Menu

Mahasiswa Lampung Demo di Jakarta, Desak Mendagri Izinkan Rolling Pejabat

  Dibaca : 402 kali
Mahasiswa Lampung Demo di Jakarta, Desak Mendagri Izinkan Rolling Pejabat
Demo mahasiswa Lampung-Jakarta di Jakarta, Senin (2/4/2018), soal rolling oleh Plt Bupati Lampung Sri Widodo. (Foto: Istimewa)

Lampung.co – Untuk menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) atau PNS pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Provinsi Lampung, agar pilkada berlangsung bersih dan damai, massa dari Persaudaraan Mahasiswa Lampung Utara-Jakarta menggelar aksi di Tugu Proklamasi, Jakarta, Senin (2/4/2018).

Sejumlah demonstran gabungan mahasiswa itu mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengabulkan permintaan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Utara, Sri Widodo, untuk melakukan rolling jabatan di lingkungan pemerintah kabupaten setempat.

“Saat ini diketahui banyak ASN terlibat dalam dukung mendukung pasangan calon (paslon) di pilkada mendatang,” ujar koordinator aksi, Ermawan Putra.

Dikatakannya, Plt Bupati Lampung Utara sudah mengirimkan surat permohonan kepada Kemendagri hingga tiga kali. Surat permohonan tersebut pun kabarnya ditandatangani oleh 17 anggota DPRD Lampung Utara.

“Mendagri harus mengabulkan permintaan Bapak Plt Bupati Lampung Utara, berdasarkan surat nomor 800/02/II/38-LU/2018, perihal permohonan rekomendasi nomor 800/94/II/38-LU/2018,” desak Ermawan.

Diketahui, Wakil Bupati Lampung Utara, Sri Widodo, yang kini menjabat Pelaksana Tugas Bupati Lampung Utara, menjadi sorotan usai melakukan rolling jabatan terhadap ratusan ASN di Pemkab Lampung Utara.

Kebijakan tersebut dinilai ganjil, sebab rolling hanya bisa dilakukan atas seizin Kementerian Dalam Negeri.

Sebelumnya, Plt Bupati Lampura Sri Widodo melakukan rolling di jajarannya untuk 170 pejabat struktural eselon III dan eselon IV.

“Rolling di Pemkab Lampura dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan tidak pakai uang alias tidak ada bayar-bayaran,” tegasnya, usai melantik di Ruang Tapis, Pemkab Lampura (21/3/2018).

Sri Widodo juga memita semua pihak untuk tidak menilai yang macam-macam, apalagi dikaitkan dengan pilkada.

“Tidak ada urusan dengan pilkada. Sekali lagi, rolling ini semata-mata untuk Lampura lebih baik,” ujar dia.

Sri Widodo mengatakan, motto kerja yang diusungnya yakni ‘kerja cepat, tepat dan bermanfaat’.

“Jangan kaku dengan jabatan, sebab jabatan ini bukan untuk disombongkan, melainkan untuk mengukur sejauh mana kemampuan kita mengabdi pada negara dan bangsa ini,” imbaunya. (*/dbs/rus)

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional