Menu

Yuk Intip Ancaman Sampah Plastik, Indonesia Penyumbang Terbesar Kedua

  Dibaca : 305 kali
Yuk Intip Ancaman Sampah Plastik, Indonesia Penyumbang Terbesar Kedua
Sampah menumpuk menghiasi bibir pantai Sukaraja, Kota Bandar Lampung | Foto: Ist

Lampung.co – Plastik belum digunakan hingga akhir abad ke-19, dan produksi plastik secara besar-besaran dimulai sekitar tahun 1950. Hingga tahun 2017 produksi plasting diperkirakan mencapai 9,2 miliar ton.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 6,9 miliar ton telah menjadi limbah. Dan dari limbah itu, 6,3 miliar ton tidak mengalami proses daur ulang hingga menjadi sampah yang mengancam kehidupan di bumi.

Demikian angka mengejutkan diungkap para ilmuwan dari hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 silam dikutip dari National Geographic.

Tidak ada yang tahu berapa banyak sampah plastik yang tidak didaur ulang berakhir di lautan, muara pembuangan terakhir di Bumi.

Produksi Cepat, Sulit Terurai
Pada 2015, Jenna Jambeck, seorang profesor teknik Universitas Georgia memperkirakan antara 5,3 juta dan 14 juta ton plastik menumpuk dipantai setiap tahun.

Dia dan rekan-rekannya mengatakan, sebagian besar tidak dibuang dari kapal tapi dibuang dengan sembarangan dari darat atau di sungai yang bermuara ke laut, sebagian besar di Asia.

“Lima kantong plastik yang diisi dengan sampah plastik dari seluruh penduduk bumi yang menempati sepanjang garis pantai seluruh dunia diperkirakan mencapai 8,8 juta ton,” kata Jambeck.

Tidak jelas berapa lama waktu yang dibutuhkan plastik untuk terurai sepenuhnya, namun diperkirakan butuh waktu lebih dari 450 tahun.

Ancaman Kehidupan
Sampah plastik di laut telah membunuh jutaan hewan laut setiap tahun. Hampir 700 spesies diketahui telah terkena dampaknya, termasuk yang terancam punah.

Banyak kemungkinan yang terjadi menimpa hewan laut mulai dari zooplankton hingga paus yang memakan mikroplastik. Sementara, tidak sedikit kehidupan manusia di bumi ini bergantung pada hewan lalut.

Oleh karena itu, kata Jambeck, saya bisa mengerti mengapa beberapa orang melihat sampah plastik laut sebagai bencana yang serius, bahkan layak disebut sama dengan ancaman perubahan iklim.

Indonesia Penymbang Terbesar Kedua
Pada tahun 2016, Indonesia dinobatkan sebagai negara penyumbang sampah plastik ke laut terbesar kedua setelah Cina. Fakta ini mengingatkan kita bahwa sampah di Indonesia sangat mengkhawatirkan.

Dikutip dari CNN Indonesia, berdasarkan data Jambeck tahun 2015, Indonesia memproduksi sampah plastik sebanyak 187,2 juta ton. Lalu, dibawa ke manakah sampah-sampah ini?

Sampah di Pantai Bandar Lampung
Masalah sampah di kota Bandar Lampung sendiri masih sangat memprihatinkan. Pemandangan sampah menumpuk menghiasi bibir pantai Sukaraja sempat menjadi perhatian publik Beberapa waktu lalu.

Penumpukan sampah yang terjadi di bibir pantai itu akibat tidak terurainya sampah plastik atau sejenisnya yang dibuang secara sembarangan oleh masyarakat sekitar.

Terlepas dari minimnya kesadaran masyarakat, pemerintah tidak bisa lepas dari bertanggung jawab atas masalah yang mengancam kehidupan di bumi ini.

Oleh karena itu, tidak keliru jika Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan ‘predikat’ kepada Kota Bandar Lampung sebagai kota terkotor untuk kategori kota besar pada tahun 2018.

Solusi
Sebelum samudera berubah berubah menjadi lautan sampah plastik, dan tak dapat diselamatkan lagi selama berabad-abad yang akan datang, ada baiknya kita memikirkan masalah ini sejak dini.

Kita semua tahu cara mengambil sampah, membuangnya, dan bahkan tidak sedikit yang tahu cara mendaur ulang. Siapa pun bisa melakukannya, jadi ini bukan masalah tentang bagaimana solusinya.

Demikian kata Ted Siegler, seorang ekonom sumber daya alam, Vermont, Amerika Serikat yang telah menghabiskan lebih dari 25 tahun bekerja dengan negara-negara berkembang pada sampah.

Artinya, solusi untuk menekan angka sampah plastik di laut adalah kesadaran kita dalam mengelola sampah plastik. Yang tak kalah pentingnya adalah efektifitas penggunaan plastik itu sendiri. (*)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional