fbpx
Connect with us

Blog

Pantai Dewi Mandapa Lampung; Eksotis, Romantis dan Fotogenik

Published

on

Pantai Dewi Mandapa

Lampung.co – Pantai Dewi Mandapa terkenal dengan adanya Pulau Cinta dan juga Dermaga Asmara. Dua objek inilah yang menjadi daya tarik utama wisatawan untuk berkunjung ke pantai yang terletak di Kabupaten Pesawaran Lampung ini.

Pantai Dewi Mandapa beralamat di Desa Gebang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Jaraknya tak begitu jauh dari pusat Kota Bandar Lampung yakni sekitar 29, 1 km dengan lama perjalanan sekitar 1 jam lebih.

Rutenya pun searah dengan Pantai Sari Ringgung dan juga Pantai Klara. Jika dari Bandar Lampung via jalan Lintas Way Ratai, pantai ini ada di kiri jalan. Dari jalan utama tersebut jaraknya sekitar 1 km.

Pantai Dewi Mandapa dari Bandara Raden Intan jaraknya sekitar 50,4 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit. Transportasi dari bandara ke Pantai yang dikenal romantis ini, anda terlebih dahulu menuju Terminal Rajabasa Lampung.

Dari Terminal Rajabasa anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menaiki angkot atau transportasi berbasis online menuju Teluk Betung. Nah dari Teluk Betung Bandar Lampung inilah anda menuju ke Pantai Dewi Mandapa menggunakan angkutan pick up atau L 300 bertutup. Untuk tarifnya sekitar Rp. 10.000 sampai Rp. 20.000 per orang.

Namun jika anda ingin langsung ke Pantai yang banyak digandrungi para milenial ini dari Bandara Raden Intan, anda bisa menggunakan jasa travel. Untuk biaya sekitar Rp.200.000 sampai Rp. 250.000.

Jika anda dari Pelabuhan Bakauheni Lampung, bisa menaiki bus atau travel menuju Terminal Rajabasa Bandar Lampung. Untuk kemudian menuju Pantai Dewi Mandapa dengan rute seperti yang dibahas sebelumnya. Tarif bus dari Pelabuhan Bakauheni ke Terminal Rajabasa Sekitar Rp. 30.000 sedangkan untuk Tarif Travel sekitar Rp. 50.000.

Sampai di Pantai Dewi Mandapa untuk memasukinya anda akan dikenai tarif Rp.10.000 per orang. Biaya ini belum termasuk biaya parkir kendaraan yang dibawa. Satu kendaraan roda dua dikenai biaya Rp. 3.000 sedangkan untuk roda empat Rp. 5.000. Untuk memasuki beberapa tempat di Pantai ini juga masih dikenai biaya. Untuk masuk ke Pulau Cinta sebesar Rp.20.000 dan Pulau Asmara Rp. 30.000.

Lalu apa saja objek-objek yang disuguhkan di pantai ini. Keadaan pantai Dewi Mandapa memang sedikit berbeda dengan pantai-pantai lain. Jika pantai lain mengutamakan pantai dengan pasir dan air laut sebagai objek utamanya, di pantai ini berbeda. Meskipun begitu, anda juga bisa bermain pasir dan air laut di lokasi ini.

Pantai Dewi Mandapa ini banyak mengusung spot untuk berfoto di beberapa objek. Objek-objek tersebut pun ditata membentuk spot yang romantis. Sebut saja Pulau cinta, di Pulau Cinta ini pengunjung bisa berfoto dengan latar yang menawan.

Salah satu spot yang juga menjadi favorit adalah balkon cinta. Di balkon cinta ini pengunjung disediakan pulau yang terbuat dari kayu berwarna merah muda. Kesan romantis nampak jelas di lokasi ini.

Hal inilah yang menjadikan balkon cinta atau Pulau Cinta ini sering dijadikan juga lokasi prewedding. Spot lain yang juga tak kalah romantis adalah Dermaga Asmara. Melihat dari namanya saja sudah bertema romantis.

Dermaga ini sama dengan pulau atau Balkon Cinta tau Pulau Cinta. Pembedanya adalah adanya pohon mangrove ditengah lokasi ini. Pada Dermaga Asmara ini juga banyak jalan atau cabang jalan menuju beberapa lokasi selfie di mangrove.

Nantinya di spot selfie mangrove tersebut pengunjung akan dibawa ke dalam suasana hehijauan mangrove. Berfoto di jembatan dengan latar belakang mangove juga menjadi salah satu kegiatan yang menarik saat berkunjung di Pantai Dewi Mandapa. Ditengah vegetasi mangrove juga disediakan pulau dari kayu berbentuk love yang dikelilingi pohon bakau.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Blog

Grand Elty Krakatoa Kalianda Lampung: Paduan Sunrise, Gunung dan Laut

Published

on

Grand Elty Krakatoa

Lampung.co – Jika anda ingin merasakan suasana pantai di sebuah resort yang langsung berhadapan dengan laut, maka anda bisa mencobanya di Grand Elty Krakatoa. Lokasinya berada di Kalianda Lampung Selatan yang juga tak jauh dari Pantai Embe atau Merak Belatung.

Resort yang satu ini merupakan salah satu resort yang mewah dan terkenal sehingga menjadi primadona bagi para wisatawan sebagai destinasi wisata di hari libur dan akhir pekan. Wisatawan biasa menyebut lokasi wisata ini dengan Kalianda Resort atau Grand Elty Krakatoa.

Akses menuju lokasi ini pun sangat mudah karena letaknya tak jauh dari Jalan Lintas Trans Sumatera. Jika dari Pelabuhan Bakauheni hanya sekitar 35 km dengan waktu tempuh normal kurang dari 1 jam. Transportasi umum dari Pelabuhan ini bisa menggunakan bus tujuan Bakauheni Rajabasa dengan tarif sekitar Rp.20.000. Dari Bakauheni, anda juga bisa menaiki travel dengan tarif sekitar Rp.45.000.

Dari Pelabuhan Bakauheni, letaknya ada di sebelah kiri jalan. Akan ada baliho besar bertuliskan welcome to “Grand Elty Krakatoa”. Nah disitu ada jalan masuk menuju pantai ini, bisa memanfaatkan fasilitas google maps jika menggunakan kendaraan pribadi.

Jika perjalanan dimulai dari kota Bandar Lampung, anda akan menempuh jarak akan memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Anda bisa menaiki bus jurusan Bakauheni atau juga travel menuju ke lokasi ini.

Sedangkan jika dari Bandara Radin Intan waktu tempuhnya sekitar 3 jam dengan jarak tempuh sekitar 70 km. Transportasi umum bisa menggunakan bus atau juga travel. Dari ketiga rute tersebut, yang paling dekat adalah dari Pelabuhan Bakauheni.

Untuk tiket masuk Grand Elty Krakatoa adalah sebesar Rp. 50.000 untuk hari biasa dan rp.75.000 untuk akhir pekan.

Kemudian, yang perlu diketahui bahwa pantai ini tidak hanya melayani penginapan atau resort saja. Pengelola juga membuka pantai untuk wisatawan yang ingin berkunjung menikmati pantai. Syaratnya adalah dengan membayar tiket masuk yang telah disebutkan tadi.

Disini anda bisa menikmati pemandangan pantai yang apik. Pasir putih, laut yang biru dan keadaan pantai yang bersih akan menciptakan suasana tenang. Suasana malam di pantai ini juga terbilang asik dan menenangkan.

Beberapa fasilitas yang disediakan dapat memberikan kenyamanan bagi anda saat berkunjung. Jika anda ingin bermalam di pantai ini berikit adalah rincian biaya patai tarif cottage di Grand Elty Krakatoa. Ada dua penginapan yakni hotel dan villa.

Hotel
Duluxe Beach View: Rp. 1.400.000
Duluxe Poll View: Rp. 1.200.000
Superior Beach View: Rp. 735.000 – Rp. 1.080.000
Superior Poll View: Rp. 690.000 – Rp. 980.000

Duluxe Beach View yakni kamar yang dikelilingi kaca yang menhgadap ke laut. Pemandangan pantai yang sangat jelas disajikan dari kamar tipe ini. Sedangkan Duluxe Poll View yakni kamar yang menghadap ke kolam yang ada di resort.

Superior Beach View menghadap laut namun dengan tembok dan kaca, berbeda dengan Duluxe Beach View yang keseluruhan adalah kaca. Sedangkan untuk Superior Poll View menghadap ke kolam renang dengan tembok dan kaca.

Villa
Krakatau Suite Villa: Rp. 1.500.000
Lambur Suite Villa: Rp. 1.300.000
Rajabasa Cottage: Rp. 960.000 – Rp. 1.280.000
Haringan Villa: Rp. 795.000 – Rp. 1.570.000

Untuk Krakatau Suite Villa lokasinya dekat dengan pantai, Lambur Suite Villa dekat dengan kolam renang anak-anak, Rajabasa Cottage berada dekat dengan pantai dan Haringan Villa berada dekat dengan kolam renang anak anak.

Besaran biaya tersebut tergantung dengan fasilitas yang tersedia di masing-masing tipe. Tawaran view juga menjadi pengaruh harga ketika anda menginap disini.

Aktivitas wisata lain yang bisa dilakukan di lokasi ini adalah mangrove canoeing, bersepeda mengelilingi lokasi, aktivitas olah raga (main voli, bola pantai, dll), menikmati sunrise, bermain di laut dan banyak aktivitas air lainnya. Dengan berbagai macam fasilitas dan juga keindahannya pantai berkelas ini bisa anda jadikan sebagai salah satu list liburan anda.

Suguhan lainnya yang tidak boleh dilewatkan adalah panorama Sunrisenya. Sunrise di Grand Elty Krakatoa begitu indah. Matahari seolah muncul dari samping Gunung Rajabasa yang memang berhadapan dengan Resort. Paduan sunrise, gunung dan lautan yang memanjakan mata ini dijamin mampu “membunuh” kepenatan akibat dari aktivitas yang melelahkan.

Demikianlah informasi terkait Grand Elty Krakatoa, semoga bisa memberikan referensi bagi anda yang ingin berlibur ke lokasi ini.

Foto: twitter.com/eltykrakatoa

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

6 Cara Mengatasi Perut Buncit Setelah Melahirkan

Published

on

Cara Mengatasi Perut Buncit

Lampung.co – Proses melahirkan adalah momen spesial bagi setiap wanita, karena termasuk pengalaman berharga berjuang melahirkan buah hati ke dunia. Status calon ibu sudah diubah menjadi ibu seutuhnya. Akan tetapi, timbul persoalan perut buncit setelah melahirkan dan seringkali dikeluhkan. Cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan ini bisa jadi solusi.

1. Menyusui
Menyusui merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi perut buncit. Dengan kegiatan memberikan ASI eksklusif bagi si kecil, maka Anda bisa mengurangi kalori. Setiap harinya, Anda bisa mengurangi 5000 kalori yang tersimpan di dalam tubuh dengan menyusui, termasuk mengurangi kalori di bagian perut.

Dengan demikian, menyusui tak hanya baik untuk buah hati, tetapi juga untuk sang bunda. Kini, perut yang buncit tersebut bisa diatasi dengan rutin menyusui atau memberikan ASI eksklusif untuk si kecil. Lama kelamaan, perut bisa mengecil dan berat badan akan kembali normal.

2. Mengonsumsi Makanan Rendah Kalori dan Lemak
Makanan rendah kalori dan rendah lemak merupakan solusi mengatasi perut buncit pasca melahirkan. Upaya Anda untuk mengecilkan perut, Anda harus pandai-pandai memilih makanan. Pilihlah makanan rendah lemak dan rendah kalori agar tidak menumpuk menjadi lemak. Hindarilah makan makanan mengandung santan, nasi putih, gorengan, dan sebagainya.

Anda bisa memenuhi gizi dengan makanan sehat, seperti sayur, ikan, beras merah, dan sebagainya. Buah-buahan juga penting untuk dikonsumsi. Makanan sehat tersebut bisa memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan si kecil yang rutin mengonsumsi ASI. Lakukan cara mengatasi perut buncit setelah melahirkan ini dalam pola makan Anda sehari-hari.

3. Makan dengan Porsi Sedang
Setelah melahirkan, tentu saja Anda harus makan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda agar ASI yang dihasilkan juga bergizi untuk si kecil. Akan tetapi, perut buncit yang terjadi setelah melahirkan menjadi persoalan dan membuat para ibu muda takut makan banyak karena takut semakin buncit. Tentu saja hal ini harus diatasi.

Agar terpenuhi kebutuhan nutrisinya, maka Anda harus tetap makan secara teratur demi kelangsungan asupan gizi anak. Mengingat perut yang buncit, maka Anda bisa mengurangi porsi makan yang banyak menjadi sedang. Akan tetapi, pilihlah jenis makanan bergizi seimbang setiap kali makan agar terpenuhi kebutuhan gizinya.

4. Memperbanyak Konsumsi Air Putih
Air putih sangat penting bagi kesehatan tubuh untuk memenuhi kebutuhan mineral dan memperlancar proses metabolisme tubuh. Mengonsumsi air putih juga melancarkan sistem pencernaan, sehingga kotoran serta lemak akan mudah terbuang. Selain itu, air putih bisa menahan rasa lapar, sehingga baik untuk mengontrol nafsu makan Anda.

Dengan demikian, hal ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan yang Anda khawatirkan. Perut buncit tersebut akan kembali normal dengan cara mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Minum air putih dengan teratur setiap harinya akan membantu Anda menurunkan berat badan dan mengempiskan perut buncit.

5. Menggunakan Korset
Salah satu solusi mengatasi perut buncit setelah melahirkan adalah menggunakan korset. Pemakaian korset bermanfaat untuk mengikat bagian perut untuk mencegah adanya pembengkakan perut. Selain itu, cara seperti ini mampu mendorong perut hingga rata dan kembali seperti sedia kala.

Cara ini sangatlah dianjurkan untuk dilakukan pada awal minggu setelah melahirkan. Jika segera menggunakan korset setelah melahirkan, maka hasilnya akan optimal. Perut buncit bisa mengecil dan kembali rata seperti semula. Akan tetapi, jika sudah terlambat, coba saja untuk tetap melakukannya, setidaknya untuk membantu proses pengencangan otot perut.

6. Melakukan Olahraga Otot Perut
Olahraga otot perut sangatlah dianjurkan ketika Anda sudah mulai membaik kondisinya. Anda bisa melakukan olahraga untuk mengencangkan otot perut. Caranya dengan berbaring di matras dan kaki menekuk. Telapak kaki menyentuh lantai, tangan berada di dada, lalu angkat kepala serta pundak. Tahan selama beberapa detik dan lakukan secara berulang.

Perut buncit setelah melahirkan memang mengganggu penampilan. Seringkali fenomena perubahan ini menjadi persoalan dan keluhan para ibu. Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir tentang hal ini. Cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan secara efektif sudah tersedia untuk Anda. Terapkan saja beberapa panduan di atas agar perut buncit segera hilang.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Menelisik Jejak Desa Hilang Yang Kini Muncul Kembali

Published

on

Desa Hilang

Lampung.co – Banyak hal yang menyebabkan hilangnya sebuah perkampungan yang mulanya berpenghuni, mulai dari bencana alam, pembangunan, dan lain-lain. Namun bagaimana jika jejak Desa Hilang tersebut, kini muncul kembali karena disebabkan oleh berbagai faktor.

Berikut beberapa jejak mantan kampung yang dilansir Deutsche Welle, kini tampak menarik untuk kita simak kembali:

1. Jembatan Asel di Edersee, Hessen, Jerman

Jembatan Asel

Jembatan Asel | Foto: Istimewa

Ketika bendungan ini di Hessen Utara dibangun- dan relokasi tiga desa dilakukan- tidak ada yang menduga bahwa jembatan ini timbul lagi ke permukaan air. Dulu jembatan ini tenggelam akibat banjir tahun 1914. Namun kekeringan ekstrem menyebabkan jembatan ke bekas desa Asel ini, kemudian muncul kembali.

2. Menara gereja di Reschensee, Italia

Menara gereja di Reschensee

Menara gereja di Reschensee | Foto: Istimewa

Birunya laut mengelilingi menara lonceng monumental dari gereja paroki St Catherine. Cukup menarik faktanya bahwa menara dari abad ke-14 adalah sisa-sisa terakhir yang terlihat dari bekas desa Graun. Banjir di Tirol selatan ini terjadi tahun 1950. Tiga tahun waktu yang dimiliki penduduk untuk pindah ke daratan lebih tinggi.

3. Kuil Quechula, Meksiko

Kuil Quechula

Kuil Quechula | Foto: Istimewa

Bendungan Malpaso di wilayah tengah Meksiko, Chiapas merupakan penyedia air terbesar kedua di negara itu. Dari bendungan itu, tenaga listrik dihasilkan di sini sejak akhir 1960-an. Untuk itu ratusan warga harus mengalah dan dimukimkan kembali. Ketika terjadi kekeringan ekstrem – tahun 2002 dan 2015 – bangunan megah ini muncul di sini lagi: sebuah kuil berusia empat ratus tahun.

4. Desa Geamana, Rumania

Desa Geamana

Desa Geamana | Foto: Istimewa

Di pegunungan Apuseni, lebih dari 1.000 penduduk desa tinggal di Geamana. Pada akhir 1970-an, lembah ini terpapar limbah beracun setelah tambang tembaga beroperasi di sekitarnya. Bekas desa itu kemudian ditutupi dengan lumpur. Di pertambangan itu terdapat cadangan tembaga terbesar di Rumania, seluas 130 hektar.

5. Pemukiman Rungholt, Laut Utara

Pemukiman Rungholt

Pemukiman Rungholt | Foto: Istimewa

Mitos yang tak terhitung jumlahnya menyelimuti “Atlantis di Laut Utara”ini. Pada abad ke-14bencana banjir menelan hingga 30 permukiman, termasuk kota makmur, Rungholt. Banyak temuan membuktikan keberadaan pemukiman ini, tapi lokasi persisnya masih belum jelas. Laut Wattenmeer dan pasang surutnya terus mengubah sisa-sisa lokasinya.

6. Waduk di desa Fayón di Ebro, Spanyol

Waduk di desa Fayón di Ebro

Waduk di desa Fayón di Ebro | Foto: Istimewa

Menara gereja naik ke permukaan air. Di bawah danau ini terendam sebuah desa hilang. Danau ini adalah salah satu dari tiga waduk yang diciptakan untuk menghasilkan listrik bagi Barcelona di tahun 1960-an. Kini, terutama nelayan sering berlayar ke menara gereja di danau itu, karena daerah ini sangat kaya akan ikan.

7. Nachterstedt di Danau Concordiasee, Sachsen-Anhalt

Nachterstedt di Danau Concordiasee

Nachterstedt di Danau Concordiasee | Foto: Istimewa

Pertambangan lignit di Sachsen-Anhalt. Tidak hanya satu desa yang memberi jalan bagi beroperasinya pertambangan itu. Sejak tahun 1928, warga Nachterstedt berpindah hingga1,5 kilometer. ketika tambang ditutup, muncul tempat rekreasi Concordia. Tapi konsekuensinya, tahun 2009 longsor, tiga orang tewas.

8. Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee, Rusia

Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee

Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee | Foto: Istimewa

150 kilometer sebelah utara Moskow terdapat waduk sepanjang sekitar 140 kilometer dengan lebar 5 km di sungai Volga. Dengan ketinggian air sekitar 100 meter, wilayah Kalyazin tenggelam pada tahun 1940. Di antara bangunan yang hilang juga dua gereja – dari Gereja Nikolai dari 1801 menonjol tentang hanya menara lonceng.

Demikian delapan bekas kampung atau Desa Hilang dari berbagai belahan dunia yang pernah berpenghuni dan kembali muncul menampakan jejaknya.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca