Fakta Seputar Diet Keto yang Ubah Lemak Jadi Sumber Energi

Tim Redaksi

Lampung.co – Diet keto atau ketogenic diet merupakan salah satu jenis diet yang akhir-akhir ini disebut sebagai cara ampuh untuk mengurangi berat badan. Diet ini merupakan jenis low carb diet, di mana orang yang melakukannya akan membatasi pengonsumsian makanan yang tinggi karbohidratnya. Bagi Anda yang berniat untuk menjalaninya, bisa membaca dulu ragam fakta terkait program diet hits ini.

1. Jadikan Zat Lemak Sebagai Sumber Energi Utama Bagi Tubuh
Memang terdengar aneh, namun saat menjalani diet ini, Anda akan dianjurkan untuk tetap mengonsumsi makanan yang tinggi lemak. Hindari karbohidrat dan dekati lemak, mungkin itulah gambaran singkat dari program diet ini. Tubuh yang semula memanfaatkan karbohidrat sebagai sumber energi, akan dipaksa memproses lemak yang dikonsumsi, agar bisa menghasilkan energi.

Kondisi tubuh setelah terjadinya pemrosesan lemak inilah yang disebut dengan ketosis. Teori yang menjadi landasan dari program diet ini adalah, saat Anda mengonsumsi sedikit karbohidrat, maka tubuh akan membakar lemak menjadi sumber energi. Alhasil, lemak dalam tubuh akan terbakar dan berkurang lebih cepat dibanding sebelumnya. Badan Anda pun akan menjadi lebih cepat kurus.

2. Daging Merupakan Menu Makanan Utamanya
Saat Anda memutuskan untuk mengikuti program diet ini, Anda harus benar-benar mengurangi asupan karbohidrat Anda sehari-hari. Asupan karbohidrat diganti menjadi asupan lemak. Setiap harinya, Anda harus mengonsumsi 70% lemak, 20% protein dan 10% karbohidrat. Menu makanan seperti kentang, kubis, serta buah-buahan yang tinggi kadar karbohidratnya sebaiknya Anda hindari.

Anda hanya boleh mengonsumsi makanan seperti daging, telur, keju, yoghurt, dan makanan tinggi lemak lainnya saat menjalani diet keto ini. Bagi Anda yang memang menyukai menu makanan tinggi lemak, tentu tak salah jika memilih program diet ini untuk menguruskan badan Anda. Namun pastikan asupannya sehari-hari, tak melebihi jumlah yang disarankan untuk program diet ini.

3. Pemula Diet Ini Bisa Mengalami Pusing dan Sakit Kepala
Terjadinya perubahan komposisi asupan makanan sehari-hari, tentu akan membuat tubuh Anda memberikan respons. Nah, bagi pemula yang baru saja menjalani diet ini biasanya akan merasakan pusing, sakit kepala, mual, dan juga cenderung mudah marah. Namun Anda jangan khawatir, karena gejalanya hanya akan berlangsung selama beberapa minggu saja, sampai tubuh Anda bisa beradaptasi.

Saat tubuh tak terasa fit di awal mula Anda mengikuti diet ini, jangan langsung berhenti begitu saja untuk melakukannya. Sebaiknya Anda bertahan dengan meminum lebih banyak air dan juga air larutan garam, agar kebutuhan tubuh akan elektrolit bisa terpenuhi. Lakukan terus kebiasaan ini, sampai tubuh Anda mencapai fase ketosis, sehingga bisa sepenuhnya bergantung pada energi dari lemak.

4. Diet Ini Sudah Lama Dipakai Dalam Proses Penanganan Epilepsi
Sejak tahun 1920, diet berbasiskan makanan tinggi lemak ini, sudah digunakan untuk membantu pasien yang menderita epilepsi. Diet yang dilakukan akan membantu proses menstabilkan fungsi saraf yang terganggu, saat seseorang mengalami episode kejang karena epilepsi. Dengan melaksanakan diet ini, para penderita epilepsi menjadi lebih cepat pulih, setelah terjadinya kejang epilepsi.

Itulah tadi beberapa fakta tentang program diet keto yang wajib Anda ketahui, terutama jika Anda berniat untuk menjalaninya. Sama seperti program diet lainnya, program diet ini tentu memiliki efek samping bagi yang melaksanakannya, misalnya seperti kepala yang jadi terasa sakit dan juga pusing. Namun, setelah mendapatkan hasil yang diinginkan, pasti Anda tak akan menyesal melakukannya.

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer