Cara Mengobati Diabetes Kering dan Basah dengan Tanaman Obat

Tim Redaksi

Lampung.co – Anda suka makanan atau minuman manis? Jika iya, maka mulai saat ini sebaiknya Anda lebih berhati-hati karena Anda bisa terancam terkena diabetes. Meski cara mengobati diabetes bisa dilakukan secara medis dan penderitanya bisa hidup normal, tapi tetap tidak bisa dianggap sepele. Diabetes sendiri terdiri dari diabetes kering dan diabetes basah.

Diabetes kering dialami oleh orang dengan gula darah rendah dan jika terluka, akan cepat sembuh. Sedangkan pada diabetes basah, luka yang dialami lebih lama sembuhnya. Bahkan jika sudah membusuk, besar kemungkinan harus diamputasi. Tentu saja penyakit ini bukan penyakit yang sepele. Lantas, bagaimana pengobatan tradisional untuk kedua jenis diabetes ini? Simak ulasan berikut;

Pare
Sebagian besar orang, terutama kaum muda, kurang begitu suka dengan sayuran yang satu ini. Bagaimana tidak, pare memang memiliki rasa yang sangat pahit. Aneh sekali kadang kalau dipikir kenapa ada segolongan orang yang tetap suka. Banyak orang tua yang mengatakan bahwa makanan pahit akan lebih manjur sebagai obat dan sepertinya perkataan mereka benar.

Pare, di balik rasa pahitnya, menyimpan khasiat penting dalam mengobati penyakit diabetes dan kanker. Sayuran ini mengandung zat besi, serat, dan berbagai mineral penting seperti kalsium, khususnya dalam menyembuhkan penyakit diabetes kering maupun basah. Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk pecel atau rujak sayur dengan tambahan sambal kacang.

Kenapa pare aman dikonsumsi penderita diabetes kering? Karena, kandungan gula di dalam pare sangatlah rendah. Selin itu, menurut Jansen Ongko, MSc, RD, salah seorang pakar gizi, serat dan flavonoid pada pare bisa menstabilkan kadar gula dalam darah. Jadi, efektif mengobati pennyakit diabetes basah maupun kering.

Buah Mengkudu
Cara mengobati diabetes berikutnya yaitu dengan buah mengkudu. Sama halnya dengan pare, buah mengkudu juga kurang begitu disukai. Bahkan, mungkin melebihi pare, karena mengkudu memang memiliki bau menyengat yang sangat khas. Tapi, saat ini posisi buah mengkudu mulai sejajar dengan kulit manggis dan digemari para orang tua dan muda.

Mereka meminumnya sebagai penambah stamina, pencegah penyakit kanker dan lainnya. Manfaat mengkudu untuk diabetes yaitu kandunagn antioksidannya yang mampu mempercepat proses penyembuhan diabetes kering. Anda hanya perlu menjadikannya jus dengan tambahan air perasan jeruk nipis dan gula untuk menghilangkan rasa enek.

Daun Kemangi
Selanjutnya, cara mengobati diabetes bisa dengan daun kemangi. Kecil namun bermanfaat besar. Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan tanaman ini bukan? Daun kemangi sangat mudah dijumpai sebagai pelengkap nasi kuning dan menu makanan lainnya untuk dijadikan lalapan.

Biasanya, daun kemangi disajiikan bersama mentimun untuk menekan bau amis ikan atau daging sebagai lauk pauknya. Jadi, selain sebagai lalapan, Anda juga mendapat manfaat lebih dari daun kemangi sebagai obat diabetes.

Nah, peran daun kemangi ini dalam mengobati diabetes adalah kandungan di dalamnya yang mampu meningkatkan sekresi insulin. Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa insulin-lah yang memegang kendali terhadap pengaturan kadar gula dalam darah. Jika sekresi insulin menurun, maka bukan hanya gejala, dampak buruk diabetes lainnya pun bisa muncul.

Daun Mangga
Mangga merupakan salah satu buah yang paling banyak ditanam di pekarangan rumah masyarakat Indonesia. Baik secara langsung di tanah maupun dalam tabulampot, tanaman mangga memang bisa tumbuh dengan baik. Rasanya pun amat digemari baik tua ataupun muda. Manis, kadang sedikit asam dan segar.

Untuk menjadikan tanaman mangga ini sebagai obat diabetes, Anda tidak perlu menunggu musim buah, karena bagian yang dibutuhkan sebenarnya bukanlah buahnya melainkan daunnya. Zat tanin yang merupakan salah satu jenis antioksidan terdapat di dalamnya dan efektif meringankan gejala diabetes. Anda hanya perlu meminum air rebusan daun mangga segar setiap hari.

Cara mengobati diabetes dengan tanaman obat jelas tidak sulit. Anda bahkan tidak perlu membelinya jika memiliki waktu untuk membuat apotek hidup di halaman depan atau kebun belakang. Kemudian, menanam semua jenis tanaman obat diabetes tersebut di sana. Apalagi satu tanamannya memang bisa digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer