Biduran: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati (Komprehensif)

Tim Redaksi

Lampung.co – Biduran adalah penyakit kulit gatal-gatal ringan dan dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa jam dan dapat hilang tanpa pengobatan. Tetapi dalam beberapa kasus, gatal-gatal berlangsung selama berminggu-minggu dan mungkin kambuh berulang. Biduran ditandakan dengan reaksi kulit yang gatal dan bentol kemerahan.

Pengertian?

Pengertian biduran atau bahasa ilmiahnya urtikaria merupakan erupsi pada kulit, berwarna merah, berbatas tegas, dan memutih bila ditekan (A Rafikasari, 2019). Benjolan berbentuk bentolan yang muncul juga terasa gatal. Pada awalnya hanya dapat mempengaruhi satu bagian tubuh, tetapi secara bertahap menyebar. Alergi adalah penyebab umumnya, tetapi biduran bisa bervariasi dalam ukuran dan bentuk.

Jika seseorang menderita urtikaria, ada pula kemungkinan orang tersebut menderita angioedema. Angioedema adalah peradangan pada lapisan kulit yang lebih dalam. Pembengkakan ini biasanya terjadi pada bibir, mata, dan sekitar alat kelamin. Dalam beberapa kasus, masalah kulit ini dapat terjadi atau menjadi bagian dari gejala anafilaksis.

Penyebab Biduran

Penyebab biduran bisa dipicu beberapa hal. Pada umumnya, biduran dipicu oleh pelepasan kadar histamin yang tinggi pada kulit. Kulit sendiri menyimpan histamin pada sel. Ketika sistem kekebalan merasakan ancaman, kulit Anda akan melepaskan histamin dan bahan kimia lainnya.

Kumpulan bahan kimia ini dapat melindungi Anda dari penyakit serius atau dari efek gigitan serangga. Namun, sistem kekebalan Anda terkadang dapat melepaskan histamin bahkan ketika tidak ada ancaman nyata. Di sinilah kulit memerah dan terjadi pembengkakan.

Hal yang bisa menyebabkan biduran dapat berupa:

  1. Terjadi kontak pada sumber alergi.
  2. Makanan pemicu seperti telur, kacang, protein laut, susu, dan kacang.
  3. Zat adiktif atau zat kimia buatan.
  4. Obat-obatan
  5. Gigitan serangga.
  6. Pergantian cuaca.

Gejala Biduran

Gejala biduran terlihat dari kulit penderitanya. Saat urtikaria menyerang seseorang, ruamnya terasa gatal bahkan menyengat. Ruam bisa muncul di bagian kulit manapun pada tubuh seperti perut, punggung, bokong, dada, lipatan, lengan dan kaki. Gejala ini bisa berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari.

Biduran yang berlangsung kurang dari 6 minggu disebut biduran jangka pendek. Namun, biduran dapat berlangsung lebih lama dari 6 minggu dan dapat kambuh selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Kondisi ini, yang dikenal sebagai biduran jangka panjang (kronis).

Cara Mengobati Biduran

Beberapa cara mengobati biduran dijelaskan sebagai berikut:

  1. Krim, salem, atau lotion untuk meredakan gatal. Krim yang mengandung menthol dapat meredakan gatal sementara.
  2. Antihistamin. Obat ini membantu mengurangi rasa gatal dan meredakan bengkak.
  3. Kortikosteroid. Untuk gatal-gatal yang parah, obat-obatan seperti prednison dapat mengurangi peradangan dan gatal. Untuk gejala biduran ringan, dokter kulit mungkin meresepkan kortikosteroid untuk dioleskan ke kulit.
  4. Terapi cahaya. Perawatan non-invasif ini bisa dilakukan ketika antihistamin tidak bekerja.

Pencegahan

Cara terbaik untuk mencegah biduran adalah dengan menghindari faktor yang memicu alergi. Namun, Anda juga bisa melakukan beberapa cara pencegahan berikut:

  1. Menghindari makanan yang Anda ketahui sebagai pemicu alergi.
  2. Peka terhadap suhu. Jika Anda mulai biduran saat terkena dingin, maka hindari berenang di saat dingin dan hindari paparan langsung udara dingin.
  3. Menghindari obat yang mungkin menimbulkan alergi.
  4. Menggunakan tabir surya atau sunblock saat beraktivitas di bawah paparan sinar matahari.

Itulah beberapa hal seputar biduran yang dapat menjadi tambahan informasi Anda. Jika rasa gatal dan gejala sudah sangat mengganggu, segera konsultasikan ke dokter. Jangan menggaruk biduran terlalu keras karena bisa melukai kulit Anda. Usahakan untuk menjaga kulit tetap lembap agar tidak menyebabkan lecet saat digaruk.

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Ads - Before Footer