Connect with us

Ekonomi

Akhirnya, 212 Mart Hadir di Lampung

Published

on

Lampung.co – 212 Mart adalah brand minimarket Koperasi Syariah 212. Kepemilikan berjamaah, dikelola secara profesional dan terpusat untuk menjaga daya saingnya baik dari sisi jaringan distribusi, produk, harga maupun promo. Kini 212 Mart hadir di Lampung.

212 Mart merupakan jaringan mini market yang terinspirasi Aksi Bela Islam, 212 Mart pun terus berkembang. Alamat 212 Mart di Lampung berada di Jl. Ryacudu, No. 60 E, Jalur 2 Kopri, Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Lampung. Jam buka 212 Mart Lampung sejak pukul 07.00 sampai pukul 22.00 WIB.

Di 212 Mart Lampung, masyarakat bisa membeli produk-produk sembako dan kebutuhan lainnya seperti di mini market pada umumnya. Hanya saja untuk di 212 Mart memiliki beberapa keunggulan lainnya. Selain memiliki beberapa produk yang sudah tersemat dengan nama 212. Tetapi juga menjual produk-produk usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) masyarakat Lampung, seperti sembako (beras), kebutuhan rumah tangga lainnya, hingga ke makanan ringan.

212 Mart di Lampung sendiri sudah mulai dibuka dan dikunjungi masyarakat dalam berbelanja. Namun, Grand Opening 212 Mart di Lampung akan berlangsung pada 6 Januari 2018, sejak pukul 07.00 hingga selesai. Rangkaian acara pun digelar dengan adanya khitanan masal dan jalan sehat. (Goy)

 4,198 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-796-2288

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Triwulan II/2020 Minus 3,57 Persen

Published

on

BPS Provinsi Lampung
Kantor BPS Provinsi Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada kuartal II 2020 mengalami kontraksi sebesar 3,57 persen, dibanding kuartal II 2019 (y-on-y).

BPS mengukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp89,56 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp60,06 triliun.

Dari sisi produksi, kontraksi terdalam terjadi pada lapangan usaha transportasi, dan pergudangan sebesar 13,22 persen. Sementara sisi pengeluaran, terjadi pada komponen impor barang, dan jasa sebesar 13,85 persen.

Selain itu, ekonomi Lampung kuartal II 2020 juga mengalami kontraksi sebesar 0,56 persen dibanding kuartal sebelumnya (q-to-q) dan mengalami kontraksi sebesar 0,98 persen pada semester I/2020 (c-to-c).

Kepala BPS Lampung Faizal Anwar mengatakan, struktur perekonomian Provinsi Lampung triwulan II/2020 didominasi oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 32,52 persen.

“Kemudian disusul lapangan usaha sektor Industri Pengolahan sebesar 17,99 persen; serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 11,02 persen,” kata dia, Rabu (5/8/2020).

Sementara itu, lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang menjadi penopang utama perekonomian Lampung hanya menyumbang pertumbuhan ekonomi 0,48 persen pada triwulan II/2020 (y-on-y). (doy)

 36,660 kali dilihat,  1,337 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Jelang Idul Adha: Banyak Komoditas Turun Harga, Daya Beli Masih Rendah

Published

on

Pedagang Sembako
Pedagang Sembako di Pasar Way Halim, Kota Bandar Lampung | Foto: Alfarizy Ajie Fadhilah/Lampung.co

Lampung.co – Satu pekan menjelang perayaan hari raya idul adha 1441 H harga jual bahan pokok merosot. Penurunan harga yang cukup signifikan ini menjadi keluhan pedagang di pasar tradisional Kota Bandar Lampung.

“Semua harga turun, bawang merah, cabe dan lain-lain juga turun,” kata Yanti, salah satu pedagang di Pasar Way Halim.

Berdasarkan pantauan Lampung.co pada Jumat (24/7/2020), bahan pokok yang mengalami penurunan cukup drastis antara lain, Bawang merah yang semula berharga kisaran Rp60.000 kini turun menjadi Rp30.000.

Lalu diikuti dengan cabai merah yang menurun sekitar Rp5.000, harga yang semula Rp25.000 kini menurun menjadi Rp20.000, Tomat dan rampai pun tak luput dari penurunan harga menjadi Rp14.000

Yanti menyebut, tak hanya harga yang kian merosot namun daya beli konsumen pun turut mengalami penurunan yang signifikan. “Biasanya harga itu menjelang lebaran pasti naik, dan masyarakat juga pasti sudah mulai ramai di pasar,” ujarnya.

Menurut pengakuan Yanti dan pedagang lainnya, penurunan harga ini terpaksa dilakukan karena menghindari kelebihan stok yang tidak terjual, apabila terlampau tinggi.

“Ya gak ada cara lain, harus diturunkan, kalo nggak turun, barang kita gak habis dong,” sahut pedagang lainnya.

Memang masih ada harga bahan pokok yang relatif stabil, namun stok barang menumpuk di pasar karena daya beli masyarakat khususnya di Pasar Perumnas Way Halim cukup rendah.

“Kalo harga gula, minyak, dan telur, normal sih, tapi ya memang stok kita melimpah,” jelas Putra, pramuniaga di salah satu Toko Pasar Way Halim. (aaf)

 17,926 kali dilihat,  27 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Hadirkan DPD RI, Maha Rindu Kopi Gelar Diskusi Bisnis Milenial

Published

on

Maha Rindu Kopi
Owner Maha Rindu Kopi, Ikhsanudin | Foto: Ist.

Lampung.co – Setelah satu bulan pasca Opening, Maha Rindu Kopi akan menyelenggarakan Session sharing dan Launching Millenial Business Space, sebuah program berbagi space bagi produk-produk millenial di Kota Bandar Lampung.

Event dan program tersebut digulirkan dengan harapan dapat memberikan alternatif pemasaran bagi produk-produk millenial sekaligus upaya memotivasi tumbuhnya jiwa entrepreneur di kalangan generasi millenial terlebih pada situasi seperti saat ini, di tengah covid 19, dan menghadapi masa new normal.

Demikian yang diungkapkan Owner Maha Rindu Kopi, Ikhsanudin, dalam keterangan yang diterima Lampung.co, Sabtu (11/7/2020). “Join atau sinergi adalah cara yang paling memungkinkan untuk tumbuh secara bersama membangun keberlangsungan hidup UMKM,” kata dia.

Langkah tersebut, lanjutnya, diambil dalam rangka membangun optimisme dikalangan pengusaha, khususnya kuliner dan makanan. Di mana selama covid 19 sampai dengan saat sebagian besar pengusaha merasakan dampaknya.

Director Project akubisa.org, Yoga Pratama mengatakan, pihaknya telah menjalani proses diskusi panjang untuk suksesnya acara yang akan dihelat di lantai 1 Maha Rindu Kopi, Sabtu tanggal 25 Juli 2020 pukul 19.00-21.00 WIB.

Sebagai Mitra Maha Rindu Kopi, pihaknya berharap acara dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi milenial. Bahkan, kata dia, beberapa narasumber telah menyatakan kesiapanya untuk sharing dan berbagi tips bisnis di acara ini.

Salah satu narasumber yang telah menyatakan kesiapannya hadir adalah anggota DPD RI perwakilan Provinsi Lampung, Bustami Zainudin yang merupakan Wakil Ketua Komite II DPD RI membidangi tugas pengelolaan sumber daya alam dan pengelolaan sumber daya ekonomi.

“Nantinya Bang Bustami, dijadwalkan akan mengisi kolom diskusi sesuai bidang (pengelolaan sumber daya ekonomi) yang diampunya di DPD RI. Tentu ini sangat diperlukan informasi nya bagi pebisnis generasi Milenial khususnya,” kata Yoga.

Selain Bustami, narasumber lain juga telah menyatakan kesiapannya untuk hadir, yakni Sasa Chalim, Praktisi Bisnis Milenial dan Akademisi Universitas Lampung, Dra. Elly Lestari Rustiati, M.Sc yang merupakan Pendamping Desa Edukasi dan Ekowisata.

“Kita juga akan hadirkan seluruh mitra #produktemanmerindu (Produk Milenial di Maha Rindu Kopi) untuk memperkenalkan dan menyampaikan keunggulan produknya,” tutup Yoga. (*)

 13,225 kali dilihat,  7 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca