Chikungunya: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati dan Pencegahan

Tim Redaksi

Lampung.co – Chikungunya termasuk salah satu penyakit dengan vektor nyamuk yang perlu Anda waspadai. Hingga saat ini belum ada vaksin yang digunakan untuk mencegah chikungunya sekaligus tidak ada pengobatan antivirus penyebabnya yang efektif. Penyakit ini menyebar secara terbatas dan jarang menyebabkan komplikasi yang serius jika ditangani dengan tepat. Yuk, simak informasi mendalam tentang penyebab, gejala, dan bagaimana pengobatannya!

Apa yang dimaksud dengan chikungunya?

Chikungunya merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus chikungunya (CHIK Virus) merupakan RNA virus yang termasuk dalam genus Alphavirus (F Fitriana, 2019). Jika terkena, Anda mendadak demam dan merasakan nyeri sendi yang parah.

Penyakit yang disebarkan oleh nyamuk Aedes ini sering kali disebut dengan flu tulang. Umumnya kasus chikungunya sering terjadi pada awal dan akhir musim hujan yang merupakan masa puncaknya.

Penyebab Chikungunya

Penyakit chikungunya disebabkan oleh virus chikungunya (CHIKV) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk jenis Aedes, utamanya yaitu Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Keduanya juga dapat menularkan penyakit demam berdarah dan virus Zika. Biasanya nyamuk menggigit Anda di siang hari tapi tak menutup kemungkinan juga menggigit saat malam hari.

Orang yang terinfeksi tidak dapat menularkan virus ke orang lain melalui kontak langsung, misalnya berjabat tangan. Penyakit ini akan menyebar ketika nyamuk menggigit seseorang dengan virus chikungunya yang beredar dalam darahnya. Selanjutnya, nyamuk dapat mengambil virus dan menyebarkannya kembali ke orang lain yang sehat.

Gejala yang Umum Dirasakan

Pada beberapa kasus, chikungunya tidak menimbulkan gejala apa pun yang nampak sehingga seringkali Anda lalai. Akan tetapi, mayoritas penderita mengalami gejala yang timbul pada 3–7 hari setelah tergigit oleh nyamuk pembawa virus. Gejala yang timbul umumnya seperti berikut:

  1. Demam mendadak (biasanya di atas 38,8 derajat Celcius)
  2. Nyeri sendi, otot, dan tulang
  3. Sendi kemerahan
  4. Sakit kepala
  5. Radang sendi (bengkak)
  6. Mata merah
  7. Mual dan muntah
  8. Lemas
  9. Bercak kemerahan muncul di kulit

Biasanya gejala di atas akan membaik dalam waktu seminggu. Akan tetapi, pada sebagian penderita, nyeri sendi dapat berlangsung hingga berbulan-bulan lamanya. Tak hanya itu, meski sangat jarang, gejala chikungunya yang parah bisa menyebabkan kelumpuhan sementara jika tidak segera dilakukan pengobatan.

Bagaimana Cara Mengobati?

Chikungunya tidak memerlukan pengobatan khusus karena akan sembuh dengan sendirinya apabila penderita memiliki kekebalan tubuh yang baik. Pengobatan bertujuan untuk meredakan gejala yang timbul agar mengurangi rasa sakit pasien. Adapun pengobatannya sebagai berikut:

  1. Obat antiradang atau obat flu tulang, misalnya saja paracetamol, ibuprofen, atau naproxen, untuk meredakan nyeri sendi dan demam
  2. Sangat dianjurkan agar pasien memperbanyak minum dan makan dengan kandungan bergizi
  3. Istirahat dengan cukup dan berkualitas

Bagaimana cara mencegah penyakit chikungunya?

Cara terbaik untuk mencegah infeksi penyakit ini yaitu dengan mencegah gigitan nyamuk pembawa virus chikungunya. Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan sebagai tindakan pencegahannya yaitu:

  1. Melakukan tindakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, dan mendaur ulang barang-barang bekas yang bisa menampung air
  2. Menaburkan bubuk abate sesuai dosis maupun memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
  3. Menggunakan pakaian tertutup dan lotion anti nyamuk bisa diperlukan
  4. Tidak menggantung baju terlalu lama agar tidak menjadi sarang nyamuk
  5. Rajin melakukan pembersihan saluran air
  6. Menanam tanaman anti nyamuk, misalnya lavender dan sereh
  7. Memasang anti-nyamuk di jendela dan ventilasi rumah
  8. Bila perlu, lakukan fogging untuk antisipasi secara luas

Walaupun kasus yang ditemukan tidak separah demam berdarah maupun malari, Anda tetap harus siaga terhadap chikungunya. Di saat musim hujan seperti sekarang, pencegahan yang bijak bisa menjadi pilihan utama untuk melindungi Anda dan keluarga tersayang. Yuk, terapkan cara di atas agar terhindar dari bahaya penyakit yang satu ini!

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Ads - Before Footer