fbpx
Connect with us

Internasional

Pemerintah China Sita Benda Keagamaan Muslim di Xinjiang

Published

on

China Sita Al-Qur’an

Lampung.co – Otoritas China diberitakan meningkatkan kampanye mereka melawan Muslim di wilayah Xinjiang. Menurut sebuah sumber, pejabat pemerintahan China memperingatkan kelompok minoritas supaya segera menyerahkan barang-barang keagamaan termasuk Al-Qur’an dan sajadah.

Dan apabila kelak ditemukan warga yang masih menyimpannya, mereka akan dikenai hukuman berat. Radio Free Asia, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (29/9) menyebutkan sebuah laporan datang dari Kasghar, Hotan dan wilayah lain pula mengalami perlakukan serupa dari otoritas negara komunis China.

Juru bicara kelompok World Uighur Congress, Dilxat Raxit menuturkan bahwa mereka menerima sebuah peringatan yang menyebutkan bahwa setiap etnis Uighur harus menyerahkan barang-barang yang terkait dengan Islam dari rumah mereka untuk didata dan disita pemerintah China.

Mushaf-mushaf Al-Qur’an dan barang-barang keagamaan lainnya wajib diserahkan kepada otoritas pemerintah. Menurut pejabat lokal, pihak berwenang Xinjiang sejak awal tahun ini, mulai menghapus semua alquran yang diterbitkan lantaran dituding mengandung ajaran ekstremis.

Alquran disita sebagai bagian dari kampanye ‘ ThreeIllegalsand One Item ‘ yang tengah berlangsung di Xinjiang sejak puluhan tahun. Otoritas China menilai barang-barang keagamaan yang dimiliki minoritas Muslim Uighur sebagai barang ilegal.

Lebih lanjut, tak cuma menyita barang-barang berbau keagamaan, operasi pemerintah China ini juga melarang aktivitas keagamaan, pengajaran agama serta barang-barang lain yang dituding sebagai alat terorisme. Asosiasi Amerika Uighur menyebutkan dalam sebuah siaran pers tak lama ini bahwa China telah memperkenalkan peraturan baru yang selanjutnya mengkriminalkan praktik dan kepercayaan keagamaan.

Uighur Human Rights Project berkali-kali sudah meminta China untuk menghormati standar HAM internasional tentang kebebasan beragama dan mengakhiri tindakan represif yang menargetkan minoritas Muslim Uighur.

China beralasan, kebijakan dan upaya pemerintah ini adalaj bagian dari kampanye melawan Islam radikal kendati harus berhadapan dengan berbagai ancaman dari organisasi HAM internasional lantaran China dituduh kerap melakukan tindakan pelecehan dan penahanan.

Kampanye-kampanye melawan radikalisme seperti dilakukan China terhadap umat Islam diketahui juga terjadi di sejumlah negara di dunia, termasuk Indonesia. (Erwin/nusantaranews.co)

196 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Serangan Israel di Gaza Meningkat, ACT Masifkan Bantuan untuk Palestina

Published

on

ACT Lampung

Lampung.co – Menjelang musim dingin, Palestina tengah berduka. Hal ini disebabkan serangan udara dari Israel yang melintasi perbatasan Gaza terus digencarkan. Per Kamis (14/112019), Al Jazeera menyebutkan serangan menimbulkan 32 orang meninggal dunia.

Selain itu juga lebih dari 82 jiwa menderita luka berat dan ringan di sejumlah wilayah Gaza. Selain memakan korban jiwa, serangan Israel juga meluluhlantakkan sekitar ratusan bangunan di sepanjang Jalur Gaza.

Demikian disampaikan Kepala Program ACT Lampung Arief Rakhman dalam konferensi Pers Palestine Under Attack usai sholat Jum’at di Masjid Darussalam Langkapura Bandar Lampung, Jum’at (15/11/2019).

Merespons dampak tragedi tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan memasifkan bantuan untuk Palestina sebagai aksi nyata kepedulian kemanusiaan untuk membantu korban serangan yang mayoritas wanita, anak-anak dan Lansia.

“Mari bantu doa dan sebagian harta kita untuk warga terdampak serangan melalui link bit.ly/DonasiACTLampung, mudah-mudahan amal ibadah kita diterima Allah SWT,” ajak Arief.

Ditempat terpisah, Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin menyatakan bahwa ACT mengecam apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina, terlebih menjelang musim dingin yang mencekam.

ACT, kata dia, melihat permasalahan ini bukan lagi masalah yang ringan karena sudah berlangsung setiap tahun dengan eskalasi yang semakin meningkat. Program bantuan reguler yang sudah ada akan terus kami tingkatkan.

“Kami sudah berikan instruksi kepada relawan dan mitra-mitra kami di Gaza untuk memasifkan pendistribusian bantuan medis, kesediaan paket pangan, dan bantuan lainnya. Insyaallah umat Islam Indonesia melalui ACT akan terus membersamai mereka,” ungkap Ahyudin.

Presiden ACT Ibnu Khajar pun menyatakan sikap ACT terhadap kondisi duka yang dihadapi bangsa Palestina pasca serangan Israel. “Kami mengajak sahabat dermawan sekalian untuk turut andil dalam usaha perjuangan ini,” ujarnya.

Ibnu Khajar menegaskan, ACT berkomitmen untuk terus mengirimkan bantuan dan memastikan mereka melewati musim dingin dan eskalasi serangan tanpa dihantui kondisi yang mencekam.

Sejalan dengan itu, Direktur Eksekutif Global Humanity Response (GHR) – ACT Bambang Triyono menyatakan bahwa bantuan sudah dipersiapkan dan akan diberikan untuk merespon situasi darurat terkini di Gaza, terutama bantuan medis.

Hingga saat ini, lanjutnya, ada beberapa bantuan yang telah disiapkan,yaitu posko First Response. Posko ini digunakan untuk melayani dan menangani kasus gawat darurat untuk para korban.

“Posko akan didirikan di beberapa kegubernuran di Jalur Gaza, khususnya yang berada di dekat perbatasan-perbatasan,” terangnya.

Kedua, Bambang menambahkan, ACT menyiapkan bantuan medis lanjutan bagi para korban yang membutuhkan penanganan lebih serius/operasi hingga bantuan penyedian alat bantu prostetik (artificial limbs).

“Selain itu, ACT akan memberikan bantuan santunan bagi anggota keluarga yang ditinggal wafat karena menjadi korban agresi tersebut,” imbuhnya.

Diketahui, hingga saat ini bantuan penyediaan Bank Darah yang diinisiasi ACT berkolaborasi dengan Central Blood Association di Khan Younis Gaza juga dimanfaatkan untuk warga Gaza yang menjadi korban serangan.

Sejak September lalu, ACT telah menargetkan kesediaan 1.000 kantong darah untuk menyuplai kebutuhan pasien-pasien di Gaza. Hingga Desember nanti, 1.000 kantong darah ditargetkan mampu memenuhi jumlah kebutuhan darah di Gaza. (her)

13,154 kali dilihat, 53 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Tapis Lampung Warnai Panggung Fashion Show Skala Internasional di Eropa

Published

on

Fashion Show Tapis Lampung

Lampung.co – Pakaian tradisional asal Lampung tampil di acara Fashion show La Mode Sur La Seine a Paris yang berlangsung di Kota Paris, Prancis.

Koleksi bertema Rising Tapis dalam ajang fashion show skala internasional pada akhir September lalu itu dihadirkan oleh desainer Wignyo Rahadi.

Peragaan busana yang biasa digunakan masyarakat Lampung dalam acara adat tersebut digelar di atas Kapal Pesiar Boreas yang menyusuri Sungai Seine dihadapan buyer dan media internasional.

Kain tradisional asli Lampung yang diperagakan itu merupakan hasil pengembangan para pengrajin kain Tapis binaan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Lampung.

Dengan mengangkat Tapis, Wignyo Rahadi berharap, Tapis yang merupakan salah satu dari keragaman kain Nusantara yang patut dikembangkan, dapat dikenal secara internasional.

“Sejalan dengan acara La Mode Sur La Seine à Paris yang bertujuan untuk mempromosikan karya desainer Indonesia di pasar global, melalui Eropa,” kata dia, Senin (14/9/2019) kemarin.

Dalam rancangan ini, desainer Wignyo mengaplikasikan Tapis pada gaya busana modern sesuai segmen pasar Eropa yang dituju.

Kain Tapis adalah salah satu jenis kerajinan tradisional masyarakat Lampung yang umumnya dikenakan para wanita setempat sebagai sarung bahkan baju pengantin.

Tapis merupakan teknik pengaplikasian benang metalik emas atau perak di atas kain tenun dengan cara sulam dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).

Konsep koleksi Rising Tapis sendiri berfokus pada pengaplikasian Tapis benang emas secara penuh dan mendetail di atas kain tenun ATBM yang dikombinasikan dengan tenun full bintik.

KoIeksi ini terdiri dari jaket, cape, dress, rok, dan celana kulot yang menggunakan perpaduan material kain Tapis dan tenun ATBM dengan berbagai teknik. (*)

12,774 kali dilihat, 34 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Israel: Beberapa Tahun Kedepan Yahudi Akan Beribadah di Masjid Al-Aqsa

Published

on

Masjid Al-Aqsa

Lampung.co – Pemerintah Israel akan membuka gerbang Al-Aqsa bagi orang Yahudi untuk melakukan ibadah dalam salah satu masjid suci umat Islam, selain Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Israel segera mengizinkan orang-orang Yahudi untuk secara bebas mulai melakukan shalat mereka di dalam Masjid Al-Aqsa dalam waktu tidak lebih dari satu dekade lagi.

Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan mengaku belum dapat memprediksi kapan akan dimulai. Namun, ia berharap ini akan terjadi dalam beberapa tahun mendatang.

Menurutnya, situasi di Yerusalem sedang menuju untuk mendapatkan kembali kedaulatan dan kontrol atas tempat itu. Israel akan mencapai tujuan membuka gerbang Al-Aqsa bagi orang Yahudi.

“Saya yakin ini akan segera terjadi, Insya Allah,” kata Erdan saat dikonfirmasi wartawan Makor Rishon dilansir Republika dari Middle East Monitor, Sabtu (12/10/2019).

Apabila hal itu terjadi, Israel akan bekerja dan mendorong untuk mengubah status quo historis di Yerusalem dengan mengizinkan orang Yahudi beribadah juga di Masjid Al Aqsa.

Rencana ini, sebelumnya sudah mendapat kutukan dari pemerintah Palestina pimpinan Mahmoud Abbas. Dia memperingatkan Israel terhadap upaya pencaplokan situs suci umat muslim itu.

“Masjid Al-Aqsa adalah garis merah dan tidak akan disentuh dalam bentuk dan cara apa pun,” ujarnya dalam pernyataan yang dirilis kantor berita Palestina, Wafa, Kamis (15/8/2019) lalu. (*)

16,541 kali dilihat, 23 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca