Bintitan: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati (Komprehensif)

Tim Redaksi

Lampung.co – Penyakit bintitan menjadi salah satu penyakit yang sering terjadi dan dialami oleh setiap orang. Bintitan ini sering muncul di kelopak mata bagian luar tetapi biasanya juga timbul di bagian dalam kelopak mata. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai gejala lainnya, penyebab, cara mengobati bintitan hingga pencegahannya, simak beberapa informasi terkait bintitan berikut ini.

Pengertian

Bintitan atau hordeolum merupakan peradangan supuratif kelenjar pada kelopak mata (Asep Rachmat, 2015), kondisi di mana bagian kelopak mata terdapat benjolan mirip jerawat atau bisul. Biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri dan hanya muncul di salah satu kelopak mata. Tidak hanya pada bagian luar kelopak mata saja, tetapi bintitan juga bisa terjadi pada bagian dalam kelopak mata dan rasanya lebih sakit daripada di luar.

Penyebab Bintitan

Penyebab utama dari penyakit bintitan adalah infeksi bakteri bernama staphylococcus yang umumnya hidup di kulit. Bakteri tersebut menyumbat kelenjar minyak yang ada di kelopak mata sehingga menimbulkan peradangan. Penyebab lainnya adalah kuman dan kulit mati yang ada di ujung kelopak mata. Berikut faktor penyebab seseorang bisa terkena bintitan:

  1. Menyentuh kelopak mata dengan tangan kotor.
  2. Tidak membersihkan bekas make-up khususnya bagian mata sebelum tidur.
  3. Menggunakan kosmetik yang kedaluwarsa.
  4. Menggunakan lensa kontak yang tidak bersih atau steril.
  5. Memiliki penyakit rosacea yang membuat kulit wajah memerah.
  6. Adanya peradangan pada ujung kelopak mata (blefaritis)

Gejala Bintitan

Ada beberapa gejala bintitan yang harus Anda ketahui sehingga bisa mengenal penyakit bintitan dengan cepat. Gejala-gejala dari bintitan antara lain:

Muncul Bisul Kecil

Gejala bintitan yang utama adalah tumbuhnya bintilan merah yang mirip bisul kecil di bagian kelopak mata. Bisul tersebut bisa muncul di bagian luar maupun bagian dalam kelopak mata sehingga akan terasa sakit jika tumbuh di dalam.

Mata Merah dan Berair

Gejala lain dari bintitan adalah mata akan merah dan berair. Hal ini disebabkan bintilan kecil pada kelopak mata tersebut mengakibatkan mata tertekan.

Kelopak Mata Bengkak dan Nyeri

Karena tumbuh bintilan kecil sehingga kelopak mata menjadi bengkak dan ketika akan disentuh pasti akan terasa nyeri.

Cara Mengobati Bintitan

Biasanya bintitan akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 7-21 hari, apalagi jika bintitannya telah pecah dan mengeluarkan nanah. Namun, jangan sekali-kali Anda memencet atau memecahkan bintitan sendiri sebab bisa memicu infeksi. Untuk mengobati atau mengurangi gejala dari bintitan, maka bisa melakukan cara-cara berikut ini.

Menjaga Kebersihan Mata

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menjaga kebersihan mata dengan baik. Anda harus membasuh kelopak mata dengan sabun berbahan lembut. Selain itu, hindari dulu pemakaian kosmetik mata hingga bintitannya sembuh.

Tidak Memakai Lensa Kontak

Sebelum benar-benar sembuh dari bintitan, Anda harus menghindari pemakaian lensa kontak terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari adanya infeksi dan mencegah kondisi bintitan agar tidak semakin memburuk.

Mengompres Kelopak Mata

Untuk mengobatinya, Anda bisa mengompres kelopak mata 2-4 kali sehari dengan handuk yang direndam pada air hangat. Dengan begitu nyeri akan sedikit reda.

Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri

Jika rasa nyeri tak kunjung reda, maka Anda harus mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual di apotek.

Pencegahan

Hal yang harus dilakukan untuk mencegah bintitan adalah dengan menjaga kebersihan mata. Beberapa cara mencegah terkena bintitan antara lain:

  1. Mencuci tangan sebelum menyentuh mata dan tidak menggaruk mata jika kondisi tangan kotor.
  2. Hindari penggunaan handuk bersama orang lain, khususnya orang yang sedang bintitan.
  3. Sterilkan lensa kontak yang akan digunakan dan pastikan tangan Anda bersih sebelum memasangkannya.
  4. Bersihkan wajah sebelum tidur dan periksa tanggal kedaluwarsa dari kosmetik yang dipakai.

Itulah penjelasan mengenai penyakit bintitan meliputi pengertian, penyebab, gejala, cara mengobati, hingga pencegahan.

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Ads - Before Footer