Angin Duduk: Jenis, Penyebab dan Cara Mengobati (Komprehensif)

Tim Redaksi

Lampung.co – Sering mendengar istilah angin duduk atau angina? Ini merupakan suatu penyakit yang cukup menjadi perhatian karena beberapa kasus meninggal akibat penyakit ini. Oleh sebab itu, yuk kenali dan cegah penyakit ini lewat ringkasan berikut.

Pengertian

Angina atau angin duduk merupakan suatu penyakit yang disebabkan kekurangan oksigen dan aliran darah ke jantung. Biasanya ditandai dengan nyeri di bagian dada. Penyakit ini bisa menjangkit siapa saja dan datang secara tiba-tiba. Faktor kolesterol yang tinggi, diabetes, hipertensi, dan stres bisa meningkatkan risiko penyakit ini.

Jenis-jenis Angin Duduk

Angin duduk bisa dibagi menjadi empat jenis. Masing-masing memiliki karakteristik tersendiri. Kenali masing-masing jenis angin duduk di bawah ini.

1. Angina Stabil

Jenis yang paling umum adalah angina stabil. Gejala yang umum dari penyakit ini adalah nyeri dada atau saat jantung bekerja keras seperti menaiki tangga. Zat lilin atau plak menumpuk di dalam arteri koroner menjadi penyebab penyakit ini. Plak ini mempersempit arteri dan mengurangi aliran darah.

Angina stabil ini bisa hilang dalam hitungan menit jika Anda beristirahat dan minum obat. Penyakit ini juga bukan langsung menyebabkan serangan jantung. Stres, cuaca, dan rokok bisa menjadi pemicu angina stabil.

2. Angina Tidak Stabil

Penyakit ini lebih berbahaya dibandingkan dengan angina stabil. Plak pada arteri koroner yang pecah menjadi penyebab angina tidak stabil. Respon tubuh kemudian membentuk gumpalan di atas patah yang bisa menghalangi aliran darah. Penyakit ini bisa terjadi tanpa pemicu bahkan bisa terjadi saat tidur atau istirahat.

Angina tidak stabil merupakan keadaan darurat medis. Penyakit ini bergejala tidak kunjung sembuh meski sudah beristirahat dan meminum obat. Penyakit ini riskan menyebabkan serangan jantung.

3. Angina Mikrovaskular

Penyakit dengan nama lain penyakit arteri koroner nan obstruktif dan sindrom penyakit jantung ini merupakan jenis angin duduk yang paling sering terjadi pada wanita dan orang dewasa. Bukan plak yang merupakan penyebab penyakit ini, melainkan kerusakan pada cabang terkecil arteri koroner.

Gejala umum penyakit ini adalah sesak nafas. Stres dan mengidap hipertensi atau diabetes bisa memicu penyakit angina jenis ini. Memiliki jenis angina ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung di masa datang.

4. Angina Varian

Angina varian atau angina Prinzmetal atau angina inversa adalah penyakit angin duduk yang sering menjangkit anak muda dan paling tidak umum. Penyakit jenis ini disebabkan oleh kejang pada arteri koroner, namun umumnya bukan disebabkan karena plak atau bekuan darah.

Serangan angina varian bisa terjadi dalam siklus datang dan pergi tanpa menyebabkan risiko penyakit di masa datang. Merokok bisa menjadi penyebab penyakit ini. Penyakit ini bisa diobati dengan beristirahat dan minum obat.

Penyebab Angin Duduk

Seperti yang sudah disebutkan di awal, penyebab penyakit ini tergantung dengan jenis penyakitnya. Namun, pada umumnya masalahnya terdapat pada suplai oksigen dan aliran darah yang tidak stabil pada area jantung.

Pemicunya seperti adanya plak atau gumpalan pada arteri, kejang arteri, maupun penyumbatan pada arteri jantung. Kebiasaan buruk seperti merokok dan stress juga umumnya menjadi faktor pemicu penyakit ini. Penderita diabetes dan hipertensi juga rawan terjangkit penyakit ini.

Cara Mengobati Angin Duduk

Jika gejala ringan atau menengah, meninggalkan kebiasaan buruk dan beristirahat serta minum obat dapat menyembuhkan penyakit ini. Untuk kasus yang lebih berat, dokter bisa menerapkan operasi angioplasty dengan memasangkan stent di pembuluh darah atau operasi bypass yang mengalihan rute aliran darah.

Pencegahan

Penyakit ini tentunya bisa dicegah. Anda bisa melakukan pola hidup yang sehat agar terhindar dari penyakit ini. Rutin berolahraga, mengonsumsi makanan untuk kesehatan jantung, mengurangi makanan berkolesterol, dan tidak merokok merupakan contoh yang bisa Anda terapkan untuk mencegah penyakit ini.

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Ads - Before Footer