Menu

Tarif Cukai Naik, Harga Rokok Akan Semakin Mahal

  Dibaca : 432 kali
Tarif Cukai Naik, Harga Rokok Akan Semakin Mahal

Lampung.co – Keputusan pemerintah menaikkan tarif cukai rokok pada tahun depan mengakibatkan emiten rokok mesti memasang strategi harga untuk bertahan. Meskipun begitu, hingga saat ini, mereka belum menentukan kenaikan harga rokok karena masih menunggu terbitnya peraturan menteri keuangan (PMK).

Menurut para pelaku industri ini, kenaikan tarif cukai rokok akan memberatkan kinerja perusahaan. Hal itu memang tercermin dari volume penjualan rokok yang kian mengalami penurunan.

Terhitung pada semester I-2017, total volume penjualan rokok di Indonesia berada di angka 146,6 miliar batang, turun nyaris 9% dibandingkan dengan penjualan di periode sama pada tahun lalu, 160,8 miliar.

Ketua Departemen Media Center Asosiasi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI), Hananto Wibisono menyatakan, tarif cukai rokok yang terus-menerus naik tidak berdampak pada prevalensi rokok yang mengalami penurunan. Justru sebaliknya, “Akibat cukai naik, pastinya akan membuat harga rokok semakin mahal,” ujar dia seperti dikutip dari kontan.co.id, Jumat (20/10).

Sebagaimana diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal menaikan cukai rokok 10% pada tahun depan. Hal itu dikarenakan aspek kesehatan supaya konsumsi rokok terus dikendalikan konsumsi serta juga menambah pundi kas negara.

Hananto juga mengatakan, daya beli masyarakat yang rendah tidak serta merta membuat konsumen berhenti merokok. Justru, konsumen akan mencari produk rokok yang lebih murah, bahkan rokok yang tak bercukai.

Hal tersebut tidak menutup kemungkinan bakal membuat masyarakat kembali pada tradisi melinting rokok dan negara tidak mendapatkan pemasukan dari cukai.

Mengenai harga eceran rokok, Hananto mengaku belum dapat memberi perhitungan karena masih menunggu peraturan menteri keuangan.

Sementara Analis OSO Sekuritas, Riska Afriani menilai, kenaikan tarif cukai rokok memang akan berdampak negatif pada emiten rokok. Namun itu tidak terlalu signifikan.

“Kalau naiknya harga tidak begitu besar, pola konsumsi perokok tidak akan terganggu,” sebut dia.

Riska berpendapat, emiten rokok besar tidak akan terlalu dipengaruhi kenaikan tarif cukai rokok. Karena, kata dia, mereka akan mengeluarkan produk baru sebagai bentuk strategi untuk bertahan.

Sejumlah emiten juga memilih untuk tetap mempertahankan harga atau menaikkan harga hanya sedikit untuk menjaga target pasarnya.

“Sejauh emiten punya strategi untuk mempertahankan marginnya, imbasnya tidak akan terlalu signifikan,” tutur Riska. (Erwin/kontan.co.id)

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional