fbpx
Connect with us

Blog

Bandar Lima Way Lima, Lampung Saibatin di Tiga Kabupaten

Published

on

Bandar Lima Way Lima

Lampung.co – Kekayaan akan adat dan budaya di provinsi Lampung sangat terlihat dari keberagaman suku dan marga yang terdapat di Bumi Ruwai Jurai ini. Suku Lampung terbagi menjadi Lampung Saibatin dan Lampung Pepadung, didalamnya terbagi lagi menjadi beberapa wilayah adat.

Wilayah adat Lampung Saibatin sendiri terbagi Enom Belas Marga Krui (Pesisir Barat), Paksi Pak Sekala Brak (Lampung Barat), Bandar Enom Semaka (Tanggamus), Bandar Lima Way Lima (Pesawaran), Marga Lima Way Handak (Lampung Selatan), Melinting Tiyuh Pitu (Lampung Timur).

Hingga diluar Provinsi Lampung diantaranya Pitu Kepuhyangan Komering (Provinsi Sumatera Selatan), Telu Marga Ranau (Provinsi Sumatera Selatan) Cikoneng Pak Pekon (Provinsi Banten).

Setiap wilayah adat, didalamnya juga terdapat beberapa kelompok masyarakat lagi dengan sebutan yang berbeda, ada yang dimanakan Marga, Kebandakhan/ Bandar, ataupun bahasa-bahasa yang lain.

Bandar Lima Way Lima
Untuk wilayah adat Bandar Lima Way Lima atau Marga Way Lima adalah salah satu Marga di Lampung yang beradat Saibatin dan termasuk Subsuku Lampung Peminggir Pemanggilan (Teluk Semaka Timur).

Wilayah Marga Way Lima membentang dari Gunung Terang Kecamatan Bulok (Tanggamus), Pardasuka (Pringsewu), Kedondong, Way lima sampai Suka Marga Kecamatan Gedong Tataan (Pesawaran).

Nama Way Lima ditetapkan oleh pemerintahan kolonial Belanda saat membentuk Kemargaan di wilayah ini sekitar tahun 1930 merujuk dari nama lima Way (sungai) yang tidak surut walaupun kemarau panjang yakni Way Bulok, Way Mincang, Way Kedondong, Way Tabak Dan Way Awi.

Nenek moyang Lampung Saibati Bandar Lima Way Lima dipercaya berasal dari Kerajaan Sekala Brak Kuno yang dikenal dengan Suku Tumi. Pendapat ini erat kaitannya dengan kedatangan empat putra Raja Pagaruyung yang menyebarkan agama Islam dan menaklukan Kerajaan Sekala Brak kuno.

Dalam novel Perempuan Penunggang Harimau, M. Harya Ramdhoni menyebut Kerajaan Sekala Brak kuno ini terakhir dipimpin oleh seorang ratu bernama Umpu Sekekhummong atau Ratu Sekerumong yang memiliki satu putra bernama Pangeran Kekuk Suik dan satu putri bernama Dalom Umpu Sindi.

Setelah menaklukan Kerajaan Sekala Brak yang masih menganut agama Hindu itu, empat pangeran Raja Pagaruyung yang belakangan mendirikan Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak berhasil mengislamkan Suku Tumi kecuali Pangeran Kekuk Suik dan pengikutnya yang melarikan diri ke arah pesisir.

Di pesisir, Kekuk Suik bersama pengikutnya menempati wilayah Pedada, laay, Way Sindi, Bandar Krui dan Tenumbang yang masuk dalam wilayah Enom Belas Marga Krui yang masih ada hingga saat ini. Kisah ini juga seturut dengan yang dipercaya oleh masyarakat Krui, Pesisir Barat.

Karena daerah Krui beberapa kali di serang oleh Bajak Laut (Bajau/Lanum) yang datang dari arah Barat (Lautan) dan Utara (Palembang), maka sebagian pengikut Kekuk Suik memilih pindah ke Teluk Semaka terutama Sekitar Kota Agung bagian Timur sampai daerah Cukuh Balak sekarang.

Menurut riwayatnya, sebagian mereka yang migrasi ini meneruskan perjalanan dari Cukuh Balak ke Teluk Lampung, Way Handak (Lampung Selatan) mendirikan Marga Lima Way Handak dan Labuhan Maringgai (Lampung Timur) mendirikan Melinting Tiyuh Pitu.

Pengikut Kekuk Suik yang menetap di Teluk Semaka ini memiliki lima kelompok yang mendirikan kepunyimbangan adat Saibatin di daerah Cukuh Balak yang dikenal dengan Bandakh Lima atau Bandar Lima diantaranya Seputih, Sebadak, Selimau, Sepertiwi dan Sekelumbayan.

12 Kebuayan Bandar Lima
Masing-masing dari lima Bandar tersebut juga memiliki beberapa Buay atau kelompok keturunan berdasarkan asalnya. Namun diantara semua Buay memiliki hubungan yang tak terpisahkan yakni dari Suku Tumi.

Bandar Seputih memiliki lima Buay keturunan Suku Tumi, SEMENGUK HULU LUTUNG cucu dari SANGHYANG SAKTI NYATA. Buay di Seputih diantaranya Buay Mukhadatu/Mikhadatu, Buay Tambakukha, Buay Hulu Dalung, Buay Hulu Lutung, dan Buay Pemuka.

Bandar Sebadak hanya memiliki satu Buay yakni Buay Tengklek yang merupakan keturunan Marga Wai Sindi (Ulok Pandan) dari Enom Belas Marga Krui. Marga Wai Sindi juga disebut menjadi salah satu tempat tinggal KEKUK SUIK dan pengikutnya dari Suku Tumi saat melarikan diri ke pesisir Krui.

Bandar Selimau, merupakan keturunan tiga saudara keturunan keratuan Pugung yaitu BUJANG RINGKEH gelar KAKHAI HANDAK juga keturunan RATU DI KUALA SAKHA bin SANGHYANG SAKTI NYATA. Di Selimau terdapat tiga Buay yaitu Buay Tungau, Buay Khandau Dan Buay Babok.

Bandar Sepertiwi, terdapat satu Buay yaitu Buay Sakha. Tidak terdapat keterangan yang pasti asal-usul Buay ini. Kemungkinan berkaitan dengan keturunan RATU DI KUALA SAKHA paman SEMENGUK HULU LUTUNG yang nenurunkan Bandar Seputih.

Bandar Sekelumbayan memiliki dua Buay yakni Buay Benawang (BENAWANG merupakan suami RATU SEKERUMONG) dan Buay Gagili (disebutkan berasal dari Keratuan Balau saat itu masih di Way Balau Krui sebelum pindah ke wilayah teluk Lampung sekarang termasuk wilayah Tiyuh Kedamaian).

Keratuan Balau didirikan oleh RADIN KUNYAYAN dari Kerjaan Sekala Brak (Suku Tumi) bersama istrinya yang bernama PUTRI KUNING yang merupakan putri RAJA MAS UNANG DALOM, anak kedua KAKHAI HANDAK.

Dalam versi lain, Keratuan Balau ini didirikan oleh keturunan SEMENGUK HULU LUTUNG dari MANDULIKA yang bernama RADIN SAKA di Way Balau Krui. RADIN SAKA ini memiliki istri bernama PUTRI BUNGSU RATU LIBA HAJI anak bungsu dari KAKHAI HANDAK.

Pergeseran Kemajuan
Kedatangan kelompok buay-buay itu juga tidak datang bersamaan, tetapi secara bertahap sehingga kebandarannya terdapat dua, yakni Bandakh Unggak (Hulu) dan Bandakh Doh (Hilir).

Sebagian besar keturunan Bandar Unggak banyak membuka daerah di pedalaman menjauhi pesisir laut, sehingga daerah-daerah yang baru tersebut menjadi cikal-bakal daerah yang sekarang dinamakan Way Lima, Gunung Alif dan Talang Padang.

Peristiwa Gunung krakatau meletus Tahun 1883 juga memaksa sebagian besar masyarakat pesisir pindah ke daerah yang telah di rintis itu. Selain itu juga pemerintah kolonial Belanda membangun jalan raya yang menghubungkan Teluk Betung dan Kota Agung.

Maka daerah yang baru tersebut justru semakin banyak penduduknya dan lebih berkembang di bandingkan daerah di pesisir pantai di Teluk Semaka bagian Timur.

1,269 kali dilihat, 42 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Agussani

    Maret 22, 2019 at 2:39 pm

    Untuk redaksi mohon diperbanyak tentang sejarah dan asal-usul suku Lampung. Saya asal Pardasuka, wilayah saibatin Jati Agung. Saat ini saya tinggal di Pulau Jawa. Smoga kemajuan dan kedamaian senantiasa mengiringi masyarakat asli Lampung khusunya Lampung pesisir.
    Salam kemuakhian.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Blog

Danau Bekri Lampung Tengah, Wisata Alam Keluarga yang Fotogenik

Published

on

Danau Bekri

Lampung.co – Merasakan suanasa yang jauh dari hiruk pikup kota sembari menikmati pemandangan alam yang masih asri bisa anda rasakan ketika berkunjung ke Danau Bekri Lampung Tengah. Danau Bekri Seputih Mataram merupakan danau alam yang terbentuk dari dua danau kecil dan berada diantara perkebunan kelapa sawit.

Danau dengan panorma yang eksotis ini beralamat di Kecamatan Seputih Mataran, Kabupaten Lampung Tengah. Untuk menjangkau Danau Bekri ini anda bisa melalui Kampung Wates, Kecamatan Bumiratu Nuban atau dari Gotong Royong Kecamatan Gunung Sugih.

Jarak tempuh dari Gunung Sugih menuju Danau Bekri sekitar 24 km dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Sedangkan dari Wates, jaraknya tak jauh berbeda dengan jarak dari Gunung Sugih.

Jika dari Bandar Lampung, jaraknya sekitar 43 km dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam setengah. Kendaraan roda dua dan empat sudah mampu menjangkau lokasi ini.

Untuk trasnportasi umum menuju lokasi ini, anda bisa menggunakan bus rute Bandar Lampung ke Lampung Tengah, anda bisa turun di Wates atau juga Gunung Sugih untuk kemudian melanjutkan rute menuju Danau Bekri.

Anda juga bisa menggunakan kereta api dari Stasiun Tanjung Karang untuk kemudian behenti di Stasiun Bekri Lampung Tengah. Dari stasiun anda bisa melanjutkan perjalanan dengan naik ojek.

Beberapa kilo meter sebelum sampai ke lokasi ini, anda akan disuguhi pemandangan perkebunan sawit, tebu, singkong dan lainnya. Anda juga akan melewati beberapa perkampungan warga.

Lalu apa yang bisa anda nikmati ketika berkunjung ke lokasi ini?
Sampai di danau ini, anda bisa menikmati pemandangan hamparan air danau dan hijaunya alam disekitarnya. Perpaduan ini akan mampu memanjakan mata anda.

Yang cukup istimewa juga, terdapat gundukan tanah yang ditumbuhi pepohonan. Untuk mencapai gundunkan tanah tersebut anda bisa melintasi jembatan sebagai penghubung.

Sampainya di gundukan tanah yang disebut pulau tersebut anda bisa bersantai dan menikmati pemandangan yang menawan dari tengah danau. Anda bisa merasakan hembusan angin sepoi-sepoi dibawah pohon sembari puas memandang eksotisme danau.

Anda juga bisa berkeliling menggunakan perahu untuk berkeliling danau. Selain itu di lokasi ini juga terdapat cukup banyak ikan. Untuk anda yang hobi memancing, bisa menyalurkan hobi anda di danau ini.

Kesejukan udara disini cocok untuk dijadikan lokasi piknik anda bersama keluarga anda di akhir pekan. Di lokasi ini memang belum terdapat warung makan atau kantin, sehingga anda bisa menyiapkan perbekalan dari rumah.

Piknik asik bersama keluarga di tengah danau sembari menikmati suasana alam akan membuat hari libur anda menyenangkan. Lokasi ini juga nampak fotogenik, anda yang hobi berfoto bisa puas jepret-jepret disini.

Beberapa spot seperti jembatan penyeberangan, pulau ditengah danau dan juga panorama danau adalah view yang indah. Salah satu lokasi favorit pemburu selfie adalah jembatan penyeberangan. Dari atas jembatan ini nampak hijaunya danau yang sangat eksotis.

Saat hari-hari libur panjang, lokasi ini cukup ramai oleh wisatwan sekitar. Selain hari-hari libur tersebut, anda bisa menikmati suasana sepi yang menenangkan. Untuk harga tiket masuk Danau Bekri ini masih gratis, namun terkadang ada biaya parkir untuk kendaraan sebesar Rp 5000.

Eksotisme dan suasana di Danau Bekri ini bisa menjadi alasan untuk anda mengunjungi lokasi ini. Untuk anda yang ingin merasakan suasana ini bersama keluarga pun bisa mendatanginya untuk berpiknik.

Demikianlah informasi terkait Danau Bekri Lampung Tengah. Semoga bisa menjadi referensi liburan anda yang ingin menikmati destinasi wisata di Lampung Tengah bersama keluarga.

Foto: Malahayati.ac.id

4,461 kali dilihat, 1,928 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Benarkah Penggunaan AC Berlebih Jadi Penyebab Bell’s Palsy

Published

on

Penyakit Bell’s Palsy

Lampung.co – Bell’s Palsy adalah gangguan pada saraf wajah yang menyebabkan wajah seperti “melorot”. Di Indonesia sendiri kasusnya terbilang jarang, kurang dari 150 ribu per tahun. Belakangan beredar kabar di masyarakat tentang penyebab Bell’s Palsy yang diakibatkan oleh penggunaan AC. Benarkah demikian? Berikut ulasannya untuk Anda.

Definisi
Bell’s Palsy adalah salah satu penyakit saraf pada wajah yang menyebabkan kelumpuhan salah satu sisi wajah. Kondisi ini terjadi akibat disfungsi saraf fasialis yang mengontrol otot-otot wajah akibat peradangan, bengkak atau tertekan. Berbeda dengan stroke, kelumpuhan penyakit ini disertai kesulitan menggerakan otot wajah, seperti tidak bisa meniup atau menutup mata.

Gangguan saraf tersebut menyebabkan sisi wajah menjadi turun dan terlihat seperti melorot. Kondisi ini dapat menyerang secara tiba-tiba dan kebanyakan kasus bersifat sementara. Ada yang hilang dalam waktu beberapa hari, minggu hingga tahun. Bahkan, 10—30 persen dari total kasus tidak dapat disembuhkan sama sekali.

Benarkah Penggunaan AC Memicu Kondisi ini?
Menurut seorang fisioterapis dari Canadian Specialist Hospital, Maria Kristiani dikutip dari Khaleej Times, tingginya penggunaan pendingin ruangan dapat memicu terjadinya kelumpuhan saraf wajah. Meskipun Penyebab Bell’s Palsy belum diketahui secara pasti, transisi temperatur dari panas di luar ruangan ke ruang dingin ber-AC dapat memicu kerusakan saraf wajah.

Perubahan temperatur drastis juga kerap terjadi pada orang yang mandi menggunakan air hangat lalu langsung masuk ke ruangan yang dingin. Hal ini ditengarai menjadi penyebab aktifnya virus. Resiko ini dapat menjadi meningkat pada orang dengan faktor resiko tinggi, seperti penderita diabetes, wanita hamil dan orang dengan HIV/AIDS.

Penyebab Bell’s Palsy lain
Penyebab pasti penyakit Bell’s Palsy memang belum diketahui, namun beberapa studi menunjukan bahwa penyakit ini erat kaitannya dengan infeksi virus, seperti virus herpes, epstein-Barr, Adenovirus, rubella, virus gondok, virus influenza dan Coxsackievirus. Virus-virus tersebut menyebabkan peradangan pada saraf wajah yang akan menyebabkan kelumpuhan saraf.

Faktor Resiko
Siapapun dapat terkena masalah saraf wajah ini, namun resikonya lebih tinggi pada orang yang berusia 15—45 tahun. Selain itu, beberapa kondisi tertentu dapat meningkatkan resiko, seperti kehamilan, orang dengan HIV/AIDS, penderita diabetes, infeksi pernapasan—seperti influenza—dan riwayat anggota keluarga yang pernah mengidap penyakit ini.

Gejala
Gejala penyakit ini umumnya muncul secara tiba-tiba dan membaik dalam waktu beberapa minggu. Adapun gejala umum, antara lain adalah kulit wajah turun dan tampak melorot pada satu atau kedua sisi wajah, mengeluarkan air liur, sensitif terhadap suara, nyeri pada rahang atau di belakang telinga, sakit kepala dan sulit menunjukan ekspresi wajah atau menutup mata.

Penanganan
Cara Penganan yang paling tepat tentu saja dengan berkonsultasi ke dokter, meskipun pasien dengan gejala ringan umumnya akan membaik tanpa pengobatan. Jika gejalanya cukup parah, biasanya dokter akan memberikan obat golongan kortikosteroid untuk mengurangi peradangan saraf. Terkadang juga dokter akan memberikan obat antivirus dan obat pereda nyeri.

Meskipun kasusnya jarang, pasien yang tidak dapat pulih total akan disarankan untuk menjalani operasi untuk meredakan tekanan pada permukaan saraf atau meningkatkan pergerakan permukaan wajah. ketika berkonsultasi ke dokter, beritahukan kondisi kesehatan Anda terutama hal yang menjadi faktor resiko untuk mempermudah diagnosa.

Jadi, berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan AC dapat menjadi penyebab Bell’s palsy, terutama pada orang yang memiliki faktor resiko tinggi. Jika Anda mengalami gejala di atas disertai tinnitus (telinga berdengung), vertigo, sulit mendengar, tubuh melemah, mata merah atau iritasi, segera konsultasikan ke dokter.

10,829 kali dilihat, 2,011 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Pantai Walur Krui, Destinasi Wisata Keluarga Favorit di Pesisir Barat Lampung

Published

on

Pantai Walur

Lampung.co – Salah satu pantai yang tidak boleh anda lewatkan ketika berkunjung ke Krui Pesisir Barat Lampung adalah Pantai Walur. Garis pantai yang landai dengan pasir putihnya akan mampu memanjakan mata anda ketika berada disini.

Pantai ini juga terkenal dengan kesejukan udaranya, hal ini karena banyaknya pohon kelapa yang tumbuh di sekitar pantai. Selain pohon kelapa, tumbuh juga Pohon Waru dan berbagai macam pepohonan pantai yang membentuk tegakan hijau di bibir pantai.

1. Alamat dan Rute Perjalanan ke Pantai Walur
Alamat Pantai Walur yakni di Desa Walur, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat. Pantai ini terletak tak jauh dari pusat Kota Krui, jaraknya hanya sekitar lima km dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.

Jika ingin lebih singkat, bisa menggunakan rute menyusuri pantai dari Kota Krui atau pantai di sekitarnya seperti Pantai Labuhan Jukung.

Jika dari kota Bandar Lampung, bisa menggunakan Jalur Lintas Barat atau Jalur Lintas Tengah untuk mencapai Pesisir Barat. Namun Jalur Lintas Barat lebih direkomendasikan karena jaraknya lebih dekat.

Jika melalui Kota Agung (Jl Lintas Barat) jarak yang akan anda tempuh yakni sejauh 221,5 km. Waktu tempuh normal sekitar 5 jam 30 menit. Adapun rutenya yakni Bandar Lampung – Pringsewu – Kota Agung – Bengkunat – Pantai Walur.

Sedangkan jika anda melalui Kotabumi (Jl Lintas Tengah) jarak yang akan anda tempuh yakni sekitar 263 km dengan waktu tempuh sekitar 7 jam perjalanan. Adapun rutenya yakni Bandar Lampung – Bandar Jaya – Kotabumi – Bukit Kemuning – Liwa – Pantai Walur.

Untuk transportasi umum bisa menggunakan bus dari Terminal Rajabasa tujuan ke Pesisir Barat atau juga travel untuk langsung menuju lokasi. Untuk tarif bus sekitar Rp. 80.000, sedangkan tarif travel sekitar Rp. 120.000.

Saat ini juga sudah anda bus yang melayani rute dari Bandara Raden Intan ke Krui Pesisir Barat. Bus tersebut melayani perjalanan satu kali dalam sehari untuk tujuan Krui dari bandara yakni pada pukul 11:00 WIB.

Jika memulai perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, bisa mencari bus tujuan Krui. Namun bus tersebut terkadang jarang dijumpai. Jika demikian maka bisa mencari bus tujuan Terminal Rajabasa untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Krui Pesisir Barat.

2. Harga Tiker Masuk Pantai Walur
Untuk harga tiket masuk pantai ini belum ada alias gratis, pengunjung hanya dikenai biaya parkir kendaraan sebesar Rp. 5.000 untuk mobil dan Rp. 2.000 untuk motor.

3. Apa yang Bisa Dilakukan di Pantai Walur
Sampai di pantai ini, pengunjung akan disambut dengan hamparan pasir putih yang sangat luas. Selain itu sambutan dari jejeran pohon kelapa juga seolah memanggil anda. Pepohonan di pantai ini membuat suasana sejuk yang nyaman untuk bermain di pantai.

Pengunjung bisa mandi dan bermain air laut karena ombak di pantai ini tidak terlalu tinggi. Suasana pantai yang teduh dan hijaunya hamparan rumput akan membuat kegiatan mantai anda menyenagkan.

Pantai ini juga tidak terlalu ramai oleh pengunjung sehingga cocok untuk yang sedang mencari sauasana menenagkan. Hembusan angin laut yang menerpa bagian bibir pantai pun akan terasa semakin sejuk dan menyenangkan.

Setelah puas bermain di pantai, anda juga bisa menikmati sunset yang cukup indah karena deretan pantai di Pesisir Barat tak luput dari jingga sore hari ini, termasuk juga Pantai Tanjung Setia yang terkenal juga dengan wisata selancarnya.

4. Penginapan di Pantai Walur
Bagi pengunjung yang ingin menginap, ada banyak penginapan yang tersedia di sekitar lokasi ini. Tarif permalam cukup terjangkau yakni mulai dari Rp.100.000 sampai Rp. 400.000 per malam untuk satu kamar. Mayoritas penginapan juga telah memberikan fasilitas sarapan.

Pantai ini memberikan suasana berbeda dengan pantai-pantai lainnya di Pesisir Barat. Sehingga patut anda jadikan sebagai daftar kunjungan liburan. Demikianlah informasi terkait Pantai Walur Krui Pesisir Barat Lampung ini. Semoga bisa menjadi referensi untuk liburan anda.

Foto: Pasirpantai.com

19,002 kali dilihat, 1,799 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca