Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Hepatitis A

Tim Redaksi

Lampung.co – Sama seperti penyakit hepatitis B dan C, penyakit hepatitis A juga membawa permasalahan yang serius dalam kehidupan. Berbagai metode untuk cara mengobati hepatitis A sudah dikembangkan bertahun-tahun sebelumnya. Ada yang selamat, ada pula yang putus di tengah jalan. Pada artikel ini, kita akan membahas tentang penyebab, gejala, dan pengobatannya.

Penyebab Utama Terkena Penyakit Hepatitis A

Untuk mengetahui cara pengobatannya, lebih dulu kita lihat dulu penyebab utama dari hepatitis A ini. Penularan utama penyakit ini melalui makanan, minuman, dan tinja manusia. Lingkungan bersih dan rapi sangat bagus untuk kelangsungan hidup manusia. Selain itu, ada lagi penyebab lainnya yang harus diwaspadai.

Pertama, melakukan kontak langsung dengan pengidap hepatitis A. Sama seperti penyakit menular lainnya, berhubungan langsung dengan si penderita bukan pilihan hidup yang baik. Apa pun alasannya. Mulai dari sentuhan, berbicara, hingga berhubungan seksual. Lewat jalan itu hepatitis A bisa menular dan menyebar ke subjek lebih banyak lagi.

Kedua, hepatitis A bisa disebabkan oleh sanitasi yang buruk. Terdengar asing dengan istilah sanitasi? Secara bahasa, sanitasi merupakan usaha seseorang untuk membuat lingkungan jadi lebih sehat dan lebih baik. Maka, sanitasi buruk berarti lingkungan kumuh, kotor, dan tidak terawat. Lingkungan semacam ini juga bisa menimbulkan hepatitis A.

Ketiga, penyebab ini bisa dikatakan jarang. Faktanya sering terjadi pada anak-anak muda. Apa sih penyebabnya? Jarum suntik. Cara mengobati hepatitis A pada remaja jauh lebih sulit dibandingkan penanganan untuk dewasa maupun anak-anak. Soalnya jarum suntik itu bisa saja dibarengi dengan narkoba atau obat-obatan terlarang.

Sedangkan jarum suntik di rumah sakit 99% steril dari berbagai penyakit. Tidak mungkin penyakit hepatitis A menular gara-gara jarum suntik di rumah sakit. Penanganan untuk remaja dalam kondisi yang demikian perlu usaha ganda. Pengobatan lewat jalur medis dan jalur persuasif, misalnya dengan memberi teladan yang baik.

Gejala yang Timbul Akibat Penyakit Hepatitis A

Mengenali penyebab dari sebuah penyakit saja tidak akan pernah cukup. Anda juga harus mengenali gejalanya. Semakin cepat mendeteksi maka semakin cepat pula pengobatan yang tepat dapat diberikan. Otomatis, akan semakin cepat dan efektif pula penyembuhan akan penyakit ini.

Secara umum, gejala awalnya terlihat sepele. Mulai dari mual-mual, muntah, diare, nyeri otot, hingga pusing. Kalau sudah mencapai tahap berikutnya, gejalanya bertambah dengan perubahan warna urin yang semakin gelap, tinja berwarna pucat, sampai terkena penyakit kuning. Kalau sampai mengalami kematian, berarti itu sudah lebih dari kronis.

Cara Mengobati Hepatitis A secara Tepat

Yang pertama-tama dilakukan dan terpenting dari cara mengobati hepatitis A adalah dengan selalu memasak air hingga mendidih. Langkah ini terbilang sederhana, tapi sangat penting. Soalnya di dalam air mentah biasanya terkandung bakteri E. Coli, senyawa karsinogenik, kotoran binatang, dan tentu saja virus hepatitis A.

Sekarang ini ada tren meminum air tanpa harus memasak. Kalau dari PDAM tentu sehat, karena sudah diberikan sterilisasi sekaligus. Tapi untuk air mentah biasa, sangat berbahaya. Menurut Dr. Donad Hensrud, Direktur Healthy Living Program, “Air tanpa pengolahan akan menyebabkan risiko akut dan kronis yang bisa menghantui peminumnya.”

Begitu pula menurut pihak dari WHO. menurutnya, air mentah itu mampu menyebabkan 500.000 kematian setiap tahunnya karena terkena hepatitis A. Penularannya lewat diare. Organ dalam yang terinfeksi tidak hanya hati, tetapi juga usus, lambung, dan saluran pembuangan setelah usus besar.

Selain cara di atas, dengan memakai olahan tanaman obat juga bagus dilakukan. Misalnya dengan ramuan temulawak, daun dewa, buah mengkudu, brotowali, dan lain-lain. Untuk resep dan dosis minum per harinya bisa Anda tanyakan pada praktisi pengobatan herbal di daerah setempat. Biar tidak salah minum. Efeknya mungkin lambat, tapi lebih pasti.

Kalau cara mengobati hepatitis A seperti yang tertera di atas tidak mempan, coba tanyakan ke dokter. Terlebih lagi kalau gejalanya semakin parah. Hanya dengan menghindari air mentah dan pengobatan herbal rasanya kurang mujarab. Wajib dilakukan penanganan lebih serius. Di fase ini, fokuskan pada penyembuhan, jangan dulu mengkhawatirkan ekonomi.

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer