fbpx
Connect with us

Advertorial

DPRD Lampung Setujui Raperda Pemerintah Pinjam Dana ke PT SMI

Published

on

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung

Lampung.co – Raperda Pemerintah pinjaman dana kepada PT SMI senilai Rp 600 miliar akhirmya disetujui. Hal ini terungkap dalam rapat paripurna tentang Raperda Pinjaman Daerah di gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin 26/3/2018.

Dalam paripurna yang langsung dipimpin Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal, 44 anggota DPRD yang hadir mengamini menyetujui Raperda peminjaman dana pemda kepada PT SMS senilai 600 Miliar.

Juru bicara pansus pembahasan perda pinjaman daerah, Zeldayati mengatakan, Pembangunan di daerah sangat terkait dengan kemampuan biaya yang dimiliki pemerintah daerah. Sumber pembangunan berasal dari PAD dan juga bantuan pusat. Dalam hal ini anggaran yang dimiliki daerah terbatas.

“Maka pemda dapat mencari alternatif dana guna pembangunan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan masyarakat.Pemda dapat melakukan pinjaman daerah. Pinjaman ini adalah alternatif dan merupakan solusi menutup kekurangan kas daerah dan mendukung berbagai kegiatan daerah. Ini juga sudah diatur dalam PP nomor 30 tahun 2011,” imbuhnya.

Dijelaskannya, dalam pembahasan perda pinjaman ini, pihaknya sudah melakukan rapat dengar pendapat dengan beberapa pihak terkait, yaitu dinas PUPR Provinsi Lampung, Badan keuangan Provinsi Lampung dan juga Biro Hukum.

Diketahui pinjaman Rp 600 miliar ini ditujukan untuk pembangunan ruas jalan di beberapa kabupaten/kota. Enam ruas jalan yang akan dibangun tahun ini yaitu ruas Jalan Pringsewu–Pardasuka (18.797 Km), ruas Jalan Padang Cermin–Kedondong Kabupaten Pesawaran (29.671 Km), Ruas jalan Bangunrejo–Wates Lampung Tengah (22.212 Km).

Selanjutnya, ruas jalan di Kabupaten Lampung Selatan yaitu Simpang Korpri–Sukadamai (20.468 Km), dan Ruas jalan di Kabupaten Mesuji yakni Simpang Pematang–Brabasan (11.602 Km) dan Brabasan – Wiralaga (29.443 Km).

DPRD Provinsi Lampung

Rapat paripurna tentang Raperda Pinjaman Daerah di gedung DPRD Provinsi Lampung (Foto: Dok. Humas DPRD Prov. Lampung)

Apresiasi Pemerintah

Sementara Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada DPRD Provinsi Lampung yang telah menyetujui rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pinjaman Pemerintah Daerah kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menjadi peraturan daerah (perda) Provinsi Lampung

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Dewan terhormat atas telah disetujuinya rancangan peraturan daerah dimaksud untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah,” kata Plt Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, mewakili Gubernur Lampung Didik Suprayitno saat rapat paripurna DPRD Provinsi Lampung pembicaraan tingkat II persetujuan rancangan peraturan daerah Provinsi Lampung prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung tentang pinjaman Pemerintah Daerah kepada PT. SMI, di ruang sidang paripurna DPRD Provinsi Lampung, Senin (26/3).

Hamartoni Ahadis menjelaskan pinjaman pemerintah daerah kepada PT. SMI sebesar Rp. 600 miliar, ditujukan untuk membiayai pembangunan 6 (enam) ruas jalan di Provinsi Lampung.

“Yang terpenting adalah telah disetujuinya peraturan daerah tentang pinjaman daerah tersebut. Terkait pencairan dana, dipihak internal PT. SMI tentunya memiliki aturan tersendiri terkait mekanisme pencairan dana,” katanya.

Adapun keenam ruas jalan tersebut yakni ruas simpang korpri-sukadamai sebesar Rp. 60 miliar, ruas padang cermin-kedondong sebesar Rp. 160 miliar, ruas bangunrejo-wates sebesar Rp. 110 miliar, ruas pringsewu-pardasuka sebesar Rp. 50 miliar, ruas simpang pematang-brabasan sebesar Rp. 80 miliar, dan ruas brabasan-wiralaga sebesar 140 miliar.

Hamartoni menjelaskan infrastruktur jalan merupakan prioritas utama pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Dengan ketersedian infrastruktur jalan yang handal maka kelancaran pergerakan arus transportasi darat akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung.

“Diharapkan dengan adanya penanganan jalan Provinsi ini, pertumbuhan ekonomi Lampung dapat terus meningkat serta turut berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Untuk itu, dengan disetujuinya raperda tersebut sebagai perda, jelas hamartoni, maka dalam rangka penerapan/pelaksanaan lebih lanjut perda tersebut, Kepala OPD pelaksana perda terkait untuk segera menyiapkan dan mengambil langkah yang diperlukan yakni melaksanakan pembangunan 6 (enam) ruas jalan di Provinsi Lampung, melaporkan posisi kumulatif pinjaman dan kewajiban pinjaman kepada Mendagri dan Menteri Keuangan RI setiap semester dalam tahun anggaran berjalan.

Pada kesempatan itu, terdapat juga laporan hasil pembahasan pantia khusus DPRD Provinsi Lampung tentang laporan hasil Pemeriksaan BPK-RI atas efektivitas pelayanan perizinan terpadu satu pintu pada Pemerintah Provinsi Lampung.

“Ada beberapa masukan dari hasil pembahasan tersebut. Karena itu forum ini dijadikan sebagai barometer untuk mengoreksi apa yang telah kita lakukan, untuk memberikan pelayanan mudahan bisnis dan investasi bagi investor yang ingin berinvestasi di Lampung,” jelasnya. (Adv)

236 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial.

Advertorial

DPRD Provinsi Lampung Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Published

on

DPRD Provinsi Lampung

DPRD Provinsi Lampung menggelar rapat paripurna dengan agenda Mendengarkan Pidato kenegaraan Presiden RI Jokowi Widodo dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74.

Lampung.co – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Repubik Indonesia (RI) Ke-74, Dewan perwakilan daerah (DPRD) Provinsi Lampung menggelar rapat paripurna. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menghadiri langsung Rapat.

Paripurna DPRD dibuka oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Aprizal dengan agenda Mendengarkan Pidato kenegaraan Presiden RI Jokowi Widodo, Jumat (16/8/2019) di Gedung DPRD Provinsi Lampung.

Usai membuka rapat, menanti Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi, Dedi bersama seluruh peserta rapat mendengarkan lagu-lagu Kebangsaan yang dibawakan oleh Paduan Suara SMAN 2 Bandar Lampung.

Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung

Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung hadiri rapat paripurna DPRD Provinsi Lampung agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-74 | Foto: Adv

Presiden Jokowi yang mengenakan baju adat Sasak Nusa Tenggara Barat, dalam pidatonya menyampaikan beberapa hal, diantaranya Presiden mengajak seluruh lembaga Negara untuk membangun sinergi yang kuat guna menyelesaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi Negara.

Presiden juga menyebut jika keberhasilan bangsa Indonesia adalah hasil karya seluruh anak bangsa, Indonesia maju bukan hanya karya Presiden dan Wakil Presiden, bukan hanya karya lembaga eksekutif, lembaga legislatif ataupun yudikatif saja.

“Tetapi, keberhasilan Indonesia juga karya pemimpin agama, budayawan dan para pendidik. Keberhasilan Indonesia adalah juga karya pelaku usaha, buruh, pedagang, inovator maupun petani, nelayan dan UMKM, serta karya seluruh anak bangsa Indonesia,” sambungnya.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat, dirinya yakin jika Bangsa Indonesia akan mampu mengejar ketertinggalan. “Indonesia tidak takut terhadap persaingan. Kita hadapi persaingan dengan kreativitas, inovasi, dan kecepatan yang kita miliki,” ujar Jokowi.

Oleh karena itu, kata Jokowi, perubahan-perubahan itu harus dilakukan. Ia kembali menekankan untuk mengubah cara-cara lama yang tidak kompetitif. “Kita harus lebih cepat dan lebih baik dibandingkan negara-negara lain.

Oleh karenanya, dibutuhkan lompatan-lompatan untuk mendahului kemajuan bangsa lain. Sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk optimis meraih cita-cita dan melahirkan Indonesia maju. “Sayalah yang memimpin lompatan kemajuan kita bersama

Untuk itu, Jokowi menekankan, sumber daya manusia (SDM) Indonesia harus kompetitif di tingkat regional dan global. Kompetitif yang dimaksud dari segi karakter serta dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan ketrampilan. “Yang menguasai the emerging skills yang mampu mengisi the emerging jobs dan inovatif dan membangun the emerging business,” kata Presiden.

Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung

Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-74 | Foto: Adv.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia mengatakan jika ia bersama Gubernur Arinal akan menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia khususnya di Provinsi Lampung.

“Arahan Pak Presiden mengenai SDM untuk Indonesia Maju, itu yang menjadi penting, kita akan tindaklanjuti di Lampung. Artinya, Pak Gubernur dan saya juga pasti insert kebijakan bagaimana mengupgrade SDM di Lampung,” ujar Nunik usai rapat paripurna. (Adv)

1,460 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Advertorial

Banggar DPRD DKI Jakarta Kunjungan Kerja ke DPRD Lampung

Published

on

Banggar DPRD DKI Jakarta

Lampung.co – Anggota DPRD Lampung menerima kunjungan kerja (Kunker) Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi DKI Jakarta di ruang rapat Komisi DPRD Lampung, Jumat (12/4/2019).

Pimpinan Badan Anggaran DPRD Provinsi DKI Jakarta, M. Ashraf Ali, mengatakan kunjungan kerja ini dalam rangka mencari informasi dan beberapa hal yang menarik di Provinsi Lampung.

Ini dilakukan, lanjutnya, karena ada beberapa hal yang kita temui sesuatu yang menarik di Provinsi Lampung. Apa yang telah dilakukan Anggota DPRD itu di kelurahan, kecamatan maupun desa.

Gubernur Lampung, kata dia, diberikan porsi yang cukup dalam penyampaian di Musrenbang. Kemudian peran legislatif sangat penting dari hasil reses yang didapat dari dapilnya masing-masing.

“Sehingga ini menjadi satu kesatuan antara Pemprov dan DPRD Lampung, karena kedua lembaga ini memperjuangkan nasib masyarakat Lampung,” kata Ashraf.

Dia menjelaskan bahwa ada perbedaan jauh terkait anggaran APBD tahun ini, kalau Ibukota Jakarta sekisaran Rp. 89 Triliun, sedangkan Pemprov Lampung sebesar Rp. 7,7 Triliun.

Hanya saja, dia menuturkan, kalau diakumulasikan keseluruhan dari 15 kabupaten/kota Anggaran APBD Provinsi Lampung lebih besar.

Menurut politikus Golkar itu, Lampung yang merupakan gerbang Sumatra tentu mengalami banyak perubahan. Dahulu, jalanan di Lampung masih banyak hutan, tetapi sekarang pembagunan sudah semakin maju.

Selain itu, generasi muda sekarang sudah luar biasa perkembangannya. Sehingga, Lampung menjadi harapan baru pembangunan bagi Indonesia. Terlebih, jarak Lampung dengan ibu kota negara relatif dekat.

“Saya berharap, ke depan, DKI Jakarta dan Provinsi Lampung bisa menjadi mitra yang baik dan pembangunan Lampung akan semakin maju lagi,” kata dia.

Kunker Banggar DPRD DKI Jakarta

Anggota DPRD Lampung menerima kunjungan kerja (Kunker) Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi DKI Jakarta | Foto: Ist.

Anggota Komisi II DPRD Lampung Akhmadi Sumaryanto mengapresiasi kunker Tim Banang DPRD DKI. Terlebih, Lampung menjadi salah satu provinsi yang menjadi percontohan dari provinsi lain.

Menurutnya, Kunker tersebut guna memperoleh dan mencari masukan mengenai mekanisme pembahasan APBD, baik murni maupun perubahan serta pembahasan beberapa pokok pikiran untuk kmajuan rakyat.

“Kami patut mengapresiasi kunker teman-teman dari DPRD DKI Jakarta. Sebab, saat ini Lampung menjadi salah satu provinsi tujuan dari wakil rakyat provinsi lain,” ujar Akhmadi.

Dia menambahkan, saat ini, Provinsi Lampung tumbuh dengan pesat, baik itu sektor pembangunan infrastruktur, perkebunan, pertanian, maupun pariwisatanya.

“Maka dari itu, kami persilakan teman-teman DPRD DKI menggali informasi suksesnya pembangunan di Provinsi Lampung,” kata dia.

DPRD Lampung

Anggota DPRD Lampung menerima kunjungan kerja (Kunker) Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi DKI Jakarta | Foto: Ist.

Sementara Kepala Inspektorat Lampung, Syaiful Dermawan menyebut kunjungan Anggota Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta ke DPRD Lampung membahas badan anggaran di Musrenbang dari tingkat RT sampai Pemerintah daerah.

Karena di Provinsi DKI Jakarta sangatlah berbeda dengan Provinsi Lampung dalam pembahasan Musrenbang. “Tetapi dalam prosedur pembahasan anggaran sama saja,” imbuhnya.

Rapat ini juga dihadiri Plt. Sekretaris Dewan, Tina Marlinda, dan Kabid Anggaran, Marindo Kurniawan dan perwakilan Anggota DPRD Lampung. (Adv)

1,353 kali dilihat, 14 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Advertorial

HUT Provinsi Lampung ke-55, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

Published

on

DPRD Provinsi Lampung

Lampung.co – Dalam rangka perayaan hari jadi Provinsi Lampung ke-55 sejak 1964-2019, DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Paripurna Istimewa di gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (8/3/2019). Perayaan hari jadi bertemakan ‘Lampung Maju Untuk Indonesia’ berlangsung meriah.

Rapat paripurna istimewa diawali dengan proses penyambutan kepada Gubernur Provinsi Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, sang istri Apriliani Yustin, beserta Wakil Gubernur Bachtiar Basri, dan rombongan, melalui prosesi adat Lampung yakni Kanjauan.

Sesampainya di depan gedung DPRD Provinsi Lampung, rombongan Gubernur Lampung disambut dengan prosesi adat Lampung berupa tanya jawab oleh ’juru baso’ dari pihak tamu dan pihak tuan rumah.

Penyambutan diiringi dengan petasan dan serangkaian proses adat Lampung untuk penerimaan Gubernur Lampung. Mulai dari pengucapan pantun selamat datang hingga pencak silat dari kantor Pemprov menuju depan gedung DPRD.

Gubernur Ridho disambut oleh seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung dan melakukan foto bersama sebelum memulai jalannya Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung.

Suasana hangat dan meriah sangat terasa dalam acara tersebut. Setelah prosesi itu, Gubernur Ridho disambut Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal memasuki Ruang rapat DPRD Lampung.

Rapat dimulai dengan salam pembuka, serta tari kreasi Lampung, tarian sanggar dari PKK Provinsi Lampung Apriliani Ficardo, dilanjutkan dengan paduan suara, dan lagu yang berjudul Erham Kuni Lampung yang bermakna kerinduan dan kecintaan masyarakat Lampung untuk Provinsi Lampung.

Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, beserta sambutan-sambutan dan pemotongan tumpeng.

HUT Provinsi Lampung ke-55

Pemotongan tumpeng HUT Provinsi Lampung ke-55 | Foto: Ist.

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada seluruh pendahulunya yang telah berbuat banyak dan terbaik bagi peletakan dasar-dasar pemerintahan di provinsi Lampung.

Dalam rapat paripurna itu, Gubernur Ficardo menjelaskan di usia ke-55 Provinsi Lampung menapaki perjalanan sejarah cukup panjang. Seluruh bidang berkembang pesat dari sisi pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran, lapisan masyarakat dan komponen pembangunan di Provinsi Lampung yang ikut memberikan kontribusi nyata dalam proses pembangunan di Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Ridho mengajak seluruh komponen pembangunan di Provinsi Lampung, agar menjadikan Hari Jadi ke-55 sebagai sarana introspeksi diri demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Saat ini, jelas Gubernur Ridho, Provinsi Lampung mengalami kemajuan pesat dan diiringi berbagai program prioritas pembangunan Provinsi Lampung.

Ridho melanjutkan, Provinsi Lampung mengalami kemajuan yang sangat pesat. Di antaranya peningkatan daya saing dari peringkat 25 di 2014 menjadi peringkat 12 di 2018, pertumbuhan ekonomi Lampung tumbuh sebesar 5,25% berada di atas rata-rata nasional sebesar 5.17%.

Keberhasilan pembangunan dibidang pertanian ditandai dengan naiknya NTP di Provinsi Lampung yaitu sebesar 104,21 menjadi 105,86 di 2018, berhasil menurunkan tingkat kemiskinan secara siginifikan dari 14,21% di 2014 menjadi 13,01% di 2018.

“Selain itu juga terus berusaha untuk menurunkan persentase kemiskinan menjadi di bawah satu digit atau di bawah 10%, dan kemajuan pesat di bidang sektor lainnya,” jelas Gubernur Ridho.

Dalam mengupayakan menurunkan tingkat kemiskinan di bawah satu digit, Gubernur Ridho menjelaska salah satu upayanya yaitu dengan membuka lapangan kerja. Dengan terbukanya konektivitas Provinsi Lampung, investasi di Provinsi Lampung makin meningkat.

“Tentunya selain membuka lapangan kerja, pendidikan juga harus terus diperhatikan, sehingga secara langsung juga akan berpengaruh terhadap menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Lampung,” jelas Gubernur Ridho.

Lebih lanjut, Gubernur Ridho menuturkan Pemprov Lampung juga terus fokus meningkatkan pembangunan infrastruktur seperti pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lampung, Bandara Internasional Raden Inten II, Pembangunan Dermaga Eksekutif.

Kemudian pembangunan bendungan baru dalam meningkatkan pertanian Provinsi Lampung, pembangunan bumi perkemahan, pembangunan perpustakaan modern dan pembangunan Lampung Astronomical Observatory (LAO) untuk meningkatkan pendidikan di Provinsi Lampung.

Gubernur Ridho menjelaskan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar 140,9 KM diresmikan Presiden Joko Widodo dan beroperasi. Selain itu, Ruas Terbanggi Besar-Mesuji dalam beberapa bulan ke depan akan mampu beroperasi secara penuh.

“Kita harus bangga karena berhasilnya pembangunan JTTS ini tak lepas dari upaya percepatan yang dilakukan oleh ASN Lampung yang diketuai oleh Almarhum Adeham. Ini sesuatu yang sangat berarti karena kita tidak pernah mendengar hal ini di Provinsi yang lainnya,” jelas Gubernur.

Selain itu, Pemprov Lampung juga terus memfokuskan untuk memantapkan infrastruktur jalan, peningkatan pembangunan disektor pendidikan, kesehatan, pembangunan pariwisata, ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, dan menurunya tingkat kemiskinan.

Semua itu tentu tidak mudah diwujudkan, oleh karenanya Gubernur Ridho mengajak seluruh lapisan masyarakat Lampung untuk berkomitmen dalam meningkatkan sinergi serta berkeyakinan sungguh-sungguh untuk mewujudkannya.

Gubernur Ridho juga berharap di Hari Jadi Lampung ke-55, Lampung dapat semakin maju dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Lampung bagi kesejahteraan masyarakat Lampung.

Tentunya, kata dia, berbagai upaya pembangunan dalam memajukan dan mensejahterakan Provinsi Lampung diharapkan agar mampu memberikan kemakmuran bagi masyarakat Lampung.

“Dan apa yang telah kita siapkan harus dapat dirasakan dan dinikmati oleh anak-anak Lampung dan Generasi Lampung kedepannya,” harap Gubernur Ridho.

HUT ke-55 Provinsi Lampung

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-55 Provinsi Lampung di gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (8/3/2019) | Foto: Ist.

Di sisi Iain, dalam sambutannya Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal menjelaskan dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Lampung ke-55, Lampung sudah banyak menorehkan berbagai prestasi dan kemajuan yang sangat pesat, walau ada beberapa hal yang harus diperbaiki.

Provinsi Lampung saat ini, ujarnya, tengah mengalami kemajuan, baik dari segi infrastruktur seperti beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Bandara Internasional Raden Intan II.

“Kemudian pengembangan Bandara Gatot Subroto Way Kanan untuk penerbangan sipil, pembangunan bendungan ekonomi daerah, dan pembangunan perumahan untuk rakyat sebagai langkah utama menciptakan hunian masyarakat yang murah,” jelas Dedi.

Kemudian, dari berbagai peningkatan pembangunan Iain. Seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan pariwisata, ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi Lampung, dan menurunya tingkat kemiskinan, dan peningkatan pembangunan.

Tantangan ke depan, jelas Dedi, akan semakin berat. Untuk itu, dibutuhkan solidaritas tinggi, gotong royong, bahu membahu, serta meningkatkan sinergi seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk kemajuan Provinsi Lampung tercinta.

Dedi menambahkan, HUT Provinsi apung ke- 55, menjadi momentum mengevaluasi capaian kerja selama setahun.Ia menuturkan, pekerjaan yang dikerjakan setahun sebelumnya akan menjadi tolak ukur program kerja kedepan, baik pekerjaanya, capaianya dan kualitas pekerjaan itu sendiri.

“Apa bila tahun kemaren belum sempurna maka tugas kita ditahun untuk menyeksaikannya,” tuturnya.

Secara umum kata Dedi, setiap tahunya anggaran yang disahkanpun selalu meningkat, akan tetapi masih terdapat keluhan masyarakat dan juga terdapat kualitas pekerjaan yang belum baik, maka perlu ditingkatkan pengawasan yang lebih baik lagi. (Adv)

1,413 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca