fbpx
Connect with us

Blog

[En] Common Myths about Schizophrenia

Published

on

Schizophrenia
Ilustrasi Schizophrenia | Foto: Ist.

Lampung.co – Less than 1% of the global population suffers from schizophrenia, yet 99% of people believe certain facts to be true. The problem is that some facts are based on myths, misconceptions, misunderstanding, and miseducation. So, what’s the truth about the disorder? And what should you do if you have it?

What is schizophrenia?

This is defined as a chronic psychotic disorder with a wide range of unique symptoms. It’s generally characterized by frequent delusions, hallucinations, and/or an altered state of reality. Those with it might also experience scattered thoughts, inorganized speech, unnatural movements, and ultimately social isolation. However, the symptoms aren’t always easy to spot and they never affect two people in the exact same way.

As of now, there is no cure for schizophrenia. However, there are some effective coping strategies and techniques to help minimize the symptoms. Usually, those diagnosed with this disorder must continue under a doctor’s care for the rest of their lives. So, in the meantime, we need to start squashing the myths and misconceptions that surround the disorder because it’s not fair to those who have it.

5 common myths about schizophrenia

To find out whether you or someone you love has schizophrenia and/or the symptoms thereof, go to Mind Diagnostics for more information or to take a test. Then, learn these 5 truths about the disorder so you can become a better ally:

MYTH #1. People with schizophrenia are volatile.
FACT: Schizophrenia has been portrayed as dangerous by the mainstream media and in movies.
TRUTH: Studies show that nearly 80% of movies featuring schizophrenic characters depict them as violent. But when there are no co-occurring conditions, most people with schizophrenia are perfectly safe, although somewhat unpredictable.
NOTE: Darrell Hammond from SNL spoke openly about his schizophrenia diagnosis in a viral CNN interview.

MYTH #2. Schizophrenic people can’t be successful at work.
FACT: With treatment, sufferers of this condition can participate as valuable members of the economy.
TRUTH: It’s possible to be productive and dependable despite having this condition, especially if effective coping mechanisms, medications, and therapies are used to mitigate some of the negative psychosocial issues.
NOTE: Those who get diagnosed by a doctor can apply to receive Social Security benefits.

MYTH #3. Schizophrenia is caused by childhood trauma.
FACT: There’s a genetic component that combined with environmental risk factors, which means schizophrenia is not the result of bad parenting.
TRUTH: Each one of the tiny genetic factors plays a role in the development of schizophrenic symptoms. Thus, a difficult childhood doesn’t necessarily cause the disorder. In fact, research shows that certain infections can be the primary culprit in some cases.
NOTE: A deletion in chromosome 22 has been linked to schizophrenia and other developmental disorders and/or birth defects.

MYTH #4. People with schizophrenia must live in the hospital.
FACT: Most people with this disorder live comfortably at home with their loving relatives.
TRUTH: Not everyone with schizophrenia must be confined to a hospital. Some live with family while others stay in managed group homes with other individuals who have a mental illness. Then, they’re only hospitalized if they exhibit symptoms despite treatment.
NOTE: The amount of knowledge about schizophrenic behaviors has increased drastically since 1990.

MYTH #5. Schizophrenia equals a high IQ.
FACT: Schizophrenic disorder has little impact on a person’s level of intelligence or creativity.
TRUTH: According to the most recent studies, there is an inconsequential connection between a person’s IQ and the development of schizophrenia. So, while there may be some people with exceptional intelligence and this disorder, correlation and causation remain separate here.
NOTE: One study found that IQ scores actually drop after the onset of schizophrenia.

This disorder has been around for a long time, although modern science is just now starting to understand it better. As such, you may encounter other myths such as:

  • The symptoms are the same for everyone.
  • There’s only one type of schizophrenia.
  • There will be many unpredictable mood swings.
  • None of the available treatment options are effective.

Truth be told, each person experiences schizophrenia is a unique way. There are also several different types of this disorder, and mood swings are most commonly associated with schizoaffective disorder or bipolar instead. Meanwhile, many of the treatment options produce positive results, especially cognitive behavioral therapy (CBT), repetitive transcranial magnetic stimulation (RTMS), and deep brain stimulation.

Get professional help with your schizophrenia symptoms and/or medication side effects by consulting with a mental health expert or licensed physician.

The takeaway

Schizophrenic causes, triggers, and symptoms are still somewhat shrouded in mystery, but disregarding the myths can help you understand a diagnosis and develop better coping mechanisms or advocacy plans. (Adv)

 11,688 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Marie Miguel has been a writing and research expert for nearly a decade, covering a variety of health-related topics. Currently, she is contributing to the expansion and growth of a free online mental health resource with MyTherapist.com and Mind-Diagnostics.org. With an interest and dedication to addressing stigmas associated with mental health, she continues to specifically target subjects related to anxiety and depression.

Blog

Hindari Iritasi, Ini Cara Mengobati Gatal dengan Mudah Tanpa Digaruk

Banyak hal yang bisa menjadi penyebab gata-gatal pada tubuh. Bisa karena infeksi kuman, alergi, psoriasis (penyakit kulit), lingkungan sekitar tempat tinggal yang kurang bersih, dan masih banyak lagi yang lainnya.

 12,637 kali dilihat,  123 kali dilihat hari ini

Published

on

Cara Mengobati Gatal
Ilustrasi | Foto: Ist.

Lampung.co – Gatal memang tidak nyaman untuk tubuh, apalagi jika tidak bisa ditahan. Rasanya ingin menggaruk sekuat tenaga meski akhirnya nantinya menyesal saat lecet-lecet. Lantas, bagaimana cara mengobati gatal ini agar bisa hilang dengan cepat dan tidak perlu menggaruk-garuk saat gatalnya tidak tertahankan untuk hindari iritasi kulit.

Banyak hal yang bisa menjadi penyebab gata-gatal pada tubuh. Bisa karena infeksi kuman, alergi, psoriasis (penyakit kulit), lingkungan sekitar tempat tinggal yang kurang bersih, dan masih banyak lagi yang lainnya. Nah, agar terhindar dari masalah ini, Berikut 4 cara tercepat pengobatannya sehingga terhindar dari salah tingkah akibat menggaruknya di tempat umum.

1. Gunakan Krim Pelembap

Cara mengobati gatal yang pertama yang bisa Anda lakukan untuk menangani gatal adalah dengan menggunakan krim pelembab. Selain untuk menjaga kelembaban kulit dan menghidarkan kulit dari dehidrasi, krim juga mampu menangani gatal di area yang sulit dijangkau. Terutama area yang mustahil Anda garuk saat gatalnya terjadi di tempat umum.

Misalnya area tumit, sela-sela jari kaki, ketiak, bahkan selangkangan atau area Miss V. Sebaiknya, pilih krim pelembap yang mengandung petroleum jelly atau Aloe vera sp. (lidah buaya). Lidah buaya akan menetralisir rasa gatal dalam waktu singkat. Selain lidah buaya, pilih juga krim yang bahan kimianya rendah dan tidak mengandung alkohol atau pewangi.

Karena, ketiga bahan ini justru akan menimbulkan alergi, iritasi, kulit kering, bahkan gatalnya bisa lebih parah. Jika kulit mulai terasa mengering, pastikan pula krimnya memiliki kandungan emolien (bahan penghalus kulit). Anda juga bisa membuat krim pelembap sendiri dari bahan-bahan alami seperti campuran krim kue, madu, dan alpukat.

2. Kompres Air Dingin

Cara mengobati gatal yang berikutnya adalah dengan mengompres area tubuh dengan air dingin. Ingat ya air dingin, bukan air hangat atau air panas. Anda juga bisa mencoba mandi dan berendam di dalam air dingin. Pastikan pula untuk tidak menerapkannya di malam hari karena bisa menimbulkan nyeri sendi dan rematik.

Kenapa menggunakan air dingin? Karena berdasarkan hasil penelitian dari para ahli yang berkompeten di bidangnya, suhu tinggi memicu keluarnya keringat. Nah, keringat inilah yang menjadikan kulit Anda menjadi tempat yang nyaman untuk kuman berkembangbiak. Kemudian, jadilah kulit Anda gatal-gatal.

Jadi, jika suhu tubuh Anda diturunkan dengan berendam di air dingin, maka kuman-kuman tersebut akan mati. Selain itu, kulit tubuh dan otot-otot di area sensitif Anda yang semula tegang bisa lebih rileks. Sebelumnya banyak orang yang salah paham dengan air dingin ini. Sebagian menyangka jika air dingin akan memperburuk rasa gatal tersebut. Padahal sebaliknya.

3. Cuci dengan Air Garam

Gatal di area yang sulit dijangkau juga dapat diobati dengan air garam. Cara mengobati gatal dengan air garam yaitu cuci terlebih dahulu area kulit Anda yanggatal tersebut dengan air garam. Membuat larutan garam ini sama seperti ketika Anda membuat oralit sendiri.

Sebagai antiseptik alami, garam terbukti mampu membunuh kuman dan parasit yang menempel di tubuh Anda. Tapi, hindari penggunaan air garam ini untuk mencuci kulit Anda yang gatal karena sifat larutan garam agak keras.

4. Pakai Pembalut atau Panty Liner

Kemudian, bagi perempuan yang sedang menstruasi, sebaiknya rajin-rajin mengganti pembalut, baik pembalut buatan pabrik maupun pembalut kain. Termasuk saat keputihan parah akibat lelah dan stres, gunakan panty liner atau pembalut kain yang rutin Anda ganti, terutama saat waktu shalat tiba. Ini salah satu cara mengobati gatal yang penting.

Tapi, hindari pemakaian saat tidur karena bagaimanapun, kulit Anda juga perlu bernapas. Nah, waktu yang tepat adalah saat Anda istirahat dan tidur di rumah. Lagipula, tidur tidak akan membuat Anda mengeluarkan banyak tenaga yang menjadi pemicu timbulnya keringat.

Area lainnya yang sulit dijangkau saat terasa gatal adalah tenggorokan. Jelas sekali jika gatal tenggorokan ini tidak akan bisa sembuh hanya dengan menggaruk bagian luarnya saja. Nah, cara mengobati gatal yang tepat di tenggorokan ini adalah dengan meminum air hangat. Jika masih tetap gatal dan batuk-batuk, sebaiknya pertimbangkan untuk minum jamu atau antibiotik.

 12,638 kali dilihat,  124 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

10 Air Terjun di Lampung Selatan Sebagai Referensi Wisatawan

Deretan air terjun di Lampung Selatan ini bisa menjadi pilihan untuk membuat liburan anda menjadi spesial.

 24,044 kali dilihat,  123 kali dilihat hari ini

Published

on

Air Terjun Di Lampung Selatan
Air Terjun Way Tajur, Salah Satu Air Terjun di Lampung Selatan | Foto: razonewane.com

Lampung.co – Berwisata ke objek air terjun merupakan salah satu hal yang menyenagkan, suasana alam dan fenomena air terjun akan membuat diri terhibur. Bagi anda yang mencari objek air terjun di Lampung Selatan, ada beberapa pilihan destinasi yang bisa anda kunjungi.

Wilayah kabupaten seluas 2.110 km persegi ini menyimpan banyak surga tersembunyi berbentuk air terjun yang eksotis. Berikut ini adalah air terjun di Lampung Selatan yang bisa anda jadikan daftar kunjungan:

1. Air Terjun Way Kalam

Merasakan kesejukan aliran air yang berasal dari Gunung Rajabasa Lampung akan didapat ketika anda berkunjung ke Air Terjun Way Kalam Lampung Selatan. Wisata alam ini juga memiliki panorama yang menakjubkan.

Air terjun ini dikelilingi oleh pepohonan besar, di sekitarnya juga terdapat banyak batuan besar yang nampak fotogenik. Air terjun yang tinggi ini memiliki air yang deras dan jernih.

Lokasinya terletak di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan. Sekitar 30 kilo meter dari Ibukota Kalianda. Air terjun ini adalah salah satu air terjun di Lampung Selatan yang sudah sangat terkenal.

2. Air Terjun Way Tayas

Sejuk dan jernihnya air pasti membuat pengunjung tak sabar ingin merasakan guyuran aliran airnya. Apalagi sumber air berasal dari hutan, sehingga Air Terjun Way Tayas bebas dari kotoran dan juga sampah.

Air terjun ini berada di Dusun Pangkul, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. Jaraknya sekitar 20 km dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam perjalanan dari Kota Kalianda.

3. Air Terjun Cicurug

Air terjun yang satu ini memiliki guyuran air yang deras karena air nya jatuh dari satu ruas yang mengumpul. Airnya pun seolah jatuh dari pancuran raksasa yang tinggi. Guyuran air jernih dan deras berpadu dengan panorama sekelilingnya yang masih sangat asri. Air terjun ini terletak di Desa Cugung, Kecamatan Rajabasa.

4. Curup Rejosari

Tak terlalu tinggi, namun air terjun ini bentuknya unik. Melebar bak tirai dengan aliran air yang merata membuatnya nampak indah. Air terjun ini terletak di Desa Rejosari Kecamatan Natar. Air terjun yang mungil ini berada di sekitaran perkebunan kelapa sawit, pepohonan kecil membuat udara di air terjun ini cukup sejuk.

5. Air Terjun Midin

Air terjun ini terletak di dekat Pantai Minangrua yakni di Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni. Setelah berpanas-panasan di pantai, pengunjug bisa mandi di air terjun yang memiliki aliran air sejuk ini.

6. Air Terjun Way Tajur

Air terjun megah ini memiliki dua air terjun yang berdampingan, hanya dipisahkan oleh tebing batu membuat air terjun ini nampak kembar. Dibawahnya ada batuan yang juga nampak fotogenik. Berfoto diatas batu besar dengan latar belakang dua air terjun ini akan membuat hasil jepretan sangat menawan.

7. Curup Jemara

Air terjun ini terletak di Pantai Minang rua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni. Panroama air terjun ini cukup unik, tebing batu berwarna cokelat yang kemudian dialiri air terjun di tengahnya nampak sangat apik. Ada dua tingkatan air terjun disini, bagian bawah sekitar lima meter dan diatasnya ada sebuah air terjun dengan ketinggian sekitar 10 meter.

8. Air Terjun Way Sekacah

Air terjun Way Sekacah terletak di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa. Air terjun ini bisa menjadi alternatif kunjungan setelah bermain air laut di Desa Wisata Kunjir. Menikmati guyuran air terjun yang jernih bisa membuat pengunjung menjadi segar, apalagi udara disekitar air terjun juga masih sangat sejuk.

9. Air Terjun Simpang Tiga Negara

Hembusan angin dari jatuhnya air akan membuat pengunjung termanjakan. Terlebih lagi lokasi ini masih sangat jarang dijamah oleh wisatwan sehingga lingkungannya masih sangat asri. Air terjun yang bentuknya unik ini terletak di Kecamatan Rajabasa.

10. Air Terjun Way Hawi

Air terjun yang ketinggianya kurang dari 10 meter ini memiliki tebing yang unik. Batu tebing seolah disusun dari lapisan batu yang sehingga nampak berlapis-lapis. Di sekitar air terjun ada beberapa rumpun bambu yang membawa suasana sejuk. Air terjun ini terletak di Desa Canti, Kecamatan Rajabasa

Deretan air terjun di Lampung Selatan ini bisa menjadi pilihan untuk liburan anda. Suansana dan keindahan yang ditawarkannya bisa membuat liburan anda terasa spesial. Demikianlah informasi terkait air terjun di Lampung Selatan, semoga bisa menjadi referensi liburan anda.

 24,045 kali dilihat,  124 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Hepatitis A

Berbagai metode mengobati hepatitis A sudah dikembangkan bertahun-tahun sebelumnya. Ada yang selamat, ada pula yang putus di tengah jalan

 23,474 kali dilihat,  123 kali dilihat hari ini

Published

on

Cara Mengobati Hepatitis
Ilustrasi Hepatitis A | Foto: Ist.

Lampung.co – Sama seperti penyakit hepatitis B dan C, penyakit hepatitis A juga membawa permasalahan yang serius dalam kehidupan. Berbagai metode untuk cara mengobati hepatitis A sudah dikembangkan bertahun-tahun sebelumnya. Ada yang selamat, ada pula yang putus di tengah jalan. Pada artikel ini, kita akan membahas tentang penyebab, gejala, dan pengobatannya.

Penyebab Utama Terkena Penyakit Hepatitis A

Untuk mengetahui cara pengobatannya, lebih dulu kita lihat dulu penyebab utama dari hepatitis A ini. Penularan utama penyakit ini melalui makanan, minuman, dan tinja manusia. Lingkungan bersih dan rapi sangat bagus untuk kelangsungan hidup manusia. Selain itu, ada lagi penyebab lainnya yang harus diwaspadai.

Pertama, melakukan kontak langsung dengan pengidap hepatitis A. Sama seperti penyakit menular lainnya, berhubungan langsung dengan si penderita bukan pilihan hidup yang baik. Apa pun alasannya. Mulai dari sentuhan, berbicara, hingga berhubungan seksual. Lewat jalan itu hepatitis A bisa menular dan menyebar ke subjek lebih banyak lagi.

Kedua, hepatitis A bisa disebabkan oleh sanitasi yang buruk. Terdengar asing dengan istilah sanitasi? Secara bahasa, sanitasi merupakan usaha seseorang untuk membuat lingkungan jadi lebih sehat dan lebih baik. Maka, sanitasi buruk berarti lingkungan kumuh, kotor, dan tidak terawat. Lingkungan semacam ini juga bisa menimbulkan hepatitis A.

Ketiga, penyebab ini bisa dikatakan jarang. Faktanya sering terjadi pada anak-anak muda. Apa sih penyebabnya? Jarum suntik. Cara mengobati hepatitis A pada remaja jauh lebih sulit dibandingkan penanganan untuk dewasa maupun anak-anak. Soalnya jarum suntik itu bisa saja dibarengi dengan narkoba atau obat-obatan terlarang.

Sedangkan jarum suntik di rumah sakit 99% steril dari berbagai penyakit. Tidak mungkin penyakit hepatitis A menular gara-gara jarum suntik di rumah sakit. Penanganan untuk remaja dalam kondisi yang demikian perlu usaha ganda. Pengobatan lewat jalur medis dan jalur persuasif, misalnya dengan memberi teladan yang baik.

Gejala yang Timbul Akibat Penyakit Hepatitis A

Mengenali penyebab dari sebuah penyakit saja tidak akan pernah cukup. Anda juga harus mengenali gejalanya. Semakin cepat mendeteksi maka semakin cepat pula pengobatan yang tepat dapat diberikan. Otomatis, akan semakin cepat dan efektif pula penyembuhan akan penyakit ini.

Secara umum, gejala awalnya terlihat sepele. Mulai dari mual-mual, muntah, diare, nyeri otot, hingga pusing. Kalau sudah mencapai tahap berikutnya, gejalanya bertambah dengan perubahan warna urin yang semakin gelap, tinja berwarna pucat, sampai terkena penyakit kuning. Kalau sampai mengalami kematian, berarti itu sudah lebih dari kronis.

Cara Mengobati Hepatitis A secara Tepat

Yang pertama-tama dilakukan dan terpenting dari cara mengobati hepatitis A adalah dengan selalu memasak air hingga mendidih. Langkah ini terbilang sederhana, tapi sangat penting. Soalnya di dalam air mentah biasanya terkandung bakteri E. Coli, senyawa karsinogenik, kotoran binatang, dan tentu saja virus hepatitis A.

Sekarang ini ada tren meminum air tanpa harus memasak. Kalau dari PDAM tentu sehat, karena sudah diberikan sterilisasi sekaligus. Tapi untuk air mentah biasa, sangat berbahaya. Menurut Dr. Donad Hensrud, Direktur Healthy Living Program, “Air tanpa pengolahan akan menyebabkan risiko akut dan kronis yang bisa menghantui peminumnya.”

Begitu pula menurut pihak dari WHO. menurutnya, air mentah itu mampu menyebabkan 500.000 kematian setiap tahunnya karena terkena hepatitis A. Penularannya lewat diare. Organ dalam yang terinfeksi tidak hanya hati, tetapi juga usus, lambung, dan saluran pembuangan setelah usus besar.

Selain cara di atas, dengan memakai olahan tanaman obat juga bagus dilakukan. Misalnya dengan ramuan temulawak, daun dewa, buah mengkudu, brotowali, dan lain-lain. Untuk resep dan dosis minum per harinya bisa Anda tanyakan pada praktisi pengobatan herbal di daerah setempat. Biar tidak salah minum. Efeknya mungkin lambat, tapi lebih pasti.

Kalau cara mengobati hepatitis A seperti yang tertera di atas tidak mempan, coba tanyakan ke dokter. Terlebih lagi kalau gejalanya semakin parah. Hanya dengan menghindari air mentah dan pengobatan herbal rasanya kurang mujarab. Wajib dilakukan penanganan lebih serius. Di fase ini, fokuskan pada penyembuhan, jangan dulu mengkhawatirkan ekonomi.

 23,475 kali dilihat,  124 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca