fbpx
Connect with us

Oto

Jenis-jenis Mobil Listrik yang Perlu Diketahui Sebelum Membelinya

Mobil listrik memiliki prinsip kerja yang berbeda yang mana dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pula.

 53,989 kali dilihat

Published

on

Mobil Listrik
Ilustrasi Mobil Listrik | Foto: Ist.

Lampung.co – Mobil listrik saat ini semakin populer, menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia juga menjadi salah satu faktor dari meningkatnya animo masyarakat terhadap mobil listrik.

Berbagai produsen mobil pun kini turut berlomba dalam menghadirkan inovasi mobil listrik terbaru. Hal ini juga didorong oleh dukungan pemerintah terhadap mobil ramah lingkungan. Selain itu, ada banyak keuntungan yang akan diperoleh pemilik kendaraan listrik seperti pemberlakuan insentif pajak kendaraan listrik hingga kebebasan dari aturan ganjil-genap.

Apabila Anda sedang mempertimbangkan untuk membeli mobil listrik, ada baiknya untuk mengetahui bahwa kendaraan listrik memiliki jenis-jenis yang berbeda. Diklasifikasikan ke empat jenis, mobil listrik memiliki prinsip kerja yang berbeda yang mana dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pula.

Mulai dari kendaraan yang memiliki prinsip kerja sepenuhnya mengandalkan listrik hingga yang hanya memanfaatkan sebagian dari tenaga elektrifikasi. Berikut penjelasan terkait jenis-jenis mobil listrik dari Co-Founder Lifepal.co.id, Benny Fajarai.

Battery Electric Vehicle (BEV)

Jenis Battery Electric Vehicle (BEV) merupakan mobil yang menggunakan listrik sepenuhnya sebagai sumber penggerakan, jenis ini tidak memiliki sistem pembakaran atau motor traksi. Tenaga penggerak tersimpan dalam sebuah baterai yang dapat diisi ulang dengan menyambungkannya ke saluran listrik eksternal.

Mobil Listrik berteknologi BEV memiliki keistimewaan mampu menyimpan tenaga ketika mengerem atau laju mobil melambat dengan menggunakan komponen listrik yang memiliki fungsi sebagai generator, generator ini yang akan menghasilkan tenaga dan menyimpan listrik pada baterai. Jika dibandingkan dengan mobil listrik berteknologi HEV atau PHEV, mobil listrik berteknologi BEV diklaim lebih efisien dan irit.

Contoh mobil berteknologi BEV yaitu, Hyundai Ioniq, Nissan Leaf, dan Wuling Air EV.

Hybrid Electric Vehicle (HEV)

Jenis Hybrid Electric Vehicle (HEV) merupakan mobil yang umum dikenal dengan sebutan mobil hybrid. Jenis HEV termasuk dalam mobil listrik yang mengandalkan tenaga listrik sebagian atau secara tidak penuh.

Mobil berteknologi HEV menggabungkan dua sistem penggerak yang bersumber dari baterai dan bahan bakar minyak. Pada HEV, baterai tidak dapat diisi ulang secara eksternal, karena HEV tidak memiliki charging port.

Namun baterai dapat diisi ketika kendaraan melakukan pengereman karena serupa dengan tipe BEV, motor listrik berfungsi sebagai generator yang menyimpan energi listrik ke baterai. Mobil hybrid bisa mengkonsumsi bahan bakar lebih irit dua kali dibandingkan dengan mobil konvensional. Adapun jenis mobil HEV yaitu, Honda Civic Hybrid, Toyota Prius Hybrid, dan Toyota Camry Hybrid.

Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

Jenis Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) juga termasuk dalam kendaraan yang sebagian mengandalkan listrik selain bahan bakar. Mobil berteknologi PHEV beroperasi dengan menggunakan listrik dan bahan bakar secara bersamaan.

Baterai mobil PHEV dapat diisi ulang secara eksternal maupun memanfaatkan gerakan kinetis saat melakukan pengereman. Berkat perpaduan tenaga listrik dan bahan bakar, mobil PHEV dipercayai memiliki tingkat keiritan bahan bakar yang baik.

Tipe mobil PHEV yakni, Mitsubishi Outlander PHEV, BMW i8, dan Toyota C-HR.

Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)

Jenis Fuel-Cell Vehicle (FCEV) atau kendaraan zero emission mengandalkan Fuel-Cell untuk menghasilkan listrik. Jenis mobil listrik ini belum banyak digunakan di Indonesia.

Prinsip kerja FCEV tak jauh berbeda dari tipe BEV. Namun FCEV memiliki sistem untuk mengkonversi energi kimia dari Fuel-Cell. Jadi mobil dengan jenis ini menghasilkan listrik sendiri untuk menjalankan kendaraan.

Sementara jenis mobil FCEV yaitu Toyota Mirai, Hyundai Tucson FCEV, dan Honda Clarity Fuel Cell.

“Apapun jenis mobil listrik yang Anda pilih nantinya, jangan sampai lupa untuk memberikan proteksi dengan menggunakan asuransi,” kata Benny dalam keterangan tertulis yang diterima Lampung.co, Rabu (21/9/2022).

Dengan memiliki asuransi Anda akan merasa lebih nyaman saat berkendara, karena Anda tidak perlu lagi pusing memikirkan kerugian finansial jika suatu saat terjadi kecelakaan. Asuransi kendaraan dapat memberikan Anda jaminan finansial berupa ganti rugi untuk berbagai risiko yang mungkin terjadi pada kendaraan. (*)

 53,990 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Oto

Ulasan Lengkap Jenis-jenis Kerusakan Mobil yang Ditanggung Asuransi

Merujuk pada aturan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia Pasal 1, tidak semua kerusakan mobil dapat ditanggung asuransi. Pertanyaannya kini, apa saja jenis-jenis kerusakan mobil yang ditanggung asuransi?

 5,195 kali dilihat,  700 kali dilihat hari ini

Published

on

Kerusakan Mobil yang Ditanggung Asuransi
Ilustrasi Kerusakan Mobil | Foto Dokumentasi Lifepal.co.id

Lampung.co – Berbagai peristiwa bencana alam seperti banjir, tanah longsor, hingga gempa akibat cuaca ekstrem terjadi dari akhir tahun 2022 hingga awal tahun ini. Berkaca pada kondisi tersebut, penting untuk mengetahui beberapa kerusakan mobil yang ditanggung asuransi.

Seperti diketahui, risiko kerusakan dapat mengintai mobil di manapun berada, baik saat melaju di jalan atau sedang terparkir. Karena itu, punya asuransi kendaraan dapat membantu meminimalisir kerugian yang harus ditanggung ketika ada kerusakan mobil.

Namun, merujuk pada aturan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia Pasal 1, tidak semua kerusakan mobil dapat ditanggung asuransi. Pertanyaannya kini, apa saja jenis-jenis kerusakan mobil yang ditanggung asuransi?

Menjawab pertanyaan itu, Co-Founder sekaligus CMO Lifepal.co.id, Benny Fajarai mengungkapkan beberapa jenis kerusakan mobil yang ditanggung asuransi. Berikut penjelasan lebih detailnya:

Kerusakan Mobil yang Ditanggung Asuransi

Pemberian ganti rugi jika suatu saat kendaraan Anda mengalami kerusakan hingga kehilangan menjadi salah satu proteksi dari asuransi mobil. Selain itu, Anda bisa memperoleh manfaat tambahan berupa penggantian kerusakan akibat bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, serta menjadi korban kerusuhan atau huru-hara.

Berikut ini adalah beberapa kerusakan mobil yang ditanggung asuransi kendaraan:

Pencurian dengan Kekerasan

Jika Anda memiliki asuransi mobil, maka saat menjadi korban pencurian dengan kekerasan atau korban perampokan yang mengancam nyawa, hendaknya jangan melawan. Sebab, asuransi mobil memiliki poin ini sebagai salah satu syarat klaim ganti rugi.

Anda hanya cukup melapor kepada pihak berwajib dan mengikuti prosedurnya. Setelah itu, segera ajukan klaim asuransi.

Kecelakaan

Insiden kecelakaan seperti tabrakan, tergelincir, terbalik, dan lainnya akan ditanggung oleh asuransi kerusakan mobil. Hanya saja, Anda harus memenuhi syaratnya, yaitu insiden tersebut terjadi bukan karena kesalahanmu sendiri.

Dengan begitu, selama insiden itu terjadi bukan karena kesalahan sendiri, sistem asuransi mobil akan mencatatnya sebagai insiden yang akan diganti rugi.

Jika ingin mengklaim asuransi ini, biasanya penyedia jasa asuransi akan melakukan penyelidikan untuk menemukan penyebab dari peristiwa yang sudah terjadi. Jika ditemukan fakta insiden disebabkan kesalahan pengendara, maka asuransi akan hangus.

Perbuatan Jahat Orang Lain

Asuransi mobil dapat memberikan ganti rugi pada kerusakan yang ditimbulkan dari sekecil apapun ulah jahat seseorang pada kendaraan Anda. Meski begitu, pihak asuransi memberikan beberapa syarat untuk mengganti kerugian tersebut.

Yaitu, perbuatan jahat tersebut tidak dilakukan orang terdekat Anda seperti keluarga, teman, kerabat, rekan bisnis, saudara kandung, maupun orang-orang yang memiliki relasi khusus dengan Anda.

Kebakaran

Jika mobil mendadak terbakar saat dikendarai, maka asuransi mobil akan menanggung kerugian akibat insiden tersebut. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diketahui, khususnya soal sejumlah ketentuan dan syarat penyebab kebakaran yang sesuai dengan sistem asuransi mobil, di antaranya:

Penyebab kebakaran berasal dari benda atau kendaraan lain yang menyambar.

  1. Kebakaran terjadi akibat sambaran petir.
  2. Kebakaran terjadi lantaran dipicu adanya kerusakan karena air atau alat lain yang terpakai untuk mencegah atau memadamkan kebakaran.
  3. Adanya perintah pihak berwenang saat terlibat pencegahan menjalarnya kebakaran.

Kerusuhan

Sistem asuransi mobil memiliki istilah Strike, Riot, and Civil Commotion (SRCC), yaitu ketentuan resmi dari asuransi kerusakan mobil terkait dengan penggantian rugi mobil akibat ledakan atau kerusuhan yang ditimbulkan oleh massa.

Anda perlu mengetahui khusus terkait pertanggungan kerusakan mobil akibat kerusuhan massa, biasanya pihak asuransi akan menyertakan biaya klaim asuransi mobil serta sejumlah syarat tertentu.

Kecelakaan Kapal

Meskipun kecelakaan yang melibatkan kapal jarang terjadi, bukan berarti Anda tidak bisa mengalaminya. Jika suatu saat hal ini terjadi dan kendaraan Anda sedang berada di atas kapal, maka asuransi mobil akan memberikan ganti rugi terhadap kecelakaan tersebut.

Dengan syarat, kapal laut yang Anda tumpangi harus berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat atau otoritas resmi negara lainnya.

Jenis-Jenis Asuransi Mobil

Buat lebih jelasnya mengenai produk proteksi kendaraan, mari kenali lebih dalam dua jenis asuransi mobil yang umumnya tersedia di Indonesia, yaitu asuransi mobil All Risk (komprehensif) dan asuransi Total Loss Only (TLO).

Asuransi Mobil All Risk

Jenis asuransi ini dapat diartikan sebagai asuransi yang menanggung segala risiko kerusakan mobil. Selain dikenal sebagai asuransi mobil All Risk, jenis asuransi ini biasa disebut juga dengan comprehensive atau komprehensif.

Artinya, asuransi akan memberikan perlindungan secara menyeluruh, mulai dari kerusakan ringan, berat, hingga kehilangan.

Asuransi Total Loss Only (TLO)

Sebaliknya, asuransi TLO berarti pertanggungan hanya diberikan pada risiko kehilangan total. Artinya, jenis asuransi mobil ini hanya bisa diajukan bila terjadi kehilangan total.

Namun perlu digarisbawahi, kehilangan total yang dimaksud dalam asuransi mobil bukanlah kehilangan 100%, tetapi kerusakan yang terjadi di atas 75% atau kehilangan akibat pencurian atau perampasan.

Pentingnya Memiliki Asuransi Mobil

Memiliki kendaraan roda empat artinya Anda harus memikirkan juga keamanan mobil yang dimiliki. Pasalnya, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa akan datang, sehingga memberikan perlindungan berupa asuransi mobil dinilai sangat penting.

Tidak hanya dari pencurian saja, tetapi juga perlindungan dari kerusakan maupun risiko kerugian yang tidak terduga lainnya. (*)

 5,196 kali dilihat,  701 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Oto

Ini Keunggulan Mobil Listrik yang Disubsidi Pemerintah 80 Juta

Insentif pembelian kendaraan listrik itu tergantung jenisnya. Subsidi mencapai Rp80 juta untuk mobil berbasis baterai sepenuhnya, sedangkan pembeli mobil listrik berbasis hybrid akan memperoleh insentif Rp40 juta.

 12,189 kali dilihat,  10 kali dilihat hari ini

Published

on

Mobil Listrik
Ilustrasi Mobil Listrik | Foto: Ist.

Lampung.co – Guna mendorong implementasi pemakaian kendaraan listrik secara masif, pemerintah telah melakukan finalisasi terkait aturan pemberian subsidi pembelian kendaraan listrik mencapai Rp80 juta.

Insentif pembelian kendaraan listrik itu tergantung jenisnya. Subsidi mencapai Rp80 juta untuk mobil berbasis baterai sepenuhnya, sedangkan pembeli mobil listrik berbasis hybrid akan memperoleh insentif Rp40 juta.

Hanya saja, insentif tersebut tidak diberlakukan untuk semua jenis kendaraan listrik. Syarat utamanya, kendaraan listrik tersebut adalah produk pabrik otomotif yang punya cabang di Indonesia.

Seperti diketahui, lewat Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) untuk Transportasi Jalan, industri otomotif Indonesia sedang menjalani peralihan dari kendaraan bermesin pembakaran internal menuju teknologi elektrifikasi atau mobil listrik.

Karena itu, pabrikan otomotif di Indonesia pun mulai memproduksi mobil listrik. Beberapa di antaranya yang sudah menjual mobil listrik di Indonesia adalah Hyundai dan Wuling, Nissan, hingga pemain baru dari China, Morris Garage.

Banyaknya pabrikan otomotif yang meluncurkan produk kendaraan listrik dengan kelebihan dan kekurangannya bisa membuat Anda sebagai calon konsumen bingung. Untuk itu, calon konsumen perlu mengetahui keunggulan mobil listrik.

Oleh karena itu, Duitpintar.com memberikan tips mengenali keunggulan mobil listrik sebelum memilikinya.

1. Ramah Lingkungan

Dalam proses kerjanya, mobil listrik sama sekali tidak menghasilkan emisi gas buang. Hal itu tentu saja berbeda dengan mobil-mobil yang memiliki mesin pembakaran internal.

Karena itu, poin ini rata-rata menjadi alasan terbesar mengapa banyak orang beralih dari mobil dengan mesin pembakaran internal menuju teknologi elektrifikasi.

2. Pajak Murah

Seperti dipaparkan sebelumnya, pemerintah terus mendorong implementasi pemakaian kendaraan listrik dengan memberi beberapa stimulus. Selain memberikan subsidi, pemerintah juga memberikan aturan pajak murah untuk kendaraan roda empat berteknologi elektrifikasi.

Di DKI Jakarta, misalnya, pemerintah memberlakukan gratis Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan PKB yang hanya perlu dibayar 10 persen untuk pemilik kendaraan tersebut.

3. Minim Perawatan

Lantaran mobil listrik memiliki komponen bergerak yang lebih sedikit, maka kendaraan satu ini tidak membutuhkan pelumas mesin. Selain itu, perawatannya pun relatif lebih minim. Anda hanya perlu secara rutin mengganti komponen-komponen fast moving seperti halnya kampas rem.

4. Memiliki Torsi Instan dan Kabin Senyap

Salah satu karakter yang ditawarkan mobil listrik adalah performa lajunya karena memiliki mesin dengan torsi puncak saat pedal akselerator diinjak. Itulah mengapa mobil listrik sangat lincah dan gesit saat digunakan, apalagi dalam situasi stop and go.

Tak hanya itu saja, mobil listrik juga menawarkan kenyamanan berkendara bagi pemiliknya. Sebab, tidak ada proses pembakaran di dalam mesin kendaraan satu ini, dan kabinnya pun lebih senyap.

Selain itu, mobil listrik juga tidak memiliki suara mesin. Saat berada di dalam kabin, Anda hanya akan mendengar suara roda bersentuhan dengan aspal.

5. Bebas Ganjil Genap

Keuntungan lainnya bagi pemilik mobil listrik, khususnya di daerah DKI Jakarta, dapat berkendara setiap hari tanpa terbatas peraturan ganjil genap.

Hal tersebut seperti yang tertuang dalam kebijakan Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap.

Itulah beberapa keunggulan mobil listrik yang penting Anda ketahui sebelum memilikinya. Semoga bermanfaat!

 12,190 kali dilihat,  11 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Oto

Hadapi Liburan Nataru, Ini Persiapan Kendaraan yang Harus Dilakukan

Seperti halnya manusia, mobil butuh perawatan agar kondisinya tetap prima. Dengan begitu, kondisi kendaraan kesayangan aman dan nyaman dipakai untuk jalan-jalan selama liburan panjang.

 34,649 kali dilihat,  10 kali dilihat hari ini

Published

on

Liburan
Ilustrasi Liburan Akhir Tahun | Foto: Ist.

Lampung.co – Libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 sudah di depan mata. Untuk itu, Anda yang ingin berlibur menggunakan kendaraan pribadi, ada beberapa cara yang penting dilakukan agar liburan aman dan nyaman.

Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, pemerintah telah menetapkan. Jadwal libur dan cuti bersama Natal dan tahun baru ini menjadi acuan saat hendak berlibur.

Seperti halnya manusia, mobil butuh perawatan agar kondisinya tetap prima. Dengan begitu, kondisi kendaraan kesayangan aman dan nyaman dipakai untuk jalan-jalan selama liburan panjang.

Untuk itu, tim Duitpintar.com memberikan informasi bagaimana cara menjaga kesehatan kendaraan pribadi sebelum liburan bersama keluarga.

Mengecek kondisi mobil

Hal penting sebelum liburan terlebih menggunakan mobil pribadi adalah memastikan kesehatan mobil sebelum digunakan dalam perjalanan jauh. Selain untuk kenyamanan agar tidak macet di perjalanan juga untuk keselamatan berkendaraan.

Pengecekan kondisi mobil harus dilakukan secara menyeluruh, bagian penting seperti rem, tekanan ban, aki, air radiator hingga kondisi lampu. Akan lebih baik membawa mobil ke bengkel untuk melakukan servis sebelum melakukan perjalanan.

Membuat mobil dalam keadaan nyaman

Liburan dengan mobil pribadi terutama dalam jarak jauh, sangat penting membuat mobil senyaman mungkin. Terlebih jika membawa anak dalam perjalanan yang bisa rewel jika merasa tidak nyaman.

Membuat mobil selalu nyaman bisa dengan membersihkan interior dan eksterior agar bebas dari debu dan jamur. Juga memastikan AC kendaraan berfungsi dengan baik serta melengkapi dengan barang-barang yang dibutuhkan.

Membawa ban serep dan peralatan ganti ban

Selain membawa keperluan orangnya, jangan lupa membawa keperluan kendaraan, seperti ban serep dan perlengkapan untuk mengganti ban. Hal ini penting untuk mengantisipasi kemungkinan ban bocor di perjalanan.

Selain ban serep, dongkrak dan peralatan perbaikan kendaraan, jangan ketinggalan surat kelengkapan kendaraan. (*)

 34,650 kali dilihat,  11 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca