Connect with us

Blog

Sembilan Air Terjun di Way Kanan yang Menarik untuk Dikunjungi

Published

on

Air Terjun Di Way Kanan
Curup Anggal, Salah Satu Air Terjun Di Way Kanan | Foto: yopiefranz.id

Lampung.co – Kabupaten Way Kanan memang sudah terkenal dengan banyaknya air terjunnya. Jadi ketika anda mencari air terjun di Way Kanan maka ada banyak pilihannya. Kabupaten dengan luas 3.922 km² ini menyimpan banyak surga tersembunyi berbentuk air terjun yang indah.

Objek wisata alam ini memang cukup banyak diburu oleh wisatawan, berwisata ke air terjun memiliki sensasi tersendiri dan juga pengalaman yang menyenangkan. Biasanya yang diincar adalah guyuran segar air terjun.

Namun kini tak hanya hal itu saja yang diincar, kemegahan dari air terjun juga telah diburu untuk dijadikan sebagai objek berfoto. Jepretan dengan latar belakang air terjun akan menghasilkan gambar yang apik.

Nah, jika anda mencari air terjun dengan guyuran air yang menyegarkan dan juga bentuk yang fotogenik, maka adal banyak pilihan di Way Kanan. Berikut ini adalah deretan air terjun di Way Kanan yang mempesona dan patut anda jadikan sebagai daftar kunjungan;

1. Air Terjun Putri Malu

Salah satu air terjun terindah di Way Kanan dan bahkan di Lampung adalah Air terjun Putri Malu. Air terjun dengan ketinggian kurang lebih 80 meter ini bagaikan surga tersembunyi di tengah belantara hutan.

Air Terjun Putri Malu Berlokasi di kawasan hutan register 24, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Letaknya memang jauh dari permukiman masyarakat, sehingga keindahan dan kealamian air terjun ini masih sangat terjaga.

Ketinggian air terjun ini menciptakan guyuran air yang deras dan pemandangan yang sangat apik. Batuan di tebing air terjun dan suasana alam yang ada di sekitarnnya dijamin akan menambah betah para pengunjung untuk berlama-lama.

2. Curup Gangsa

Megah, indah dan mempesona adalah tawaran yang disajikan air terjun ini. Air terjun Curup Gangsa ini bersumber dari patahan sungai Way Tangkas yang mengalir dari Bukit Punggur melalui beberapa desa di Kasui seperti Tanjung  Kurung dan Lebak Peniangan. Air terjun ini memiliki tinggi kurang lebih 50 meter dan lebar pematang air terjun sekitar 20 meter.

Dengan tinggi dan lebar tersebut air terjun ini nampak sangat megah dan mewah. Pemandangan air terjun yang berpadu dengan tebing hijau disekitarnya namoak eksotis. Disekitar air terjun ini juga banyak batu-batu besar sehingga menambah cantik pemandangan.

3. Air Terjun Bukit Duduk

Di dekat air terjun Puteri Malu ada air terjun yang tak kalah indahnya. Letaknya Tersembunyi di antara rimbun pepohonan. Aliran airnya kecil, tidak sederas Putri Malu. Air terjun ini juga sangat indah untuk difoto.

Suasana sejuk di air terjun ini tak boleh dilewatkan. Mengunjungi Air Terjun Putri Malu dan Bukit Duduk bisa menjadi satu paket traveling yang menyenangkan.

4. Curup Anggal

Air terjun ini terletak di Dusun 8 Talang Kisam, Desa Suka Negeri, Kecamatan Gunung Labuhan. Air terjun di Way Kanan yang satu ini memliki bentuk yang sangat indah, melebar bak tirai raksasa san beraliran air cukup deras.

5. Air Terjun Kinciran

Tebing batu besar ada di kanan dan kiri air terjun ini. Aliran air tejun seolah keluar dari tebing batuan besar berwarna hitam tersebut. Lokasi air terjun berada di Kampung Talang Sembilan, Desa Sukajadi, Kecamatan Kasui.

Tidak terlau tinggi dan besar, namun air terjun ini cukup untuk melepas penat setelah berkativitas. Suasansa disekitarnya masih sepi sehingga menenangkan.

6. Curup Semarang Baradatu

Air Terjun Semarang ini berada di di Desa Bhakti Negara, Kecamatan Baradatu. Ada juga yang menyebutkan dengan nama air terjun Kayu Agung. Dulu air terjun ini cukup ramai didatangi wisatwan, namun karena debitnya mengecil pengunjung jadi sepi. Namun sebenarnya panorama dan keindahan air terjun ini cukup indah.

7. Air Terjun Sembilan

Air terjun ini memiliki aliran air cukup deras, ukurannya tidak terlalu tinggi namun guyuran air yang deras akan terasa sangat menyenangkan.

8. Air Terjun Pinang Indah

Air terjun dengan ketinggian kurang lebih 15 meter ini mempunyai aliran yang deras dan juga panorama yang dukup indah. Bentuk air terjun yang melebar bak tirai raksasa dari aliran air yang jernih menjadi daya pikat air terjun Air Terjun  Pinang Indah Way Kanan Lampung.

Disekitar air terjun juga banyak bebatuan besar yang nampak fotogenik jika digunakan sebagai objek berfoto untuk para fotografer. Panorama air terjun dan keindahan batuan yang fotogenik patut dijadikan alasan kenapa anda harus mengunjunginya.

9. Air Terjun Cangkah Kidau

Air Terjun ini terletak di Kecamatan Kasui, bentuk air terjun ini sangat unik. Ada batu berundak di bawah air terjun sehingga mudah untuk didaki oleh wisatawan. Pengunjung bisa berbasah-basahan di batu tersebut sembari merasakan guyuran air terjun.

Deretan air terjun ini mempunyai keindahan dan juga panorama yang berbeda-beda, sehingga cocok untuk anda jadikan sebagai daftar kunjungan. Demikianlah informasi terkait destinasi wisata air terjun di Way Kanan, semoga bisa menjadi alternatif liburan anda. 

 22,356 kali dilihat,  7 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Wawan Setiawa merupakan salah satu penulis untuk media online Lampung.co yang mengulas destinasi wisata yang ada di seluruh provinsi Lampung.

Blog

Danau Hijau Ulubelu Tanggamus, Wisata Unik yang Fotogenik di Lampung

Published

on

Danau Hijau Ulubelu
Danau Hijau Ulubelu | Foto: ascawisatakuliiner.blogspot.co.id

Lampung.co – Danau Hijau Ulubelu Tanggamus Lampung merupakan danau yang terbentuk oleh proses alam. Tidak diketahui secara pasti kapan danau ini mulai terbentuk, kini danau ini menjadi salah satu lokasi buruan para traveler.

Warna danau yang khas membuat danau ini sangat istimewa dan tidak ditemui di lokasi lain. Warna danau juga nampak sangat fotogenik jika digunakan objek foto, hal inilah yang menjadi daya tarik utama danau yang jauh dari keramaian ini.

Meskipun aksesnya cukup sulit dan jaraknya jauh dari kota namun panorama yang disajikan danau ini akan membayar segala kekurangan tersebut.

Alamat dan Rute Perjalanan Menuju Danau Hijau.

Danau ini terletak di Desa Muara Dua Ulubelu, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Sebagian juga ada yang menyebut danau ini berada di perbatasan antara Desa Mauara Dua dan Desa Pagar Alam.

Letaknya cukup jauh dari Ibu kota Tanggamus Kota Agung. Jika anda dari Kota Bandar Lampung, rute untuk menuju Danau Hijau Ulubelu ini yakni menuju arah Kota Agung Tanggamus via Jalan Lintas Barat Sumatera.

Sebelum sampai di Kota Agung, anda berhenti di Talang Padang. Kemudian ketika anda sampai di Talang Padang, lajutkan perjalanan ke arah Bendungan PLTA Batutegi (masuk ke arah Bendungan Batutegi). Ada petunjuk di jalan lintas yang mengarahkan ke PLTA tersebut.

Setelah masuk ke arah jalan tersebut, sebelum sampai ke Bendungan, ambil arah ke Ulubelu, di pertigaan ada plang jalan yang menunjukan ke arah Ulubelu. Selanjutnya ikuti jalan utama sekitar 1 jam perjalanan. Kemudian anda akan sampai di Danau Hijau.

Danau ini nampak dari jalanan karena lokasinya tak jauh dari jalan. Dari jalan ini, jika anda melanjutkan perjalanan maka akan bertemu salah satu spot wisata yang juga tak kalah apiknya yakni Air Terjun Lembah Pelangi.

Beginilah rute panjang untuk mencapai Danau Hijau: Bandar Lampung – Pringsewi – Talang Padang – Danau Hijau. Untuk membantu memudahkan perjalanan menuju lokasi, bisa menggunakan fasilitas google maps.

Keindahan dan Kesitimewaan Danau Hijau Ulubelu

Setelah melewati perjalanan panjang yang menawan dengan hamparan kebun kopi dan perbukitan, anda akan disambut dengan danau berwarna hijau di sisi kiri jalan. Danau yang memiliki pulau kecil di tengahnya itu adalah Danau Hijau.

Danau ini mulai terkenal pada tahun 2015, ketika itu ada salah salah satu perusahaan yang beroperasi di sekitarnya. Kemudian akses jalan terbuka sehingga danau ini nampak dan diketahui banyak orang. Dari sinilah orang mulai berdatangan dan danau ini terkenal di seantero Lampung.

Danau berair panas ini juga kerap disebut masyarakat dengan nama Danau Anugerah. Keindahan danau yang berada di perbukitan ini diaggap seperti anugerah. Keunikan warna danau ini menciptakan gambar yang menakjubkan.

Hal ini yang diburu para traveler untuk berfoto dan menikmati pemandangan danau. Pengunjung memang tidak bisa mandi di danau ini karena airnya panas. Namun menikmati pemandangan dan berfoto di danau ini akan menciptakan suasana yang tidak bisa diperoleh di lokasi lain.

Fasilitas yang ada di danau ini yakni beberapa pondokan yang dibuat warga serta rumah makan sederhana yang bisa digunakan pengunjung untuk menikmati keindahan danau sambil mencicipi berbagai makanan dan minuman yang dijajakan.

Danau indah ini dikelilingi kebun kopi milik masyarakat, udara sejuk pegunungan dan perkebunan terasa saat anda berkunjung ke lokasi ini. Keistimewaan danau bisa menjadi alasan mengapa anda harus berkunjung ke lokasi yang fotogenik ini.

Demikianlah informasi terkait Danau Hijau Ulubelu Tanggamus Lampung ini, semoga bisa menjadi referensi liburan anda. Disamping itu juga terdapat berbagai pilihan wisata air terjun di tanggamus sebagai tujuan refreshing bersama teman dan kerabat.

 71,142 kali dilihat,  217 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

6 Cara Mengobati Iritasi Mata yang Ampuh Tanpa Efek Samping

Published

on

Cara Mengobati Iritasi Mata
Ilustrasi | Foto: Ist.

Lampung.co – Iritasi mata gara-gara belekan tidak boleh disepelekan. Orang yang belekan lebih sering dikarenakan mata lelah sehingga mudah berair. Ada beberapa cara mengobati iritasi mata yang ampuh dan tanpa efek samping.

Tapi harus dilakukan secara rutin untuk mendapatkan hasil pengobatan yang maksimal. Inilah 6 cara mengobati yang paling efektif.

1. Kompres dengan Air Hangat

Mata belekan yang sudah bertransformasi jadi iritasi itu rasanya sakit. Semakin dikucek, maka semakin sakit. Untuk mengurangi rasa sakitnya itu, lakukan pengompresan secara rutin. Cara memang tidak 100% bisa menyembuhkan penyakit iritasi, tetapi cukup ampuh menemani pengobatan mata yang tengah dilakukan.

2. Kurangi Penggunaan Obat Tetes Mata

Penggunaan obat tetes mata hanya bagus ketika keadaannya masih sehat. Begitu belekan dan lebih-lebih iritasi, penggunaannya jadi kurang efektif. Kenapa? Dalam kandungan obat tetes mata biasanya terdapat antibiotik. Sedangkan iritasi karena belekan itu bukan disebabkan oleh bakteri dan mikroorganisme lain. Jadi kurang tepat rasanya.

Mata yang terkena bakteri baru tampak ketika dampak iritasi semakin menjadi-jadi. Ketika hal tersebut terjadi, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengarahan saat menggunakan obat tetes mata maupun obat antibiotik lainnya. Khususnya untuk penderita iritasi mata akibat konjungtivitas dan semacamnya.

3. Menggunakan Cendo Xitrol

Penyembuhan iritasi mata menggunakan Cendo Xitrol hanya boleh dilakukan ketika mata sudah parah. Katakanlah sudah mengalami pembengkakan dan semacamnya. Obat ini hanya bisa diperoleh kalau Anda pergi ke apotek. Tapi terlebih dahulu mending konsultasikan ke dokter biar dapat pengarahan khusus.

Cara mengobati iritasi mata dengan Cendo Xitrol sudah cukup banyak dilakukan. Di dalamnya terdapat kandungan Polymixin B Sulphate Dexamethasone Sodium Phosphate. Kandungan tersebut menjadi rambu-rambu khusus agar penggunaannya dalam jangka pendek saja. Soalnya kalau terlalu lama, nanti bukan sembuh, malah semakin parah.

Usahakan setiap pemakaiannya sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Setiap satu jam sekali, lakukan 1-2 tetes. Kalau Anda sibuk dengan pekerjaan, saran terbaiknya izin cuti dulu. Sampai peradangan pada mata berkurang. Sekali lagi, jangan gunakan lama-lama. Nanti bisa kena efek samping, seperti gatal-gatal, rasa panas, dan infeksi sekunder.

4. Hindari Kucek Mata Apa pun yang Terjadi

Iritasi mata gara-gara belekan bisa disebabkan oleh alergi, benda asing masuk mata, infeksi, kena make-up, kondisi lingkungan, dan lain-lain. Kadang-kadang karena terlalu sering bekerja juga bisa bikin mata belekan dan berair. Terutama pekerjaan di depan komputer Semakin dikucek, cara mengobati iritasi mata yang tengah dilakukan jadi percuma.

Ketika mata dikucek-kucek, bukannya mengurangi rasa gatal, justru semakin gatal. Lebih gawat lagi, kondisi mata Anda akan semakin bengkak. Bakteri yang semula tidak banyak, jadi berbondong-bondong memasuki jaringan kulit mata yang terkena infeksi. Mirip bedol desa yang bareng-bareng menyerbu perkotaan.

5. Keluarkan Benda Asing Sesegera Mungkin

Apabila penyebabnya karena benda asing masuk, segera keluarkan. Benda asing itu bisa berupa debu, serpihan kaca, dan lainnya. Jika bentuknya besar, bawa langsung ke klinik pengobatan atau dokter agar bisa keluar. Kalau Cuma debu atau benda-benda kecil yang mengotori mata, bersihkan saja pakai larutan daun sirih rebus agar keluar sendiri.

Sebagai catatan. Apabila benda asingnya seperti pecahan kaca yang cukup besar, maka sebaiknya langsung tutup mata. Panggil orang-orang terdekat untuk membawa Anda ke UGD agar diberikan perawatan lebih lanjut.

6. Hindari Makanan atau Hal-hal yang Bikin Alergi

Mata belekan juga bisa dikarenakan alergi. Entah pada makanan atau benda-benda di sekitar, seperti debu, air hujan, dan lainnya. Selagi dalam masa penyembuhan, hentikan saja konsumsi makanan yang bikin alergi. Tanda-tanda orang kena alergi memang fokus pada kulit. Tidak perlu waktu lama, kulit, termasuk kulit mata pun akan lebih gatal-gatal.

Mata belekan setelah tidur itu wajar. Tapi yang tidak wajar itu kalau belekannya bikin gatal, sakit, dan perih ketika disentuh. Lebih-lebih bikin mata iritasi dan merah-merah. Untuk itu, lakukan cara mengobati iritasi mata yang sudah disebutkan di atas. Lakukan secara intensif dan hati-hati. Jangan sampai kehilangan penglihatan Anda gara-gara salah obat.

 31,380 kali dilihat,  217 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Uniknya Suku Lampung; Saibatin dan Pepadun serta ‘sub-suku’ Didalamnya

Published

on

Suku Lampung
Siger Saibatin dan Pepadun | Foto: Ist.

Lampung.co – Provinsi Lampung memiliki keragaman akan budaya, mulai dari adat istiadat, bahasa dan lain-lain. Keragaman ini menjadi salah satu keunikan suku Lampung itu sendiri. Secara umum, suku di Lampung terbagi menjadi dua, yakni Lampung Saibatin dan Lampung Pepadun. Oleh karenanya, Provinsi Lampung memiliki semboyan ‘Sai Bumi Ruwa Jurai’ yang berarti Satu Bumi Dua Jiwa.

Itulah semboyan yang disandang oleh provinsi paling ujung selatan di Pulau Sumatera tersebut. Semboyan itu juga bermakna identitas asli leluhur masyarakat Lampung. Meskipun sama-sama menjadi masyarakat asli, namun kedua suku ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok, baik dalam bahasa maupun tata cara dan adat istiadat lainnya.

Suku Lampung Saibatin

Masyarakat Lampung Saibatin tinggal di sepanjang pesisir Lampung. Bahasa yang digunakan oleh masyarakat suku Saibatin adalah bahasa Lampung dengan dialek “A”. Pelafalan yang digunakan oleh masyarakat ini lebih jelas, hampir setara dengan pelafalan Bahasa Indonesia pada umumnya.

Untuk adat istiadat, masyarakat suku Saibatin cenderung lebih selektif. Hal ini tercermin dalam sistem kerajaan dan pemberian gelar adat pada masyarakat. Hanya masyarakat yang memiliki garis keturunan kerajaan atau bangsawan yang berhak untuk mendapatkan gelar adat dan menjadi Raja (baca: Khaja).

Hiasan yang digunakan oleh masyarakat suku Saibatin juga berbeda dengan yang dikenakan oleh masyarakat suku Pepadun. Mahkota perempuan (Siger) Lampung Saibatin memiliki tujuh lekuk dengan hiasan bunga pada bagian atas.

Ada juga Siger yang memiliki tali yang menjuntai menutupi wajah. Siger ini digunakan oleh masyarakat suku Saibatin-Melinting di Lampung Timur. Pada acara-acara adat dan pernikahan pun warna baju yang digunakan oleh masyarakat ini adalah warna merah.

Suku Lampung Pepadun

Berbeda dengan masyarakat suku Saibatin, masyarakat suku Lampung Pepadun tinggal di daerah tengah atau daratan. Dialek bahasa yang digunakan oleh masyarakat suku Pepadun adalah Bahasa Lampung dengan dialek ‘O’. Pelafalan yang diucapkan oleh masyarakat ini adalah pelafalan dengan irama atau intonasi yang mengayun dan menekan.

Tak jarang pengguna bahasa dialek ‘O’ ini diidentikkan sebagai masyarakat yang kurang ramah karena cara berbicaranya. Namun, ada beberapa daerah masyarakat Lampung Pepadun yang juga menggunakan bahasa dialek “A” dalam bahasa percakapan sehari-hari.

Untuk adat istiadat dalam masyarakat suku Pepadun tidak serumit masyarakat suku Saibatin. Masyarakat dengan suku ini dapat mendapaatkan gelar adat meskipun hanya berasal dari kalangan masyarakat biasa.

Untuk mendapatkan gelar adat tersebut harus dilakaksanakan upacara adat Cakak Pepadun. Hal yang sama juga dilaksanakan untuk masyarakat di luar suku Pepadun yang akan menikah dengan masyarakat adat Lampung Pepadun. Sebelum melangsungkan pernikahan antar suku ini terlebih dahulu dilaksanakan upacara Begawi atau meminta gelar adat.

Hiasan yang digunakan oleh masyarakat suku Pepadun juga berbeda. Siger yang digunakan oleh perempuan suku Pepadun berjumlah sembilan lekuk yang bermakna sembilan marga yang membentuk Abung Siwo Megou. Baju yang dikenakan oleh masyarakat ini pada upacara adat atau pernikahan juga didominasi dengan warna putih.

Keunikan Suku Lampung

Akan tetapi, berbeda dengan suku-suku di Indonesia pada umumnya. Dari dua suku di Lampung tersebut, masih terbagi lagi menjadi beberapa wilayah adat. Antar wilayah adat itu juga, sedikit banyak terdapat perbedaan.

Untuk wilayah adat Lampung Saibatin diantaranya Paksi Pak Sekala Brak (Lampung Barat), Bandar Enom Semaka (Tanggamus), Bandar Lima Way Lima (Pesawaran). Kemudian juga Melinting Tiyuh Pitu (Lampung Timur), Marga Lima Way Handak (Lampung Selatan), Enom Belas Marga Krui (Pesisir Barat). Hingga diluar Provinsi Lampung diantaranya Pitu Kepuhyangan Komering (Provinsi Sumatera Selatan), Telu Marga Ranau (Provinsi Sumatera Selatan) Cikoneng Pak Pekon (Provinsi Banten).

Sementara Lampung Pepadun terbagi menjadi Abung Siwo Mego, Mego Pak Tulangbawang, Pubian Telu Suku, Way Kanan Buway Lima dan Sungkay Bunga Mayang.

Apabila ditelusuri lebih jauh, sedikit banyaknya memiliki perbedaan yang terdapat dalam masing-masing dua suku tersebut. Dari segi bahasa misalnya. Meskipun sama-sama termasuk Lampung Saibatin, tapi ada beberapa perbedaan bahasa antara Masyarakat Marga Krui dengan Way Lima. Bahkan logatnya pun tidak persis sama.

Pun begitu dengan Abung, Tulangbawang, Pubian, Sungkay dan Way Kanan yang termasuk dalam Lampung Pepadun.

Atas keunikan suku Lampung tersebut, diyakini sebagai penyebab penggunaan bahasa Lampung tidak membudaya seperti di Jawa, terutama di daerah perkotaan provinsi Lampung. Bahkan daerah yang banyak masyarakat transmigran seperti kota Metro, justru didominasi oleh bahasa Jawa. Tidak sedikit suku Lampung asli yang menggunakan bahasa Jawa dalam pergaulan sehari-hari.

 176,888 kali dilihat,  217 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca