Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Rumah Kontrakan

Tim Redaksi

Lampung dot co – Properti | Investasi atau bisnis rumah kontrakan merupakan salah satu pilihan investasi yang cukup menjanjikan. Meningkatnya jumlah penduduk setiap tahunnya membuat masyarakat membutuhkan lebih banyak tempat tinggal baik itu tempat tinggal permanen ataupun tempat tinggal sementara.

Hal inilah yang selalu dijadikan peluang oleh para pelaku bisnis properti untuk mengasah kemampuan bisnisnya dalam bidang properti. Meningkatnya harga jual rumah setiap tahunnya pun turut mempengaruhi besarnya biaya sewa atau kontrak rumah. Dengan begitu sudah dapat dipastikan bahwa bisnis investasi rumah kontrakan ini cukup menjanjikan untuk kelangsungan hidup masa kini atau pun masa yang akan datang.

Bagi kamu yang ingin memulai untuk melakukan investasi rumah kontrakan kamu bisa mempelajari beragam hal melalui kelebihan dan kekurangan dari bisnis rumah kontrakan berikut ini:

Kelebihan Bisnis Rumah Kontrakan

Banyak Diminati Masyarakat

Rumah kontrakan yang memiliki fungsi sebagai tempat hunian sementara masih banyak diminati oleh masyarakat yang tinggal di pusat perkotaan khususnya di kawasan-kawasan industri dan kawasan berkembang.

Sejalan dengan meningkatnya perekonomian di kelas menengah yang sebagian besar diisi oleh usia muda, akan memunculkan kesadaran untuk mandiri ketika sudah memasuki kehidupan pernikahan dan membentuk keluarga baru sendiri.

Namun kebanyakan kasus yang dialami oleh keluarga baru ini ialah kurangnya dana untuk membeli sebuah rumah. Kebanyakan dari mereka mengatasinya dengan menyewa atau mengontrak sebuah rumah.

Nilain Sewa Rumah Meningkat Setiap Waktu

Meningkatnya nilai jual properti setiap tahunnya akan turut mempengaruhi nilai sewa rumah pula. Hal ini tentunya akan sangat menjanjikan untuk mendapatkan penghasilan yang cukup memuaskan.

Banyak sumber mengatakan bila harga sewa rumah sewajarnya ialah tidak kurang dari 5% harga jual rumah tersebut. Jadi jika nilai jual rumah yang kamu miliki senilai Rp500 juta, maka harga sewa rumah yang cukup pantas senilai Rp25 juta setiap tahunnya. Ketika nilai jual rumah meningkat setiap tahun maka nilai sewa pun akan turut meningkat pula.

Perawatan Investasi Bisa Dibebankan Pada Penyewa

Kamu tidak perlu melakukan perawatan rumah setiap waktu, karena ada penyewa yang akan melakukannya dengan sukarela. Tentunya hal ini bukan termasuk perawatan-perawatan besar namun yang ringan-ringan seperti tanaman. Misalnya taman, cat dinding dan perawatan lainnya. Namun hal ini perlu disepakati sejak awal agar tidak timbul perselisihan kedepannya karena salah satu pihak dianggap melanggar kesepakatan oleh pihak lainnya.

Kekurangan Investasi Rumah Kontrakan

Kemungkinan Resiko Rumah Tidak Terawat

Mengenai perawatan rumah ini bisa dijadikan sebagai keuntungan dan bisa pula dijadikan sebagai kerugian. Hal ini tergantung dari penyewa rumah. Resiko ini bisa terjadi ketika kamu mendapatkan penyewa rumah yang kurang bertanggung jawab untuk merawat dan merapikan rumah yang mereka tempati.

Mungkin hal ini didasari dengan tidak adanya rasa memiliki atau peduli yang melekat pada penyewa. Hal yang paling buruk ialah ketika penyewa kabur meninggalkan rumah dengan kondisi rumah cukup buruk atau malah mengalami kerusakan.

Meskipun begitu kamu bisa mengatasinya dengan cukup selektif dalam memilih calon penyewa, serta dengan membuat peraturan atau kesepakatan tertentu pada saat awal agar kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan.

Jangka Waktu Sewa yang Relatif Pendek

Jangka waktu sewa rumah kontrakan dirasa cukup pendek dibandingkan dengan investasi properti lainnya. Kebanyakan dari para penyewa hanya menghuni rumah selama 1 hingga 2 tahun saja.

Beresiko Digunakan untuk Kegiatan Negatif

Banyak berita dan kasus-kasus yang muncul di berbagai media yang menyebutkan bahwa rumah sewaan sering kali digunakan untuk menjalankan usaha atau kegiatan yang bertentangan dengan kuhum dan norma.

Hal ini terjadi karena pemilik bisnis rumah kontrakan tidak pernah atau kurang tegas dalam memberikan peraturan kepada para peghuninya. Lebih baik kamu meminimalisirnya dengan membuat aturan-aturan tertentu dan sering-sering untuk melakukan pengecekan atau berkunjung untuk sekedar bersilaturahmi dengan sang penyewa.

Penutup

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari bisnis rumah kontrakan yang bisa kamu pelajari. Dengan adanya informasi diatas diharapkan para pelaku bisnis investasi rumah kontrakan menjadi lebih percaya diri untuk menjalankan bisnis yang dijalani.

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Ads - Before Footer