
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana | Foto: Ist.

Lampung.co – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana menyebut hingga saat ini, ada lima kluster yang telah dipetakan pada kasus-kasus positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Lampung.

Diantaranya kluster Gowa, kluster Temboro, kluster Bengkulu, kluster ‘sendiri’, dan kluster dari wilayah terjangkit. Menurutnya, kasus terbanyak akibat kontak dengan orang yang datang dari wilayah terjangkit.

“Dari hasil tracing, kluster paling banyak adalah kluster dari wilayah terjangkit, yakni sebanyak 34 orang,” kata dia, Minggu (31/5/2020) siang dikutip dari Kompas.com.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung ini menjelaskan, Kluster Wilayah Terjangkit ini adalah kasus-kasus di mana pasien terinfeksi virus corona setelah melakukan kontak dengan orang yang berasal dari wilayah terjangkit di luar Lampung.

“Ada yang datang ke Lampung, kemudian menularkan covid 19 ke warga (Lampung),” bebernya.

Kemudian, lanjutnya, kluster terbanyak kedua adalah kluster Gowa dan kluster Temboro, masing-masing berjumlah 30 kasus. Berdasarkan data surveilans, kata dia, para pasien dari dua kluster itu sebagian besar adalah orang tanpa gejala (OTG).

Kluster selanjutnya adalah kluster ‘sendiri’ yang berjumlah 20 kasus. Kluster ini adalah kasus-kasus dimana pasien terkonfirmasi virus corona memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit seperti Malaysia, Bogor, atau Jakarta.

“Lalu ada kluster Bengkulu sebanyak empat kasus,” ujar Reihana.

Dikatahui, data per 31 Mei 2020 kasus terkonfirmasi positif Corona di Lampung mencapai 133 orang, dengan rincian 71 orang sembuh, 11 orang meninggal dunia, dan 51 orang masih dirawat atau isolasi.

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai jumlah 111 orang dengan rincian, 21 orang meninggal dunia, 72 orang dinyatakan sembuh, dan 18 masih dirawat dalam pengawasan.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 3170 orang dengan rincian, tujuh orang meninggal dunia, 3117 orang selesai dipantau, dan 46 orang masih dipantau. (*)

 4,873 kali dilihat,  261 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca