fbpx
Connect with us

Lampung

Gunung Anak Krakatau Bukan Tempat Wisata !

Published

on

Gunung Anak Krakatau

Lampung.co – Sejak zaman dahulu kala hingga sekarang, Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di Provinsi Lampung, tepatnya di Kabupaten Lampung Selatan ini masih mempunyai pesona yang luar biasa.

Hal ini membuat banyak orang ingin berkunjung serta menginjakan kaki di sana. Bagaimana tidak, pada Senin, 27 Agustus 1883, tepat pukul 10.20 WIB, Gunung Krakatau meletus dahsyat.

Kekuatannya setara 150 megaton TNT, lebih 10.000 kali kekuatan bom atom yang meluluhlantakkan Hiroshima dan Nagasaki di Jepang, seperti dilansir detikcom, Minggu (8/4/2018).

Suara ledakan dan gemuruh letusan Gunung Krakatau terdengar sampai radius lebih dari 4.600 km hingga terdengar sepanjang Samudera Hindia, dari Pulau Rodriguez dan Sri Lanka di barat hingga ke Australia di timur.

Letusan tersebut masih tercatat sebagai suara letusan paling keras yang pernah terdengar di muka bumi. Siapa pun yang berada dalam radius 10 kilometer niscaya menjadi tuli.

Bahkan, The Guiness Book of Records mencatat bunyi ledakan Gunung Krakatau sebagai bunyi paling hebat yang terekam dalam sejarah. Memisahkan pulau dan memicu dua tsunami dengan tinggi 40 meter, menewaskan lebih dari 35 ribu orang. Itu versi resmi.

Sedangkan sejumlah laporan menyebut, korban mencapai 120 ribu. Kerangka-kerangka manusia ditemukan mengambang di Samudera Hindia hingga pantai timur Afrika sampai satu tahun setelah letusan.

Gunung Anak Krakatau adalah pulau yang terjadi karena proses alam, terbentuk karena dorongan vulkanik dari dasar laut.

Gunung yang saat ini kira-kira setinggi 350 meter di atas permukaan laut ini menjadi destinasi favorit bagi para wisatawan, baik dalam atau luar negeri.

Tak terhitung operator tur yang menyediakan paket wisata ke Gunung Krakatau dan Gunung Anak Krakatau di Lampung. Untuk diketahui, Krakatau adalah cagar alam.

Karena asal-usul pembentukan, lokasi dan habitatnya, maka oleh pemerintah Indonesia Gunung Anak Krakatau dijadikan kawasan cagar alam, bagian dari kawasan konservasi yang harus dilindungi.

Kawasan ini terbuka untuk para ilmuwan dan peneliti, tapi tidak untuk kegiatan wisata atau kegiatan lain yang bersifat komersil. Bukan hanya itu, pada tahun 1991, UNESCO mengakui Cagar Alam Krakatau sebagai situs warisan dunia.

Ada aturan yang memperbolehkan orang untuk berkunjung dan memasuki Gunung Anak Krakatau, Tapi siapa pun harus terlebih dahulu mengurus perizinan di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Bandar Lampung.

Pastinya akan ditanyakan maksud dan tujuan ke Gunung Anak Krakatau. Apabila kegiatan atau aktivitas yang akan dilakukan memang untuk kepentingan penelitian serta disesuaikan dengan kondisi alam dan cuaca di sana, maka pejabat berwenang di sana akan mengeluarkan Surat Izin Masuk Konservasi atau SIMAKSI.

Tanpa surat izin tersebut, kita tidak boleh ke Gunung Anak Krakatau. Kalau tetap memaksa atau menyiasatinya dengan berbagai macam alasan, itu sama saja dengan melanggar hukum dan tidak menghormati Undang-undang yang berlaku.

Pada kenyataannya, saat ini sangat mudah untuk berkunjung ke Gunung Anak Krakatau. Banyak sekali travel agent atau tour guide yang menawarkan paket-paket menarik dengan harga terjangkau.

Tentunya hal ini sangat disayangkan, karena jelas memaksakan kehendak demi meraup keuntungan atau kepuasan semata.

Banyak cara untuk menikmati keindahan Gunung Anak Krakatau, antara lain dengan cara mengelilingi menggunakan kapal atau perahu. Bisa juga menatap indahnya deretan Gunung Krakatau dari Pulau Sebesi.

Tentu saja hal ini lebih aman bagi kita dan dipastikan tidak melanggar aturan yang ada.

Jadi untuk kalian yang mengaku traveler sejati, pastinya tidak akan berpikir dan membuat rencana untuk menginjakan kaki ke Gunung Anak Krakatau. (*/rus)

 5,034 total views,  18 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Komisi IV DPRD Lampung Dukung Langkah Pemprov dalam Penanganan Corona

Published

on

Komisi IV DPRD Provinsi Lampung
Komisi IV DPRD Provinsi Lampung tinjau simpul transportasi untuk cegah penyebaran Corona | Foto: Ist.

Lampung.co – Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 melalui simpul-simpul transportasi publik, Komisi IV DPRD Provinsi Lampung berperan aktif dengan melakukan kunjungan kerja langsung.

Wakil rakyat itu kunjungan ke beberapa simpul transportasi yang merupakan pintu-keluar masuk ke wilayah Provinsi Lampung guna mendukung upaya Pemprov Lampung melakukan percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Bumi Ruwa Jurai pada Selasa (31/3/2020).

Selain itu tujuan kunjungan kerja tersebut adalah melaksanakan pemantauan, konsolidasi, dan koordinasi dengan para penyelenggara simpul transportasi mengenai pelaksanaan protokoler kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Lampung.

Target pemantauan simpul transportasi dalam rangka penanganan bahaya Corona mulai dari Standar Oprasional Pelaksanaan (SOP), Kelengkapan Peralatan, dan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun kendala masalah dilapangan.

Kunjungan Kerja tersebut, di pimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra didampingi Kadis Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo, dan diikuti oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Ahmad Iswan Hendi Caya.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung yakni, Nurul Ikhwan, Fahrorrozi, Azwar Yacub, Midi Iswanto, Budiman AS, Budi Yuhanda, Mardiana, A. Mufti Salim, Semin, Abdulah Surajaya, Oktarijaya, dan Sony Setiawan juga turu menyertai.

Hasil kunjungan kerja tersebut, Tony Eka Candra mengatakan, bahwa penyelenggaraan protokoler kesehatan dan SOP setiap simpul transportasi yang dikunjungi dalam upaya pencegahan Covid-19 sudah berjalan dengan baik.

“Komisi IV DPRD Provinsi Lampung mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang telah dilaksanakan Pemprov Lampung dalam upaya mengantisipasi penyebaran dan pencegahan Covid-19, dan kita berharap wabah pendemi Covid-19 segera berakhir,” kata dia.

Tony menghimbau agar masyarakat Lampung tidak panik menghadapi pandemi Covid-19, karena menurutnya Pemerintah bersama Tim Gugus Tugas, sudah berikhtiar melaksanakan tugasnya dengan baik untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Kita berharap dan sama-sama berdoa kehadapan Allah SWT, Tuhan YME, agar wabah pandemi Covid-19 segera berakhir,” tandasnya. (*)

 2,519 total views,  2,519 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 2 April 2020 pukul 07.00 WIB hingga 3 April 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Barat – Utara dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (06 – 28 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 3 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 23,0 °C – 32,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 18,0 °C – 29,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 60% – 97%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 75% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Berawan. Berpotensi hujan lokal di wilayah Mesuji Lamsel dan Lamtim,.

Siang dan Sore hari diprakirakan hujan di wilayah Tanggamus, Pesibar, Tanggamus, Lambar, Way Kanan, Lampura, Balam, Lamsel, Lamtim, Metro, Lamteng, Pesawaran, Pringsewu,.

Malam hari diprakirakan hujan di wilayah Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Balam, Lamsel, Lamtim, Metro, Lamteng, Mesuji, Tuba, Tubabar, Lampura, Way Kanan, Lambar dan Pesibar,.

Dini hari diprakirakan Berawan.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Lambar, Way Kanan, Lampura, Tubabar, Tuba, Lamteng, Pesibar, Tanggamus, Pesawaran, Pringsewu, Lamtim, Metro, Balam, Lamsel pada sore dan malam hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

 1,401,501 total views,  2,746 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Empat Pasien Positif Corona di Lampung Tak Dirawat, Ini Alasannya

Published

on

Reihana
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana | Foto: Ist.

Lampung.co – Hingga hari ini, Selasa (31/3/2020) Dinas Kesehatan Provinsi Lampung merilis kasus pasien terkonfirmasi positif Corona di Lampung periode 18-30 Maret 2020 sebanyak 8 orang.

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 923, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 10 orang yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung.

Dari delapan kasus terkonfirmasi positif corona, satu orang telah meninggal dunia dan tersisa tujuh kasus masih dalam perawatan. Namun, empat kasus Corona yang baru itu hanya diisolasi di rumah masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, dalam keterangan resminya lewat unggahan video di instagram Dinas Kesehatan Lampung menyebut empat orang tersebut potitif Corona tanpa gejala.

“Jadi empat orang (kasus posistif Corona) ini dari hasil tracing, empat orang ini adalah orang-orang yang antibodinya telah terbentuk,” kata dia dikutip Lampung.co, Selasa (31/3/2020) sore.

Jadi walaupun dia positif Covid-19, lanjutnya, tapi tidak ada keluhan apapun. “Oleh karena itu, orang-orang ini kita anjurkan isolasi atau karantina mandiri di rumah (masing-masing),” tandasnya.

Diketahui, wabah virus asal Wuhan, China itu telah menyebar dengan cepat di Indonesia. Hingga Selasa (31/3/2020) sore tercatat 1.528 kasus positif corona dan sejumlah 136 pasien meninggal dunia.

 16,255 total views,  716 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca