Menu

Target Layarkan 10.000 Ton Beras Untuk Palestina, ini aksi ACT Lampung

  Dibaca : 94 kali
Target Layarkan 10.000 Ton Beras Untuk Palestina, ini aksi ACT Lampung

Lampung.co – Keputusan sepihak AS terkait pemindahan ibu kota Israel ke Yerusalem atau Al-Quds memantik kembali krisis Israel-Palestina, yang telah berlangsung selama lima dekade. Reaksi protes maupun kecaman secara keras dilayangkan oleh warga Palestina dan dunia, termasuk Indonesia. Peristiwa tersebut juga memicu konsolidasi filantropi yang kuat dari rakyat Indonesia.

Bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT), empati dan kepedulian bangsa Indonesia untuk Palestina kembali disalurkan. Bantuan kemanusiaan yang lebih masif berupa 10.000 ton beras untuk warga Palestina segera dilayarkan melalui Program Kapal Kemanusiaan. Tidak hanya beras, bantuan pangan lain seperti gula dan tepung juga turut diangkut oleh Kapal Kemanusiaan Palestina.

Bantuan pangan menjadi prioritas pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Pasalnya, pangan menjadi kebutuhan pokok yang dibutuhkan mendesak oleh warga Palestina. Seperti yang diketahui sebelumnya, pasang-surut tindakan represif sepihak Israel baik langsung maupun melalui lobi zionisme, dari tahun ke tahun semakin memperburuk kondisi warga Palestina. Tak hanya di Yerusalem Timur, tapi juga di Gaza. Berpuluh tahun, meski berada di Tanah Air nya sendiri, mereka hidup dalam serba keterbatasan.

Untuk mendukung rencana tersebut, ACT Lampung menggelar aksi “Segenggam Beras Untuk Palestina”. Aksi ini diharapkan dapat menggerakan rasa kepedulian dan kedermawanan masyarakat Lampung.

Menurut Program ACT Lampung Dian Eka Segenggam beras mungkin tidak berarti untuk masyarakat, namun ini nutrisi untuk semangat, hati dan pembuktian cinta bagi Palestina. Palestina menjadi negeri para nabi yang penuh berkah dan perlu diperjuangkan sampai hari kemerdekaanya.

Segenggam beras yang diberikan degan penuh kasih sayang dan keiklasan akan menjadi saksi di akhir zaman. Dalam program ini ACT juga memberikan sumbangsih kepada masyarakat dengan mengadakan pelatihan dan caracter building kepada anggota majelis taklim, komunitas dan sekolah.

Beberapa tema sudah disiapkan diantaranya materi internet marketing, parenting dan financial literacy. Mitra berhak memilih salah satu tema dengan syarat mau menghadirkan peserta dan lokasi pelatihan. “Bersama ACT Lampung, berikan segenggam beras untuk saudara kita di Palestina,” imbuhnya.

Sebelumnya Relawan ACT Lampung menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) daerah Pesisir Barat pada Selasa (09 Januari 2018) di GSG Labuhan Jukung Krui. Dalam lawatan tersebut Implementator Program ACT Dian Eka dan Partnership ACT Cahyo Prabowo bertemu dengan sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan untuk membahas sinergi program ACT. Salah satu topik yang dibahas adalah pemanfaatan potensi wakaf dan pertanian.

Menurut Kepala Kantor Kemenag Pesisir Barat Khobiran, saat ini pihaknya sedang merealisasikan konsep wakaf sumur dengan membuat penampungan air di wilayah bagian bawah sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih. Seperti diketahui di wilayah Pesisir Barat masih didominasi air payau. Sumber pendanaan akan dilakukan swadaya dari masyarakat. “Kami sangat mendukung sinergi pengelolaan wakaf sumur, semoga wakaf sumur ini cepat terealisasi,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bapak Munzir dimana pihaknya siap bersinergi mensosialisasikan program ACT termasuk kapal kemanusiaan palestina dengan mengerahkan ustad-ustad yang terlibat dalam ceramah kegamaan di wilayah Pesisir Barat. “Insyaallah segenap sumber daya akan kami kerahkan untuk sinergi sosialisasi masalah keumatan ini,” tuturnya.

Pertemuan selanjutnya bersama Pemangku Adat Masyarakat Pesisir Barat yang juga ketua Gapoktan Bapak Dalom Aidi Furqon, saat ini perekonomian masyarakat tergantung pada potensi pertanian seperti pohon damar dan padi. Namun permasalahanya saat ini harga pohon damar turun drastis. Sehingga saat ini petani membutuhkan penguatan organisasi dan memperkaya materi pengajian rutin. Peluang ini segera ditangkap ACT dengan menguatkan program pendampingan petani yang akan dilakukan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI). Dengan sinergi tersebut diharapkan dapat mensukseskan misi Pesisir Barat wilayah paling aman di Lampung.

Saat ini ACT sedang melakukan rekruitment relawan di wilayah Pesisir Barat. Relawan ini yang akan melaksanakan tugas-tugas teknis seperti pendampingan dan sosiaslisasi, disamping tugas pokok sebagai komando tanggap bencana.

Kapal Kemanusiaan Palestina akan diberangkatkan pada Rabu (21 Februari 2018) dengan rute Surabaya-Palestina. Rencananya beras akan didatangkan dari Binaan Program Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di kabupaten Blora Jawa Tengah.

Masyarakat Lampung dapat berpartisipasi dalam program ini dengan menyalurkan donasi baik berupa beras maupun uang tunai melalui rekening atas nama Aksi Cepat Tanggap BNI Syariah 770000525 dan Bank Mandiri 1270007917428. Semoga kapal kemanusiaan dapat berlayar sampai bumi syam. (Rls/Goy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Sekilas

Portal berita Lampung terbaru hari ini

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional