fbpx
Connect with us

Blog

Kemegahan Air Terjun Curup Gangsa Way Kanan, Hidden Paradise di Lampung

Published

on

Curup Gangsa

Lampung.co – Kabupaten Way Kanan Lampung memang terkenal dengan destinasi wisata air terjunnya. Salah satunya adalah Air Terjun Curup Gangsa yang megah mempesona. Air terjun ini tak kalah eloknya jika dibandingkan dengan air Terjun Putri Malu yang sudah tersohor lebih dulu.

Air terjun dengan aliran air yang sangat deras ini terletak di Tanjung Jaya Kotaway, Kasui, Way Kanan. Dari pusat Kecamatan Kasui, jarak air terjun ini sekitar 10 km. Sedangkan jika dari Ibukota Bandar Lampung jaraknya sekitar 181 km dengan waktu tempuh normal sekitar 4 jam setengah.

Jika anda dari Bandar Lampung, bisa menggunakan transportasi umum bus tujuan Kasui. Anda juga bisa menaiki travel jurusan Kasui. Untuk tarif atau ongkos bus sekitar Rp.70.000, sedangkan travel sekitar Rp. 100.000. Dari kasui, selanjutnya anda bisa menaiki ojek menuju air terjun dengan biaya sekitar Rp.50.000.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari Bandar Lampung anda harus menuju ke Kecamatan Baradatu terlebih dahulu. Kemudian dari situ anda melanjutkan perjalanan menuju Kasui dengan jalan yang lebih sempit dibandingkan jalan lintas, tapi suasananya sangat asik.

Anda bisa transit terlebih dahulu di Kasui. Di Kasui kondisinya cukup ramai, anda bisa membeli perbekalan atau makan terlebih dahulu. Disekitar lokasi air terjun cukup susah menemukan penjual makanan, oleh sebab itu anda bisa mempersiapkannya disini. Setelah anda istirahat dan menyiapkan perbekalan di Kasui, anda bisa melanjutkan perjalanan menuju air Terjun ini.

Perjalanan menuju Air Terjun Curup Gangsa ini cukup menyenangkan dan menantang. Dari Baradatu ke Kasui dan dari Kasui ke air terjun tersebut anda akan disuguhi pemandangan pemukian, perkebunan dan juga perbukitan yang khas.

Kampung-kampung khas yang menggerombol dibeberapa titik akan menjadi pemandangan unik bagi anda. Anda juga akan disugui pemandangan rumah adat Semendo (semende) yang berbentuk panggung dan terbuat dari tembok papan. Anda bisa saja mampir untuk sekedar berfoto dengan rumah tradisonal tersebut.

Kemudian hamparan kebun kopi yang luas akan menjadi pemandangan hehijauan yang memanjakan mata anda selama perjalanan. Hal ini memandakan bahwa anda sudah dekat dengan si air terjun.

Sampainya anda di air Terjun Curup Gangsa, anda akan disambut dengan suara gemuruh air yang jatuh. Suara tersebut cukup keras karena debit airnya cukup besar. Namun sebelum itu anda harus menuruini anak tangga sebanyak kurang lebih 60 sampai 70.

Kesejukan udara dan hijaunya alam sekitar dijamin akan membuat suasana yang istimewa untuk anda. Itulah kesan pertama yang bisa anda rasakan.

Air terjun Curup Gangsa ini bersumber dari patahan sungai Way Tangkas yang mengalir dari Bukit Punggur melalui beberapa desa di Kasui seperti Tanjung Kurung dan Lebak Peniangan.

Air terjun ini memiliki tinggi kurang lebih 50 meter dan lebar pematang air terjun sekitar 20 meter. Dengan tinggi dan lebar tersebut air terjun ini nampak sangat megah dan mewah.

Pemandangan air terjun yang berpadu dengan tebing hijau disekitarnya namoak eksotis. Disekitar air terjun ini juga banyak batu-batu besar sehingga menambah cantik pemandangan.

Pemandangan luasr biasa yang disajikan air terjun ini juga bisa anda nikmati sambil mandi sikitarnya. Selain itu air terjun ini sangatlah fotogenik.

Anda bisa berfoto dengan jarak sekitar 30 meter di depan air terjun. Dengan menaiki batu besar berlatar belakang air terjun yang megah dijamin bisa memciptakan gambar yang sangat luar biasa.

Jika anda datang ketika musim hujan atau setelah hujan ada bonus lain yang bisa anda nikmati yakni kabut. Sensasi mengunjungi air terjun ini tidak akan anda temui di lokasi lain.

Demikianah informasi terkait Air Terjun Curup Gangsa Way Kanan Lampung ini, semoga bisa menjadi refernsi untuk anda yang ingin liburan.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Blog

Grand Elty Krakatoa Kalianda Lampung: Paduan Sunrise, Gunung dan Laut

Published

on

Grand Elty Krakatoa

Lampung.co – Jika anda ingin merasakan suasana pantai di sebuah resort yang langsung berhadapan dengan laut, maka anda bisa mencobanya di Grand Elty Krakatoa. Lokasinya berada di Kalianda Lampung Selatan yang juga tak jauh dari Pantai Embe atau Merak Belatung.

Resort yang satu ini merupakan salah satu resort yang mewah dan terkenal sehingga menjadi primadona bagi para wisatawan sebagai destinasi wisata di hari libur dan akhir pekan. Wisatawan biasa menyebut lokasi wisata ini dengan Kalianda Resort atau Grand Elty Krakatoa.

Akses menuju lokasi ini pun sangat mudah karena letaknya tak jauh dari Jalan Lintas Trans Sumatera. Jika dari Pelabuhan Bakauheni hanya sekitar 35 km dengan waktu tempuh normal kurang dari 1 jam. Transportasi umum dari Pelabuhan ini bisa menggunakan bus tujuan Bakauheni Rajabasa dengan tarif sekitar Rp.20.000. Dari Bakauheni, anda juga bisa menaiki travel dengan tarif sekitar Rp.45.000.

Dari Pelabuhan Bakauheni, letaknya ada di sebelah kiri jalan. Akan ada baliho besar bertuliskan welcome to “Grand Elty Krakatoa”. Nah disitu ada jalan masuk menuju pantai ini, bisa memanfaatkan fasilitas google maps jika menggunakan kendaraan pribadi.

Jika perjalanan dimulai dari kota Bandar Lampung, anda akan menempuh jarak akan memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Anda bisa menaiki bus jurusan Bakauheni atau juga travel menuju ke lokasi ini.

Sedangkan jika dari Bandara Radin Intan waktu tempuhnya sekitar 3 jam dengan jarak tempuh sekitar 70 km. Transportasi umum bisa menggunakan bus atau juga travel. Dari ketiga rute tersebut, yang paling dekat adalah dari Pelabuhan Bakauheni.

Untuk tiket masuk Grand Elty Krakatoa adalah sebesar Rp. 50.000 untuk hari biasa dan rp.75.000 untuk akhir pekan.

Kemudian, yang perlu diketahui bahwa pantai ini tidak hanya melayani penginapan atau resort saja. Pengelola juga membuka pantai untuk wisatawan yang ingin berkunjung menikmati pantai. Syaratnya adalah dengan membayar tiket masuk yang telah disebutkan tadi.

Disini anda bisa menikmati pemandangan pantai yang apik. Pasir putih, laut yang biru dan keadaan pantai yang bersih akan menciptakan suasana tenang. Suasana malam di pantai ini juga terbilang asik dan menenangkan.

Beberapa fasilitas yang disediakan dapat memberikan kenyamanan bagi anda saat berkunjung. Jika anda ingin bermalam di pantai ini berikit adalah rincian biaya patai tarif cottage di Grand Elty Krakatoa. Ada dua penginapan yakni hotel dan villa.

Hotel
Duluxe Beach View: Rp. 1.400.000
Duluxe Poll View: Rp. 1.200.000
Superior Beach View: Rp. 735.000 – Rp. 1.080.000
Superior Poll View: Rp. 690.000 – Rp. 980.000

Duluxe Beach View yakni kamar yang dikelilingi kaca yang menhgadap ke laut. Pemandangan pantai yang sangat jelas disajikan dari kamar tipe ini. Sedangkan Duluxe Poll View yakni kamar yang menghadap ke kolam yang ada di resort.

Superior Beach View menghadap laut namun dengan tembok dan kaca, berbeda dengan Duluxe Beach View yang keseluruhan adalah kaca. Sedangkan untuk Superior Poll View menghadap ke kolam renang dengan tembok dan kaca.

Villa
Krakatau Suite Villa: Rp. 1.500.000
Lambur Suite Villa: Rp. 1.300.000
Rajabasa Cottage: Rp. 960.000 – Rp. 1.280.000
Haringan Villa: Rp. 795.000 – Rp. 1.570.000

Untuk Krakatau Suite Villa lokasinya dekat dengan pantai, Lambur Suite Villa dekat dengan kolam renang anak-anak, Rajabasa Cottage berada dekat dengan pantai dan Haringan Villa berada dekat dengan kolam renang anak anak.

Besaran biaya tersebut tergantung dengan fasilitas yang tersedia di masing-masing tipe. Tawaran view juga menjadi pengaruh harga ketika anda menginap disini.

Aktivitas wisata lain yang bisa dilakukan di lokasi ini adalah mangrove canoeing, bersepeda mengelilingi lokasi, aktivitas olah raga (main voli, bola pantai, dll), menikmati sunrise, bermain di laut dan banyak aktivitas air lainnya. Dengan berbagai macam fasilitas dan juga keindahannya pantai berkelas ini bisa anda jadikan sebagai salah satu list liburan anda.

Suguhan lainnya yang tidak boleh dilewatkan adalah panorama Sunrisenya. Sunrise di Grand Elty Krakatoa begitu indah. Matahari seolah muncul dari samping Gunung Rajabasa yang memang berhadapan dengan Resort. Paduan sunrise, gunung dan lautan yang memanjakan mata ini dijamin mampu “membunuh” kepenatan akibat dari aktivitas yang melelahkan.

Demikianlah informasi terkait Grand Elty Krakatoa, semoga bisa memberikan referensi bagi anda yang ingin berlibur ke lokasi ini.

Foto: twitter.com/eltykrakatoa

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

6 Cara Mengatasi Perut Buncit Setelah Melahirkan

Published

on

Cara Mengatasi Perut Buncit

Lampung.co – Proses melahirkan adalah momen spesial bagi setiap wanita, karena termasuk pengalaman berharga berjuang melahirkan buah hati ke dunia. Status calon ibu sudah diubah menjadi ibu seutuhnya. Akan tetapi, timbul persoalan perut buncit setelah melahirkan dan seringkali dikeluhkan. Cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan ini bisa jadi solusi.

1. Menyusui
Menyusui merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi perut buncit. Dengan kegiatan memberikan ASI eksklusif bagi si kecil, maka Anda bisa mengurangi kalori. Setiap harinya, Anda bisa mengurangi 5000 kalori yang tersimpan di dalam tubuh dengan menyusui, termasuk mengurangi kalori di bagian perut.

Dengan demikian, menyusui tak hanya baik untuk buah hati, tetapi juga untuk sang bunda. Kini, perut yang buncit tersebut bisa diatasi dengan rutin menyusui atau memberikan ASI eksklusif untuk si kecil. Lama kelamaan, perut bisa mengecil dan berat badan akan kembali normal.

2. Mengonsumsi Makanan Rendah Kalori dan Lemak
Makanan rendah kalori dan rendah lemak merupakan solusi mengatasi perut buncit pasca melahirkan. Upaya Anda untuk mengecilkan perut, Anda harus pandai-pandai memilih makanan. Pilihlah makanan rendah lemak dan rendah kalori agar tidak menumpuk menjadi lemak. Hindarilah makan makanan mengandung santan, nasi putih, gorengan, dan sebagainya.

Anda bisa memenuhi gizi dengan makanan sehat, seperti sayur, ikan, beras merah, dan sebagainya. Buah-buahan juga penting untuk dikonsumsi. Makanan sehat tersebut bisa memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan si kecil yang rutin mengonsumsi ASI. Lakukan cara mengatasi perut buncit setelah melahirkan ini dalam pola makan Anda sehari-hari.

3. Makan dengan Porsi Sedang
Setelah melahirkan, tentu saja Anda harus makan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda agar ASI yang dihasilkan juga bergizi untuk si kecil. Akan tetapi, perut buncit yang terjadi setelah melahirkan menjadi persoalan dan membuat para ibu muda takut makan banyak karena takut semakin buncit. Tentu saja hal ini harus diatasi.

Agar terpenuhi kebutuhan nutrisinya, maka Anda harus tetap makan secara teratur demi kelangsungan asupan gizi anak. Mengingat perut yang buncit, maka Anda bisa mengurangi porsi makan yang banyak menjadi sedang. Akan tetapi, pilihlah jenis makanan bergizi seimbang setiap kali makan agar terpenuhi kebutuhan gizinya.

4. Memperbanyak Konsumsi Air Putih
Air putih sangat penting bagi kesehatan tubuh untuk memenuhi kebutuhan mineral dan memperlancar proses metabolisme tubuh. Mengonsumsi air putih juga melancarkan sistem pencernaan, sehingga kotoran serta lemak akan mudah terbuang. Selain itu, air putih bisa menahan rasa lapar, sehingga baik untuk mengontrol nafsu makan Anda.

Dengan demikian, hal ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan yang Anda khawatirkan. Perut buncit tersebut akan kembali normal dengan cara mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Minum air putih dengan teratur setiap harinya akan membantu Anda menurunkan berat badan dan mengempiskan perut buncit.

5. Menggunakan Korset
Salah satu solusi mengatasi perut buncit setelah melahirkan adalah menggunakan korset. Pemakaian korset bermanfaat untuk mengikat bagian perut untuk mencegah adanya pembengkakan perut. Selain itu, cara seperti ini mampu mendorong perut hingga rata dan kembali seperti sedia kala.

Cara ini sangatlah dianjurkan untuk dilakukan pada awal minggu setelah melahirkan. Jika segera menggunakan korset setelah melahirkan, maka hasilnya akan optimal. Perut buncit bisa mengecil dan kembali rata seperti semula. Akan tetapi, jika sudah terlambat, coba saja untuk tetap melakukannya, setidaknya untuk membantu proses pengencangan otot perut.

6. Melakukan Olahraga Otot Perut
Olahraga otot perut sangatlah dianjurkan ketika Anda sudah mulai membaik kondisinya. Anda bisa melakukan olahraga untuk mengencangkan otot perut. Caranya dengan berbaring di matras dan kaki menekuk. Telapak kaki menyentuh lantai, tangan berada di dada, lalu angkat kepala serta pundak. Tahan selama beberapa detik dan lakukan secara berulang.

Perut buncit setelah melahirkan memang mengganggu penampilan. Seringkali fenomena perubahan ini menjadi persoalan dan keluhan para ibu. Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir tentang hal ini. Cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan secara efektif sudah tersedia untuk Anda. Terapkan saja beberapa panduan di atas agar perut buncit segera hilang.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Menelisik Jejak Desa Hilang Yang Kini Muncul Kembali

Published

on

Desa Hilang

Lampung.co – Banyak hal yang menyebabkan hilangnya sebuah perkampungan yang mulanya berpenghuni, mulai dari bencana alam, pembangunan, dan lain-lain. Namun bagaimana jika jejak Desa Hilang tersebut, kini muncul kembali karena disebabkan oleh berbagai faktor.

Berikut beberapa jejak mantan kampung yang dilansir Deutsche Welle, kini tampak menarik untuk kita simak kembali:

1. Jembatan Asel di Edersee, Hessen, Jerman

Jembatan Asel

Jembatan Asel | Foto: Istimewa

Ketika bendungan ini di Hessen Utara dibangun- dan relokasi tiga desa dilakukan- tidak ada yang menduga bahwa jembatan ini timbul lagi ke permukaan air. Dulu jembatan ini tenggelam akibat banjir tahun 1914. Namun kekeringan ekstrem menyebabkan jembatan ke bekas desa Asel ini, kemudian muncul kembali.

2. Menara gereja di Reschensee, Italia

Menara gereja di Reschensee

Menara gereja di Reschensee | Foto: Istimewa

Birunya laut mengelilingi menara lonceng monumental dari gereja paroki St Catherine. Cukup menarik faktanya bahwa menara dari abad ke-14 adalah sisa-sisa terakhir yang terlihat dari bekas desa Graun. Banjir di Tirol selatan ini terjadi tahun 1950. Tiga tahun waktu yang dimiliki penduduk untuk pindah ke daratan lebih tinggi.

3. Kuil Quechula, Meksiko

Kuil Quechula

Kuil Quechula | Foto: Istimewa

Bendungan Malpaso di wilayah tengah Meksiko, Chiapas merupakan penyedia air terbesar kedua di negara itu. Dari bendungan itu, tenaga listrik dihasilkan di sini sejak akhir 1960-an. Untuk itu ratusan warga harus mengalah dan dimukimkan kembali. Ketika terjadi kekeringan ekstrem – tahun 2002 dan 2015 – bangunan megah ini muncul di sini lagi: sebuah kuil berusia empat ratus tahun.

4. Desa Geamana, Rumania

Desa Geamana

Desa Geamana | Foto: Istimewa

Di pegunungan Apuseni, lebih dari 1.000 penduduk desa tinggal di Geamana. Pada akhir 1970-an, lembah ini terpapar limbah beracun setelah tambang tembaga beroperasi di sekitarnya. Bekas desa itu kemudian ditutupi dengan lumpur. Di pertambangan itu terdapat cadangan tembaga terbesar di Rumania, seluas 130 hektar.

5. Pemukiman Rungholt, Laut Utara

Pemukiman Rungholt

Pemukiman Rungholt | Foto: Istimewa

Mitos yang tak terhitung jumlahnya menyelimuti “Atlantis di Laut Utara”ini. Pada abad ke-14bencana banjir menelan hingga 30 permukiman, termasuk kota makmur, Rungholt. Banyak temuan membuktikan keberadaan pemukiman ini, tapi lokasi persisnya masih belum jelas. Laut Wattenmeer dan pasang surutnya terus mengubah sisa-sisa lokasinya.

6. Waduk di desa Fayón di Ebro, Spanyol

Waduk di desa Fayón di Ebro

Waduk di desa Fayón di Ebro | Foto: Istimewa

Menara gereja naik ke permukaan air. Di bawah danau ini terendam sebuah desa hilang. Danau ini adalah salah satu dari tiga waduk yang diciptakan untuk menghasilkan listrik bagi Barcelona di tahun 1960-an. Kini, terutama nelayan sering berlayar ke menara gereja di danau itu, karena daerah ini sangat kaya akan ikan.

7. Nachterstedt di Danau Concordiasee, Sachsen-Anhalt

Nachterstedt di Danau Concordiasee

Nachterstedt di Danau Concordiasee | Foto: Istimewa

Pertambangan lignit di Sachsen-Anhalt. Tidak hanya satu desa yang memberi jalan bagi beroperasinya pertambangan itu. Sejak tahun 1928, warga Nachterstedt berpindah hingga1,5 kilometer. ketika tambang ditutup, muncul tempat rekreasi Concordia. Tapi konsekuensinya, tahun 2009 longsor, tiga orang tewas.

8. Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee, Rusia

Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee

Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee | Foto: Istimewa

150 kilometer sebelah utara Moskow terdapat waduk sepanjang sekitar 140 kilometer dengan lebar 5 km di sungai Volga. Dengan ketinggian air sekitar 100 meter, wilayah Kalyazin tenggelam pada tahun 1940. Di antara bangunan yang hilang juga dua gereja – dari Gereja Nikolai dari 1801 menonjol tentang hanya menara lonceng.

Demikian delapan bekas kampung atau Desa Hilang dari berbagai belahan dunia yang pernah berpenghuni dan kembali muncul menampakan jejaknya.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca