fbpx
Connect with us

Blog

7 Cara Mengobati Batu Ginjal Secara Tradisional

Published

on

Cara Mengobati Batu Ginjal

Lampung.co – Batu ginjal merupakan salah satu penyakit serius yang sama sekali tidak boleh diremehkan. Jika penyakit ini menyerang, maka fungsi ginjal akan terganggu dan tentu berbahaya karena berkaitan dengan sistem ekskresi manusia. Kekebalan tubuh seseorang juga akan menurun. Untuk itu, segera atasi dengan cara mengobati batu ginjal menggunakan bahan alami berikut ini.

1. Kumis Kucing
Kumis kucing merupakan salah satu bahan tradisional yang sudah dipercaya sejak dahulu bisa mengobati penyakit batu ginjal. Hal ini terbukti karena banyaknya ahli obat tradisional yang menggunakan kumis kucing sebagai bahan utama dalam pembuatan obat tradisional. Dengan demikian, bahan ini juga terpercaya sebagai obat untuk penyakit batu ginjal.

Obat herbal dari kumis kucing mampu memperlancar pengeluaran urin serta mengatasi peradangan yang disebabkan oleh batu ginjal. Dengan demikian, Anda bisa mengobati penyakit batu ginjal yang sedang diderita. Hal ini tergolong efektif untuk menyembuhkan batu ginjal demi kelancaran proses ekskresi.

2. Ramuan Daun Ngokilo, Daun Mengiran, Kaca Piring, dan Kumis Kucing
Cara mengobati batu ginjal yang kedua adalah dengan ramuan daun ngokilo, kemudian daun mengiran, kaca piring, serta kumis kucing. Ramuan dari keempat bahan alami tersebut dapat dibuat dengan menyiapkan 25 gram daun ngokilo, lalu daun mengiran, kaca piring, dan kumis kucing. Setelah itu, cuci bersih semua bahan tersebut dan rebus.

Untuk awal konsumsinya, minumlah air rebusan tersebut berturut-turut selama 5 hari. Setelah berjalan selama 5 hari, hentikan konsumsi ramuan selama 3 hari, kemudian lanjutkan lagi secara berulang seperti itu. Dengan cara ini, diharapkan batu ginjal bisa terurai dan proses ekskresi bisa kembali lancar. Harap perhatikan dan patuhi betul-betul anjuran penggunaan tersebut ya.

3. Kemangi
Daun kemangi yang seringkali disajikan sebagai pelengkap lauk makan ini ternyata juga mampu mengobati batu ginjal yang meresahkan. Cara penggunaannya adalah dengan mencuci daun kemangi sampai bersih, kemudian dibuat jus kemangi. Tanaman herbal yang satu ini dapat meluruhkan batu ginjal secara tradisional. Anda bisa mengonsumsinya secara teratur untuk proses kesembuhan yang lebih cepat.

4. Daun Seledri
Daun seledri merupakan salah satu bahan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, bahkan mampu mengobati penyakit batu ginjal. Anda bisa mengonsumsi daun seledri tersebut secara rutin agar segera sembuh. Masukkan daun seledri sebagai salah satu bahan dalam masakan. Selain itu, gunakan daun seledri sebagai lalapan saat makan.

Aroma sedap daun seledri juga mampu menggugah selera, sehingga mudah untuk dikonsumsi. Sebagai saran, daun seledri ini akan jauh lebih baik jika dikonsumsi sebelum Anda mengonsumsi makanan apapun agar khasiatnya lebih ampuh dalam menangani penyakit batu ginjal.

5. Daun Pepaya
Salah satu cara mengobati batu ginjal secara tradisional adalah menggunakan daun pepaya. Cara pemakaiannya adalah dengan menyiapkan daun pepaya sebanyak 3 lembar dan cucilah hingga bersih. Setelah itu, rebus dan minumlah air rebusan tersebut secara teratur dan berkelanjutan agar batu ginjal bisa hancur dan proses ekskresi kembali lancar.

6. Daun Kemuning
Daun kemuning merupakan salah satu obat herbal yang mampu mengobati batu ginjal. Anda dapat menggunakannya untuk mengatasi penyakit batu ginjal yang mengganggu. Cuci bersih dan buatlah jus dari 30 gram daun kemuning. Setelah itu, minumlah jus tersebut sebagai upaya pengobatan tradisional. Terapkan cara ini setiap hari.

7. Kelapa Muda dan Telur Ayam Kampung
Ramuan yang ampuh menngobati batu ginjal adalah campuran kelapa muda serta telur ayam kampung. Kedua bahan ini mampu melancarkan produksi urin. Cara pembuatannya adalah dengan menyediakan 1 buah kelapa muda dan 1 telur ayam kampung. Rebuslah telur ayam tersebut dan konsumsilah bersama kelapa muda. Konsumsilah satu kali sehari.

Itulah beberapa bahan alami yang mampu digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati batu ginjal yang mengganggu. Pilihlah bahan alami yang paling sesuai menurut Anda dan lakukan secara rutin. Di samping melakukan pengobatan sesuai panduan cara mengobati batu ginjal di atas, tetaplah rutin minum air putih yang cukup dan istirahat dengan teratur.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Blog

6 Cara Mengatasi Perut Buncit Setelah Melahirkan

Published

on

Cara Mengatasi Perut Buncit

Lampung.co – Proses melahirkan adalah momen spesial bagi setiap wanita, karena termasuk pengalaman berharga berjuang melahirkan buah hati ke dunia. Status calon ibu sudah diubah menjadi ibu seutuhnya. Akan tetapi, timbul persoalan perut buncit setelah melahirkan dan seringkali dikeluhkan. Cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan ini bisa jadi solusi.

1. Menyusui
Menyusui merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi perut buncit. Dengan kegiatan memberikan ASI eksklusif bagi si kecil, maka Anda bisa mengurangi kalori. Setiap harinya, Anda bisa mengurangi 5000 kalori yang tersimpan di dalam tubuh dengan menyusui, termasuk mengurangi kalori di bagian perut.

Dengan demikian, menyusui tak hanya baik untuk buah hati, tetapi juga untuk sang bunda. Kini, perut yang buncit tersebut bisa diatasi dengan rutin menyusui atau memberikan ASI eksklusif untuk si kecil. Lama kelamaan, perut bisa mengecil dan berat badan akan kembali normal.

2. Mengonsumsi Makanan Rendah Kalori dan Lemak
Makanan rendah kalori dan rendah lemak merupakan solusi mengatasi perut buncit pasca melahirkan. Upaya Anda untuk mengecilkan perut, Anda harus pandai-pandai memilih makanan. Pilihlah makanan rendah lemak dan rendah kalori agar tidak menumpuk menjadi lemak. Hindarilah makan makanan mengandung santan, nasi putih, gorengan, dan sebagainya.

Anda bisa memenuhi gizi dengan makanan sehat, seperti sayur, ikan, beras merah, dan sebagainya. Buah-buahan juga penting untuk dikonsumsi. Makanan sehat tersebut bisa memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan si kecil yang rutin mengonsumsi ASI. Lakukan cara mengatasi perut buncit setelah melahirkan ini dalam pola makan Anda sehari-hari.

3. Makan dengan Porsi Sedang
Setelah melahirkan, tentu saja Anda harus makan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda agar ASI yang dihasilkan juga bergizi untuk si kecil. Akan tetapi, perut buncit yang terjadi setelah melahirkan menjadi persoalan dan membuat para ibu muda takut makan banyak karena takut semakin buncit. Tentu saja hal ini harus diatasi.

Agar terpenuhi kebutuhan nutrisinya, maka Anda harus tetap makan secara teratur demi kelangsungan asupan gizi anak. Mengingat perut yang buncit, maka Anda bisa mengurangi porsi makan yang banyak menjadi sedang. Akan tetapi, pilihlah jenis makanan bergizi seimbang setiap kali makan agar terpenuhi kebutuhan gizinya.

4. Memperbanyak Konsumsi Air Putih
Air putih sangat penting bagi kesehatan tubuh untuk memenuhi kebutuhan mineral dan memperlancar proses metabolisme tubuh. Mengonsumsi air putih juga melancarkan sistem pencernaan, sehingga kotoran serta lemak akan mudah terbuang. Selain itu, air putih bisa menahan rasa lapar, sehingga baik untuk mengontrol nafsu makan Anda.

Dengan demikian, hal ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan yang Anda khawatirkan. Perut buncit tersebut akan kembali normal dengan cara mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Minum air putih dengan teratur setiap harinya akan membantu Anda menurunkan berat badan dan mengempiskan perut buncit.

5. Menggunakan Korset
Salah satu solusi mengatasi perut buncit setelah melahirkan adalah menggunakan korset. Pemakaian korset bermanfaat untuk mengikat bagian perut untuk mencegah adanya pembengkakan perut. Selain itu, cara seperti ini mampu mendorong perut hingga rata dan kembali seperti sedia kala.

Cara ini sangatlah dianjurkan untuk dilakukan pada awal minggu setelah melahirkan. Jika segera menggunakan korset setelah melahirkan, maka hasilnya akan optimal. Perut buncit bisa mengecil dan kembali rata seperti semula. Akan tetapi, jika sudah terlambat, coba saja untuk tetap melakukannya, setidaknya untuk membantu proses pengencangan otot perut.

6. Melakukan Olahraga Otot Perut
Olahraga otot perut sangatlah dianjurkan ketika Anda sudah mulai membaik kondisinya. Anda bisa melakukan olahraga untuk mengencangkan otot perut. Caranya dengan berbaring di matras dan kaki menekuk. Telapak kaki menyentuh lantai, tangan berada di dada, lalu angkat kepala serta pundak. Tahan selama beberapa detik dan lakukan secara berulang.

Perut buncit setelah melahirkan memang mengganggu penampilan. Seringkali fenomena perubahan ini menjadi persoalan dan keluhan para ibu. Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir tentang hal ini. Cara mengatasi perut buncit pasca melahirkan secara efektif sudah tersedia untuk Anda. Terapkan saja beberapa panduan di atas agar perut buncit segera hilang.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Menelisik Jejak Desa Hilang Yang Kini Muncul Kembali

Published

on

Desa Hilang

Lampung.co – Banyak hal yang menyebabkan hilangnya sebuah perkampungan yang mulanya berpenghuni, mulai dari bencana alam, pembangunan, dan lain-lain. Namun bagaimana jika jejak Desa Hilang tersebut, kini muncul kembali karena disebabkan oleh berbagai faktor.

Berikut beberapa jejak mantan kampung yang dilansir Deutsche Welle, kini tampak menarik untuk kita simak kembali:

1. Jembatan Asel di Edersee, Hessen, Jerman

Jembatan Asel

Jembatan Asel | Foto: Istimewa

Ketika bendungan ini di Hessen Utara dibangun- dan relokasi tiga desa dilakukan- tidak ada yang menduga bahwa jembatan ini timbul lagi ke permukaan air. Dulu jembatan ini tenggelam akibat banjir tahun 1914. Namun kekeringan ekstrem menyebabkan jembatan ke bekas desa Asel ini, kemudian muncul kembali.

2. Menara gereja di Reschensee, Italia

Menara gereja di Reschensee

Menara gereja di Reschensee | Foto: Istimewa

Birunya laut mengelilingi menara lonceng monumental dari gereja paroki St Catherine. Cukup menarik faktanya bahwa menara dari abad ke-14 adalah sisa-sisa terakhir yang terlihat dari bekas desa Graun. Banjir di Tirol selatan ini terjadi tahun 1950. Tiga tahun waktu yang dimiliki penduduk untuk pindah ke daratan lebih tinggi.

3. Kuil Quechula, Meksiko

Kuil Quechula

Kuil Quechula | Foto: Istimewa

Bendungan Malpaso di wilayah tengah Meksiko, Chiapas merupakan penyedia air terbesar kedua di negara itu. Dari bendungan itu, tenaga listrik dihasilkan di sini sejak akhir 1960-an. Untuk itu ratusan warga harus mengalah dan dimukimkan kembali. Ketika terjadi kekeringan ekstrem – tahun 2002 dan 2015 – bangunan megah ini muncul di sini lagi: sebuah kuil berusia empat ratus tahun.

4. Desa Geamana, Rumania

Desa Geamana

Desa Geamana | Foto: Istimewa

Di pegunungan Apuseni, lebih dari 1.000 penduduk desa tinggal di Geamana. Pada akhir 1970-an, lembah ini terpapar limbah beracun setelah tambang tembaga beroperasi di sekitarnya. Bekas desa itu kemudian ditutupi dengan lumpur. Di pertambangan itu terdapat cadangan tembaga terbesar di Rumania, seluas 130 hektar.

5. Pemukiman Rungholt, Laut Utara

Pemukiman Rungholt

Pemukiman Rungholt | Foto: Istimewa

Mitos yang tak terhitung jumlahnya menyelimuti “Atlantis di Laut Utara”ini. Pada abad ke-14bencana banjir menelan hingga 30 permukiman, termasuk kota makmur, Rungholt. Banyak temuan membuktikan keberadaan pemukiman ini, tapi lokasi persisnya masih belum jelas. Laut Wattenmeer dan pasang surutnya terus mengubah sisa-sisa lokasinya.

6. Waduk di desa Fayón di Ebro, Spanyol

Waduk di desa Fayón di Ebro

Waduk di desa Fayón di Ebro | Foto: Istimewa

Menara gereja naik ke permukaan air. Di bawah danau ini terendam sebuah desa hilang. Danau ini adalah salah satu dari tiga waduk yang diciptakan untuk menghasilkan listrik bagi Barcelona di tahun 1960-an. Kini, terutama nelayan sering berlayar ke menara gereja di danau itu, karena daerah ini sangat kaya akan ikan.

7. Nachterstedt di Danau Concordiasee, Sachsen-Anhalt

Nachterstedt di Danau Concordiasee

Nachterstedt di Danau Concordiasee | Foto: Istimewa

Pertambangan lignit di Sachsen-Anhalt. Tidak hanya satu desa yang memberi jalan bagi beroperasinya pertambangan itu. Sejak tahun 1928, warga Nachterstedt berpindah hingga1,5 kilometer. ketika tambang ditutup, muncul tempat rekreasi Concordia. Tapi konsekuensinya, tahun 2009 longsor, tiga orang tewas.

8. Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee, Rusia

Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee

Kalyazin di Waduk Uglitscher Stausee | Foto: Istimewa

150 kilometer sebelah utara Moskow terdapat waduk sepanjang sekitar 140 kilometer dengan lebar 5 km di sungai Volga. Dengan ketinggian air sekitar 100 meter, wilayah Kalyazin tenggelam pada tahun 1940. Di antara bangunan yang hilang juga dua gereja – dari Gereja Nikolai dari 1801 menonjol tentang hanya menara lonceng.

Demikian delapan bekas kampung atau Desa Hilang dari berbagai belahan dunia yang pernah berpenghuni dan kembali muncul menampakan jejaknya.

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Blog

Pantai Labuhan Jukung Krui Lampung, Romantisme Sunset Samudra Hindia

Published

on

Labuhan Jukung

Lampung.co – Salah satu pantai di Krui Pesisir Barat yang memiliki panorama menakjubkan adalah Pantai Labuhan Jukung. Sunset di pantai ini merupakan salah satu yang terbaik diantara patai-pantai di Pesisir Barat Lampung lainnya.

Pantai ini berlamat di Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat. Pantai ini berada tidak jauh dari pusat Kota Krui sehingga pantai ini cukup ramai pengunjung. Puncak keramaian pengunjung adalah saat lebaran tiba.

Jika anda dari Bandar Lampung, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum menuju lokasi ini. Ada dua rute yang bisa anda pilih yang pertama Bandar Lampung – Pringsewu – Kota Agung – Krui. Yang kedua Bandar Lampung – Kotabumi – Liwa – Krui. Dari kedua pilihan rute tersebut pilihan rute kedua jaraknya lebih dekat.

Anda bisa menaiki bus tujuan Krui dari Terminal Rajabasa Lampung dengan tarif sekitar Rp. 80.000 per orang. Selain itu anda juga bisa menaiki travel tujuan krui, untuk tarif travel lebih mahal yakni sekitar Rp.120.000 per orang.

Saat ini juga telah hadir transportasi umum dari Bandara Reden Intan Lampung menuju Krui Pesisir Barat. Jadwal Bus Trans Lampung tersebut yakni pukul 11:00 WIB menuju Krui dan Jam pukul 06:00 WIB menuju Bandara Raden Intan. Untuk harga atau ongkosnya yakni Rp. 80.000 per penumpang.

Sampai di Pantai Labuhan Jukung Krui anda akan disambut dengan gemuruh ombak dan lautan lepas yang menghampar. Pantai ini juga memiliki pasir yang putih dan halus.

Untuk tarif masuk Pantai Labuhan Jukung Krui ini gratis. Hanya ada biaya parkir kendaraan yang diminta saat masuk ke lokasi ini. Untuk kendaraan roda dua tarifnya sebesar Rp. 5.000 dan Kendaraan roda empat sebesar Rp. 10.000.

Lalu apa yang bisa anda nikmati ketika berkunjung ke pantai yang menghadap langsung ke Samudra Hindia ini? Ada banyak yang bisa anda lakukan seperti bermain di laut, mandi dilaut, berselancar, menikmati sunset, atau sekedar menikmati pemandangan laut dengan ombaknya yang tinggi.

Keistimewaan dari pantai ini adalah ombak dan susetnya. Ombak disini tergolong tinggi oleh sebab itu menjadi incaran wisatwan asing untuk berselancar. Jika anda penghobi olahraga ini anda bisa mencoba berselancar disini.

Sedangkan untuk sunset, keindahannya sudah tidak perlu diragukan lagi. Karena laut disini adalah laut lepas hal ini membuat pandangan tak terhalang. Tidak ada pulau yang menghalangi mata anda untuk menyaksikan keindahan sunset disini.

Sore hari merupakan waktu terbaik untuk anda berkunjung kesini. Suguhan sunsetya dijamin akan membius mata anda. Apa yang membuat sunset begitu indah? Lokasi daratan disini berada disebelah timur, sedangkan lautan berada di barat. Hal ini secara otomatis menciptakan pemandangan yang pas pada saat pergeseran matahari tenggelam.

Setelah puas melihat sunset anda tak perlu khawatir dengan penginapan. Ada banyak penginapan yang disewakan disekitar pantai ini. Untuk tarifnya berkisar diantara Rp. 100.000 sampai Rp.700.000 Permalam. Harga tersebut tergantung fasilitas yang diberikan. Namun kabar baiknya hampir semua penginapan atau homestay disekitar sini sudah menyediakan fasilitas sarapan pagi untuk penginap.

Anda bisa mencari penginapan yang dekat dengan laut agar bisa leluasa menikmati suasana malam di pantai. Selain itu keunggulan menginap di dekat pantai yakni ketika matahari terbit anda bisa merasakan susana pagi di pantai.

Demikian informasi tentang pantai Labuhan Jukung Krui Pesisir Barat Lampung, semoga informasi seputar wisata Lampung yang kami sajikan bisa menjadi referensi untuk liburan anda.

Foto: blog.djarumbeasiswaplus.org

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca