Cacar Air : Penyebab, Cara Mengobati dan Pencegahan (Komprehensif)

Tim Redaksi

Lampung.co – Virus varicella zoster adalah penyebab dari penyakit cacar air. Penyakit kulit yang satu ini perlu diwaspadai apabila telah menjangkiti Anda, terutama apabila telah disertai komplikasi.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui penyebab, gejala, dan cara menyembuhkannya. supaya sanggup mengambil langkah pencegahan. Informasi tersebut bisa Anda ketahui melalui artikel berikut:

Pengertian

Pengertian cacar air adalah jenis penyakit kulit yang terjadi lantaran adanya infeksi virus dalam tubuh seseorang. Infeksi virus tadi akan menciptakan tubuh penderitanya muncul lenting atau lepuhan berisi air pada sekujur tubuh. Jenis cacar satu ini merupakan penyakit kulit menular yang menjangkit segala usia namun utamanya adalah anak-anak.

Walau lebih acap kali terjadi pada anak-anak, cacar air merupakan penyakit yang mampu menjangkiti orang dewasa, terlebih bila belum pernah terjangkit saat masa kecil. Selain itu, orang yang mempunyai daya tahan tubuh lemah cenderung berisiko terkena penyakit ini, pada antaranya yaitu bayi, orang tua lanjut usia, dan ibu hamil.

Penyebab Cacar Air

Penyebab cacar air utamanya adalah virus varicella zoster. Virus ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan seorang penderita dari 2 hari sebelum benjolan cacar muncul, hingga 6 hari setelah benjolan terbentuk. Ketika vesikel cacar pecah dan benar-benar kering, tingkat penularan akan menurun.

Jika bersentuhan dengan lenting cacar secara langsung, Anda bisa tertular penyakit ini. Selain itu, menghidup droplet air liur melalui bersin atau batuk juga bisa menularkan penyakit ini. Maka dari itu, Anda harus menjaga jarak agar tidak mudah tertular.

Gejala

Gejala awal adalah demam tinggi, sakit kepala, dan batuk kering. Selanjutnya, timbul bintik-bintik merah di seluruh tubuh (NPTM Margha, 2021). Gejalanya yang terlihat adalah ruam gatal berisi cairan di permukaan kulit. Ruam biasanya berlangsung 7 sampai 21 hari pada tubuh penderita.

Gejala Awal

Selain yang disebutkan di atas, ada beberapa gejala lain seperti berikut ini:

  1. Kelelahan dan tidak nyaman.
  2. Demam 3 sampai 5 hari.
  3. Nyeri otot dan sendi.
  4. Sakit kepala.
  5. Kehilangan selera makan.
  6. Bergejala seperti flu atau pilek.

2. Gejala Lanjutan

Setelah mengalami tahapan gejala di atas, penderita biasanya mengalami gejala lanjutan seperti:

  1. Ruam gatal muncul di wajah, mulut, dan tubuh. Ruam berkembang menjadi bercak dan mungkin muncul di kelopak mata dan area alat kelamin. Tingkat keparahan ruam bervariasi.
  2. Ruam berkembang menjadi lentingan berisi cairan yang keruh. Lepuh atau lentingan ini membutuhkan waktu 3 hingga 5 hari untuk sembuh karena mungkin ada beberapa lepuh di seluruh tubuh.
  3. Lepuh membentuk keropeng dan rontok dalam waktu sekitar seminggu.

Cara Mengobati Cacar Air

Beberapa cara mengobati cacar air lainnya dijelaskan sebagai berikut:

  1. Obat penghilang rasa sakit yang membantu mengurangi demam tinggi & rasa sakit waktu seorang menderita penyakit cacar ini.
  2. Konsumsi banyak cairan, lebih baik air putih, supaya mencegah dehidrasi.
  3. Hindari mengkonsumsi makanan pedas atau asin.
  4. Untuk menghindari gatal yang lebih parah, gunakan salep serta jangan menggaruk luka. Jaga kuku agar tetap bersih.
  5. Pakai pakaian longgar.
  6. Dokter mungkin meresepkan obat antivirus untuk ibu hamil dan untuk orang dewasa yang menerima diagnosa dini, bayi baru lahir, dan bagi mereka yg mempunyai sistem kekebalan tubuh lemah.

Pencegahan Cacar Air

Cacar air bisa dihindari dengan menjaga jarak dengan penderitanya. Karena sangat bergantung pada penularan, maka Anda juga harus menjaga kesehatan diri. Selain itu, konsultasi ke dokter jika sudah muncul tanda gejalanya.

Singkatnya, cacar air adalah penyakit kulit yang hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Meski demikian, gejala yang ditimbulkan tentu mengganggu pasien. Untuk itulah pengobatan cacar air ditujukan untuk meredakan gejala yang terjadi.

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Ads - Before Footer