fbpx
Connect with us

Blog

Bandar Lima Way Lima, Lampung Saibatin di Tiga Kabupaten

Published

on

Bandar Lima Way Lima

Lampung.co – Kekayaan akan adat dan budaya di provinsi Lampung sangat terlihat dari keberagaman suku dan marga yang terdapat di Bumi Ruwai Jurai ini. Suku Lampung terbagi menjadi Lampung Saibatin dan Lampung Pepadung, didalamnya terbagi lagi menjadi beberapa wilayah adat.

Wilayah adat Lampung Saibatin sendiri terbagi Enom Belas Marga Krui (Pesisir Barat), Paksi Pak Sekala Brak (Lampung Barat), Bandar Enom Semaka (Tanggamus), Bandar Lima Way Lima (Pesawaran), Marga Lima Way Handak (Lampung Selatan), Melinting Tiyuh Pitu (Lampung Timur).

Hingga diluar Provinsi Lampung diantaranya Pitu Kepuhyangan Komering (Provinsi Sumatera Selatan), Telu Marga Ranau (Provinsi Sumatera Selatan) Cikoneng Pak Pekon (Provinsi Banten).

Setiap wilayah adat, didalamnya juga terdapat beberapa kelompok masyarakat lagi dengan sebutan yang berbeda, ada yang dimanakan Marga, Kebandakhan/ Bandar, ataupun bahasa-bahasa yang lain.

Bandar Lima Way Lima
Untuk wilayah adat Bandar Lima Way Lima atau Marga Way Lima adalah salah satu Marga di Lampung yang beradat Saibatin dan termasuk Subsuku Lampung Peminggir Pemanggilan (Teluk Semaka Timur).

Wilayah Marga Way Lima membentang dari Gunung Terang Kecamatan Bulok (Tanggamus), Pardasuka (Pringsewu), Kedondong, Way lima sampai Suka Marga Kecamatan Gedong Tataan (Pesawaran).

Nama Way Lima ditetapkan oleh pemerintahan kolonial Belanda saat membentuk Kemargaan di wilayah ini sekitar tahun 1930 merujuk dari nama lima Way (sungai) yang tidak surut walaupun kemarau panjang yakni Way Bulok, Way Mincang, Way Kedondong, Way Tabak Dan Way Awi.

Nenek moyang Lampung Saibati Bandar Lima Way Lima dipercaya berasal dari Kerajaan Sekala Brak Kuno yang dikenal dengan Suku Tumi. Pendapat ini erat kaitannya dengan kedatangan empat putra Raja Pagaruyung yang menyebarkan agama Islam dan menaklukan Kerajaan Sekala Brak kuno.

Dalam novel Perempuan Penunggang Harimau, M. Harya Ramdhoni menyebut Kerajaan Sekala Brak kuno ini terakhir dipimpin oleh seorang ratu bernama Umpu Sekekhummong atau Ratu Sekerumong yang memiliki satu putra bernama Pangeran Kekuk Suik dan satu putri bernama Dalom Umpu Sindi.

Setelah menaklukan Kerajaan Sekala Brak yang masih menganut agama Hindu itu, empat pangeran Raja Pagaruyung yang belakangan mendirikan Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak berhasil mengislamkan Suku Tumi kecuali Pangeran Kekuk Suik dan pengikutnya yang melarikan diri ke arah pesisir.

Di pesisir, Kekuk Suik bersama pengikutnya menempati wilayah Pedada, laay, Way Sindi, Bandar Krui dan Tenumbang yang masuk dalam wilayah Enom Belas Marga Krui yang masih ada hingga saat ini. Kisah ini juga seturut dengan yang dipercaya oleh masyarakat Krui, Pesisir Barat.

Karena daerah Krui beberapa kali di serang oleh Bajak Laut (Bajau/Lanum) yang datang dari arah Barat (Lautan) dan Utara (Palembang), maka sebagian pengikut Kekuk Suik memilih pindah ke Teluk Semaka terutama Sekitar Kota Agung bagian Timur sampai daerah Cukuh Balak sekarang.

Menurut riwayatnya, sebagian mereka yang migrasi ini meneruskan perjalanan dari Cukuh Balak ke Teluk Lampung, Way Handak (Lampung Selatan) mendirikan Marga Lima Way Handak dan Labuhan Maringgai (Lampung Timur) mendirikan Melinting Tiyuh Pitu.

Pengikut Kekuk Suik yang menetap di Teluk Semaka ini memiliki lima kelompok yang mendirikan kepunyimbangan adat Saibatin di daerah Cukuh Balak yang dikenal dengan Bandakh Lima atau Bandar Lima diantaranya Seputih, Sebadak, Selimau, Sepertiwi dan Sekelumbayan.

12 Kebuayan Bandar Lima
Masing-masing dari lima Bandar tersebut juga memiliki beberapa Buay atau kelompok keturunan berdasarkan asalnya. Namun diantara semua Buay memiliki hubungan yang tak terpisahkan yakni dari Suku Tumi.

Bandar Seputih memiliki lima Buay keturunan Suku Tumi, SEMENGUK HULU LUTUNG cucu dari SANGHYANG SAKTI NYATA. Buay di Seputih diantaranya Buay Mukhadatu/Mikhadatu, Buay Tambakukha, Buay Hulu Dalung, Buay Hulu Lutung, dan Buay Pemuka.

Bandar Sebadak hanya memiliki satu Buay yakni Buay Tengklek yang merupakan keturunan Marga Wai Sindi (Ulok Pandan) dari Enom Belas Marga Krui. Marga Wai Sindi juga disebut menjadi salah satu tempat tinggal KEKUK SUIK dan pengikutnya dari Suku Tumi saat melarikan diri ke pesisir Krui.

Bandar Selimau, merupakan keturunan tiga saudara keturunan keratuan Pugung yaitu BUJANG RINGKEH gelar KAKHAI HANDAK juga keturunan RATU DI KUALA SAKHA bin SANGHYANG SAKTI NYATA. Di Selimau terdapat tiga Buay yaitu Buay Tungau, Buay Khandau Dan Buay Babok.

Bandar Sepertiwi, terdapat satu Buay yaitu Buay Sakha. Tidak terdapat keterangan yang pasti asal-usul Buay ini. Kemungkinan berkaitan dengan keturunan RATU DI KUALA SAKHA paman SEMENGUK HULU LUTUNG yang nenurunkan Bandar Seputih.

Bandar Sekelumbayan memiliki dua Buay yakni Buay Benawang (BENAWANG merupakan suami RATU SEKERUMONG) dan Buay Gagili (disebutkan berasal dari Keratuan Balau saat itu masih di Way Balau Krui sebelum pindah ke wilayah teluk Lampung sekarang termasuk wilayah Tiyuh Kedamaian).

Keratuan Balau didirikan oleh RADIN KUNYAYAN dari Kerjaan Sekala Brak (Suku Tumi) bersama istrinya yang bernama PUTRI KUNING yang merupakan putri RAJA MAS UNANG DALOM, anak kedua KAKHAI HANDAK.

Dalam versi lain, Keratuan Balau ini didirikan oleh keturunan SEMENGUK HULU LUTUNG dari MANDULIKA yang bernama RADIN SAKA di Way Balau Krui. RADIN SAKA ini memiliki istri bernama PUTRI BUNGSU RATU LIBA HAJI anak bungsu dari KAKHAI HANDAK.

Pergeseran Kemajuan
Kedatangan kelompok buay-buay itu juga tidak datang bersamaan, tetapi secara bertahap sehingga kebandarannya terdapat dua, yakni Bandakh Unggak (Hulu) dan Bandakh Doh (Hilir).

Sebagian besar keturunan Bandar Unggak banyak membuka daerah di pedalaman menjauhi pesisir laut, sehingga daerah-daerah yang baru tersebut menjadi cikal-bakal daerah yang sekarang dinamakan Way Lima, Gunung Alif dan Talang Padang.

Peristiwa Gunung krakatau meletus Tahun 1883 juga memaksa sebagian besar masyarakat pesisir pindah ke daerah yang telah di rintis itu. Selain itu juga pemerintah kolonial Belanda membangun jalan raya yang menghubungkan Teluk Betung dan Kota Agung.

Maka daerah yang baru tersebut justru semakin banyak penduduknya dan lebih berkembang di bandingkan daerah di pesisir pantai di Teluk Semaka bagian Timur.

1,107 kali dilihat, 21 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Agussani

    Maret 22, 2019 at 2:39 pm

    Untuk redaksi mohon diperbanyak tentang sejarah dan asal-usul suku Lampung. Saya asal Pardasuka, wilayah saibatin Jati Agung. Saat ini saya tinggal di Pulau Jawa. Smoga kemajuan dan kedamaian senantiasa mengiringi masyarakat asli Lampung khusunya Lampung pesisir.
    Salam kemuakhian.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Blog

Pesona Air Terjun Sepapah Kiri dan Kanan, Kesejukan Air di Taman Nasional

Published

on

Air Terjun Sepapah Kiri

Lampung.co – Merasakan dinginnya air dan sejuknya udara di dalam kawasan hutan taman nasional akan anda rasakan ketika berkunjung ke Air Terjun Sepapah Kiri dan Sepapah Kanan Lampung Barat. Air terjun ini masih jarang terjamah oleh manusia sehingga kondisinya masih alami.

Air Terjun Sepapah Kanan mempunyai tinggi 60 meter sedangkan Air Terjun Sepapah Kiri tingginya sekitar 20 meter. Kedua air terjun ini berada dalam satu aliran sungai yang berasal dari dalam hutan.

Lokasi Air Terjun Sepapah Kiri dan Sepapah Kanan ini terletak di Pekon (Desa) Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat. Letaknya tak jauh dari pusat Kota Liwa dan juga Kebun Raya Liwa, jaraknya hanya sekitar 6 km dengan waktu tempuh sekitar 10 menit (ke Kubu Perahu).

1. Rute Perjalanan Menuju Kubu Perahu dan Transportasinya
Jika dari Kota Bandar Lampung, jaraknya sekitar 243 km dengan waktu tempuh normal sekitar 6 jam perjalanan. Transportasi bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat melalui Jalan Lintas Tengah Sumatera kemudian dilanjutkan ke jalan Lintas Liwa Lampung Barat.

Untuk transportasi umum menuju Air Terjun Sepapah Kiri dan Sepapah Kanan ini anda bisa menggunakan bus tujuan Kota Liwa Lampung Barat dari Terminal Rajabasa. Selain bus ada jasa travel. Untuk tarif bus sekitar Rp. 70.000 sedangkan untuk travel sekitar Rp.100.000.

Jika menggunakan bus, anda berhenti di bundaran Kota Liwa atau Pasar Liwa. Dari sana anda bisa menggunakan jasa ojek untuk melanjutkan perjalanan ke Kubu Perahu. Tarif ojek sekitar Rp. 10.000.

2. Rute Perjalanan Menuju Air Terjun Sepapah Kiri dan Sepapah Kanan
Anda tidak langsung bisa berkunjung ke air terjun tersebut, melainkan anda harus mengurus surat izin masuk kawasan konservasi (Simaksi) di resort Kubu Perahu. Hal ini karena air air terjun berada di dalam kawasan tanam nasional bukit barisan selatan (TNBBS).

Setelah Simaksi selesai diurus barulah pengunjung diperbolehkan masuk ke dalam kawasan hutan. Perjalanan kaki menuju kedua air terjun ini akan memakan waktu sekitar 3 jam dari Kubu Perahu. Rute menelusuri hutan dengan topografi bermacam-macam akan dilewati.

Ada tebing berbatu dan juga tebing tanah yang memiliki tingkat kelerengan yang cukup tinggi. Selain itu, kondisi jalan setapak dengan rimbunan pohon serta semak juga akan dilewati.

Di perjalanan, alam dan satwa akan menemani perjalanan anda. Jika beruntung selama perjalanan tersbut anda anda melihat satwa liar seperti menjangan, beruk, kera ekor panjang. Burung-burung seperti burung rangkong, sesep madu, elang, pleci, kutilang, trocok juga berterbangan di sekitar jalan setapak menuju air terjun ini.

3. Keistimewaan Air Terjun Sepapah Kiri dan Sepapah Kanan
Sampai di lokasi air terjun, gemuruh air yang jatuh di bebatuan akan menyambut anda. Rimbunnya pohon-pohon yang tumbuh secara alamiah memberi nuansa sejuk di lokasi air tejun Air Terjun Sepapah Kiri dan Sepapah Kanan.

Suhu air yang mengalir sangat dingin, di waktu-waktu tertentu bahkan sampai 16 derajat celcius. Mandi di air terjun ini terasa seperti mandi air es. Inilah yang menjadi incaran banyak orang untuk merasakan dinginnya air terjun.

Mandi di bawah air yang jatuh dari ketinggian juga sangat istimewa. Apalagi air ini belum terkontaminasi oleh kotoran maupun pencemaran-pencamaran air oleh kontaminan. Sehingga, kejernihan air masih sangat terjaga.

Keistimewaan lain adalah keberadaan flora-flora yang ada disekitar air terjun. Ada berbagai macam spesies anggrek serta pepohonan langka yang bisa anda lihat disekitar air terjun ini.

4. Penginapan dan Fasilitas di Air Terjun Sepapah Kiri dan Sepapah Kanan
Air terjun ini dibiarkan secara alami karena berada di dalam kawasan hutan. Namun anda bisa menikmati berbagai wahana yang terdapat di Kubu Perahu. Ada fasilitas outbound, bumi perkemahan dan juga junggle track alam Kubu Perahu yang bisa dinikmati.

Untuk penginapan, karena lokasi air terjun yang dekat dengan Kota Liwa membuat banyak pilihan untuk akomodsi. Anda bisa mencari penginapan di Kota Liwa dengan tarif mulai dari Rp. 200.000 sampai Rp. 1.500.000.

Kejernihan air dan suasana alam belantara hutan di air terjun ini bisa anda jadikan sebagai alasan untuk berkunjung. Mengunjungi air terjun yang ada didalam kawasan taman nasional juga menjadi istimewa karena bisa melihat ekosistem hutan di taman nasional.

Demikianlah informasi terkait Air Terjun Sepapah Kiri dan Sepapah Kanan. Semoga bisa menjadi referensi untuk liburan anda.

Foto: mahamerulambar.com

4,582 kali dilihat, 1,521 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Anoreksia Nervosa, Gangguan Makan yang Kerap Dialami Wanita

Published

on

Anoreksia Nervosa

Lampung.co – Anoreksia Nervosa atau lebih sering disebut anoreksia, merupakan salah satu gangguan makan. Gangguan kesehatan ini dapat dialami pria maupun wanita, namun data menunjukan 85—95% dialami oleh wanita terutama remaja. Meskipun terdengar sepele, anoreksia dapat menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, guna memahami lebih jauh, berikut ulasan singkat tentang anoreksia.

Apa Itu Anoreksia Nervosa?

Anoreksia merupakan salah satu gangguan makan yang ditandai dengan perasaan takut yang berlebihan jika berat badan bertambah dan gangguan persepsi pada bentuk tubuh. Penderita anoreksia umumnya terobsesi untuk mendapatkan tubuh kurus dan akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan tubuh yang ideal menurut mereka.

Gambaran tubuh ideal yang dimaksud terkadang melampaui kurus dan tidak sesuai dengan index massa tubuh (IBM). Cara yang dilakukan pun cukup beragam, mulai dari yang ringan seperti mengurangi porsi makan, hingga menggunakan obat-obatan seperti pencahar dan penekan nafsu makan. Usaha ini umumnya terus dilakukan meskipun berat badan sudah banyak berkurang.

Mungkin banyak orang yang mengganggap anoreksia adalah masalah sepele, padahal anoreksia merupakan masalah serius yang dapat menyebabkan kematian. Peneliti dari Leicester General Hospital, Jon Arcelus, LMS, M.Sc., MRCPsych., Ph.D., menganalisis 36 studi tentang tingkat gangguan makan yang menyebabkan kematian. Hasilnya, hampir semua penyebab kematian adalah anoreksia nervosa.

Penyebab Anoreksia Nervosa

Penyebab utama anoreksia hingga saat ini belum diketahui secara jelas. Pasalnya banyak faktor yang dapat memicu masalah ini, seperti riwayat keluarga, rasa percaya diri yang rendah, perubahan kehidupan atau pengalaman yang membuat stres, kejadian traumatis seperti pemerkosaan, pengaruh media sosial dan pergeseran makna tubuh ideal di lingkungan sekitar.

Ciri-Ciri dan Gejala Anoreksia Nervosa

Bagaimana saya tahu jika sedang mengalami anoreksia? Umumnya penderita anoreksia mengalami ketakutan berlebihan terhadap penambahan berat badan, memuntahkan makanan secara sengaja, mengonsumsi obat-obatan yang menstimulasi buang air kecil dan besar, mengonsumsi obat diet, olahraga berlebihan dan kekhawatiran berlebihan tentang makanan.

Anoreksia juga dapat menyebabkan efek psikologis yang membuat perubahan perilaku. Biasanya mereka akan banyak bicara tentang makanan dan berat badan, tidak makan di depan banyak orang, menjadi moody dan mudah sedih, bahkan ada yang tidak ingin bersosialisasi bersama teman-teman.

Selain gangguan psikologis, anoreksia juga dapat menyebabkan gangguan fisik, seperti depresi, tidak menstruasi, dehidrasi, osteoporosis, rambut menjadi tipis dan mudah rontok dan irama jantung menjadi tidak beraturan. Jika anda mengalami berbagai ciri tersebut, segeralah konsultasikan ke dokter.

Cara Penanganan Anoreksia Nervosa

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menangani anoreksia adalah menyadarkan penderita bahwa mereka mengalami gangguan. Pasalnya, banyak penderita yang tidak sadar atau bahkan menyangkal bahwa mereka mengalami gangguan pola makan. Kesadaran pasien sangat berpengaruh dengan keberhasilan pengobatan.

Penanganan anoreksia berupa terapi melalui percakapan untuk memberikan semangat dan meningkatkan rasa percaya diri, melakukan cognitive behavioural therapy, terapi kelompok dan terapi keluarga. Obat-obatan antidepresan, antipsikotik dan penstabil mood, juga kerap disarankan dokter untuk mengurangi stres, depresi dan gelisah yang kerap dialami penderita.

Adapun beberapa hal yang bisa anda lakukan di rumah untuk turut mensukseskan pengobatan, antara lain adalah menyadari bahwa diri anda mengidap anoreksia, mengurangi stres, makan makanan yang diresepkan dokter, selalu ikuti sesi konseling dan mengonsumsi obat yang diberikan.

Demikian beberapa ulasan singkat tentang anoreksia nervosa. Bagi para wanita terutama remaja, cara paling efektif menghindari anoreksia adalah dengan mencintai diri anda apa adanya dan tidak terpengaruh terhadap perkataan orang tentang tubuh anda. Karena pada dasarnya kecantikan bergantung pada bagaimana cara anda menghargai diri sendiri.

12,249 kali dilihat, 1,460 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Pulau Condong, Nikmati Pasir Putih dan Kejernihan Air Laut

Published

on

Pulau Condong

Lampung.co – Pulau Condong terletak tak jauh dari pusat Kota Bandar Lampung. Pulau ini memiliki pasir yang putih dan juga pemandangan yang menakjubkan. Selain itu ombaknya juga relatif aman untuk bermain di laut.

Pulau Condong hanya berjarak sekitar 26 km dari Kota Bandar Lampung. Waktu tempuhnya kurang lebih satu jam perjalanan. Jika dari Bandar Lampung, anda bisa menggunakan kendaraan umum bus atau travel tujuan Pelabuhan Bakauheni Lampung.

Kemudian anda turun di Pantai Pasir Putih Lampung Selatan. Penyeberangan paling mudah dan paling dekat adalah dari Pantai Pasir Putih Lampung Selatan.

Dari Pantai Pasir Putih ini anda melanjutkan perjalanan menggunakan kapal nelayan untuk menyeberang ke Pulau Condong. Untuk harga atau tarif kapal ke Pulau Condong sekitar Rp. 300.000 per kapal. Satu kapal bisa memuat sampai 10 orang penumpang.

Artinya, jika anda pergi ke pulau ini dengan jumlah 10 orang anda hanya akan dikenakan biaya Rp.30.000 per orangnya. Kemudian untuk tarif masuk ke pulau ini anda harus membayar Rp.6000 per orang.

Lalu apa saja yang bisa anda lakukan di lokasi ini?
Sampainya di lokasi, anda akan disambut dengan pasir putih nan halus. Anda bisa melepas alas kaki anda dan merasakan haluasnya pasir secara langsung ditelapak kaki anda.

Setelah itu anda akan melihat betapa jernihnya air laut di pantainya. Pasir dan bebatuan akan nampak jelas karena air lautnya sangat jernih.

Pulau yang memiliki bentuk seperti mangkuk terbalik ini memiliki laut dangkal yang jernih. Hamparan pasir putih yang luas dijamin akan mampu menmanjakan mata anda.

Anda bisa mandi di sekitar pantai ini. Air nya jernih dan ombaknya pun tidak terlalu tinggi. Keistimewaan yang jangan sampai anda lewatkan ketika berkunjung ke pulau ini adalah sensai mandi di air laut yang jernih ini. Bisa dibilang air lautnya layaknya kaca yang bening.

Selain itu snorkling, diving, dan outbond training di tempat ini juga bisa anda lakukan. Bahkan jika anda pecinta olahraga ekstrem, anda juga bisa melakukan rock climbing.

Ikan-ikan kecil ber warna-warnai bisa anda saksikan jika anda bersnorkeling di pantai ini. Terumbu karang di lokasi ini juga tak kalah dengan yang ada di Pulau Tegal Mas dan juga Pulau Pahawang Pesawaran.

Di pulau ini juga nampak pemandangan yang menakjubkan. Anda bisa melihat pulau-pulau yang ada disekitarnya dan juga pemandangan perbukitan yang nampak berjejeran.

Kondisi pulau juga cukup asri. Hal ini karena masih terdapat banyak pohon yang tumbuh subur di pulau ini. Pohon Ketapang dan pohon pantai lainnya tumbuh di sepanjang bibir pantai.

Suasana pantai yang nyaman ini juga cocok untuk anda gunakan sebagai destinasi liburan bersama keluarga anda. Anda bisa membawa bekal makanan untuk kemudian bisa disantap bersama keluarga anda setelah puas berengan di laut.

Sebenarnya di lokasi ini ada warung, namun jumlahnya tidak banyak. Sehingga membawa bekal sendiri dari rumah adalah solusi terbaiknya.

Sunset sore hari juga bisa anda nikmati ketika berkunjung di Pulau ini. Sunset terbsebut bisa anda nikmati disisi barat pulau yang menghadap ke arah laut Teluk Betung Bandar Lampung.

Untuk anda yan membutuhkan penginapan, anda bisa mencari pengiapan di sekitar Pantai Pasir Putih. Untuk tarifnya mulai dari Rp.200.000 per malam sampai Rp. 1.000.000 permalam.

Anda juga bisa mencari penginapan yang berada di Kota Bandar Lampung karena lokasi pulau ini tak jauh dari kota. Demikianlah informasi terkait Pulau Condong Lampung Selatan, semoga bisa menjadi referensi liburan anda.

Foto: wisatasumatera.com

17,893 kali dilihat, 1,412 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca