fbpx
Connect with us

Kesehatan

15 Manfaat Nanas untuk Kesehatan dan Kecantikan

Published

on

Manfaat Nanas
Ilustrasi Buah Nanas | Foto: Ist.

Lampung.co – Manfaat nanas ini hingga kini sangat terkenal di dunia. Buah nanas merupakan salah satu buah tropis yang cukup digemari oleh banyak orang. Nanas awalnya berasal dari penduduk pribumi Paraguay lokal. Kemudian buah ini dibawa ke Spanyol pada tahun 1493. Kemudian pada abad ke-15 dan ke-16, menyebar ke seluruh dunia oleh pelaut Eropa.

Mereka membawa nanas untuk melindungi diri dari penyakit scurvy, penyakit yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Dari sejarah nanas yang dibawa kemana-mana tersebut akhirnya nanaspun sampai ke nusantara dan mudah dijmpai di sekitar kita.

Namun perlu diketahui bahwa manfaat nanas tak hanya itu saja. Manfaat kesehatan dan pengobatan nanas sangat beragam. Manfaat nanas meliputi diantaranya memperbaiki kesehatan pernafasan, menyembuhkan batuk dan pilek, memperbaiki pencernaan, membantu menurunkan berat badan dan lain sebagainya.

Dalam buah bermahkota yang masih segar terdapat sumber vitamin antioksidan yang sangat baik. Dalam 100 g buah mengandung 47,8 atau 80% vitamin C. Vitamin ini dibutuhkan untuk sintesis kolagen dalam tubuh.

Kolagen adalah protein struktural utama dalam tubuh yang dibutuhkan untuk menjaga integritas pembuluh darah, kulit, organ, dan tulang. Oleh sebab itulah nanas mempunyai bayak khasiat untuk kesehatan dan pengobatan, berikut ini adalah ulasan lengkapnya;

Manfaat Nanas untuk Kecantikan

1. Mengatasi Jerawat Pada Wajah

Selain mengandung vitamun C yang bisa menyingkirkan jerawat dari dalam, selain itu, bromelain, enzim anti inflamasi pada buah ini, dapat meningkatkan daya penyembuhan pada kulit berjerawat.

2. Membantu Membuat Kulit Lebih Muda

Buah nanas memberi sintesis kolagen di tubuh, semakin tinggi sintesis kolagen, semakin kencang dan lebih fleksibel kulit Anda nantinya. Kulit kenyal dan awat muda akan terjadi jika sistesis kolagen yang pada tubuh tinggi. Caranya, anda bisa mengkonsumsi buah nanas dan juga olahan minuman dari nanas sehingga menuai manfaat ini.

3. Mencerahkan Wajah

Pakailah masker wajah menampakan kulit wajah anda supaya lebih cerah. Caranya sangat mudah, potong-potoong nanas menjadi beberapa irisan. Kemudian letakkan di wajah sebagai masker. Buah nanas ini dapat mengangkat sel kulit mati dan melancarkan aliran darah, yang tentunya akan membuat kulit akan nampak menjadi lebih cerah.

4. Mengatasi Bibir Pecah-pecah

Haluskan sedikit buah nanas dan campurkan dengan minyak kelapa. Oleskan pada bibir yang pecah untuk kembali menghauluskannya. Nanas, seperti minyak kelapa, memiliki sifat menghidrasi dan memberi nutrisi pada kulit. Kolaborasi keduanya akan memercepat penyembuhan bibir pecah-pecah anda.

5. Mengatasi Rambut Rontok

Tingginya kandungan vitamin C pada nanas akan memberikan efek pada pencegahan rambut rontok. Anda bisa mengkonsumsi nanas saat makan siang untuk memasukan vitamin C yang tinggi sehingga mampu mengatasi kerontokan rambut anda.

6. Mengatasi Gatal Pada Kulit Kepala

Bromelain pada nanas adalah enzim antioksidan yang punya kekuatan anti-inflamasi. Konsumsi nanas setiap hari dengan jumlah yang proorsional bisa mencegah dan meredakan kondisi peradangan yang mempengaruhi kulit kepala.

7. Mempercantik dan Meperkuat Kuku

Bagaimanapun juga, kuku adalah sebuah penunjang penamipilan. Memiliki kuku mengkilap dan kuat adalah hal yang patut untuk diusahakan. Cukup mengkonsumsi nanas sebagai asupan pemenuhan kebutuhan vitamin A dan B untuk mempercantik dan memperkuat kuku anda.

Selain manfaat nanas seperti yang disebutkan diatas, masih ada khasiat nanas lainnya yakni mempertebal rambut, menagkal radikal bebas yang menyebabkan kulit rusak, mengatasi telapak kaki pecah dan lainnya.

Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan

1. Mengobati Radang Sendi

Salah satu manfaat buah yang sering diibaratkan memiliki sisik ini adalah kemampuannya dalam mengurangi peradangan sendi dan otot, terutama yang berhubungan dengan artritis. Manfaat ini sangat terkenal di dunia kesehatan. Artritis merupakan penyakit yang benar-benar membuat penderitanya tersiksa karena terjadi pembengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak.

Kandungan enzim proteolitik yang disebut bromelain, berperan dalam reaksi pemecahan protein kompleks, selain itu juga memiliki efek antiinflamasi. Dengan hanya mengkonsumsinya secara rutin, anda bisa menuai manfaat besar ini.

2. Meningkatkan Imunitas

Terdapat lebih dari 130% kebutuhan vitamin C setiap hari bagi manusia, yang bisa diambil dari Satu porsi buah nanas. Hal ini menjadikannya salah satu sumber asam askorbat yang sangat tinggi. Vitamin C dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan merangsang aktivitas sel darah putih. Kemudian sel darah putih bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi efek berbahaya dari radikal bebas.

3. Menunjang Kesehatan Pencernaan

Setiap buah pasti mengandung serat, namun ada keistimewaan tersendiri dari serat nanas. Buah ini mengandung serat larut dan tidak larut. Ini adalah indikator baik, karena dengan rutin mengonsumsi nanas dapat melindungi dari berbagai gangguan pencernaan, termasuk konstipasi, diare, sindrom iritasi usus besar, dan bahkan pembekuan darah.

4. Mengobati Batuk dan Pilek

Batuk dan pilek sangat berhubungan dengan adanya lendir di saluran pernafasan. Nanas mengandung Enzim khusus bromelain yang dapat mengurangi dahak dan lendir yang terbentuk di saluran pernafasan dan rongga sinus.

5. Menjaga Kesehatan Tulang

Kandungan mangan pada nanas sangat berguna untuk memperkuat tulang anda. Mineral penting ini mengandung kahsiat sebagai zat yang dapat memperkuat tulang.

6. Menjaga Kesehatan Mata

Beta karoten pada nanas sangat berguna untuk menjaga kesehatan mata. Terutama untuk mempersiakan mata di hari tua yang biasanya berkurang karena usia.

7. Menjaga Sirkulasi Darah

Mineral tembaga sangat berguna untuk mengatur sirkulasi darah. Mengkonsumsi buah nanas akan membuat asupan anda akan mineral tembaga.

8. Menjaga Kesehatan Mulut

Senyawa antioksidan ada nanas bisa mencegah anda terhindar terkena kangker mulut. Selain itu mengkonsumsi buah nanas yang kaya akan astringent ini dapat memperkuat gigi dan gusi.

Selain deretan manfaat nanas untuk kecantikan dan juga kesehatan di atas, masih banyak manfaat lainnya yakni membantu meredakan mual pada masa kehamilan, membantu membersihkan parasit, membantu mengobati bronkitis, dan lainnya.

Demikianlah informasi terkait manfaat nanas, semoga bisa menjadi referensi anda untuk semakin meningkatkan kecantikan dan kesehatan hidup.

 174,717 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Wawan Setiawa merupakan salah satu penulis untuk media online Lampung.co yang mengulas destinasi wisata yang ada di seluruh provinsi Lampung.

Penyakit

Diare: Penyebab, Gejala, Penyembuhan dan Pencegahan

Di Indonesia, diare merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi, terutama pada bayi. Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama penyebab kesakitan dan kematian terutama pada balita

 2,592 kali dilihat,  462 kali dilihat hari ini

Published

on

Diare
Ilustrasi Diare | Foto: Ist.

Lampung.co – Gangguan pencernaan yang ditandai dengan buang air besar encer sebanyak lebih dari tiga kali dalam sehari disebut diare. Selain encer, feses yang keluar mungkin terlihat lembek atau berair. Ada banyak kondisi yang dapat menyebabkan diare, mulai dari infeksi bakteri, efek obat, hingga gangguan pencernaan. Diare akibat gangguan pencernaan biasanya terjadi bersamaan dengan kondisi lain.

Pengertian

Pengertian diare adalah penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami buang air besar yang encer dengan frekuensi berkali-kali dalam satu waktu. Diare umumnya terjadi akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit. Di Indonesia, diare merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi, terutama pada bayi. Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama penyebab kesakitan dan kematian terutama pada balita (Dyah Ragil WL, 2017).

Diare biasanya tidak berlangsung lebih dari 14 hari (diare akut). Namun, dalam beberapa kasus, diare berlangsung lebih dari 14 hari dan ini sudah di tahap kronis. Diare umumnya tidak berbahaya dan sembuh dengan sendirinya. Jika tidak membaik atau memburuk dalam waktu lama, penderita dapat menyebabkan komplikasi yang fatal jika tidak ditangani dengan benar.

Penyebab Diare

Penyebab diare adalah masuknya bakteri ke organ pencernaan. Penyebab lain sangat beragam dan terkadang pemicu pastinya tidak diketahui. Namun, kebanyakan orang terserang diare karena infeksi bakteri karena mengonsumsi makanan yang tidak steril atau terkontaminasi. Akibatnya, pasien mengalami gejala seperti sakit perut, mual, dan buang air kecil setelah konsumsi.

Jenis-jenis

Ada beberapa jenis berdasarkan tingkat keparahan diare, yaitu:

  1. Diare akut: diare muncul tiba-tiba selama 3-7 hari dengan gejala mencret jangka pendek.
  2. Diare persisten: diare yang berlangsung lebih dari 2 minggu namun tidak lebih dari 4 minggu.
  3. Diare kronis: diare bisa berlangsung sampai 4 minggu dan berkembang secara perlahan.

Gejala Diare

Gejala diare cenderung bervariasi. Namun ada beberapa yang umum, yaitu:

  1. Mulas
  2. Tidak nafsu makan
  3. Sulit menahan buang air besar
  4. Lemas, pusing, dan terkadang kulit kering

Seseorang dikatakan mengalami diare bila frekuensi buang air besar lebih sering dari biasanya. Jika Anda mengalami diare, Anda mungkin juga mengalami gejala pada feses, seperti:

  1. Feses encer atau berdarah
  2. Feses keluar dalam jumlah banyak meski sudah berkali-kali buang air
  3. Terkadang feses seperti air

Penyembuhan atau Obat Diare

Terdapat cara mengobati diare yang bisa Anda lakukan bahkan bisa diobati di rumah. Salah satu tujuan pengobatan adalah untuk mengganti cairan yang hilang akibat buang air besar berlebihan. Minum banyak air agar terhindar dari dehidrasi.

Anda juga bisa minum larutan oralit atau larutan elektrolit yang dijual bebas di apotek. Cairan ini sering digunakan sebagai pertolongan pertama untuk masalah diare. Elektrolit mengisi tubuh dengan glukosa, garam dan mineral penting lainnya yang hilang karena dehidrasi.

Ini adalah solusi rehidrasi yang aman untuk anak-anak dan orang tua. Anak-anak dengan diare juga membutuhkan pengawasan orang tua karena mereka rentan mengalami dehidrasi berat. Beri anak Anda pertolongan pertama diare dengan minum oralit dan pantau ketidaknyamanan yang dia alami.

Pencegahan Diare

Untuk mencegah diare, disarankan agar selalu memperhatikan kebersihan diri dan kebersihan makanan. Ingatlah untuk mencuci buah dan sayuran, tidak memakan makanan mentah atau air mentah, pastikan memasak makanan atau air sampai mendidih, dan mencuci tangan dengan bersih. Ini untuk menghindari bakteri yang bisa masuk ke dalam organ pencernaan.

Diare biasanya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya. Karena ada resiko memburuk dapat menyebabkan komplikasi yang fatal, lebih baik segera ke dokter saat gejala berlangsung lama. Jika tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan penderitanya mengalami dehidrasi parah.

 2,593 kali dilihat,  463 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Penyakit

Diabetes: Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pencegahan

Diabetes terjadi ketika tubuh seseorang tidak dapat lagi menyerap gula (glukosa) ke dalam selnya dan menggunakannya untuk energi.

 5,998 kali dilihat,  462 kali dilihat hari ini

Published

on

Diabetes
Ilustrasi Diabetes | Foto: Ist.

Lampung.co – Diabetes adalah penyakit karena tingginya kadar gula darah. Glukosa, sumber energi utama untuk sel-sel dalam tubuh manusia dan ada dalam tubuh. Namun, pada penderita diabetes, glukosa tidak dapat digunakan oleh tubuh. Berikut akan dijelaskan mengenai diabetes.

Apa yang dimaksud dengan diabetes?

Pengertian diabetes atau kencing manis adalah penyakit kronis jangka panjang yang ditandai dengan peningkatan kadar gula (glukosa) darah di atas normal. Diabetes terjadi ketika tubuh seseorang tidak dapat lagi menyerap gula (glukosa) ke dalam selnya dan menggunakannya untuk energi. Kondisi ini akhirnya berujung pada penumpukan gula berlebih di aliran darah tubuh.

Terdapat dua jenis diabetes, diabetes tipe 1 dan tipe 2. Hormon insulin mengontrol kadar gula darah, dimana hormon tersebut diproduksi oleh pankreas. Namun, pada penderita diabetes, pankreas tidak dapat memproduksi insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh. Sel-sel tubuh tidak bisa menyerap glukosa dan mengubahnya menjadi energi tanpa insulin.

Penyebab Diabetes

Penyebab diabetes yang paling umum adalah keturunan. Selain itu, diabetes disebabkan oleh kegagalan fungsi tubuh karena tidak mampu menyerap gula darah ke dalam sel. Karenanya, glukosa pun menumpuk di dalam darah. Pada tipe 1, kondisi ini disebabkan oleh sistem imunitas tubuh.

Biasanya daya tahan tubuh menyerang virus dan bakteri berbahaya lainnya, malah menyerang dan menghancurkan sel-sel penghasil insulin. Atau jika sudah parah, Anda tidak dapat memproduksinya sama sekali. Kadar gula malah menumpuk di dalam darah. Pada diabetes tipe 2, tubuh secara normal dapat memproduksi insulin tetapi tidak menggunakan insulin secara normal. Resistensi insulin adalah sebutan kondisi ini.

Jenis-jenis

Ada 2 jenis diabetes, yaitu:

Diabetes Tipe 1

Diabetes dengan jenis penyakit autoimun, artinya sistem kekebalan tubuh menyerang dirinya sendiri. Dalam keadaan ini, tubuh tidak bisa memproduksi insulin secara total.

2. Diabetes Tipe 2

Pada diabetes tipe ini, tubuh tidak memproduksi cukup insulin atau sel-sel tubuh pada diabetes tipe 2 tidak merespon insulin secara normal. Diabetes tipe 2 adalah bentuk paling umum dari diabetes dengan penderita sebanyak kurang lebih 90-95%.

Gejala Diabetes

Diabetes tipe 1 dapat berkembang pesat selama berminggu-minggu atau berhari-hari. Dalam kasus diabetes tipe 2, di sisi lain, gejala diabetes sangat samar sehingga banyak orang yang terkena tidak tahu bahwa mereka telah menderita diabetes selama bertahun-tahun. Namun ada beberapa tanda sebagai berikut:

  1. Sangat haus atau sangat lapar
  2. Sering buang air kecil dan paling sering di malam hari
  3. Penglihatan kabur
  4. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  5. Massa otot menurun
  6. Kandungan keton dalam urin
  7. Luka yang tidak kunjung sembuh
  8. Kerentanan terhadap infeksi

Pengobatan

Terdapat cara mengobati diabetes yang bisa dilakukan. Terapi insulin merupakan salah satu perawatan penderita diabetes baik tipe 1 maupun tipe 2. Terdapat pula obat-obatan diabetes yang bisa Anda peroleh dari dokter. Anda juga harus berolahraga dengan rutin dan mengubah pola hidup sehat agar diabetes dapat terkontrol.

Pencegahan Diabetes

Meski faktor risiko diabetes tidak bisa dihindari, seperti riwayat keluarga, ada faktor risiko lain yang bisa dicegah sejak dini dengan menerapkan pola hidup sehat. Jaga berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan yang rendah lemak. Makan buah, sayur, dan makanan berserat tinggi lainnya.

Jika Anda memiliki beberapa gejala diabetes dan gejala ini tidak membaik, segera temui dokter. Tujuannya adalah untuk mendeteksi diabetes pada tahap awal dan memungkinkan pengobatan dini. Semakin cepat pengobatan dimulai, semakin rendah risiko komplikasi diabetes.

 5,999 kali dilihat,  463 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Penyakit

Depresi: Penyebab, Gejala atau Ciri-ciri dan Cara Mengobati

Apabila tidak ada penanganan yang tepat untuk mengatasi depresi yang diderita bahkan dibiarkan begitu saja, hal ini akan mengakibatkan penurunan produktivitas kerja.

 6,920 kali dilihat,  462 kali dilihat hari ini

Published

on

Depresi
Ilustrasi Depresi | Foto: Ist.

Lampung.co – Suatu kondisi di mana seseorang merasa sedih yang begitu mendalam serta kehilangan minat terhadap berbagai hal-hal yang disukai disebut depresi. Setiap orang bisa saja mengalami kondisi gangguan mental ini.

Maka dari itu, Anda harus mengenali penyebab, gejala, hingga cara mengobati depresi dengan penanganan yang tepat. Simak informasi mengenai depresi berikut ini:

Apa yang dimaksud dengan Depresi?

Depresi adalah gangguan mental yang umumnya ditandai dengan perasaan depresi, kehilangan minat atau kesenangan, penurunan energi, perasaan bersalah atau rendah diri, sulit tidur atau nafsu makan berkurang, perasaan kelelahan dan kurang konsentrasi (K Dianovinina, 2018). Seseorang bisa dinyatakan mengalami gangguan depresi jika merasa sedih selama lebih dari dua minggu disertai perasaan bahwa dirinya tidak berharga dan putus harapan.

Apabila tidak ada penanganan yang tepat untuk mengatasi depresi yang diderita bahkan dibiarkan begitu saja, hal ini akan mengakibatkan penurunan produktivitas kerja. Selain itu, akan muncul gangguan hubungan sosial di mana Anda tidak ingin berinteraksi dengan siapapun. Hingga yang paling parah adalah timbulnya keinginan untuk bunuh diri.

Penyebab Depresi

Depresi disebabkan oleh beberapa faktor dan lebih sering dialami oleh orang dewasa. Berikut beberapa faktor pemicu depresi antara lain:

1. Peristiwa Traumatis

Penyebab depresi yang paling umum adalah karena penderita pernah mengalami suatu kejadian atau peristiwa traumatis. Peristiwa traumatis tersebut akan terus membekas dalam ingatan dan membuat perasaan menjadi sedih.

2. Tekanan Batin

Tekanan batin juga menjadi faktor utama yang membuat banyak orang mengalami depresi. Hal ini biasanya disebabkan oleh berbagai permasalahan yang menimpanya seperti masalah keuangan, rumah tangga, percintaan, dan lain sebagainya.

3. Pola Pikir yang Salah

Faktor lainnya adalah pola pikir yang salah terhadap diri sendiri, mulai dari sering menyalahkan diri hingga menganggap dirinya tidak berharga.

Gejala atau Ciri-ciri Depresi

Seseorang yang mengalami depresi akan menunjukkan beberapa tanda-tanda baik secara fisik ataupun psikologi. Berikut beberapa gejala depresi yang harus Anda ketahui:

1. Gejala Psikologis

  • Selalu memiliki rasa cemas dan khawatir yang berlebihan
  • Emosi penderita depresi yang tidak stabil dan tidak terkontrol
  • Selalu merasa bersalah, rendah diri, tidak berharga, hingga putus asa
  • Mudah marah ataupun menangis
  • Sulit berpikir, konsentrasi, dan mengambil keputusan
  • Tidak memiliki motivasi untuk melakukan apapun
  • Muncul pemikiran untuk menyakiti diri sendiri hingga bunuh diri

2. Gejala Fisik

  • Selalu merasa kelelahan dan tidak memiliki tenaga
  • Perubahan siklus haid pada wanita
  • Gerakan tubuh dan bicaranya yang lebih lambat dari biasanya
  • Perubahan berat badan dan selera makan
  • Gangguan tidur
  • Kehilangan gairah seksual

Cara Mengobati

Depresi sangatlah berat bagi para penderitanya, untuk meningkatkan kualitas hidup penderita depresi, maka bisa melakukan pengobatan. Berikut beberapa cara yang tepat.

1. Psikoterapi

Untuk kasus depresi ringan sampai berat, maka bisa menjalankan psikoterapi. Jenis-jenis terapinya antara lain CBT, PST, IPT, dan terapi psikodinamis.

2. Obat-Obatan

Cara pengobatan yang paling banyak digunakan oleh penderita depresi adalah dengan menggunakan obat antidepresan. Agar sembuh, maka pasien dianjurkan untuk meminum obat-obatan selama 6 bulan.

3. Terapi Stimulasi Otak

Terapi ini digunakan jika kondisinya tidak membaik setelah mengonsumsi obatnya. Ada beberapa jenis yakni ECT dan TMS.

Pencegahan Depresi

Untuk mencegah agar Anda tidak mengalami depresi, maka ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  • Buatlah hidup lebih santai, jangan terlalu overthinking
  • Jaga kesehatan, mulai dari pola makan, olahraga, hiingga pola tidur
  • Lakukan kegiatan positif dan bermanfaat

Itulah informasi mengenai depresi meliputi pengertian, jenis-jenis, penyebab, gejala, cara mengobati, hingga pencegahannya. Namun, Anda tidak boleh melakukan diagnosis sendiri, sebab jika salah diagnosis sangatlah berbahaya. Hal ini akan mengakibatkan salah konsumsi obat serta permasalahan lainnya. Maka dari itu, segera ke ahli jika merasakan gejala depresi.

 6,921 kali dilihat,  463 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca