Untuk Penderita Asam Lambung, Ini Tips Sahur dan Buka Puasa yang Sehat

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Penyakit asam lambung adalah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung menuju esofagus.

Esofagus yang juga dikenal sebagai kerongkongan adalah bagian dari saluran pencernaan yang menghubungkan mulut dan lambung.

Bagi penderita asam lambung, terdapat sejumlah hal yang harus dia perhatikan ketika melakukan puasa Ramadan.

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan salah satu masalah yang lazim muncul pada penderita penyakit asam lambung.

Nutrisionis dan Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, menyebut beberapa tips yang dapat diikuti oleh penderita GERD saat berpuasa.

Berikut tips sahur dan buka puasa yang sehat bagi penderita asam lambung dari sang dokter yang dilansir dari Merdeka dari Fimela;

Tips sahur:
a. Sebelum makan sahur, konsumsilah segelas air putih hangat dengan camilan ringan yang bersumber dari karbohidrat.

b. Saat makan sahur, ambillah porsi kecil. Konsumsilah sambil duduk, dengan keadaan santai dan tidak terburu-buru.

c. Setelah makan sahur, jangan langsung berbaring dan lakukanlah aktivitas ringan. Jika pun ingin berbaring, lakukan tiga jam setelah makan sahur.

Tips berbuka:
a. Berbukalah dengan minuman yang bersuhu ruang atau hangat. Tidak disarankan mengonsumsi minuman dingin atau minuman es karena akan merangsang asam lambung.

b. Sebagai makanan pembuka (takjil), dapat memilih camilan dari karbohidrat yang mudah cerna seperti lontong isi, roti bakar, krekers, kurma, puding tepung, dan kentang rebus.

c. Makanlah secara perlahan dalam posisi duduk. Setelah itu, beristirahat sejenak sebelum makan malam.

d. Makan malam dapat dilakukan setelah Shalat Magrib dengan porsi kecil dan komposisinya menyerupai makan sahur.

e. Setelah makan malam, tidak dibenarkan untuk langsung berbaring.

f. Menjelang tidur dapat mengonsumsi makanan ringan yang terdiri dari sumber protein dan buah-buahan.

Bagi penderita GERD yang memiliki intoleransi laktosa, dapat mengganti konsumsi susu dengan sumber protein lain, misalnya bubur kacang hijau, omelet telur kukus atau edamame rebus. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer