fbpx
Connect with us

Blog

Bukit Pangonan Talang Indah Pajaresuk, Wisata Instagramable di Pringsewu Lampung

Published

on

Bukit Pangonan

Lampung.co – Salah satu tempat wisata yang terkenal di Kabupaten Pringsewu Lampung adalah Bukit Pangonan atau juga Talang Indah Pajaresuk. Tempat yang menyajikan wisata alam ini juga sering dikenal dengan nama Bukit Pajaresuk.

Tempat wisata berbasis bukit ini hampir serupa dengan Puncak Mas Sukadanaham dan juga Muncak Tirtayasa yang ada di Bandar Lampung. Alamat tempat Bukit Pangonan ini berada di Jalan Raya Sampang, Fajar Esuk, Kecamatan Pringsewu. Dari Kota Bandar Lampung jaraknya sekitar 43,8 km dengan waktu tempuh normal sekitar 1 jam setengah.

Dari Bandar Lampung ke Bukit Panggoan anda bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat melalui Jalan Lintas Barat Sumatera. Kalau dari Bandar Lampung bisa melalui Jalan Pramuka, kemudian sampai di Kemiling ambil arah yang ke Pringsewu.

Patokan termudah untuk anda menuju ke lokasi Bukit Panggoan ini adalah Gapura Bambu Pringsewu. Namun bagi anda yang belum tahu daerah ini, mungkin bisa mencari arah pasar Pringsewu.

Dari pasar, kemudian lurus terus hingga menemukan tikungan tajam mengarah ke kiri selepas melewati pom bensin yang ada di sebelah kiri jalan. Setelah melewati tikungan tajam tersebut anda akan melalui sedikit jalur menanjak lebih kurang 300 meter.

Tak seberapa  jauh lagi anda akan menemukan tempat parkir dan tinggal melanjutkan berjalan kaki menggunakan papan penunjuk yang tersedia dikawasan tersebut. Ada penanda yang jelas untuk sampai ke lokasi ini. Jika ingin lebih mudah anda bisa menggunakan google maps yang langsung mengarahkan anda menuju lokasi yang indah ini.

Untuk transportasi umum, anda bisa menaiki bus jurusan ke Pringsewu atau Kota Agung. Namun karena lokasinya berada jauh dari jalan raya jadi, anda tidak bisa diantar langsung ke lokasi.

Nah jika anda dari Bandara Raden Intan, jaraknya sekitar 44,8 km dengan waktu tempuh normal sekitar 1 jam setengah. Transportasi umum dari sini adalah travel dan juga taksi bandara. Namun ada alternatif lain yakni menggunakan transportasi berbasis online.

Jika anda dari Pelabuhan Bakauheni Lampung, bisa menaiki bus atau travel menuju Terminal Rajabasa Bandar Lampung. Untuk kemudian menuju tempat wisata ini dengan rute seperti yang dibahas sebelumnya. Tarif bus dari Pelabuhan Bakauheni ke Terminal Rajabasa Sekitar Rp 30.000 sedangkan untuk Tarif Travel sekitar Rp.50.000.

Untuk tiket masuk Bukit Pangonan ini sebesar Rp.3000 per orang. Untuk biaya parkir sebesar Rp.2000. Didalamnya anda anda bisa menikmati banyak wahana yang disediakan oleh pengelola kawasan wisata ini.

Rumah Hobbit
Spot yang instagramable ini dibentuk menyerupai rumah Hobbit yang ada di filmnya. Anda yang datang kesini bisa mengincar rumah berbentuk unik ini untuk berfoto-foto.

Jembatan Love
Disinilah spot yang difavoritkan oleh pengunjung. Tulisan I Love U berukuran besar yang romantis ini dijadikan sebagai lokasi foto oleh para pengunjung karena sudah menjadi ikon dari bukit ini. Banyak pengunjung yang akan merasa tidak puas jika ke lokasi ini namun tidak berfoto di spot ini. Kesan romatis akan terasa jika berfoto di spot ini.

Rumah Pohon
Ada rumah pohon yang juga sangat fotogenik. Rumah pohon ini terkadang dibanjiri pengunnjung yang ingin mengabadikan dirinya di spot ini.

Ayunan
Ada juga ayunan yang asik untuk dinaiki. Ayunan diatas bukit dengan pemandangan yang indah sapat memanjakan mata anda.

Wisata Berkuda
Anda bisa menaiki kuda ataupun hanya berfoto dengan kuda. Untuk biaya menaiki kuda anda harus membayar sebesar Rp.20.000 sedangkan untuk berfoto tarifnya Rp.10.000.

Jembatan Pajaresuk
Jembatan yang merupakan saluran irigasi dan juga sebagai tempat penyeberangan ini sudah ditata sehingga bentuknya menjadi sangat indah. Jembatan ini menjadi salah satu daya tarik utama pengunjung yang datang ke lokasi.

Selain wahana permaian yang jumlahnya banyak, di lokasi ini juga telah terdsedia fasilitas mushola dan toilet yang bisa menambah nyaman anda saat berkunjung.

Bukit Pangonan ini menjadi lokasi favorit pengunjung dari sekitar Pringsewu dan juga Bandar Lampung. Tak jarang juga ada pengunjung yang datang dari luar wilayah Lampung. Spot-spot yang instagramable dan kekinian menjadi alasan mengapa anda berkunjung kesini.

Foto: yopiefranz.id

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Blog

6 Cara Mengatasi Perut Buncit Setelah Melahirkan

Published

on

Cara Mengatasi Perut Buncit

Lampung.co – Proses melahirkan adalah momen spesial bagi setiap wanita, karena termasuk pengalaman berharga berjuang melahirkan buah hati ke dunia. Status calon ibu sudah diubah menjadi ibu seutuhnya. Akan tetapi, timbul persoalan perut buncit setelah melahirkan dan seringkali dikeluhkan. Cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan ini bisa jadi solusi.

1. Menyusui
Menyusui merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi perut buncit. Dengan kegiatan memberikan ASI eksklusif bagi si kecil, maka Anda bisa mengurangi kalori. Setiap harinya, Anda bisa mengurangi 5000 kalori yang tersimpan di dalam tubuh dengan menyusui, termasuk mengurangi kalori di bagian perut.

Dengan demikian, menyusui tak hanya baik untuk buah hati, tetapi juga untuk sang bunda. Kini, perut yang buncit tersebut bisa diatasi dengan rutin menyusui atau memberikan ASI eksklusif untuk si kecil. Lama kelamaan, perut bisa mengecil dan berat badan akan kembali normal.

2. Mengonsumsi Makanan Rendah Kalori dan Lemak
Makanan rendah kalori dan rendah lemak merupakan solusi mengatasi perut buncit pasca melahirkan. Upaya Anda untuk mengecilkan perut, Anda harus pandai-pandai memilih makanan. Pilihlah makanan rendah lemak dan rendah kalori agar tidak menumpuk menjadi lemak. Hindarilah makan makanan mengandung santan, nasi putih, gorengan, dan sebagainya.

Anda bisa memenuhi gizi dengan makanan sehat, seperti sayur, ikan, beras merah, dan sebagainya. Buah-buahan juga penting untuk dikonsumsi. Makanan sehat tersebut bisa memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan si kecil yang rutin mengonsumsi ASI. Lakukan cara mengatasi perut buncit setelah melahirkan ini dalam pola makan Anda sehari-hari.

3. Makan dengan Porsi Sedang
Setelah melahirkan, tentu saja Anda harus makan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda agar ASI yang dihasilkan juga bergizi untuk si kecil. Akan tetapi, perut buncit yang terjadi setelah melahirkan menjadi persoalan dan membuat para ibu muda takut makan banyak karena takut semakin buncit. Tentu saja hal ini harus diatasi.

Agar terpenuhi kebutuhan nutrisinya, maka Anda harus tetap makan secara teratur demi kelangsungan asupan gizi anak. Mengingat perut yang buncit, maka Anda bisa mengurangi porsi makan yang banyak menjadi sedang. Akan tetapi, pilihlah jenis makanan bergizi seimbang setiap kali makan agar terpenuhi kebutuhan gizinya.

4. Memperbanyak Konsumsi Air Putih
Air putih sangat penting bagi kesehatan tubuh untuk memenuhi kebutuhan mineral dan memperlancar proses metabolisme tubuh. Mengonsumsi air putih juga melancarkan sistem pencernaan, sehingga kotoran serta lemak akan mudah terbuang. Selain itu, air putih bisa menahan rasa lapar, sehingga baik untuk mengontrol nafsu makan Anda.

Dengan demikian, hal ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan yang Anda khawatirkan. Perut buncit tersebut akan kembali normal dengan cara mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Minum air putih dengan teratur setiap harinya akan membantu Anda menurunkan berat badan dan mengempiskan perut buncit.

5. Menggunakan Korset
Salah satu solusi mengatasi perut buncit setelah melahirkan adalah menggunakan korset. Pemakaian korset bermanfaat untuk mengikat bagian perut untuk mencegah adanya pembengkakan perut. Selain itu, cara seperti ini mampu mendorong perut hingga rata dan kembali seperti sedia kala.

Cara ini sangatlah dianjurkan untuk dilakukan pada awal minggu setelah melahirkan. Jika segera menggunakan korset setelah melahirkan, maka hasilnya akan optimal. Perut buncit bisa mengecil dan kembali rata seperti semula. Akan tetapi, jika sudah terlambat, coba saja untuk tetap melakukannya, setidaknya untuk membantu proses pengencangan otot perut.

6. Melakukan Olahraga Otot Perut
Olahraga otot perut sangatlah dianjurkan ketika Anda sudah mulai membaik kondisinya. Anda bisa melakukan olahraga untuk mengencangkan otot perut. Caranya dengan berbaring di matras dan kaki menekuk. Telapak kaki menyentuh lantai, tangan berada di dada, lalu angkat kepala serta pundak. Tahan selama beberapa detik dan lakukan secara berulang.

Perut buncit setelah melahirkan memang mengganggu penampilan. Seringkali fenomena perubahan ini menjadi persoalan dan keluhan para ibu. Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir tentang hal ini. Cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan secara efektif sudah tersedia untuk Anda. Terapkan saja beberapa panduan di atas agar perut buncit segera hilang.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Menelisik Jejak Desa Hilang Yang Kini Muncul Kembali

Published

on

Desa Hilang

Lampung.co – Banyak hal yang menyebabkan hilangnya sebuah perkampungan yang mulanya berpenghuni, mulai dari bencana alam, pembangunan, dan lain-lain. Namun bagaimana jika jejak Desa Hilang tersebut, kini muncul kembali karena disebabkan oleh berbagai faktor.

Berikut beberapa jejak mantan kampung yang dilansir Deutsche Welle, kini tampak menarik untuk kita simak kembali:

1. Jembatan Asel di Edersee, Hessen, Jerman

Jembatan Asel

Jembatan Asel | Foto: Istimewa

Ketika bendungan ini di Hessen Utara dibangun- dan relokasi tiga desa dilakukan- tidak ada yang menduga bahwa jembatan ini timbul lagi ke permukaan air. Dulu jembatan ini tenggelam akibat banjir tahun 1914. Namun kekeringan ekstrem menyebabkan jembatan ke bekas desa Asel ini, kemudian muncul kembali.

2. Menara gereja di Reschensee, Italia

Menara gereja di Reschensee

Menara gereja di Reschensee | Foto: Istimewa

Birunya laut mengelilingi menara lonceng monumental dari gereja paroki St Catherine. Cukup menarik faktanya bahwa menara dari abad ke-14 adalah sisa-sisa terakhir yang terlihat dari bekas desa Graun. Banjir di Tirol selatan ini terjadi tahun 1950. Tiga tahun waktu yang dimiliki penduduk untuk pindah ke daratan lebih tinggi.

3. Kuil Quechula, Meksiko

Kuil Quechula

Kuil Quechula | Foto: Istimewa

Bendungan Malpaso di wilayah tengah Meksiko, Chiapas merupakan penyedia air terbesar kedua di negara itu. Dari bendungan itu, tenaga listrik dihasilkan di sini sejak akhir 1960-an. Untuk itu ratusan warga harus mengalah dan dimukimkan kembali. Ketika terjadi kekeringan ekstrem – tahun 2002 dan 2015 – bangunan megah ini muncul di sini lagi: sebuah kuil berusia empat ratus tahun.

4. Desa Geamana, Rumania

Desa Geamana

Desa Geamana | Foto: Istimewa

Di pegunungan Apuseni, lebih dari 1.000 penduduk desa tinggal di Geamana. Pada akhir 1970-an, lembah ini terpapar limbah beracun setelah tambang tembaga beroperasi di sekitarnya. Bekas desa itu kemudian ditutupi dengan lumpur. Di pertambangan itu terdapat cadangan tembaga terbesar di Rumania, seluas 130 hektar.

5. Pemukiman Rungholt, Laut Utara

Pemukiman Rungholt

Pemukiman Rungholt | Foto: Istimewa

Mitos yang tak terhitung jumlahnya menyelimuti “Atlantis di Laut Utara”ini. Pada abad ke-14bencana banjir menelan hingga 30 permukiman, termasuk kota makmur, Rungholt. Banyak temuan membuktikan keberadaan pemukiman ini, tapi lokasi persisnya masih belum jelas. Laut Wattenmeer dan pasang surutnya terus mengubah sisa-sisa lokasinya.

6. Waduk di desa Fayón di Ebro, Spanyol

Waduk di desa Fayón di Ebro

Waduk di desa Fayón di Ebro | Foto: Istimewa

Menara gereja naik ke permukaan air. Di bawah danau ini terendam sebuah desa hilang. Danau ini adalah salah satu dari tiga waduk yang diciptakan untuk menghasilkan listrik bagi Barcelona di tahun 1960-an. Kini, terutama nelayan sering berlayar ke menara gereja di danau itu, karena daerah ini sangat kaya akan ikan.

7. Nachterstedt di Danau Concordiasee, Sachsen-Anhalt

Nachterstedt di Danau Concordiasee

Nachterstedt di Danau Concordiasee | Foto: Istimewa

Pertambangan lignit di Sachsen-Anhalt. Tidak hanya satu desa yang memberi jalan bagi beroperasinya pertambangan itu. Sejak tahun 1928, warga Nachterstedt berpindah hingga1,5 kilometer. ketika tambang ditutup, muncul tempat rekreasi Concordia. Tapi konsekuensinya, tahun 2009 longsor, tiga orang tewas.

8. Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee, Rusia

Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee

Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee | Foto: Istimewa

150 kilometer sebelah utara Moskow terdapat waduk sepanjang sekitar 140 kilometer dengan lebar 5 km di sungai Volga. Dengan ketinggian air sekitar 100 meter, wilayah Kalyazin tenggelam pada tahun 1940. Di antara bangunan yang hilang juga dua gereja – dari Gereja Nikolai dari 1801 menonjol tentang hanya menara lonceng.

Demikian delapan bekas kampung atau Desa Hilang dari berbagai belahan dunia yang pernah berpenghuni dan kembali muncul menampakan jejaknya.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Pantai Labuhan Jukung Krui Lampung, Romantisme Sunset Samudra Hindia

Published

on

Labuhan Jukung

Lampung.co – Salah satu pantai di Krui Pesisir Barat yang memiliki panorama menakjubkan adalah Pantai Labuhan Jukung. Sunset di pantai ini merupakan salah satu yang terbaik diantara patai-pantai di Pesisir Barat Lampung lainnya.

Pantai ini berlamat di Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat. Pantai ini berada tidak jauh dari pusat Kota Krui sehingga pantai ini cukup ramai pengunjung. Puncak keramaian pengunjung adalah saat lebaran tiba.

Jika anda dari Bandar Lampung, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum menuju lokasi ini. Ada dua rute yang bisa anda pilih yang pertama Bandar Lampung – Pringsewu – Kota Agung – Krui. Yang kedua Bandar Lampung – Kotabumi – Liwa – Krui. Dari kedua pilihan rute tersebut pilihan rute kedua jaraknya lebih dekat.

Anda bisa menaiki bus tujuan Krui dari Terminal Rajabasa Lampung dengan tarif sekitar Rp. 80.000 per orang. Selain itu anda juga bisa menaiki travel tujuan krui, untuk tarif travel lebih mahal yakni sekitar Rp.120.000 per orang.

Saat ini juga telah hadir transportasi umum dari Bandara Reden Intan Lampung menuju Krui Pesisir Barat. Jadwal Bus Trans Lampung tersebut yakni pukul 11:00 WIB menuju Krui dan Jam pukul 06:00 WIB menuju Bandara Raden Intan. Untuk harga atau ongkosnya yakni Rp. 80.000 per penumpang.

Sampai di Pantai Labuhan Jukung Krui anda akan disambut dengan gemuruh ombak dan lautan lepas yang menghampar. Pantai ini juga memiliki pasir yang putih dan halus.

Untuk tarif masuk Pantai Labuhan Jukung Krui ini gratis. Hanya ada biaya parkir kendaraan yang diminta saat masuk ke lokasi ini. Untuk kendaraan roda dua tarifnya sebesar Rp. 5.000 dan Kendaraan roda empat sebesar Rp. 10.000.

Lalu apa yang bisa anda nikmati ketika berkunjung ke pantai yang menghadap langsung ke Samudra Hindia ini? Ada banyak yang bisa anda lakukan seperti bermain di laut, mandi dilaut, berselancar, menikmati sunset, atau sekedar menikmati pemandangan laut dengan ombaknya yang tinggi.

Keistimewaan dari pantai ini adalah ombak dan susetnya. Ombak disini tergolong tinggi oleh sebab itu menjadi incaran wisatwan asing untuk berselancar. Jika anda penghobi olahraga ini anda bisa mencoba berselancar disini.

Sedangkan untuk sunset, keindahannya sudah tidak perlu diragukan lagi. Karena laut disini adalah laut lepas hal ini membuat pandangan tak terhalang. Tidak ada pulau yang menghalangi mata anda untuk menyaksikan keindahan sunset disini.

Sore hari merupakan waktu terbaik untuk anda berkunjung kesini. Suguhan sunsetya dijamin akan membius mata anda. Apa yang membuat sunset begitu indah? Lokasi daratan disini berada disebelah timur, sedangkan lautan berada di barat. Hal ini secara otomatis menciptakan pemandangan yang pas pada saat pergeseran matahari tenggelam.

Setelah puas melihat sunset anda tak perlu khawatir dengan penginapan. Ada banyak penginapan yang disewakan disekitar pantai ini. Untuk tarifnya berkisar diantara Rp. 100.000 sampai Rp.700.000 Permalam. Harga tersebut tergantung fasilitas yang diberikan. Namun kabar baiknya hampir semua penginapan atau homestay disekitar sini sudah menyediakan fasilitas sarapan pagi untuk penginap.

Anda bisa mencari penginapan yang dekat dengan laut agar bisa leluasa menikmati suasana malam di pantai. Selain itu keunggulan menginap di dekat pantai yakni ketika matahari terbit anda bisa merasakan susana pagi di pantai.

Demikian informasi tentang pantai Labuhan Jukung Krui Pesisir Barat Lampung, semoga informasi seputar wisata Lampung yang kami sajikan bisa menjadi referensi untuk liburan anda.

Foto: blog.djarumbeasiswaplus.org

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca