fbpx
Connect with us

Lampung Utara

Arinal Diberi PR Bangun Infrasturktur Lampung Utara

Published

on

Lampung.co – Sebagian wilayah di Kabupaten Lampung Utara masyarakatnya berada di bawah garis kemiskinan. Utamanya mereka yang hidup di pedesaan tepatnya di wilayah yang justru memiliki wilayah terluas di Kecamatan Kotabumi Selatan.

“Begitulah kondisi masyarakat yang ada di Kecamatan Kotabumi Selatan. Meski ada pembangunan, tetapi masyarakat tidak merasakan langsung dampak nya,” kata Achmad Batin (58) warga Desa Mulangmaya, Kecamatan Kotabumi Selatan kepada Tim Media Jaringan Arinal Berkarya (JAYA), Jumat (6/01/2018).

Menurut mantan Pimpinan Kecamatan (PAK) Partai Golkar Kecamatan Kotabumi Selatan ini, program pembangunan yang dijalankan pemerintah saat ini perlu dikaji ulang. Pembangunan, kata dia, harus mementingkan kebutuhan rakyat secara menyeluruh.

“Percuma jika pembangunan yang sifatnya pencitraan saja. Lihat kondisi masyarakat di bawah seperti apa. Apa yang sebenarnya dibutuhkan dan sangat mendesak di masyarakat itulah yang harus diprioritaskan,” kata dia.

Hotib juga mengatakan, kondisi ekonomi masyarakat merupakan faktor yang sangat kentara, kondisi ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun silam. “Masyarakat tidak merasakan langsung dampak dari pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah. Pada akhirnya, kemiskinan semakin meningkat dan daya beli warga menurun,” kata dia.

Hotib menambahkan, Saat ini banyak keluhan soal infrastruktur jalan mulai dari Desa Alam Jaya, Tani Jaya, Sinar Mas Alam, Jerangkang dan Way Melan. Desa-desa tersebut masuk dalam wilayah Kecamatan Kotabumi Selatan di mana masih banyak infrastruktur jalan yang masih membutuhkan perbaikan. “Jalan memang sudah tersedia namun sudah rusak .ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah,” kata salah satu tokoh Desa Mulangmaya ini. (Rillis)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Hubungan Sedarah di Lampung Utara: Suka Sama Suka, Adik Hamil 8 Bulan

Published

on

Kasus asusila

Lampung.co – Berbeda dengan kasus hubungan sedarah atau inses yang terungkap di Pringsewu, Tanggamus dan Lampung Barat beberapa waktu lalu. Hubungan kakak adik di Lampung Utara ini suka-sama suka.

Seorang gadis warga Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi NV (19) kini mengandung janin kakak kandungnya sendiri JN (30). Bahkan usia kandungan NV kini sudah delapan bulan.

Hubungan terlarang keduanya sudah lama terjalin dan diketahui keluarga termasuk istri JN. Tak hanya itu, ayah keduanya bahkan istri JN juga pernah memergoki mereka melakukan hubungan badan.

Selain keduanya, kakak perempuan dari NV juga RS (25) mengaku sering kali melihat antara kakak dan adiknya itu bercumbu dan bermesraan. Namun nasihatnya tidak pernah mereka indahkan.

Bahkan saat dinasehati oleh ayahnya, JN justru melawan dan mengajak ayahnya itu berkelahi. Istri JN yang sudah memiliki dua anak pun tak bisa berbuat banyak karena takut kepada sang suami.

Ayah kandung kedua pelaku hubungan sedarah itu RB (60) mengungkapkan bahwa NV dan JN sudah lama hidup terpisah. NV sejak lahir diasuh tetangganya karena mempunyai saudara kembar laki-laki.

NV diserahkan kembali oleh tetangganya ke keluarga kandungnya setelah memasuki usia remaja karena dirasa sudah cukup umur. Dan mulai tercium adanya hubungan terlarang tersebut.

“JN sering datang kesini, entah bercanda atau belajar berdua bersama adiknya NV. Saya sudah sering menegur tapi selalu dijawab enggak usah kuatir, kami ini kakak adik jawab mereka,” kata sang ayah.

Namun akhirnya hubungan terlarang itu semakin terbongkar, setelah belakangan diketahui anak bungsunya itu telah mengandung anak dari kakak kandungnya JN.

RS yang merupakan adik perempuan JN mengatakan bahwa saat ini kakak sulungnya itu sudah pergi dari rumah membawa kabur adik kandungnya ke daerah Mesuji.

“Saya dengar mereka kabur ke Mesuji. Adik saya (NV) sudah hamil delapan bulan. Mereka telah berhubungan kurang lebih setahun ini,” ujar RS dikutip dari Kupas Tuntas.

“Kami keluarga besar sepakat tidak mengakui lagi mereka sebagai anggota keluarga kami,” imbuhnya. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Bunuh Mantan Istri di Jambi, Warga Lampung Utara Dibekuk di Jakarta

Published

on

Pembunuhan

Lampung.co – Seorang warga Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara Edi Widodo (32) dibekuk polisi di Teriminal Kali Deres, Jakarta pada Sabtu (15/6/2019) lalu.

Edi Widodo alias Tompel diamankan petugas atas kasus pembunuhan terhadap seorang ibu rumah tangga Yani (54) yang merupakan mantan istri pelaku di Jambi.

Direktur Direktorat Kriminal Umum (Dirreskrimmum) Polda Jambi, AKBP M Edi Fariadi mengatakan, penangkapan ini atas kerjasama pihaknya dengan Polda Metro Jaya.

Pelaku nekat menghabisi nyawa korban yang masih dicintainya itu lantaran terbakar cemburu karena mantan istri menikah lagi dengan pria lain.

Pristiwa itu terjadi di rumah korban saat pelaku yang diminta mantan istrinya itu ke rumah untuk meminta motornya yang sempat dibawa korban pergi.

Dikutip dari laporan ANTARA Senin (17/6/2019), Edi membunuh korbannya dengan memukul kepala bagi belakang menggunakan batu gilingan yang ada di dalam rumah Yani.

Usai memukul kepala korban, pelaku kemudian menutup mulut korban dengan lakban serta menutup muka korban dengan bantal.

Setelah itu, pelaku kemudian meninggalkan korban dan pergi ke rumah salah satu keluarga di Jakarta untuk bersembunyi.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka Edi Widodo alias Tompel diancam pasal 365 KUHP dan atau pasal 338 KUHP,” kata AKBP M Edi Faryadi. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Bersama Masyarakat, Dompet Dhuafa Dirikan Masjid di Jalinsum Bukit Kemuning

Published

on

Dompet Dhuafa

Lampung.co – Dompet Dhuafa gelar seremoni Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di Jalan Baturaja (Lintas Sumatera), Bukit Kemuning, Lampung Utara, Sabtu (4/5/2019).

Acara ini dihadiri oleh Bupati, tokoh agama, aparatur wilayah, para keluarga muwakif, serta perwakilan Dompet Dhuafa dan warga lokal dengan antusias mendukung jalannya acara.

Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika (YDDR) Ismail A. Said mengatakan, Masjid yang diberi nama Al Majid tersebut dibangun diatas tanah wakaf Haji Abdul Majid.

“Keluarga calon Muwakif dengan ikhlas dan lapang dada mewakafkan tanah warisannya ke Dompet Dhuafa agar menjadi lebih bermanfaat untuk umat”, ujar Ismail A. Said, Senin (6/5/2019).

Dia menjelaskan, tanah seluas 1300 meter itu akan dibangun Masjid serta rest area untuk para pesinggah yang melewati lintas Sumatera, setiap orang dapat menikmati fasilitas ini.

Menurutnya, rest area ini akan difasilitasi toilet umum dan tempat makan dilengkapi dengan minum gratis untuk para pengunjung.

“Dompet Dhuafa juga mendirikan konter agar orang tetap dapat berdonasi saat singgah,” jelas Ismail kepada Lampung.co.

Selain itu, kata dia, ditempat ini juga akan dibangun fasilitas umum lain seperti rumah toko untuk saling menghidupkan dengan konsep wakaf produktif.

Sebelum peresmian pelatakan batu pertama pembangunan Masjid Al Majid dilakukan, Dompet Dhuafa sudah menerima donasi dari para donator berupa material bangunan.

Sejumlah 23 donatur yang mendonasikan langsung material bangunan seperti semen, pasir dan batu ke Dompet Dhuafa untuk melancarkan proses pembangunan masjid dan rest area.

Berdasarkan kebiasaan masyarakat lokal, mereka lebih cenderung menyumbangkan donasinya berupa material bangunan dari pada uang ataupun transferan.

“Namun tidak menutup kemungkinan para donator untuk mendonasikan dalam bentuk uang ataupun transferan,” ujar Ismail.

Maka dari itu Dompet Dhuafa tetap menerima segala bentuk donasi baik material bangunan, uang atapun transfer dengan mendirikan konter Dompet Dhuafa di area pembangunan masjid.

Atas nama Dompet Dhuafa, Ismail mengucapkan terima kasih atas donasi yang telah diberikan semoga menjadi ladang pahala untuk para donatur.

“Dompet Dhuafa terus menggelorakan ajakan untuk #JanganTakutBerbagi kepada sesama dengan memberikan zakat, sedekaf, infaq dan wakafnya,” pungkasnya. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca