Menu

Menko Perekonomian Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Capai 5,2 Persen

  Dibaca : 119 kali
Menko Perekonomian Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Capai 5,2 Persen

Lampung.co – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat menembus kisaran 5,2 persen sepanjang kuartal III tahun ini.

“Pertumbuhan pun kelihatannya lebih baik di kuartal III ini. Mungkin hampir 5,2 persen. Pendorongnya investasi dan ekspor impor yang baik,” kata Darmin di Gedung Bank Indonesia (BI), Jumat (6/10) sebagaimana dikutip dari cnnindonesia.com.

Sedangkan dari sisi konsumsi rumah tangga, Darmin optimistis perolehan kuartal III lebih baik dibandingkan kuartal II lalu yang cuma tumbuh di kisaran 4,95 persen.

Karena, dari sisi daya beli masyarakat yang sebelumnya cenderung melemah dan mengalami peralihan (switching ), terlihat mulai normal kembali.

“(Daya beli masyarakat) kuartal III lebih baik dibandingkan kuartal II. Tidak ada kekhawatiran,” ungkap mantan Gubernur BI tersebut.

Bersamaan dengan hal tersebut, ia menampik hasil survei sejumlah lembaga yang menyatakan bahwa indeks keyakinan konsumen dan daya beli masih lemah.

“Itu kan tergantung seluas apa sample -nya, dan segala macam,” cetus dia.

Sayangnya, dari segi konsumsi pemerintah, Darmin enggan menjelaskan. Padahal di kuartal II yang lalu, indikator tersebut yang paling buruk, yaitu terkontraksi minus 1,93 persen.

Pemerintah sendiri menginginkan pertumbuhan ekonomi dapat mencapai angka 5,2 persen pada akhir tahun. Sementara pada paruh pertama tahun ini, ekonomi baru tumbuh di angka 5,01 persen.

Pada lain waktu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga menghadiri pertemuan bersama stakeholder dari seluruh lembaga keuangan.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, pertemuan tersebut membahas perkembangan ekonomi terbaru. Menurut dia, pembahasan mengenai perkembangan ekonomi itu tidak bisa mencakup keseluruhan karena terbatasnya waktu.

Selain itu, dibahas pula mengenai pembiayaan infrastruktur. Ini dilakukan seiring dengan komitmen pemerintah yang sedang gencar melakukan pembiayaan infrastruktur.

“Kami tidak bicara detil (mengenai belanja negara) karena pertemuannya hanya dua jam. Tema tadi itu hanya pembiayaan infrastruktur, kalau yang lain tidak ada dalam pembahasan,” kata dia saat ditemui di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (6/10/2017) seperti dikutip dari okezone.com. (Erwin/cnnindonesia.com/okezone.com)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Sekilas

Portal berita Lampung terbaru hari ini

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional